Data Komunikasi Hal 1

SENTRAL, JARINGAN DAN PELAYANAN TELEPON 1.1. Pendahuluan Def. Telekomunikasi ( perubahan ) jarak jauh. adalah pertukaran informasi

1.1.1 Telekomunikasi dasar ( primitip) adalah point to point ( p t p ) dimana ada source ( orginating ) dan sink ( destination ) . memulai dan mengakhiri komunikasi antara harus ada tanda ( signaling ) yang dikenal oleh Fungsi signaling dalam p t p adalah tanda untuk mengakhiri komunikasi.

Untuk dapat kedua pihak kedua pihak. memulai dan

1.1.2 Telekomunikasi lebih lanjut berbentuk Point to multipoint ( ptm ). Untuk ptm searah disebut Broadcast. Dalam hal ini tidak diperlukan signaling. Untuk p t m dua arah maka diperlukan signaling. 1.1.3 Telekomunikasi jenis berikutnya adalah point to multipoint dengan bantuan operator melalui switch board . ( bintang )

A

O

B

C D Pada telekomunikasi jenis ini maka fungsi operator adalah membantu menyambungkan kedua pihak yang ingin berkomunikasi. Untuk membayangkan Switch board seperti pada gambar dibawah ini. Jika A ingin berhubungan dengan C maka proses pembangunan hubungan sebagai berikut : • A memberi tanda kepada operator ( Seizure ) bahwa dia ingin dilayani.

1

Data Komunikasi Hal 2

• • • • •

• • •

• •

Operator melihat seizure ( ada tanda alert pada switch board) tersebut kemudian memberi tanda idle kepada A(idle tone ), tanda dia siap melayani. A menjawab tanda tersebut dengan menyebutkan dengan siapa dia mau berkomunikasi. ( dalam hal ini dengan C) → dial Maka Operator segera menghubungkan kontak A dengan kontak C pada switch boardnya. → penyambungan Operator memanggil C ( ringing tone ) dan C tahu ada seseorang yang ingin bicara dengannya. C mengangkat handsetnya dan langsung bicara dengan A , sementara itu Operator memantau bahwa hubungan sudah terjalin. Operator mencatat nomor pemanggil (originating), nomor yang dipanggil ( terminating ) dan waktu mulai pembicaraan (→ start Billing) Kemudian melepas pelayanannya untuk melayani sambungan yang lainnya Sambil melayani pelanggan lain, selama pembicaraan operator melakukan pemeriksaan apakah pembicaraan masih berlangsung (Monitoring / Pengawasan). Jika A dan C sudah selesai berkomunikasi, maka salah satu pihak atau keduanya memberikan tanda kepada operator bahwa untuk putuskan hubungan ( release signal ) . Dalam hal A dan C lupa mengirimkan release signal (karena salah taruh ) , setelah beberapa waktu maka operator akan kembali dan memonitor hubungan A dan C. Jika pada jalur itu sudah tidak ada pembicaraan maka hubungan akan diputusnya ( Force release ). Pada saat pemutusan hubungan, operator mencatat pada rekord tadi, saat akhir hub. (end of billing ) Seorang pelanggan dapat meminta dihubungkan ke pelanggan dikota lain yang dilayani operator lain. Untuk pelayanan tersebut, maka pada switch board disediakan terminal yang berhubungan dengan operator lain kota. Dan Operator lain kota itu akan melakukan penyambungan kepelanggan yang dituju ( routing ).

2

Data Komunikasi Hal 3

Bisa saja, operator terminating tidak mempunyai hubungan langsung dengan operator originating, sebab itu operator tersebut meminta pertolongan operator kota ke tiga yang mempunyai hubungan dengannya dan operator terminating. (alternate route). Konfigurasi jaringan antara operator dengan pelanggan didaerahnya disebut jaringan lokal, sedangkan hubungan antara operator disebut Junction. Ketersediaan operator tergantung pada : - Jumlah pelanggan yang minta dihubungkan dalam satu satuan waktu dan kebiasaan pelanggan bertelepon (traffik ) - dan berapa banyak operator yang ada serta berapa lama satu hubungan berlangsung (Kapasitas ). - Jumlah pelanggan pada tiap sentral lokal dapat banyak tetapi tidak semua ingin berhubungan . Hubungan yang terjadi tidak selalu keluar sentral lokal hingga circuit antar sentral dapat di batasi sesuai kebutuhan. Dikatakan “pada sentral terjadi konsentrasi saluran ) - Jumlah utas kabel yang tersedia untuk menghubungkan Misalkan sebuah switch board dengan 100 pelanggan, tentu tidak akan menyediakan 50 utas tali. Tidak semua pelanggan dalam saat yang sama ingin melakukan hubungan. Sekarang fungsi operator telah diganti dengan mesin dan disebut sentral telepon. Mula mula sentral telepon mekanik, Store Program control dan sekarang sentral digital. Cara – cara perlintasan sinyal untuk terjadinya suatu sambungan disebut sinyaling ( signaling ). Sinyaling ini ditentukan berdasarkan rekomendasi ITU – T* ( International Telecommunication Union - bagian telepon, Telegraph dan Telex )
ITU adalah badan PBB yang bertanggung jawab pengaturan pertelekomunikasian. Seperti halnya PBB ITU tidak berhak mengatur suatu negara, hanya memberikan rekomendasi suatu pengaturan yang menyeragamkan seluruh negara. untuk maka dapat dapat

3

Biasanya. seperti komputer bagaimanakah perbandingan diatas? 4 . pengaturan yang diterapkan di suatu negara diatur oleh pemerintah c. q. telex. ( MDP = Main distribution Panel untuk titik terima kabel pelanggan di sentral . ITU-T mempelajari masalah perteleponan. pengendali penyambungan → central processor / dalam hal diatas operator. matrix penyambung untuk melakukan penyambungan. telegram. Sedangkan ITU – R mempelari penggunaan gelombang radio dan pengaturan frekwensinya. Pengaturan yang dikeluarkan oleh dirjen Postel dituangkan dalam buku yang disebut “Fundamental Plan for Telecommunication” • Jaringan bintang biasanya diterapkan pada sentral lokal. Pada dasarnya SG dibagi dua yaitu ITU –T dan ITU – R.Data Komunikasi Hal 4 Dalam ITU terdapat study group – study group (SG) yang mempelajari kemajuan teknologi dan menerapkan dalam pengaturan. catu daya untuk memberi catuan listrik) Apakah operator berada dalam sistem sentral atau diluarnya Apakah fungsi / kerja sentral? Berapa lamakah operator harus siap melayani ? Berapa lamakah rata – rata seorang pelanggan berbicara? Berapa perbandingan ( kira – kira ) antara waktu pembicaraan rata – rata dengan waktu penyambungan oleh operator? Apakah perlu untuk diteliti secara statistik banyaknya penyambungan dari waktu ke waktu? Jika ya apakah harus operator yang mengerjakan? Bagaimana pendapat anda? Jika penyambungan dilakukan dengan mesin. pengolahan sinyal serta jaringan . Anggota study group tersebut adalah utusan dari tiap negara. sentral satu gedung privat ( PBX – Privat Branch Exchange) Pertanyaan: Sebutkan bagian – bagian sebuah sentral menurut penjelasan fungsinya diatas. Direktorat Jendral Telekomunikasi dan berlaku untuk semua penyelenggara telekomunikasi dinegara tersebut.

Data Komunikasi Hal 5 - Jika utas tali penghubung : jumlah pelanggan semakin kecil apakah yang akan terjadi ? Apakah etika seorang operator yang harus dipatuhi benar? Sebutkan faktor – faktor yang menentukan keberhasilan penyambungan. saling berhubungan langsung dan terikat dalam jaringan mesh. ITU tidak bisa memaksakan pengaturannya terhadap suatu negara. Apakah yang terjadi jika suatu negara tidak menerapkan aturan rekomendasi ITU? Bagaimana pengaturan mengenai billing ( sistem penagihan ) yang baik harus dilakukan oleh penyelenggara telekomunikasi ? Siapakah yang berhak dan berkewajiban untuk membuat / menetapkan fundamental plan? Bolehkah penyelenggara Telekomunikasi mengisi bagian dari Fundamental plan? Mengapa? 1. Pada jenis hubungan ini maka setiap titik dapat berhu-bungan langsung dengan titik lain. 5 .1. dalam jaringan mesh. Signaling yang terjadi tidak lewat satu operator pusat tetapi langsung dari titik itu sendiri ke titik tujuannya . Setiap titik.4 Jenis hubungan berikut adalah hubungan mtm (mesh) dengan jaringan matajala.

• Jaring – jaring seperti ini dapat diperluas karena jarak antara sentral lokal dapat jauh dengan menggunakan saluran khusus. • Saluran kabel yang dibutuh dapat dikurangi dibanding langsung karena konsentrasi hubungan dapat dilakukan pada hubungan antara sentral lokal. Jika pada satu saat. sentral – lokal di dalam kota itu di hubungkan dengan satu sentral tandem untuk menampung 6 .Data Komunikasi Hal 6 Biasanya hubungan antara operator berbentuk mesh seperti ini. Antara sentral lokal dengan sentral lokal lainnya dapat berhubung-an langsung sedangkan pelanggan dihubungkan secara bintang dengan sentral lokal.2. 1. saluran antara kedua sentral habis terpakai semua karena permintaan hubungan yang banyak maka Altenate route permintaan hubungan baru dapat dilewatkan melalui sentral lokal Route langsung lain. Dengan cara ini maka kebutuhan kabel menjadi lebih efisien. Kadang kala disatu kota yang cukup besar. • Kerapihan administrasi kabel dan jaringan jauh lebih baik. yang pada akhirnya akan memudahkan pemeliharaan. 1. dimana ada beberapa sentral lokal. Hubungan bintang pada salah satu titik Mesh.5 Hubungan mesh .1.bintang Hubungan yang lebih luas adalah hubung-an gabungan antara mesh dan bintang. Titik mesh disebut operator (sentral ) lokal. Methoda routing.

Melalui cara ini maka jumlah jalur yang perlu dibangun dapat dikurangi ( optimalkan ) dengan tingkat GOS yang sama. Routing ini dapat dilakukan dengan 3 cara yaitu 1) penyambungan tetap 2) routing oleh sentral (manual) 3 ) routing melalui pengendalian komputer. Dan informasi ini selalu di update ( perbaharui ) dalam perioda – perioda tertentu ( orde menit ). Pada routing dengan manual. Proses ini disebut transit. “ dan sistem informasi ini dapat di manage ( atur ) dalam satu Network Management Signals. lebih efisien jika tidak dibuat junction atau trunk khusus. Komputer membaca situasi seluruh jaringan ( mereka saling memberi informasi ) dan kemudian memutuskan jalur mana yang dipakai. Secara umum penyambungan sebuah hubungan dapat dilakukan dengan dua cara yaitu 1) langsung 2) tidak langsung. Signaling seperti ini disebut “ Common Channel Signaling (CCS). tergantung kepada software yang ada di komputer. Dalam penyambungan tetap maka tidak ada routing dan tidak ada pilihan.Data Komunikasi Hal 7 over flow. Jika volume traffik antar dua buah titik tidak besar. Seluruh informasi ini disimpan oleh komputer tiaptiap sentral. Tiap tiap pelanggan dihubungkan dengan sepasang kawat dari sentral lokal ketempat pelanggan. Khususnya dalam sentral digital dimana kemudahan pertukaran informasi sangat mudah. Dengan demikian pada proses penyambungan dikenal route Langsung dan route alternate untuk overflow. Sering kali pertukaran informasi ini dilakukan pada jaluran khusus dan bukan jalur yang digunakan untuk lalu lintas. maka kepada sentral sudah ditetapkan routingnya secara tetap. maka routing itu bisa dinamis. Untuk routing yang diatur oleh pengendalian komputer. Pertukaran informasi antara sentral mengenai kondisi lalu lintas dan saluran termasuk dalam signaling. Dalam hal routing ini maka dapat 7 . Tidak seluruh traffik diarahkan antara dua titik dalam jaringan. Penentuan penyambungan ini disebut routing. Saluran pada sentral lokal disebut saluran lokal. Untuk terjadinya hubungan lebih baik disalurkan lewat titik lain.

