P. 1
Hiperurisemia (Asam Urat) Presentasi

Hiperurisemia (Asam Urat) Presentasi

|Views: 38|Likes:
Published by innomad
Hiperurisemia
Hiperurisemia

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: innomad on May 10, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/26/2014

pdf

text

original

Bellinda Magdalena Nelwan Filipus Tando

Koas Interna FK UKRIDA – RS SIMPANGAN DEPOK


 


Asam urat ? Masuk angin ? Obat – obatan ? Stres ? Penyakit rematik lainnya ?

Hasil metabolisme tubuh Asam yang berbentuk kristal yang merupakan hasil akhir dari metabolisme purin  Tubuh menyediakan 85% senyawa purin/hari Kelebihan purin  nyeri sendi   .

kikil. paru. telur ayam . Makanan hewani :  Jeroan (usus. hati. tuna)  Daging. jantung)  Ikan (sarden. ampela. babat.

kembang kol. buncis .Kacang – kacangan .Daun pepaya.Bayam. daun singkong . Makanan nabati : .

  Kadar asam urat berlebihan di dalam darah Kelebihan pembentukan (over production) atau penurunan sekresi (underexcretion) Laboratorium : Nilai normal kadar asam urat :  Laki – laki : < 5 mg%  Perempuan : < 4 mg%  Hiperurisemia :  Laki – laki : > 7 mg%  Perempuan : > 6 mg% .

• Respon peradangan karena deposit kristal monosodium urat yang menumpuk pada sendi tepi Artritis gout (pirai) : penyakit radang sendi yang disebabkan peningkatan kadar asam urat dalam darah  .

 Penyakit gout primer  Penyakit gout sekunder (idiopatik) : penyebab : banyak mengonsumsi belum diketahui. makanan dengan kadar berkaitan dengan faktor purin yang tinggi genetik dan hormonal  produksi meningkat dan pengeluaran menurun .

alkohol serta makanan dalam kaleng. lain-lain jeroan. udang. Golongan A: Makanan yang mengandung purin tinggi (150-800 mg/100 gram makanan) adalah hati. herring. remis. otak. paru. ragi (tape). . ekstrak daging (abon. kerang. sardin. ginjal. dendeng). jantung.

kerang-kerangan. daun pepaya. asparagus. Golongan B: Makanan yang mengandung purin sedang (50-150 mg/100 gram makanan) adalah ikan yang tidak termasuk golongan A. . jamur. kembang kol. daging sapi. kangkung. buncis. kacangkacangan kering. daun singkong. bayam.

telur .susu .sayuran lain .keju .Golongan C: Purin lebih ringan(0-50 mg/100 gram adalah .buah-buahan  .

penyakit)  Faktor lingkungan (penduduk. tempat tinggal)  .Faktor jenis kelamin dan umur Lebih banyak pada laki – laki dan pada umur yang lebih tua  Faktor genetik (obesitas.

 Keseimbangan antara produksi dan pengeluaran. Kelebihan asam urat (hiperurisemia)  penumpukan di sendi  radang  nyeri  .

LED meningkat Serangan terjadi mendadak . kemerahan. leukositosis. merasa lelah. menggigil. nyeri hebat.    Gejala khas : menyerang satu sendi dengan gejala pembengkakan. panas dan gangguan gerak Lokasi : sendi pangkal ibu jari kaki Gejala sistemik : demam.

Terdapat 3 tahap serangan : A. . Tahap akut Serangan artritis yang khas dan menghilang tanpa pengobatan dalam 5 – 7 hari. Asimptomatik (tanpa gejala) Kadar asam urat di atas normal tapi tidak ada gejala khas  B.

timbul benjolan di sekitar sendi yang meradang disebut tofus (deposit dari kristal monosodium urat)  kerusakan tulang . Tahap intermiten Serangan (kambuh) semakin sering dan semakin cepat jarak waktunya E. Tahap tofus Terjadi bila 10 tahun lebih. kerusakan jaringan tetap terjadi D.C. Tahap gout interkritikal Penderita dalam keadaan sehat dalam jangka waktu tertentu.

.

NSAID (antirematik) . 3.1.Penurunan produksi . 2. Menghentikan serangan akut secepat mungkin Mencegah komplikasi (kerusakan sendi. ginjal dsb) Menurunkan kadar urat serum pada pasien asam urat (allopurinol) Obat : .Penurun kadar asam urat (probenecid) .

terutama anak – anak pada usia pertumbuhan untuk bahan pembentuk otak.4. jaringan syaraf .Jeroan berguna bagi tubuh. Pengaturan Diit .

5. Perubahan gaya hidup .

TERIMA KASIH ATAS PERHATIAANNYA Ada pertanyaan?? .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->