. tertiary Trunk Circuit .Apakah kaitan antara sistem jaringan dengan kerja SeconDary Trunk Circuit pemeliharaan.Apakah keuntungan menggunakan jaringan gabungan mesh dan bintang? . jika dikaitkan dengan Kapasitas jual Maksimum sentral.Data Komunikasi Hal 8 saja sebuah penyambungan dilakukan melalui beberapa buah sentral transit.Apakah alternate route yang digunakan untuk suatu hubungan yang sama pada waktu yang berlainan akan tetap sama? . B.Jika 5 buah sentral lokal A. Buatlah gambar jaringannya dan berapa jaringan hubung (junction yang dibutuhkan ) .Dalam suatu jaringan mesh penuh terkait n buah sentral local.Apakah yang terjadi jika sentral yang digunakan mempunyai kemampuan kecepatan sambung lebih besar.faktor – faktor apakah yang menyebabkan tidak semua sentral lokal dihubung secara mesh penuh. Hubungan antara A dan E sangat jarang begitu pula C dan E sedangkan hubungan antara sentral – sentral lain moderat. C. Primay Local Trunk Circuit Junction Circuit Sentral tandem Untuk transit / jika sibuk. Berapakah jaringan hubung ( junction ) yang dibutuhkan ? .Apakah sistem pensinyalan (signaling) antara pelanggan dengan sentral Trunk circuit lokal sama dengan Quarter Nary pensinyalan antar sentral lokal? Jelaskan. . 8 . D dan E dihubungkan dengan ketentuan.Faktor – faktor apakah yang menyebabkan digunakan alternate route? . Pertanyaan: .

sentral tingkat ketiga (tertiary ) dan sentral tingkat ke empat (quartery → di Indonesia dikenal dengan istilah sentral gerbang (internasional ). 9 . sentral tingkat pertama ( primary). 21 adalah prefix country di jakarta. sedangkan pada trunk hubungannya adalah 4 kawat. Misalkan 62 – 21 . Sedangkan sentral tertiary menyambungkan hubungan antar region dalam satu negara.3. sentral tingkat kedua ( secondary). Hirarchi jaringan telepon. Dalam hirarchi ini dikenal istilah sentral lokal.Data Komunikasi Hal 9 1. 819 menunjukkan sentral lokal di jakarta dimana pelanggan berinduk. Supaya jaringan rapih dan efisien maka dilakukan pengaturan hirarchi jaringan. Mengapa demikian ? 1.5282 menunjukkan 62 adalah prefix internasional Indonesia. Pada junction circuit modes hubungannya adalah hubungan 2 kawat. Pola penomoran harus mengacu kepada hirarchi sentral telepon. Pola seperti ini diatur dalam buku fundamental plan yang disusun oleh ditjen Postel Pada sistem penomoran diatas terlihat adanya prefix dari suatu nomor.4.819 . Sentral secondary menjambungkan hubungan antar kota. Sampai dengan sentral primary disebut primary area dan letaknya ada dalam satu kota. Numbering. (mengapa) Gambar dibawah ini menggambarkan dengan sistematis pola penomoran ini dan sesuai dengan hirarchinya. Setiap pelanggan harus diindentifikasi ( dinomorkan )secara unik didunia ini ( mengapa ?). Sedangkan sentral quarternary menyambungkan hubungan Internasional.

XL +62 818 zzz xxxx . jika ditentukan nomor maksimum untuk nasional 10 . maka pelanggan yang ada di Indonesia diberikan prefix 8XX+XXX – XXXX.Ind -Singapura Q – 61 Australia Q 65 T 52-2 JBR/jtg (jkt) timur (UP) T62-3 Jatim . Jika ingin keluar dari area. maka harus tekan prefix “0” baru 22 dan nomor lokalnya. Pengaturan penomoran ini secara lengkap dapat dibaca dalam buku fundamental plan. Untuk Telkomsel +62 812 zzz xxxx. Pertanyaan – pertanyaan : Berapakah kapasitas maksimum penomoran suatu negara. Q 62.IM3 +62 856 zzz xxxx dan untuk komselindo 62 821 zzz xxxx. kecuali prefix internasional 62.Data Komunikasi Hal 10 Jika ingin berhubungan dengan pelanggan sesama area (jakarta ) maka dial 7 nomor terakhir saja. NT (sb) T62-9 Ind S62-21 Jakarta Emarang S62-22 Bamdimg S62-4 P62-21-8 Jkt timur barat P62-21-7 Jkt selatan P62-21-5 Jkt L62-21-819 xxx cawang 811 xxxx L62-21-829 xxxx Tebet L62-21- Mengenai telepon cellular. Contoh untuk Satelindo diberikan nomor: +62 816 zzz xxxx.

Pelanggan akan senang dilayani dengan baik. sistem manakah yang lebih cocok.. Sistem penomoran apakah yang diberlakukan untuk hubungan cellular? Jika suatu daerah pelayanan telepon besar dan hubungan lokal jauh lebih banyak dari pada hubungan interlokal.. cukup nomornya langsung mis 819-5282. untuk internasional 12 digit sedangkan untuk sentral lokal minimal 6 digit. dan Satelindo 008 – xxx. Semua hubungan harus lewat hirarchi sentral yang lebih tinggi.. Untuk pelayanan itulah mereka akan membayar... Bolehkah Indosat mempunyai hirarchi sentral sendiri? Menurut anda apakah tingkatan sentral tertinggi tiap – tiap penyelenggara komunikasi cellular...5. Menurut anda. untuk mendial sebuah nomor harus mendial lengkap walaupun dalam local yang sama dan sentral yang sama.. Sedangkan pada sistem penomoran tertutup. penomoran sistem manakah yang cocok? Jika suatu daerah pelayanan dimanan hubungan interlokal jauh lebih besar dari hubungan lokal.. Jika kita definisikan bahwa sistem penomoran terbuka adalah penomoran didalam satu sistem sentral. 1. Khususnya untuk gerbang Internasional semua yang ingin keluar negeri harus lewat sentral tertiary dulu baru ke sentral Indosat atau satelindo. Mutu pelayanan (QOS).Sebab itu mutu 11 .Data Komunikasi Hal 11 - - - - adalah 10 digit. Bisakah dari secondary bandung (22 ) dihubung langsung dengan gerbang internasional Indosat atau Satelindo ? Untuk mengakses Gerbang Internasional Indosat seorang harus memutar 001 –xxxx. bagaimana pengaturannya jika PT TELKOM sekarang boleh menyelenggarakan komunikasi Internasional? Demikian pula dengan Indosat yang boleh menyelenggarakan komunikasi domestik. Misalkan: untuk menelpon dari Jakarta ke Jakarta tidak perlu menekan 021.

Data Komunikasi Hal 12 pelayanan harus prima . 12 . • tersedianya service tone ( busy tone.Jelaskan bahwa sistem penomoran diatas adalah unik untuk setiap pelanggan.putus ) • Kekerasan suara yang terdengar. Bandingkan ketiga jenis setral tersebut ditinjau dari sudut mutu pelayanan. • Privacy pelanggan Pertanyaan: . . . dsb) • kwitansi yang benar • Harga yang pantas • Tanggapan yang baik terhadap permintaan pelayanan Tanggapan dan keramahan operator / pelayan • Waktu untuk pasang baru yang singkat. Dll. faktor yang harus dipertim-bangkan dalam pelayanan adalah : • Keberhasilan sambung yang tinggi.Tingkat pelayanan yang tinggi membuat biaya penyelenggaraan juga tinggi. Terlalu lemah jelek terlalu keras menyakitkan telinga. • Jasa-jasa tambahan atau kemu-dahan-kemudahan lain serta nilai tambah dari sistem telekom-munikasi yang disediakan. ( tidak terputus. Kemudian dilakukan dengan sentral mekanik. • Kehandalan sambungan. ruang untuk penempatan perangkat dan fleksibilitas. • Ketersediaan pelayanan 24 jam sehari. Jelaskan kebenaran statement tersebut.Apakah yang dapat dilakukan dengan keunikan sebuah nomor pelanggan dan kecanggihan proses penyambungan dengan komputer? Coba anda reka – reka sendiri. telephone out of order. .Dulu penyambungan dilakukan oleh operator ( switch board ). dan sekarang ini dilakukan sentral yang dikendalikan oleh komputer. • Delay sebelum terima dial tone • Delay sesudah selesai delay sampai dapat ring call.

Maka jumlah waktu hubungan adalah 40/jam X 3/60 jam=2 jam/jam. Kita katakan bahwa volume traffik adalah 2 erlang. Lalu lintas / traffik Lalu lintas adalah perpindahan suatu object dari satu tempat ketempat yang lain secara random. Sebab itu dikenal jam sibuk .arah / destinasi perpindahan object . Volume lalu lintas ini akan menentukan ukuran sentral telepon. Apa sajakah yang menentukan kapasitas sentral? 1. Jika satu jalur sudah terpakai untuk mengalirkan satu pembicaraan. maka jalur itu tidak dapat di gunakan untuk menyalurkan pembicaraan lain. Ada 40 sambungan perjam dilayani lewat suatu saluran.6. Pengaturan lalu lintas harus mempertimbangkan faktor-faktor berikut : . Kesibukan dikota tentu jauh lebih tinggi dari kesibukan didesa. Sebab itu untuk jumlah telepon yang sama maka kapasitas sentral yang dibutuhkan tidak sama. Yang dimaksud dengan 1 erlang adalah 1 jam waktu untuk berhubungan terjadi dalam selang waktu satu jam. 13 . hari sibuk dan bulan sibuk.Data Komunikasi Hal 13 - 10Sebuah sentral dirancang untuk dapat melayani sejumlah pelanggan. Kita katakan bahwa jumlah tersebut sebagai kapasitas sentral tersebut. Untuk menggambarkan ukuran kesibukan digunakan istilah “ Erlang “.sarana yang digunakan untuk mengatur lalu lintas. hari kehari dan bulan ke bulan. banyaknya jalur harus dihitung dengan cermat supaya tidak kebanyakan atau kesedikitan. Jika pembicaraan sudah selesai barulah jalur tersebut dapat dipakai untuk yang lain. Misalkan. Dalam perancangan lalu lintas. Dalam lalu lintas telekomunikasi maka objectnya adalah pembicaraan ( informasi ). Intensitas lalu lintas berubah ubah dari waktu ke waktu. Kesibukan ini berbeda untuk setiap tempat.besar / banyaknya perpindahan object .waktu pemindahan . Masing – masing sambungan dengan rata – rata hubungan 3 menit.

Suatu sentral lokal di jakarta melayani jumlah pelanggan 10000. .Dalam menentukan volume traffik. ( Holding time  jam ) 14 . berapa erlangkah yang dilayani oleh sentral tersebut? . Jelaskan kebenaran statement ini.Jika diketahui dlm 1½ jam terjadi 60 pembicaraan dengan rata–rata waktu hubungan 2.Untuk meramalkan masa depan maka harus diperhitungan faktor – faktor politik. Jelaskan statement ini . A=CXT A = besarnya lalu lintas ( satuan Erlang ) C = banyak pembicaraan yang disalurkan dalam satu satuan waktu ( jam ) ( call / jam ) T = rata-rata lamanya pendudukan jalur oleh satu pembicaraan.Apakah dimensi erlang? . .Di Jakarta pusat didapat angka pengamatan selama suatu perioda tertentu rata rata adalah 150 mE/pelanggan.Data Komunikasi Hal 14 Pertanyaan : .5 menit. kecenderungan bisnis dll.Dalam merancang kapasitas senttral telepon cukupkah kita memperhitungkan kebutuhan traffik saat ini? Bagaimana saran anda? .Berapa minimal saluran yang harus disediakan supaya volume traffik 1 erlang dapat disalurkan? Dalam kondisi apakah hal ini terjadi? .Perkirakanlah jumlah pelanggan yang sedang bertelepon pada satu saat pada kondisi di atas. maka aktivitas yang harus dilakukan adalah pengumpulan data statistik.Apakah penyambungan akan selalu berhasil jika volume traffik 2 erlang dilalukan pada 5 saluran? Mengapa? . Pembangunan masa depan. Besaran yang dipakai untuk menyatakan besar lalu lintas telekomunikasi ( A Erlang ) adalah banyak dan lamanya pembicaraan. Hitung Vol traffik.

Untuk sistem loss call maka besar Gos = f ( A. Istilah lain dari GOS adalah faktor blocking. 2 n GOS = 1 +A+ A / 2 !+…. a. Apakah feelling anda terhadap angka N 2 angka ini ? 5 a. Jika dalam waktu tersebut juga tidak ada jalur yang kosong maka call tersebut akan dibuang. 0. antara lain . Dalam antree ini maka yang berlaku adalah FIFO ( first in first out ) atau LIFO (Last in First Out ).1 % 10 . c. dibuang saja ( loss call ) b. Adanya kemungkinan loss / dibuang menimbulkan suatu istilah baru yaitu GOS ( Grade Of Service ). . .. 10 sistem antree dan sistem 100 tunggu random jelaskan. Waktu tunggu harus ditentukan mis beberapa mili sekon. dapat pula dilakukan secara random tidak usah antre. ditunda dan baru disambungkan jika jalur sudah kosong ( sistem antree ) .75 baik untuk N dan A yang 5 sama 15 antara sistem loss call. 100 A (erlang) GOS 2 .Data Komunikasi Hal 15 Rumus diatas jika ditinjau dari satuan : Erlang = (Call/jam ) x Jam Apakah dapat 5 erlang disalurkan semua dalam 8 jalur? Jawabnya “ tidak” (mengapa ) kemana saja sisa yang tak tersalurkan? Yang tak tersalur itu dapat diperlakukan dengan berbagai macam cara. 5 . ( diskusikan keuntungan dan kerugian masing – masing sistem ).n) sebagai berikut : An/n! . . 80 1 % 72 0. A / n ! Pertanyaan / tugas : Buatlah tabel seperti disamping ini:Dan hitung GOS. GOS manakah yang lebih 0. Atau dapat juga dikatakan probability jumlah gagal dalam 100 kali (rata – rata ).45 10 % 6 0. 2. GOS adalah angka dalam percent yang menyatakan probability sebuah call akan hilang / dibuang.1 % 15 . .1 % .

artinya kegagalan sambung = 1 % maka yang dapat dilalukan hanya ~ 100 / 1. Di lain pihak. kepuasan pelanggan.00 dan jam jam bervariasi maka pendapatan itu akan berkurang. Jika kita ambil GOS 1 %.7. Anggaplah untuk satu erlang terlayani harganya adalah 1 KRp.12.00. Sedapat mungkin jumlah kanal / saluran pada junction / trunk di rancang untuk efisiensi 100 % artinya pada jam paling sibuk seluruh kanal / saluran terpakai. Jelas banyak pelanggan tidak puas dengan kondisi ini karena GOS jelek sekali.Data Komunikasi Hal 16 b. diwaktu sore hari / malam hari apakah GOS akan berubah ? Bagaimana dengan perubahan hari dan bagaimana pula dengan perubahan bulan atau musim. Untuk 24 jam = 2. Mengapa? c. Manakah GOS yang lebih kecil untuk 2 erlang dan 5 saluran dengan 10 erlang dengan 50 saluran. Perkitaan itu juga mencakup lalu lintas untuk transit. Katakanlah jam sibuk (BH) dalam sehari adalah jam 9. Sebab itu perlu optimalisasi antara revenue dan kepuasan pelanggan. 16 ./ hari. perlu diperhatikan. Berapakah GOS ? Untuk sistem yang sama . Perlu diperhitungkan pula bahwa tidak seluruh jam trunk tersebut akan penuh. Maka maksimum revenue adalah 100 KRp perjam. Jika diketahui ada 300 usaha seizure ( pendudukan ) berhasil dan 6 kali call attemp gagal selama busy hour. Jika kita terlalu menekankan effisiensi maka mungkin GOS akan menurun. Singkatnya dalam merencanakan kapasitas junction/ trunk maka harus ada perimbangan antara investasi. 1.400 KRp sehari. Dimensi route ( Junction / trunck) dilakukan dengan memperkirakan kebutuhan lalu lintas antar titik dalam jaringan.2 = 84 Erlang dengan demikian pendapatan maksimum sehari hanya 24 X 84 X 1 KRp = 2000 KRp. revenue dan kepuasan pelanggan. Contoh soal: Misalkan dalam sebuah trunk ada 100 kanal / saluran. Dimensi dan effisiensi.

Waktu(sibuk / sedang / tidak sibuk) c.ditambah biaya berlangganan ( pakai / tidak pakai bayar ). Di Amerika serikat maka sistem pentaripan adalah rata dalam sebulan untuk hubungan lokal. Tiap tiap pulsa diberikan satu harga. Perhitungan biaya pemakaian dilakukan dengan sistem pulsa. Jenis pelayanannya ( leased channel / publik / conversation or point to poin.perbulan diluar sambungan interlokal / internasional. Untuk sambungan lokal maka perioda satu pulsa adalah 3 menit. Di Indonesia meter ditaruh pada fasilitas provider telekom. Dan hitung pula pendapatan satu bulan 30 hari dengan memperhitungkan hari sabtu dan hari minggu serta hari libur dalam sebulan. Dan tagihan dalam satu bulan adalah jumlah pulsa dikalikan Rp. Pakai atau tidak pakai maka pelanggan harus membayar $10. Dan pulsa pulsa ini menggerakkan meter pelanggan. d. Untuk hubungan yang lebih dari 30 km maka satu pulsa adalah 2 menit.+ ppn 10 %. Political isue ( pembangunan daerah/ cross subsidi / pancing demand ) f. 1. Sebenarnya biaya langganan ini adalah pembayaran biaya maintenance saluran ( kabel lokal ). b.. 150.Di Indonesia harga tiap pulsa adalah Rp. Perioda pulsa tersebut ditentukan oleh : a. ingin perincian tagihan etc. 150. g.. Untuk hubungan jakarta bandung dibawah 200 Km maka perioda pulsa adalah 5 detik.) e. Pentaripan Untuk pentaripan maka harus ada meter yang menghitung berapakah banyak pemakaian suatu pelanggan.8. Lintas batas negara ( karena tiap negara mempunyai regulasi sendiri ) Contoh. 17 . sedangkan di Eropah meter ditaruh pada pelanggan ( apakah keuntungan dan kerugiannya ). Jarak antara dua tempat.. Besarnya kapasitas yang dipakai oleh pelanggan. Pada jam sibuk maka perioda pulsa tersebut dipercepat 25 – 50 %.Data Komunikasi Hal 17 Perkirakanlah pendapatan yang optimal dalam sehari. Kesulitan pencapaiannya.

Data Komunikasi Hal 18 Sedangkan untuk jarak diatas 200 km dan dibawah 800 km maka perioda pulsa adalah 4 detik.Apakah wajar jika menggunakan telepon mobile ( cellular ) taripnya lebih mahal dari fixed telephone walau jaraknya relatip sama? . Pencatatan dilakukan dapat dengan sistem : .Menurut anda bagaimanakah pengaturan tarip untuk hubungan antar mobile station? . Mengapa kebijakan ini diambil? Sentral telepon mencatat semua data pemakaian pelanggan. sedangkan diatas 800 km perioda pulsa 3 detik. penerima.CAMA (Centralized automatic message accounting ) . Tetapi pencatatan ini membutuhkan biaya yang cukup besar. Jika pelanggan tidak menginginkan perincian tagihan maka tidak perlu dicantumkan. lama dan rupiah.Bacalah buku petunjuk telepon dan uraikan cara PT TELKOM mentaripkan jasa teleponnya. jasa apa lagi yang disediakan oleh penyelenggara Telekomunikasi lewat saluran teleponnya? .A M A = Automatic message accounting . Misalnya untuk sambungan lewat operator. Pertanyaan: .Disamping telepon.Catatan Operator bila ANI ( Atuomatic number identification ) tidak ada atau untuk jalur khusus seperti hotel. ( dlsb ).LAMA = Local Automatic message accounting ( dilakukan oleh sentral lokal ) .Seperti kita ketahui bahwa hubungan fixed sekarang ini dilayani oleh PT. Umumnya perincian tagihan hanya dilakukan untuk sambungan interlokal dan internasional serta sambungan – sambungan khusus . Perincian biaya membutuhkan memori untuk merekam data pembicaraan yang terdiri dari informasi pengirim. waktu. TELKOM sedangkan mobile station dilayani oleh penyelenggara yang lain. 18 . . Bagaimana kira – kira pentaripan antara mobile station ke fixed telephone atau sebaliknya.

sumber suara .sistem pengebelan ( signaling ) . Ada dua maca perhitungan antara kedua pihak tersebut yaitu Sender keep all dan fifty – fifty.1 sumber suara. PT Satelindo/ Indosat pada satu pihak di Indonesia. Pesawat telepon mempunyai 4 fungsi dasar yaitu : . 2.penerima suara . 19 .1.alat pemutar / dial ( pengirim pengebelan ). Pesawat telepon. hold. Semua fungsi diatas mendapat catuan tenaga dari sentral telepon sebesar – 48 Volt dc. Diluar fungsi diatas. musik dll. beberapa pesawat telepon sekarang ini mempunyai fungsi tambahan tergantung kecanggihannya.1. memory. Apakah bedanya? PERANGKAT TERMINAL DAN FEATURE – FEATURE SENTRAl.Data Komunikasi Hal 19 - Bagaimana pula pentaripan antara pelanggan cellular pada penyelenggara yang berbeda? Percakapan SLI berhubungan dengan pihak luar negeri. 2. Misalkan fungsi redialing.

Jarak antara kedua bagian ini akan Idc menentukan rahanan atau kapasitansi sehingga arus listrik dari sentral yang dicatu oleh batere akan berubah ubah. Penerima suara menerima i dc+ i ac. 2. Dengan adanya pergerakan membran maka arus listrik berubah ubah Dengan demikian arus yang mengalir di saluran adalah i dc+ i ac Perubahan inilah yang akan ditangkap dan disalurkan oleh sentral kepihak lawan (penerima ).Data Komunikasi Hal 20 Sumber suara berbentuk sebuah microphone yang merubah gelombang suara longitudinal menjadi perubahan arus listrik yang dapat disalurkan ke sentral telepon. Arus ini menggerakan membran getar penerima yang berbentuk sebuah speaker hingga menghasilkan perubahan listrik menjadi suara. .2 penerima suara. Tanpa pergerak membran maka arus listrik akan mengalir tetap.1.apakah fungsi magnet tetap dan apakah pula fungsi gulungan kabel pada ujung magnet tersebut. Melalui sebuah transformer hingga yang lewat hanya iac . Membran getar dengan elektroda tetap IAC dihubungkan dengan serbuk arang atau kondensator. Jelaskan cara kerja speaker. 20 .

Sehingga sistem pengebelan ini dapat diaktifkan oleh sentral telepon. Untuk melakukan pengebelan maka sentral mendeteksi apakah tahanan total jaringan kabel dan pesawat telepon rendah atau besar. Misalkan angka 83 yang diputar. Kemudian pesawat dial dilepas hingga terjadi putus sambung sebanyak 8 kali. Maka pertama ditempatkan dulu angka 8 rata – rata waktu putar dari posisi standby ke posisi 8 selama 400 ms.1.3 ms. dari R=300 Ω Panggilan tersebut sen dari sentral telepon. mengapa demikian (mengapa tidak 1000 Hz) 2. Kondisi putus selama 66. Mis. Pada waktu penempatan maka terjadi hubungan yang panjang yang menjadi tanda waktu antara digit yang diputar. Sesudah itu ditempatkan angka 3 ( selama 400 ms ) lalu disusul putus 21 .6 ms sedangkan kondisi sambung 33. Supaya dapat menggerakkan bel maka frekwensi sinyal bel hanya 25 Hz. Pada sistem lama maka alat pemutar berbentuk rotary yang menghasilkan pulsa – pulsa sejumlah nomor yang diputar.1. Jika tahanan besar maka sentral menganggap bahwa pesawat telepon tersebut sedang tidak terpakai ( On hook ) sebaliknya jika tahanannya rendah pesawat telepon tersebut sedang terpakai ( off Hook ). Alat pemutar ada dua macam. Nomor yang diputar adalah 8 maka ketika kembali dari penempatan angka 8 . terjadi putus kontak berbentuk pulsa selama 8 kali.3 sistem pengebelan ( signaling ) Dalam pesawat telepon terdapat sistem penerima Bel pengebelan yang fungsi-nya untuk memberikan tanda bahwa ada pang-gilan.Data Komunikasi Hal 21 2. tral Sistem pengebelan ter-sambung kesentral telepon hanya pada saat pesawat telepon tidak diangkat. Pada saat telepon diangkat maka sistem pengbelan ini di putuskan terhadap sentral.4 Alat pemutar ( dial ).

Jika angka 8 ditekan maka akan dibangkitkan deretan pulsa sebanyak 8 kali dan dislingi oleh pulsa selebar 400 ms secara elektronik ( Pulse mode ). Pada pesawat telepon juga dilengkapi dengan tone mode yang berarti sistem dialing tidak berdasarkan jumlah deretan pulsa 657 Hz 1 2 3 melainkan pada kombinasi dua frekwensi untuk mengenali suatu digit 770 4 5 6 ( dtmf = dial tone multi frekwensi ). Untuk menekan supaya suara yang terdengar dari pembicaraan sendiri ( side tone ) tidak telalu keras maka 1209 1336 1477 1633 22 . Pada saat pembicaraan maka terbentuklah sirkit pada kedua party yang berhubungan sebagai gambar dibawah ini. Kabel yang terbentang antara kedua partay hanya sepasang. Dari T sirkit diatas kita lihat juga bahwa arus tersebut juga diterima oleh penerima sendiri hingga kita selalu R dapat mendengar suara sendiri pada saat berbicara ( side tone ). Pada saat bicara maka arus bicara tersebut akan ditransfer ke jaringan dan disalurkan kepada penerima dipihak seberang. Sirkit bicara semacam ini disebut hubungan dua kawat dalam arti kirim dan terima melalui sarana yang sama. Tetapi kabel itu dapat menyalurkan pembicaraan kedua arah. Untuk pesawat yang modern sekarang maka sistem dial tidak lagi menggunakan sistem rotary tetapi push button. 852 7 8 9 Contoh pengaturan dtmf. Pada saat itu sentral mengirim signal untuk pengebelan.Data Komunikasi Hal 22 sambung 3 kali. Jika semua digit telah lengkap dikirim maka sentral akan mengevaluasi dan kemudian meneruskannya dengan menyambungkan ketujuan. (tergantung sistem signalingnya ) 941 * 0 # sirkit bicara dasar telepon.

2.telepon umum uang logam (coin ). Kemudian ada pengatur waktu untuk mengatur lamanya pembicaraan sesuai dengan coin yang 23 . Maka oleh seorang yang terlatih kait telepon ditekan dengan cepat hingga terjadi sambung putus.2. Untuk pesawat yang menggunakan dial dengan dtmf maka proses pencurian pulsa telepon dapat dilakukan dengan menggunakan kalkulator yang menggunakan sistem dtmf pada tombolnya. Dapat pula telepon yang terkunci dengan gembok di gunakan. Ada beberapa macam telepon umum : . Jenis – jenis pesawat telepon dan penggunaannya.Data Komunikasi Hal 23 dipakailah sirkit penekan side tone yang berbentuk jembatan wheatstone.1 telepon Umum Pada dasarnya telepon umum mempunyai konfigurasi yang sama dengan telepon biasa. maka kita pikir disebrang sana terimanya juga lemah dan kita akan memperkeras suara kita. Sebab itu kita akan bicara lebih perlahan. Tetapi kunci ini tidak berfungsi lagi jika sipencuri pulsa membawa pesawatnya sendiri kemudian menyambungkannya kepada jaringan. Hanya ditambahkan alat untuk mengontrol lama pembicaraan telepon. Pesawat telpon dapat dilengkapi oleh kunci anti interlokal. Secara psikologis jika kita mendengar suara kita keras. 2. Bunyi tersebut didekatkan pada microphone maka sentral akan menerima pesan dial tersebut dan sambungan dapat dilayani. maka akan terpikir bahwa penerima disebrang sana juga menerima keras. Ini adalah akal – akalan oleh orang yang bermental tidak benar. Demikian pula sebaliknya jika kita mendengar lemah. Penekanan side tone ini penting untuk menekan effek psikologis. Karena pada dasarnya saat me”dial “ adalah sambung – putus. Pada pesawat ini maka Off hook baru terjadi jika pesawat sudah diangkat dan coin sudah dimasukkan. Artinya ji ka tombol kalkulator ditekan maka akan keluar bunyi tone sesuai dengan kode dtmf. Jika cara sambung putus tersebut dapat diterima oleh sentral maka sambungan pun dapat dilayani oleh sentral.2.

Dengan sistem paralel ini maka kedua pesawat telepon tersebut dapat berhubungan. maka identitas kartu tersebut tercatat disentral telepon dan jumlah pulsa yang tersedia juga tertera sentral telepon tertentu ( Khusus untuk smart carad ) . Pada saat kartu dimasukan maka pesawat telepon akan membaca informasi tersebut kemudian menguranginya sesuai dengan pemakaian oleh pemegang kartu. Disamping itu kartu tersebut belakangan ini dapat dimanipulasi hingga provider dirugikan banyak. Pada kartu magnetik itu dituliskan jumlah pulsa telepon yang tersedia dan boleh digunakan oleh pemegang kartu. Jika salah satu pesawat telepon melakukan dial. Setiap cabang distribusi harus ada sharing pendapatan yang semakin banyak jalur distribusinya semakin berkurang pula revenue telekom. tidak lagi dimungkinkan pemalsuan pulsa. pada saat yang sama salah satu atau keduanya akan terhubung dengan sentral karena kondisinya off hook.2. Dengan PABX ini maka pelanggan dapat menggunakan telepon untuk berhubungan satu sama lain 24 .Pesawat telepon umum smart card. Fungsinya sama dengan pesawat telepon umum kartu. Dengan menggunakan pesawat telepon umum ini. Hanya dalam membaca smart card. Hal ini dilakukan dengan cara memparalelkan kedua pesawat telepon tersebut. maka dial tersebut tidak dapat terkirim ke sentral karena putus – sambung dial terganggu oleh pesawat yang lain. Telepon umum jenis ini terbagi dua pulsa yaitu yang coinya tetap dan hanya untuk lokal atau coin dapat berragam dan dapat digunakan untuk telepon interlokal. PABX ( Private branch exchange ) diperuntukkan bagi fasilitas internal pelanggan.2 PABX (Privat Branch Exchange ) Pelanggan dapat saja menggunakan dua pesawat telepon untuk satu line telepon dari sentral. Yang menjadi masalah adalah distribusi kartu ini di Indonesia.Data Komunikasi Hal 24 dimasukkan. 2. Pada saat terhubung ini maka idle tone akan terdengar. Dalam hal ini maka tidak coin yang harus dikumpulkan oleh petugas. . Telepon umum kartu adalah telpon umum yang aktivasi off hooknya dengan kartu magnetik.

dapat pula mencatat pemakaian oleh pesawat – pesawatnya mirip dengan sebuah sentral. Sistem pembayarannya adalah Seperti pembayaran telepon biasa ditambah biaya fasisilitas DID. Kini PABX sudah dapat dibuat dalam ukuran kecil ( mini elektronik PABX ) dengan kapasitas hanya 4 satuan sambungan dan dipakai rumah yang cukup besar. Feature. 2. 2.2 Hunting sistem PT. Biasanya yang memakai adalah Intitutional. Dalam kejadian ini maka hubungan ke sentral telepon provider dapat tidak “off hook “ karena pembicaraan adalah internal pelanggan. corporate dan perkantoran. Fasilitas / features yang diberikan oleh penyelenggara Telekomunikasi. Jika antara kantor ingin menelpon tidak perlu menekan digit lengkap.1 Fasilitas DID ( Direct Inward Dialing ) Fasilitas DID diberikan kepada pelanggan dengan penggunaan saluran telepon yang banyak. Pada dasarnya PABX adalah sebuah sentral mini yang khusus dibuat untuk kebutuhan pelanggan dan bukan provider telekom. telekom maka PT telkom dapat memberikan satu group nomor kepada pelanggan tersebut. Jika didalam kantor pelanggan terdapat katakanlah minimal 300 nomor telepon PT.3.feature yang ditawarkan oleh PABX cukup banyak dan dapat dibaca pada session tersendiri mengenai PABX.Data Komunikasi Hal 25 dalam fasilitas pelanggan . 2. Jika seseorang ingin menelpon kantor tersebut dan sulit untuk mendapatkan nomor 25 . misalkan 3271xxx.3. PABX yang besar. TELKOM dapat juga memberikan satu nomor untuk mengidentifikasi kantor tersebut. cukup xxx saja.3. Dalam hal ini kantor tersebut tidak perlu menggunakan PABX sendiri tetapi telekom yang menyediakannya. Dua PABX atau lebih tersebut dapat dihubungkan satu sama lain dengan sistem junction. Tetapi orang dari luar harus menekan nomor lengkap yaitu 3271xxx. Dimana xxx adalah nomor telepon individual meja tertentu didalam kantor tersebut.

maka informasi itu harus ditumpangkan pada saluran telepon. Transmisi signal lain yang menggunakan saluran telepon.sebuah sinusoida murni dimasukkan pada kanal voice. Transmisi dari informasi lain menggunakan network telepon. 2.4. maka pelanggan itu dikenal hanya mempunyai satu nomor saja mis. Sampai titik ini kita hanya membahas komunikasi suara saja. Proses penumpangan ini disebut Modulasi. Jika tidak terjadi sesuatu maka dipenerima juga akan diterima signal sinusoida murni ( kecuali jika ada cacat dijalanan ). Dengan sistem hunting. Pada dasarnya saluran suara dapat dilalui oleh informasi bentuk binary dengan cara ditumpangkan padanya.4.YYYY” maka sentral telkom akan mencarikan nomor mana diantara kepunyaan kantor tersebut yang tidak terpakai. maka PT. Proses modulasi ini dilakukan sebagai berikut: . . Investasi untuk jaringan telekom ini sungguh luar biasa besarnya. Telkom dapat menolongnya dengan sistem Hunting. XXX-YYYY.1 saluran telepon untuk penyaluran data digital Perkembangan teknologi telah menunjukkan bahwa saluran suara dapat digunakan untuk menjalurkan informasi lain. Frekwensi ( FM ) atau phasa (PM) –nya. 2. Semua orang yang ingin menepon cukup men”dial XXX. Untuk menyalurkan bit stream pada saluran telepon. Sebab itu pemanfaatannya juga harus seoptimal mungkin. Biasanya kecepatan informasi dinyatakan dengan satuan – satuan : 26 . Dengan cara ini akan memudahkan pelanggan yang memanggil dan juga akan menguntungkan telkom ( mengapa ?).Informasi berbentuk pulsa ditumpangkan padanya dengan cara merubah amplitudo ( AM) .Data Komunikasi Hal 26 mana yang sedang tidak terpakai.

Dengan kecepatan 75 bps maka jumlah word yang dikirim dalam 1 menit adalah : (75 bps x 60 s )/ (45 bit/word ) = 100 word.5 bit stop. Macam informasi antra lain : .4.umumnya . • sebuah data dengan kecepatan 1500 wpm termasuk parity ( 8 bit per karakter ). ( total 7.Data Komunikasi Hal 27 Bits – pulsa perdetik bps Word. Jika diketahui bahwa satu simbol membawa 3 bit. maka dapat disimpulkan bahwa kapasitas penyaluran saluran suara . Contoh soal : • Sebuah kanal suara menyalurkan signal data dengan kecepatan 75 bps dan tiap karakter terdiri dari 5 bit + 1 bit start dan 1./ telex/ teleprinter Telegraph adalah proses pengiriman karakter ( kombinasi sebanyak k. maka 90 KBps adalah sama dengan 30 Kbaud/detik.Telegraph kecepatan 50-200 bps .5 bit ). Jawab : 1500 wpm =1500word/minX6kar/word x 8 bit/car x (1/60) min /sec = 1200 bps. dibawah ini akan dibahas secara sepintas cara kerja dan prinsip terminal – teminal diatas.2 Telegraph. Untuk jelasnya akan dibahas satu persatu. Hitung bps.Facsimile 1200 – 14400 bps . lebih besar dari pada kebutuhan. Melihat kecepatan informasi yang harus dilalukan diatas. Tiap tiap karakter di kodekan 27 .deretan 6 karakter wps Baud – banyaknya simbol yang disalurkan dalam satu detik.High speed data transmission 56 KBPS.Telex kecepatan 50 bps . 2. Berapakah wpm yang disalurkan ? Jawab: untuk satu karakter maka dibutuhkan 7.5 bit maka untuk 6 karakter dibutuhkan 45 bit/ word.Teleprinter 100-600 bps . l 80 karakter ).Data / komputer 600 – 7200 bps .

Dalam pembangunan maka jaringan telegraph sering ditumpangkan pada jaringan suara. ( multiplex ).Jika suatu saat terjadi gangguan pada saluran. Dengan jumlah bit tersebut maka variasi karakter yang dapat dikirim adalah 2n. Dengan cara demikian maka buffer ini dapat menyalurkan banyak kanal telegraph untuk disalurkan pada satu kanal suara. . Telegrap menggunakan jaringan sendiri terpisah dari jaringan untuk suara.Data Komunikasi Hal 28 dalam bentuk binary dengan 5 bit. (pada junction / trunk ) Terminal dengan mesin elektronik yang modern sekarang ini memilik fasilitas buffer. maka kecepatan penyaluran akan diperkecil oleh modem tersebut( dynamic ).4.Komunikasi data antar komputer melalui kabel voice menggunakan modem. Dengan buffer ini maka semua informasi yang dikirimkan di tampung dulu.asinkronous dengan sistem kode Baudot ) atau 8 bit ( untuk sistem telegraph dengan mesin ). .3 Komunikasi Data antar komputer. Proses multiplikasinya dila kukan dengan cara pemisahan band frekwensi pada penyalurannya. Karakter tersebut dimulai dengan start space dan mark stop ( utk 5 bit ) dan 1 space start dan 3 mark stop. Pada awal mulanya telegraph dikirimkan dengan kode morse ( bentuk dot dan space). 2. Sipengirim dan penerima sama – sama mengerti bahwa 1 karakter teridiri dari 5 bit (start stop. ( silahkan pelajari sendiri sesudah bab transmisi lewat ). Khusus untuk telex dengan kecepatan 50 bps. maka 1 kanal suara dapat menyalurkan sampai 24 kanal telex.Kecepatan modem tersebut sangat tergantung pada kwalitas saluran . kemudian di manipulasi atau dikirim dengan kecepatan tinggi pada satu saat. 28 .

( Error detection and error corection ).Dalam penyaluran maka bit stream dari komputer ditambahkan beberapa bit lagi untuk mengecek dan memperbaiki kesalahan.4 Facimile Sistem faksimile terdiri dari beberapa methoda untuk merubah gambar (graphic ) pada sebuah kertas menjadi informasi dalam ben tuk pulsa yang disalurkan pada saluran suara. Cara lain adalah dengan 29 . Fax recording dapat menggunakan sistem tinta dengan kertas elektrolit. Protokol ada suatu set peraturan dimana dua pihak ( komputer ) mengerti tata sopan bertukar informasi dan menggunakannya dalam berkomunikasi. Suara mesin yang terdiri dari sinusoida murni ditumpangi informasi digital fax. Jadi pada perangkat facsimile scanner Modulator terdapat peralatan scaning untuk mengambil gambar Sal telp. menkodekan menjadi bit yang disusun word by word. Fax printer demodulat Pada saat penyalurnyaannya or maka pada pesawat facsimile terdapat modem( modulator dan demodulator ) . contoh.4.Pada komunikasi data komputer tidak dapat dihindari kebutuhan protokol. Semakin banyak parity maka semakin baik pula kwalitas pengiriman. Ketika hubungan sudah terjalin. Diujung lain terdapat fax recorder yang membuat duplicat sesuai dengan signal yang datang. 2. maka yang berbicara bukan lagi suara manusia tetapi suara mesin yang terdiri dari sinusoida murni ditumpangi informasi.Data Komunikasi Hal 29 Yang penting dihitung dalam komunikasi data adalah throughput ( efektif penyaluran bps). Jika terjadi gangguan pada signal kirim maka gambarpun akan cacat. proses penyambungan adalah seperti biasanya untuk suara. Pada dasarnya. electropercussive pada kertas biasa dan tergantung pada getaran penanya untuk menulit pada keras tersebut. electro kertas thermal . Bit – bit tambahan sering disebut parity bit. . .

Hal yang paling penting dalam pengiriman fax adalah phasa dan sinkronisasi antara scanner dan recording. Sistem telepon hanya digunakan sebagai tumpangan dan penyambungan secara demand. sistem pengiriman facsimile ini bukan merupakan sistem telepon. signal mengalami gangguan yang terus menerus maka kecepatan pengiriman signal akan diturunkan oleh modem. Jika dalam perjalanannnya. Dengan demikian facsimile adalah jasa ikutan ( buikan jasa dasar telekomunikasi ). Dalam hal ini Modem tersebut menjadi penentu kecepatan pengiriman. 30 .Data Komunikasi Hal 30 dihubungkan dengan komputer dan komputer akan membuat printout di printer. Pada dasarnya.

Dalam investasi maka pertimbang yang perlu diambil adalah faktor Quality of service (QOS).Kebudayaan bertelepon .Data Komunikasi Hal 31 JARINGAN LOKAL DAN PEMELIHARANNYA Jaringan lokal sangat penting dalam jaringan telepon nasional. . (data ITU – T/ CCITT) Sentral lokal – primary Pada negara yang 27 % berkembang atau daerah luas Jaringan interlokal 23 % dengan populasi kecil Bangunan dan tanah 10 % investasi lokal dapat mencapai 75 % dari seluruh investasi.Sistem signaling dan transmisi-nya. Disamping itu beberapa hal berikut perlu dipertimbangkan pula: . politik dan ratio revenue/investasi.Jumlah calon pelanggan dan kepadatannya .Persentasi telepon bisnis .Lokasi sentral terdekat yang sudah ada. junction antar saluran lokal – tandem – primary – sekunder .Skema jaringan nasional ( Trunk ) . Tetapi tanpa jaringan lokal tidak ada interlokal. 31 . Fasilitas pelanggan 16% Rata rata Investasi jaringan Saluran pelanggan 27 % telekomunikasi .Kondisi geography suatu lokasi . Hubungan lokal tidak menyumbang revenue yang besar dibanding interlokal. sentral lokalprimary. Jaringan lokal terdiri dari saluran pelanggan.

. Pembatasan ini mempertimbangkan faktor kepuasan pelanggan dan kemampuan sistem signaling. Ada beberapa macam saluran lokal: .Catuan tegangan / arus pada pesawat pelanggan ( batery ) → catuan DC disentral sebesar k. . .Saluran Lokal kabel fiber optik. 32 .(Jar lok at = jaringan lokal akses tembaga ) Saluran pelanggan (subcriber loop ) berupa pasangan kabel yang ditarik dari sentral hingga ke tempat pelanggan. Disamping itu sistem signaling harus dapat jalan melalui pasangan kabel tersebut. Saluran pelanggan harus dapat memberikan pelayanan untuk: .Penyaluran pulsa dial dari pelanggan ke sentral. 3.Saluran Lokal radio .Saluran Lokal kabel tembaga. Dengan kata lain pelanggan harus dapat mendengar pembicaraan dengan suara yang enak ( kepuasan pelanggan ) artinya tidak terlalu keras dan tidak terlalu lemah. Saluran pelanggan menyalurkan arus listrik searah ( dc-loop). Semua pelanggan dihubungkan ke sentral via pasangan kabel dengan panjang terbatas.tegangan pada bel di pesawat pelanggan .1.Data Komunikasi Hal 32 Tiap tiap faktor di atas harus tangani secara terpisah karena permasalahannya berbeda tetapi mempunyai keterkaitan satu sama lain.pendekteksian apakah pesawat telepon diangkat (Off hook ) atau terletak ( on Hook ) untuk mengakses sentral telepon. Saluran dari sentral telepon ke pelanggan (saluran lokal ) Saluran / Jaringan Lokal adalah saluran yang menghubungkan pesawat pelanggan dengan MDP disentral telepon. Saluran lokal kabel tembaga. . l 48 Volt.

A Saluran pelanggan yang RK N digelar dari sentral ke rumah terdiri dari : S ECUNDAIR . • • • • Saluran primer menghubungkan sentral dengan rumah kabel ( RK ).saluran primer atau DP DP saluran catu langsung DP . 33 . Kapasitas DP biasanya antara 10 dan 20 pelanggan tergantung pada kepadatan daerah yang dilayani. Dari DP. dan disambungkan dengan kotak pembagi (DP= distribution point ) dengan kabel sekundair.Data Komunikasi Hal 33 Panjang saluran pelanggan tidak tak terbatas. Rumah kabel merupakan suatu kotak di pinggir jalan dan berfungsi un tuk mengarahkan saluran ke banyak tujuan yang berbeda. 20 saluran diteruskan kerumah – rumah menggunakan saluran/ Kabel penanggal.saluran penanggal .saluran dalam rumah.saluran sekunder . Rumah kabel merupakan terminasi saluran primer. Panjang maksimum saluran penanggal adalah 250 m. Sentral Keterbatasan itu terutama RK mempertimbangkan faktor K redaman pembicaraan A ( keras/lemah  menyangkut CTL N rancangan transmisi ) dan T signaling ( rancangan PRIMAIR O tahanan jerat/ loop RK R resistance).

tetapi ada juga yang ditaruh diatas tiang jika kapasitasnya kecil. Pencatatan ini penting untuk memudahkan perbaikan jika ada gangguan. • CTL adalah Catuan Langsung. Penggunaan kabel dengan diameter tertentu akan menentukan jarak jangkau sentral ke pelanggan. Untuk itu perlu dibuatkan suatu ruang dibawah tanah / ditengah jalan. CTL adalah sebuah RK yang letaknya dekat dengan sentral atau berada dalam satu gedung perkantoran ( dengan pelanggan banyak). Ruang itu disebut “Man Hole “.6 mm. Oleh kaena itu penyambungan kabel tidak dapat dihindari dalam penggelarannya. langsung ditarik kepelanggan masing – masing. Dari CTL. Satu haspel paling panjang 500 m dan semakin besar kapasitasnya semakin pendek per haspel. • 34 . Saluran primer biasanya terdiri dari banyak pasangan (multi pair ) dan ditanam di dalam tanah. tanpa lewat Sekunder dan DP. ( manakah yang lebih baik dibandingkan dengan sistem di Indonesia ) Saluran sekundair juga ditanam ditanah. Dibeberapa negara gorong – gorong tempat saluran adalah milik pemda dan penyelenggara harus menyewa kepada pemda. Penyambungan kabel primer dilakukan didalam tanah. Masalah yang rumit dalam perkabelan ini adalah masalah administrasi pencatatannya. Kenyamanan didalam Man hole membuat kerja penyambungan menjadi lebih baik. Manhole harus cukup besar untuk bergerak orang dan pencahayaan dan harus tertata rapi . Kapasitasnya dari 100 pasang sampai 1600 pasang. Untuk pemasangannya harus mendapat ijin dari pemda. Akan dibahas kemudian. • Biasanya kabel tembaga yang dipakai berdiameter 0. ( pertanyaan: berapakah maksimum jumlah pasang kabel dalam kabel sekundair ?) Satu RK dapat melayani samapi 200 DP/KP sedangkan satu DP melayani sampai 20 rumah. Kabel dibawa dari pabrik dalam bentuk gulungan (Haspel ).Data Komunikasi Hal 34 Akhirnya dari didalam rumah digelar saluran dalam rumah.

Kabel ini merupakan kabel tunggal ( bukan multipair ). Dalam penentuan besar redaman ini mau tidak mau harus ditentukan secara subjectiv dan statistik. Jika korosi ini terus berkepanjang maka kabel tersebut akan putus. Jika diperhitungkan dengan harmonik yang berarti maka suara manusia berada pada frekwensi 300 Hz – 2500 hz. Jika perusahaan telekomunikasi membatasi frekwensi tersebut pada 300 – 3400 KHz maka pelanggan akan cukup mendapat service yang memuaskan. Dalam rangka menanggulangi kemungkinan air merembas kedalam bungkusan kabel maka dari sentral ditiupkan gas kering kedalam kabel .Data Komunikasi Hal 35 Tidak dapat dihindari bahwa manhole ini akan tergenang air pada saat hujan. Akhirnya peniupan ini di hentikan ( bayangkan akibatnya).1. Masalah di Indonesia. Sebab itu semua sambungan harus ditutup rapat ( kedap air ) . Disamping itu kabel penanggal tidak dapat disambung begitu saja. Pengelupasan ini akan membuat kawat tembaga didalamnya bersentuhan dengan udara yang menimbulkan korosi.2 Redaman saluran lokal Faktor redaman pada saluran lokal harus diperhitungkan berkaitan dengan kenyamanan pelanggan. Untuk menghindari putusnya kabel maka saluran penanggal dibuat dengan penguat Kawat besi ( baja ) seperti gambar dibawah ini. Umumnya frekwensi suara manusia terbesar ( 90 % ) ada pada daerah 300 Hz – 1500 Hz. Jika terjadi putus maka yang diganti adalah satu kabel sepanjang jarak antar dua tiang ( mengapa ?). 3. ( ingat pesawat telepon tidak digunakan untuk mendengar 35 . Kabel ini sering terkelupas karena kena benang layang – layang. Dengan demikian pompa angin di sentral akan terus bekerja. Dengan gas kering ini maka didalam kabel tekanan lebih besar dan dapat menolak air. banyak penutupan sambungan tidak benar hingga kebocoran sering terjadi. Masalah lain pada perkabelan adalah saluran penanggal. Jika bocor maka cross talk tidak dapat dihindari karena air adalah pengantar listrik yang cukup baik.

Kabel menimbulkan redaman baik untuk komponen DC ( arus searah ) dan AC ( arus bolak balik).5 dB.4 KHz.HOOK) dan ketika tidak sedang bicara ( ON – HOOK) Jawab. 48 volt Arus DC minimum yang dibolehkan adalah 300Ω Idc = 60 / 2000 Ω =30 mA Teg pd pesawat telepon ketika sedang berbicara adalah 36 . Bandwidth 300 – 3400 sering disebut VBW ( voice bandwidth ) Suara yang disalurkan pada kabel telepon mempunyai frekwensi 0. maka redaman semakin besar. Jika kita dapat menerima level suara yang lebih kecil maka angka 7.6)2.6 d + 2.6 mm hitunglah jarak jangkau maksimum sebuah sentral. termasuk didalamnya besar tahanan untuk drop tegangan dipesawat telepon sebesar 300 Ω.4/d)2 . 280 Ω/km Dimana : d= diameter kawat dalam mm Redaman arus AC ditentukan dalam satuan dB. Berapakah tegangan dc pada pesawat ketika sedang bicara ( OFF. ( lihat dibelakang ) dan dinyatakan dengan parameter α ( dB/km) α =1.280 Ω/km=124 Ω Tahanan maksimum= 2000 – 300 Ω=1700 Ω Jarak jangkau ditinjau dari arus Max 1700Ω DC = 1700/124 Ω =13. Semakin panjang rentang kabel.4/0.7 km.8 dB/km Besarnya tahanan DC yang dibolehkan antara sentral dan pesawat pelanggan ditentukan sebesar 2000 Ω.5 dB. Dibawah ini diberikan menghitung redaman kabel tersebut: Redaman arus DC ditentukan oleh tahanan DC kabel ( Ω ) Rdc=(0. Angka 7.4 d2 — 3. Disamping itu diamter kabel juga menentukan besarnya redaman. Redaman suara yang dibolehkan kurang lebih 7. Tetapi saat ini PT TELKOM menetapkan redaman sebesar 7.5 dapat ditambah.3 .5 dB bersifat subjectiv.3. Pertanyaan: Jika kabel yang dipakai oleh PT TELKOM berdiameter 0. Tahanan dc/km → Rdc=(0.Data Komunikasi Hal 36 musik ).

Perkembangan ini memungkinkan penerima bergerak pada satu area terbatas.2. menbara Penerima radio di antena line radio sentral penerima rumah berfungsi R B S radio di rumah + pesawat tlp.Data Komunikasi Hal 37 Vdc= 300/2000 X 48 Volt= 7.6 X 0.7 km. Pelanggan sendiri bersifat fixed / tetap karena itu antena -nya cukup besar dan diletak diatap rumah.5 / 1.6 km.2 Volt.8 =1. Tegangan ketika sedang tidak bicara ( OFF – HOOK) tetap 48 volt karena pesawat telepon merupakan tahanan terbuka. Redaman kabel α =1.15 km = 6. Dari kedua angka diatas maka ditentukan jarak jangkau sentral maksimum adalah 13 km dan bukan 13. 3. Pada dasarnya WLL terdiri dari perangkat – perangkat seperti pada gambar dibawah ini. Fungsi RBS sebagai terminal radio transceiver ( kirim – terima ) di sisi sentral telepon.6 + 2. BTS=Radio Base Station 37 . Sistem radio yang digunakan hanya untuk menggantikan fungsi kabel antara sentral dengan pelanggan. Penggunaan Jarlokar dikhu-suskan untuk daerah – daerah yang susah terjangkau oleh kabel tembaga. Dengan perkembangan teknologi maka penerima dapat menjadi lebih kecil dan sistem penerimaan lebih peka.15 dB/km Jarak maksimum = 7.62–3. Saluran lokal radio ( Jar Lok ar = Saluran lokal akses Radio ) Saluran lokal menggunakan radio biasa disebut WLL ( wireless local loop). Atau untuk daerah yang kabel tembaganya sudah habis sedangkan daftar tunggu masih banyak.4X0. Dalam arti pesawat pelanggan tidak dapat bekerja di luar daerahnya karena tidak terdaftar / dikenali oleh sentral.

Sentral jarlokar bisa bergabung dengan sentral lokal biasa. Dengan perkataan lain.Pemasangan cepat karena tidak perlu mencheck ketersediaan kabel. karena satu perangkat radio dapat menangani banyak pelanggan. hanya dengan direktorat frekwensi. antena harus diletakan ditempat yang tinggi. tetapi bersifat lokal s/d internasional serta mempunyai kemampuan jelajah. Sehingga dapat digolongan terpisah/ berbeda dari WLL.keterbatasan lebar pita frekwensi radio yang dapat dilayani. .biaya operasi dan pemeliharaan rendah karena hanya menyangkut biaya pemeliharaan perangkat radio.menjangkau daerah yang sulit dicapai . . PT Telkomsel.Data Komunikasi Hal 38 menerima/mengirim sinyal radio dan merubahnya menjadi sinyal telepon. IM3 ).flexible dalam jumlah pelanggan yang dapat dilayani . . bisa pula berdiri sendiri tergantung pada jumlah pelanggan RBS.Harga lebih murah.Tidak perlu berhubungan dengan pemda. Keuntungan menggunakan Jarlokar: . Umumnya mutu pembicaraan tidak begitu prima. Kelemahan Jaringan lokal: .Bagus untuk daerah baru yang data statistik hubungannya belum diketahui. . CDMA (Komselindo ) adalah salah satu dari sistem WLL. Sebenarnya sistem cellular GSM( PT Satelindo.Kehandalan lebih kecil dibandingkan dengan Jarlokat karena tergantung pada perangkat radio. . Disamping itu sistem GSM mempunyai sifat roaming (penjelajahan)/ bergerak bagi pelanggan yang bergerak. PT Xlcom. AMPS. .Umumnya antena fixed subscriber dengan BTS harus dapat saling lihat satu sama lain. 38 . .

Sistem ini mirip dengan istilah CTL ( catuan langsung ). Sebagai ganti MDP di sentral digunakan perangkat OAN ( optical Access Network ). Pada mulanya Fiber optik digunakan sebagai sarana transmisi antara sentral – sentral pada hirarchi yang tinggi. Dalam konfigurasi ini tidak adalagi DP. . Sebagai ganti RK digunakan perangkat PON ( Passive Optical Network ) atau AON ( active Optical Network). Dari FTTB ke pelanggan menggunakan kabel tembaga.Fiber to the Home ( FTTH). . Tetapi perkembangan teknologi fiber optik ini. memungkinkan untuk diterapkan pada loop pelanggan. Yaitu: . Dan terakhir sebagai ganti DP digunakan ONU ( optical Network Unit ). Panjang kawat tembaga yang digunakan kepelanggan dalam orde km. Jaringan Lokal akses fiber optik ( Jarlokaf ) Fiber optik dapat menghantar informasi dalam jumlah banyak.Data Komunikasi Hal 39 3. Berdasarkan tempat peralihan sinyal optik (TKO = titik Konversi Optik ) menjadi sinyal elektrik di pelanggan maka dibedakan beberapa arsitektur Jarlokaf. TKO terletak di RK dan dari RK dihubungkan ke pelanggan dengan kawat tembaga melalui DP. TKO terletak di rumah – rumah pelanggan dan langsung dihubungkan kepesawat pelanggan dengan kabel dalam rumah. .Fiber to the Zone ( FTTZ). mempunyai konfigurasi yang sama dengan Jarlokat hanya istilahnya berbeda. Ordenya sampai puluhan meter ( kalau dimensi rumah pelanggan juga puluhan meter ) Jaringan Fiber optik sebagai jaringan lokal. 39 .Fiber to curb ( FTTC ) TKO terletak di DP dan dari DP kepelanggan menggunakan kabel tembaga dalam orde ratusan meter. Dari ONU hubungan kepelanggan langsung terjadi dengan menggunakan kabel tembaga ( saluran penanggal ).Fiber to the Building ( FTTB ) TKO terletak di sebuah bangunan perkantoran yang besar dengan nomor telepon yang banyak dan bertindak sebagai RK. Saluran ini dipakai karena jarak yang dekat antara ONU ke pelanggan.3.

Fiber Optik tidak terpengaruh oleh kebocoran pada sambungan karena tidak mengurangi konduktivitas kabel. Pada penggunaan fiber optik maka satu gulungan kabel dapat membawa sampai 1 km. Fiber optik ini dapat membawa sekali gus 40.kebutuhan pelanggan akan pelayanan dengan pita frekwensi yang lebih lebar dari voice Band width (VBW) misalkan : untuk penyaluran video. Bayangkan pula Fiber optik dengan diameter ini dalam mikrometer ( ukuran rambut ) dan dibungkus oleh pelindung hingga sebesar k. l. bayangkan diameter kabel primer dengan 1200 pasang kabel untuk 1200 pelanggan rumah ( k. 50.- - - 40 . tetapi juga entertainment. .000. 1200 pair adalah Rp.biaya pasang Rp. multimedia. 8 cm. . data kecepatan tinggi dll. Faktor ini dapat mengurangi jumlah manhole. Fiber optik sangat murah dibandingkan dengan kapasitasnya. 50. Maka harga 3 km kabel.000. 360.Data Komunikasi Hal 40 Alasan penggunaan fiber optik untuk akses jaringan pelanggan adalah: .Dengan diamter yang besar maka satu gulung kabel primer hanya dapat membawa kabel sepanjang ~ <100 m.juga. Dan tidak terpengaruh oleh induksi gel radio atau noise yang berasal dari pengapian mesin – mesin yang lewat. ). Sehingga aplikasinya bukan hanya untuk percakapan telepon.. l 1 cm.000 saluran.Fiber optik mempunyai kapasitas yang besar dan dapat menggantikan kabel primer dengan sangat berarti. Sebagai contoh: mis harga 1 m pair kabel tembaga Rp. (50+50) X 3000 X1200= Rp. karena tidak ada yang dapat dilakukan oleh petugas terhadap Fiber optik. Untuk menggelarnya maka diperlukan penyambungan – penyambungan dan setiap penyambungan dibuatkan manhole. dlsb.. Disamping itu penyam-bungan fiber optik tidak perlu di manhole.

maka MDP menjadi hilang diganti dengan titik OAN. 50. TEKNIK TRANSMISI 41 .Penempatan kabel optik yang lebih kecil akan kelihatan lebih mudah dan lebih rapih.000) Rp. Perkembangan bisnis / ekonomi dapat lebih terpacu.000.000. dengan berkembangnya pemakaian fiber optik maka harganya akan semakin turun. 150. Disamping itu jenis jasa layanan kepada pelanggan lebih banyak. Karena sebagian besar ruang sentral digunakan untuk menyimpan MDP.Data Komunikasi Hal 41 - - - - Sedangkan harga Fiber optik 12 urat ( kapasitas 12X40. Hal ini membuat dimensi ruang sentral menjadi sangat – sangat kecil. Disamping itu. Dan pasir kwarsa dunia ini jauh lebih banyak dari pada tembaga. untuk 3 km harganya Rp. Bahan baku fiber optik adalah pasir kwarsa.000. Kerugian menggunakan fiber optik hanya kapasitasnya yang besar. Dengan menggunakan firber optik. sehingga sekali kabel putus maka pelanggan yang komplain banyak sekali.-/ meter.

(VBW) a. (proses multiplexing ) c. Sesudah itu di paking kembali dalam group. Jika ukuran dan bentuk objek. kapal laut atau 42 . Penyampaian informasi dalam telekomunikasi dapat dianalogikan dengan penyampaian /perpindahan barang dari satu tempat ketempat yang lain Barang yang dikirim diberikan kepada perusahaan jasa transportasi. ( leased channel ). Sebab itu barang barang tersebut di kelompokan menurut tujuan dan jenis barangnya.Data Komunikasi Hal 42 Source1 n VBW MULTIPLEX VBW (MEDIA ) MODULASI U/C Amp END 1 DEMULTIPLEX DEMOD D/C AMP END n 4. pesawat terbang. dimuat kedalam alat transportasi. oleh perusahaan jasa transportasi barang tsbtersebut dikodekan dan di paking. Perusahaan transportasi tersebut tidak hanya menerima satu pesanan saja. tetapi banyak. Dalam hal ini maka penyewa dapat menentukan berapa besar kapasitas yang disewanya sesuai dengan kesediaan dananya. dapat berbentuk truk. Paking yang siap dikirim. Jika pemilik barang mengin ginkan tidak adanya pemotongan maka semuanya akan dikirim apa adanya dengan satu kontainer khusus yang disewa sendirian.1 . yang dikirim tidak sesuai / efisien untuk dikirim maka dilakukan perubahan bentuk / pemotongan seijin / dengan persetujuan pemilik barang. Ini disebut sewa borongan. Analogi telekomunikasi (transmisi ) dengan Penghantaran barang. b.

Sedangkan untuk publik di bayar secara eceran . Code dibaca dan object yang dihasilkan dikirimkan kepada penerima masing masing. dilakukan oleh perusahaan jasa pengantaran.Data Komunikasi Hal 43 truk yang kemudian dimuat kembali kedalam kapal laut. Mungkin saja tidak seluruh element dalam network tersebut dimiliki oleh satu perusahaan. Biasanya kejadian ini dilakukan oleh perusahaan yang mempunyai 43 . Perusahaan tersebut dapat mempunyai network ( jaringan penganataran ) dimana mana tempat tujuan. s/d h. ditempat tujuan .( Penyambungan ke pelanggan  teknik penyambungan ) h. tetapi tiap tiap perusahaan yang terlibat harus mempunyai pengaturan yang sama atau sesuai satu sama lain hingga semuanya dapat bekerja sama. Ada perusahaan yang hanya mengurus penerimaan dan packing serta depacking dan pengkodean saja. Dlsb. packing tersebut dibongkar dikembalikan kepada packing asalnya. (demodulasi ) dan f. Penerima menerima object. Sedangkan urusan pemuatan kedalam kendaraan transportasi menjadi tugas perusahaan lain. (Perjalanan di Media ) e. (Proses Modulasi) d. Dalam hal leased channel ( borongan ) maka biaya dapat pula ditanggung oleh pengirim atau penerima. Pembongkaran packing berlanjut hingga menghasilkan packing individual lengkap dengan pengkodeannya. ( pentaripan / billing ) Proses a. Dapat pula media pengirimannya dilakukan oleh perusahaan lain misalnya perusahaan pesawat terbang. Proses pengiriman / perjalanan/ perpindahan dari satu tempat ketempat lain. ( Demultiplexing ) g. Atau seluruh jaringan dipunyai oleh satu perusahaan.

Tak seorangpun yang amplitudo mempunyai suara yang gambaran distribusi daya sama walaupun nada 85 % pada suara normal yang dikeluarkan sama. -10 Semakin tinggi frekwensi -20 respons telinga harmonis maka semakin -30 rendah pula energinya. baik karena pemakai jasanya banyak atau karena monopoli.…. Besar gangguan tersebut tergantung pada sistem dan cara packing / pengiriman. . manusia. Disamping itu ada pula kendala kendala / gangguan dalam pengiriman. Jika seseorang mengeluarkan nada A ( 440 Hz ) maka yang dikeluarkan tidak hanya 10% 440 Hz tetapi juga 880.5K 1 K 2K 4K 8K 16 K Yang merupakan nada Hz dB harmoninya ditambah dengan frekwensi 0 penyelaras lainnya. 44 .transmisi lewat media ( penyesuaian dengan media kirim ) -dan proses depacking. Tiap tahap mempunyai tolok ukur keberhasilan masing -masing. 4.2K 1K 2K 4K Hz power untuk setiap komponen frekwensi suara.multiplexing .1760. Jadi pada kegiatan transmisi / pengiriman ada proses: perubahan bentuk informasi . Proses pembatasan ( Voice Bandwidth ) Setiap bunyi dialam mempunyai warna sendiri.2. 5% 1320. Gambar dibawah ini -40 melukiskan distribusi -50 .Data Komunikasi Hal 44 omset sangat bersar.

Harmoniknya dapat mencapai lebih dari 15 KHz. Kepekaan telinga manusia tidak sama untuk semua frekwensi yang diterimanya. Sedangkan harmonik – harmo-niknya bergerak sampai 10 KHz. Walaupun suara / telinga manusia dapat menerima suara dengan frekwensi 20 Hz – 20 KHz tetapi untuk efisiensi tetap harus dibatasi. Dengan perkataan lain pada kepekaan rendah suara yang masuk dilemahkan ( diredam ) besar sedangkan pada kepekaan tinggi diredam kecil. tetap terdengar tidak keras. manusia harus mengeluarkan tenaga yang cukup besar supaya dapat terdengar dengan baik. Dengan demikian pembicaraan lewat telepon akan merubah sedikit suara manusia. Kesepakatan internasional untuk komunikasi membatasi frekwensi yang dapat disalurkan pada kanal telepon adalah 300 –3400 Hz saja. Untuk alat – alat musik mempu-nyai pita frekwensi yang lebih lebar dari suara. Untuk suara tinggi. Sebaliknya suara sekitar 800 – 2000 KHz terdengar keras walau dikeluarkan dengan tenaga yang tidak terlalu besar. Peralatan musik dapat mengeluarkan daya yang sangat besar tergantung pada alat musiknya. seperti dapat dilihat pada diagram suara manusia 45 . Telinga paling peka pada frekwensi antara 300 – 1500 Hz dan titik puncak kepekaannya ada pada frekwensi 800 – 1000 Hz. Bila gelombang sampai ditelinga. Total daya yang dikeluarkan oleh manusia berkisar 10 – 20 µw yang sebagian besar terdistribusi pada frekwensi 500 – 1000 Hz. Suara bariton walaupun sudah dikeluarkan sekuat tenaga. Umumnya pada frekwensi sangat rendah atau sangat tinggi kepekaannya rendah. terdapat tiga tulang kecil yang memindahkan getaran itu ke cairan yang terdapat pada bagian dalam telinga untuk diteruskan ke otak.Data Komunikasi Hal 45 Tekanan suara ditentukan oleh amplitudo nada dasar yang berkisar 100 – 500 Hz untuk suara pria dan 200 – 1000 Hz untuk suara wanita.

Data Komunikasi Hal 46

maka tenaga yang ditangkap hanya 95 % saja. Kalau lagi emosi lain lagi karena pita frekwensi bergeser kekanan. 4.3. Proses peralihan 2 – 4 kawat

Antara sentral telepon lokal dan pesawat pelanggan digunakan sepasang kabel untuk arah bolak balik ( hubungan dua kawat). Untuk hubungan pada junction ( saluran penghubung ). Pada trunk, hubungan dua arah menggunakan saluran yang berbeda pada arah kirim dan terima. (hubungan 4 kawat.) Dengan demikian harus ada translasi dari hubungan dua kawat menjadi empat kawat 4w pada peralihan sentral ke cable coax B saluran penghubung atau B radio 4 4’ trunk. Peralatan untuk optik translasi ini disebut hybrid. Yang dapat digambarkan sebagai berikut : 4.4. Kwalitas penerimaan (S/N) Pada proses transmisi maka 4 ( empat ) parameter yang perlu diperhatikan sepanjang saluran adalah: • Distorsi redaman • distorsi phasa • level • noise / S/N ( kwalitas ) Distorsi redaman pada saluran terjadi karena redaman pada tiap frekwensi yang berbeda berbeda juga. Demikian pula perubahan phasa signal sepanjang saluran. Perbedaan ini menimbulkan distorsi penerimaan. Redaman atau perubahan phasa boleh saja, tetapi perbedaan tidak menyenangkan. Sementara itu kepekaan terima ditentukan oleh level signal yang datang, Jika level terima terlalu keras atau terlalu lemah tidak memuaskan juga. Noise ( derau ) adalah sinyal yang tidak diinginkan. Biasanya noise datang dari luar dalam bentuk gangguan atas pembicaraan. Contoh yang paling jelas ketikapenerima radio FM tidak sedang terisi oleh orang yang bicara yang terdengar

46

Data Komunikasi Hal 47

adalah suara mendesis ( derau ). Jelas derau ini akan mengganggu kwalitas penerimaan. Sebab itu kwalitas penerimaan dinyatakan dengan term S/N ( level signal terhadap level Noise ). Semakin besar S/N semakin baik kwalitas penerimaannya. Dalam praktek yang dapat terukur dipenerima bukanlah S/N tetapi S+N/N. (jelaskan mengapa ) 4.5. Multiplexing ( penggabungan ) Pada hubungan 4 kawat maka tidak effisien jika satu saluran hanya menyalurkan satu paket informasi saja. Biasanya beberapa paket yang setujuan digabungkan jadi satu paket besar dan dikirim bersamaan. Proses penggabungan paket tersebut disebut Multiplexing dan alat penggabungnya disebut multiplexer. Pada sisi terima terjadi demultiplexing. Dengan multiplexing ini,maka penghematan dalam bentuk perangkat dan saluran terjadi. ( (jelaskan hal ini ) 4.6. Modulasi ( pemuatan kedalam carrier ) Sesudah penggabungan, maka signal hasil penggabungan dimuat kedalam carrier (truk ) yang akan membawanya.. Proses pemuatan ini disebut Modulasi. Carrier berbentuk sinusoida murni. Melalui proses modulasi (modulation ) maka carrier ini diganggu oleh signal pemodulasi hingga menjadi carrier yang terganggu ( modulated carrier). Setiap sinusoida mempunyai 3 parameter yaitu Amplitudo , Frekwensi dan Phasa. Dalam teknik modulasi maka penumpangan signal dapat pada perubahan parameter : - Amplitudo, sistem disebut amplitudo modulasi. Amplitudo berubah sesuai dengan signal perubah. - Frekwensi, sistem disebut frekwensi modulasi. frekwensi berubah sesuai dengan signal perubah. Phasa, sistem modulasi disebut Y = A sin ( ω t + ψ )  ω = 2 π f t Phase modula-si. Phasa berubah sesuai dengan signal perubah

47

Data Komunikasi Hal 48

Alat yang melakukan perubahan ini disebut modulator. Pada bagian terima ada peralatan demodulator yang mendeteksi gangguan yang ada pada sebuah carrier. Proses deteksi ini disebut Demodulation dan peralatan yang digunakan disebut demodulator. 4.6.1. Modulasi amplitudo. ( AM ) Sinyal yang akan

k = index modulasi Modulasi dikatakan 100% jika k=1 cm = C + CS sin ωct sin ωst = Csin ωct+½CS(sin(ωc + ωs)t+ sin (ωc - ωs)t) tugas: jika power sinusoida adalah ½ k.Amp2 hitunglah power tiap – tiap komponen dalam modulasi amplitudo tersebut diatas. pada modulasi 100 % bagaimanakah bentuk getarannya ? fs fc-fs fc Jika yang diambil untuk fc+fs diteruskan : a. fc-fs,fc, fc+fs disebut AMDSB(double side band) b. fc-fs,fc atau fc, fc+fs disebut AM SSB

dibawa s = S sinωst c = C sin ωc t ω s = 2 π fs Getaran pembawa yang terganggu pada amplitudonya. cm = C(1+ks) sin ωct

48

‘ BW=2(∆F+fm) fm ∆ F • ∆F fm ∆f-fm -fm fc-∆f-fm 2 ∆f fc fm f c- 49 . 4. Maka persamaan getaran yang termodulasi menjadi? Cfm = C sin ωc(1+ks) t =Csinωc(1+ kS sin ωst)t =Csin(ωc+ks ωcsin ωs )t fs fm Sinyal pemodulasi pembawa Secara rumus diatas kita akan melihat bahwa frekwensi carrier akan bertambah atau berku-rang dengan perubahan maksimum adalah ∆f= kSωc dan pita frekwensi yang keluar adalah :ωc ∆f sampai ωc + ∆f dan BW = 2∆f carlson mengemukakan bahwa BW FM optimal dapat ditulis dengan rumus : BW = 2 (∆f+ fm) Gelombang pembawa yang telah dimodulasi. semakin tinggi amplitudo sinyal semakin kecil perioda pembawa. Tugas: Gambarkan bentuk gelombangnya jika pemodulasi adalah sinyal digital ( high or low voltage ) seperti disamping ini. (Frekwensi modulation) Pada modulasi frekwensi maka frekwensi carrier ( pembawa ) di ganggu oleh frekwensi sinyal. d.2.6. jika amplitudo fc ditekan disebut Supress carrier.Data Komunikasi Hal 49 c. Modulasi frekwensi. jika yang dikirim adalah DSB dengan salah satu bagian dari sideband dikurangi maka disebut ISB.

Gelombang pembawa dapat disalurkan lewat media transmisi: .Kabel : Radio • Pasangan kabel tembaga • radio jarak pendek • Kabel coaxial / bawah laut • radio troposere/scatter • fiber optik • radio gel mikro 50 . Modulasi phasa Pada modulasi phasa maka sinyal pemodulasi ditumpangkan pada phasa. Pendahuluan Getaran sinyal pembawa itu harus disampaikan kepada penerima dan proses penyampaian ini harus dilakukan melalui jalan raya.0.6.kS∫sin ωst dt) = C sin (ωct + kS/ωs cos ωst ) Jika persamaan diatas diteruskan maka akan diperoleh hasil seperti pada FM. Jika getaran pembawa mempunyai persamaan : c = C sin ( ωc t + ψ )  ω = 2 π f t Dan sinyal s = S sin ωst maka getaran modulasi menjadi : CPM = C sin (ωct . Dengan perkataan lain phasa berubah sesuai dengan sinyal pemodulasinya. 4.3. Dalam hal penyampaian getaran maka jalan rayanya disebut media transmisi dan getaran pembawa termodulasi merambat (propagate) dalam media transmisi. Gambarkan bentuk gelombang jika pemodulasi FM adalah digital. MEDIA TRANSMISI. ( carrier wave ). hanya index modulasinya dipengaruhi oleh frekwensi sinyal. Truk tak dapat jalan tanpa ada jalan rayanya atau kapal tak dapat jalan tanpa ada lautnya dlsb. 5. Dan didalam media ini rambatan carrier disebut gelombang pembawa.Data Komunikasi Hal 50 Dimana fm = frekwensi sinyal ter-tinggi Semakin besar har-ga k maka ∆F semakin besar dan BW yang dibutuhkan akan semakin banyak.

Biasanya kapasitas sistem ini maksimal hanya 12 VBW analog.Data Komunikasi Hal 51 • satelit 5. Seringkali jatah kabel lokal dari Kabel tembaga sentral ke suatu tempat Mux Mod /Tx rx/dem Demux sudah habissedangkan pelanggan masih banyak yang meminta. Media transmisi Kabel 5. dua pasang kabel tembaga di sediakan untuk menyalurkan beberapa kanal VBW. Biasanya kabel yang digunakan berdiameter lebih besar dari kabel untuk 51 .1 Kabel tembaga. Jelas dengan frekwensi tinggi tersebut maka gelombang pembawa akan mengalami redaman kabel yang cukup besar. Dalam bab ini hanya dibahas penggunaan kabel tembaga untuk menyalurkan gelombang pembawa dengan frekwensi tinggi. Untuk melayani kebutuhan pelanggan maka penyelenggara telekom menggunakan sistem konsentrator kabel. Kabel tembaga adalah pasangan kabel yang banyak dipakai untuk menghantar informasi dari pelanggan ke sentral.1. Umumnya frekwensi yang dilalukan adalah frekwensi pembicaraan ( VBW ).1. untuk kemudian dikirimkan lewat kabel sesudah di perkuat. l 200 KHz yang dimodulasi oleh output multiplexer. Dikedua ujung kawat tersebut ada sebuah multiplexer yang berfungsi menggabungkan beberapa VBW. Penggunaan kabel ini sudah banyak dibahas dalam bab 3. Untuk jarak yang cukup jauh diperlukan pengulang ditengah perjalanan. jaringan lokal. Karena sinyal yang dibawanya adalah arus AC + DC maka karakteristik yang dominan yang perlu diperhatikan adalah redaman kabel dan perubahan phasa thd frekwensi. Frekwensi pembawa pada kabel tembaga bukan lagi 1 VBW tetapi k. Kabel tembaga juga sering digunakan untuk menghubungkan dua buah sentral menggunakan konsentrator.

harus dibuat kuat sekali. ( plastik = polyuthylene). Diakhir semua proses ini adalah tujuan penghematan. Kabel coaxial.Kabel laut menggunakan kabel coaxial ini untuk menyalurkan sampai 4000 kanal @3 KHz VBW dengan lebar pita frekwensi = 30 MHz.Digunakan kabel ini karena redamannya jauh lebih kecil dari pada kabel tembaga biasa. . 5. maka kabel tersebut akan mengalami perenggangan yang cukup besar. . Dengan menggunakan konsentrator ini. Dengan kecepatan aliran bit sebesar 2 MBPS maka dibutuhkan repeater tiap 3 –4 km.Data Komunikasi Hal 52 jaringan lokal. . 52 . . Catu daya untuk repeater disalurkan melalui kabel yang sama dari terminal yang didekatnya. maka dapat juga digunakan penggabung-an secara digital ( PCM – 2 MBPS) dengan kapasitas 30 kanal VBW digital ( 64 KBPS ). disamping itu pemeliharaan juga menjadi lebih sederhana. Untuk hubungan antar sentral.Untuk perentangan didasar laut.2.Kesulitan lain adalah pemeliharaan jika terjadi gangguan. . binatang atau tekanan air laut. Kabel ini dipergunakan untuk gelombang yang membawa sejumlah kanal multiplexing besar. plastik. Kabel antena TV adalah kabel coaxial. / kabel laut . .Kabel coaxial adalah kabel yang terdiri dari satu kawat inti ditengah yang dibungkus secara berlapis oleh plastik. aluminium foil dan terakhir adalah lapisan plastik lagi.Rangkaian pengulang ( repeater ) tidak bisa dihindari untuk kabel laut karena redaman yang cukup besar dan jarak yang panjang. maka kebutuhan kabel menjadi sangat berkurang. kawat screen. Karena itu perlu diberikan tambahan daya regang dengan menggunakan satu atau dua lapisan kawat baja yang kuat sebagai pelindung.Kesulitan pada kabel laut adalah penempatan repeater dan jarak antar repeater ( 10 km )  membutuhkan catuan yang besar ( dalam orde KV). misal tertabrak kapal.

Dua jenis bahan gelas yang umum dipakai adalah gelas silika dan boros silika. ( dapatkah lebih banyak lagi ? mengapa ). 1 kabel dengan diameter 2. repeater terbuat dari transistor berjarak 6 km.3. 5. n step index mode Filling material Fiber optik Kevlar /penyan gga Polyuret hane jacket Kevlar Poliureth ane jacket Coated aluminiu m Black polyethyl ene outer jacket N Gradual index mode 53 .4 cm. bisa saja sampai 10. Bahan serat optik adalah bahan gelas dengan kemurnian sangat tinggi. maks frek 28 MHz. akan menimbulkan hamburan → redaman. Panjang kabel = 6400 km. Tebal kabel kaca antara 1 – 10 µm untuk jenis monomode dan 50 – 60 µm untuk jenis multi mode.Data Komunikasi Hal 53 - - Untuk efisiensi maka dalam satu kabel 1dipasang lebih dari satu coax. Sekarang bahan plastik sudah pula dipakai untuk inti serat optik. Kabel serat optik . yang kecil sekalipun.Kabel optik adalah kabel yang intinya terbuat dari kaca dan mampu melalukan cahaya. Sedangkan pembungkusnya 125 µm. Contoh : kabel transatlantik th 1976. Sedikit saja ada unsur asing. kapasitas 400 @ 3 KHZ bw.

5 db/km kecepatan .3 1.2 1.5 merambat dengan 1.6 1.7 n rambatnya m berkurang Redaman oleh kabel optik pada berbagai lagi menjadi macam panjang gelombang.8 .1 1. Jika tegangan sinyal tinggi maka cahaya akan lebih terang Cahaya tersebar selama perjalanannya. Cahaya ditimbulkan di satu ujung pengirim dan diterima di ujung terima. - 54 .0 sudut pantul 75o maka . Tiap – Perambatan multi mode tiap haspel ( gulungan) dapat membawa kabel fiber optik sampai 1 km. Jika index bias kaca adalah 1 ½ (rata – rata) maka kecepatan rambat lurusnya adalah 3. 108 m/s .0 berkas yang 1. semakin tebal serat kaca semakin tersebar cahaya dalam perjalanannya (dispersi ). sinyal ditumpangkan pada cahaya dengan sistem modulasi intensitas.4 1.5 1. 2.108 / 1½ 2.108 cos 75° m/s . Untuk 2.Data Komunikasi Hal 54 - - Beberapa serat Kabel optik dalam satu gulungan besar ( isi minimal 6 serat ). Disamping itu kecepatan rambat cahaya juga semakin lambat jika kaca semakin tebal.5 m/s = 2.9 1 1. Perjalanan cahaya dalam kabel optik dapat dilihat pada gambar dibawah ini. Serat optik sangat rapuh ( mudah patah) sebab itu harus diberi pelindung untuk memperkuatnya.

(international Telecommunication Union ) 55 . 5.3 dB Maka jarak antara terminal menjadi (67–2-6)/0.3 nm atau 1550 nm.1 dB Redaman fiber optik 0. kondisi lapangan.3=196 km keuntungan lain dalam penggunaan serat optik adalah bebas interferensi gelombang radio. Pembagian band frekwensi Pembagian band frekwensi dan karakteristik tiap band Penggunaan frekwensi radio sangat tergantung pada tujuan dan sifat aplikasinya. Out put pemancar = 0 dBm dan minimal power Konektor Input serial Data data light source fiber optik dengan sambungan Light Detektor output serial - - dipenerima – 37 dBm.2 dB/km Redaman per km menjadi 0.4. Pembagian band frekwensi ini ditentukan dengan kesepakatan dalam ITU.1. Sebelum masuk pada light detektor diperkuat dulu dengan amplifier optik sebesar 30 dB. Karena gelombang radio tidak bergerak pada frekwensi optik. maka yang boleh hilang ditengah jalan adalah 30+37 dB= 67 dB.8 nm.4. kapasitas. Media transmisi Radio 5.000 VBW atau sinyal – sinyal digital video dalam jumlah yang cukup besar.Data Komunikasi Hal 55 - Panjang gelombang cahaya yang digunakan berada pada daerah infra red dengan panjang gelombang 0. Fiber optik dapat membawah informasi suara sampai 40. Yang menjadi pertimbangan adalah jarak. Anggap jarak antara sambungan 1 km (mengapa) Kehilangan power terjadi pada: Konektor dikedua sisi (1 dB/sisi) 2 dB Margin untuk penyambungan jika putus 6 dB Redaman per sambungan /splicing 0. iklim. 1.

108 / f meter Pancaran radio tidak dapat lepas dari penggunaan antena yang akan mentransfer gelombang elektris menjadi gelombang radio.300 MHz VHF 0. Jika frekwensi sinyal yang bergerak adalah f Hz ( T detik untuk satu perioda getar ) maka panjang gelombangnya adalah λ = 3.30 GHz SHF 30 -300 - KHz MHz GHz GHz LF HF UHF EHF Kecepatan menjalar gelombang radio adalah 3. Beberapa macam antena tergantung pada keperluan dan frekwensi yang digunakan sebagai berikut : Dipole Yagi Dipole dengan pemantul Dipole dengan pemantul dan penyearah Horn Hpbw Parabola dengan prime focus Parabola dengan casegrain 56 . 10 8 m/s .30 KHz VLF 30-300 0.3 3 MHz MF 330 30 .3 -3 3 .Data Komunikasi Hal 56 pembagian frekwensi radio sbb: 3 .

Pada lapisan ionosphere ini terdapat banyak elektron bebas yang bergerak secara acak dan mungkin saja akan bersatu kembali dengan ion positifnya untuk menjadi atom netral. 5. Semakin mendekati bumi intensitas UV semakin kecil. atmosphere akan semakin renggang hingga jumlah ion/ elektron bebas juga semakin sedikit hingga konsentrasi ion juga kecil Dalam ionosphere terdapat lapisan – lapisan yang konsentrasi ionnya berbeda dan otomatis pada ketinggian yang berbeda. Ionosphere. Radiasi ultra vilolet (UV)oleh matahari mengionkan molekul – molekul atmosphere. hingga pada permukaan bumi tidak ada lagi atmosphere yang terionkan. Gain antena.4. Pada tempat yang sangat tinggi. maka kejadian bersatu kembali elektron dan ion sangat besar. Lapisan jarak dari muka bumi konsentrasi elektron F2 250 – 500 km F1 E D 200-200 Km 90-150 Km 50-90 Km Kepadatan elektron/m 3 57 . Tidak demikian halnya dengan lapisan ionosphere. Gain antena didefinisikan sebagai perbandingan power yang dipancarkan maksimum terhadap power yang dipancarkan jika tidak pakai antena ( isotropik kesegala arah ).4. Istilah kedua adalah half power beam width yaitu besarnya pentangan sudut dimana daya pancarnya adalah ½ ( 3 dB) dari pancaran maksimum. perambatan gelombang radio (propagasi) 5.2.1.Data Komunikasi Hal 57 Pada antena kita mengenal istilah. Khususnya untuk daerah didekat permukaan bumi dimana atmosphere padat.2.

2. Permbatan gelombang dengan pantulan oleh ionosphere ini sangat tidak stabil. dan probability terjadi hal terjelek adalah P= 10 – F/10 Fading ini dapat terjadi secara cepat dapat pula secara lambat tergantung pada gerak benda pemantulnya. Untuk pita frekwensi HF. sebab itu dengan kerja antara muka bumi dan lapisan ionosphere maka sinyal dapat disampaikan pada jarak yang jauh.4. terjadi pada siang hari dan sangat menurun pada malam hari. Semakin tinggi frekwensi yang radio yang digunakan maka effek lapisan ionosphere juga semakin berkurang. 58 .2. Muka bumi juga memantulkan gelombang elektromagnetik.Data Komunikasi Hal 58 Ionosphere ini hanya ada pada saat ada intensitas matahari. Gelombang radio akan mengalami redaman pada setiap pantulan sehingga kuat medan yang diterima berbanding terbalik dengan jarak yang dilalui. l. 5. kadang kala dapat diterima kuat. p . Perhitungan yang dipakai adalah probability sistem transmisi pada suatu media tertentu akan hilang sama sekali. VHF atau SHF maka gelombang radio akan langsung menembus lapisan ionosphere. Contoh. d. Kelakuan ionosphere adalah memantulkan gelombang yang datang dengan sudut tertentu dan pada frekwensi MF. Ketidak teraturan ini dikenal dengan nama fading ( fade out = hilang sama sekali). kadang pula diterima lemah. Gelombang radio Mikro. Jika dikatakan fading = 40 dB ini berarti kemungkinan terjadi fading terbesar 40 dB.

misalnya planit bumi mempunyai satelit alam yaitu bulan. Benda ini digunakan sebagai repeater diangkasa. Gelombang radio mikro digunakan untuk membawa sinyal dari satu stasiun radio kestasiun radio lainya dengan jarak k. redaman karena halangan ( obstacle) ataupun redaman karena lapisan udara yang memantul sangat mempengaruhi kinerjanya. akan bergerak mengelilingi bumi dengan perioda putar T menuruti hukum kepler. maka masalah redaman karena hujan. 5.Data Komunikasi Hal 59 Gelombang radio mikro adalah gelombang radio yang menggunakan frekwensi VHF s/d SHF.3.. Satelit buatan. Pada gelombang mikro ini. Untuk kecepatan yang lebih rendah dari diatas maka sistem gelombang mikro ini tidak effisien. l 60 – 100 km. Dalam sistem telekomunikasi maka manusia menempatkan sebuah benda angkasa buatan yang diisi dengan perangkat radio. Sistem ini dapat membawa informasi digital dari 8 MBPS s/d 144 MBPS atau s/d 1920 VBW @ 64 KBPS. a. Karena tingginya frekwensi yang digunakan maka gelombang ini merambat lurus karenanya dikenal dengan nama pancaran LOS ( Line of sight ). Kadang untuk kebutuhan didalam kota dapat juga digunakan untuk jarak dekat. Keterbatasan gelombang mikro adalah fading yang besar dan jarak yang dicapai tidak terlalu jauh karena harus LOS.4. b. yang diluncurkan manusia. Kecepatan tempuh luas juring konstan. sistem komunikasi lewat satelit Pengertian satelit sebenarnya adalah benda angkasa yang mengelilingi sebuah planit.2. 59 . Orbit satelit adalah garis lengkung berderajat dua dengan salah satu fokusnya adalah pusat bumi.

Jika liputannya global maka power yang diterima terbagi rata atas luas liputan.). besarnya liputan ini juga mempengaruhi power yang dipancarkan dan diterima oleh bumi. Dengan 35780 24 GSO demikian maka satelit itu akan terlihat tetap dari satu titik dibumi. 10000 6 MEO sinkron dengan rotasi 20000 12 MEO bumi. Dengan mengambil T = 24 jam maka diperoleh harga h = 36. Kita mengenal liputan global ( 1/3 bumi ) atau liputan spot ( hanya sebagian kecil saja dari bumi yang diliputnya. Pada prakteknya daerah liputan ini dipengaruhi oleh jenis antena yang dipakai di satelit. Pangkat dua perioda putar sebanding dengan pangkat tiga setengah sumbu panjang. Disamping itu jarak yang 60 .000 km.Data Komunikasi Hal 60 c.6 LEO sebagai repeater 700 1. Satelit ini bergerak dibidang 1600 2 LEO khatulistiwa dengan 4000 3 LEO perioda putar 24 jam. Dari hukum kepler ketiga didapat : T 2 = 4 π 2 a3 / µ Dimana µ = 400. Dan R+h=42.9 LEO diangkasa. Masalah utama dari GSO ini adalah jaraknya yang jauh hingga dibutuhkan power pancar yang besar dan penerima yang mempunyai kepekaan yang tinggi. Tiap satelit GSO sebenarnya dapat meliput 1/3 bagian bumi.000 km3/s2 Jika dipaksakan bentuk orbit harus lingkaran maka T2 = 4 π 2 (R+h)3 /µ dimana R = jari2=6370 km.400 km Untuk harga R + h yang lain dan orbit berbentuk lingkaran maka dapat diperoleh harga T sebagai berikut : Satelit GSOdengan Ketinggian Perioda Keterangan ketinggian 35780 km (km ) putar / jam telah lama digunakan 400 1.7 LEO komunikasi 1200 1. bumi sedangkan h = jarak satelit kemuka bumi.

maka stasiun bumi LEO dapat dioperasikan dengan perangkat yang kecil saja dan antena juga tidak terlalu besar (sedikit lebih besar dari Hand phone ). Bahan bakar ini diisikan disatelit. Untuk mengatasi masalah tersebut.Data Komunikasi Hal 61 besar juga menimbulkan masalah delay perjalanan gelombang. ditentukan oleh 61 . Untuk pengendalian diperlukan bahan bakar – bahan bakar. satelit LEO digunakan untuk komunikasi satelit bergerak. maka habislah umur satelit ini. maka digunakan batere dan solar cell. maka umur satelit banyaknya bahan bakar yang tersedia. sekarang ini telah dioperasikan satelit LEO ataupun MEO yang berjarak kecil dan delay kecil. Harga satelit GSO cukup mahal karena kapasitasnya besar dan kwalitasnya harus sangat tinggi untuk menghadapi lingkungan di angkasa luar. Disamping itu ada komunikasi antar satelit untuk dapat terus melayani pemakainya. Satelit dalam perjalanan hidupnya harus selalu dikendalikan dari bumi supaya sikap dan kedudukannya tidak menyimpang dari ketentuan. Tetapi untuk menempatkan satelit tersebut maka kendaraan peluncurnya akan lebih mahal lagi dari pada harga satelitnya. Dari uraian diatas. Kesulitan utamanya LEO atau MEO adalah perioda putarnya yang tidak sinkron dengan perioda rotasi bumi. Sebaliknya satelit LEO kapasitasnya tidak terlalu besar tetapi harus bekerja bersama dalam konstelasi banyak satelit. Jumlah harga satelit yang disediakan dan harga kendaraan peluncurnya mungkin dapat lebih mahal dibandingkan dengan GSO. Kekurangan perioda putar ini diatasi dengan menempatkan satelir LEO/MEO dalam suatu bentuk konsta-lasi yang terus bergerak dan meliput secara bergantian. sehingga jumlahnya tidak tak terba tas. Utk pelistrikannya. Tetapi jika diperhitungkan dengan investasi stasiun bumi. Umumnya. Jika bahan bakar ini habis.

Pita frekwensi yang dibawanya adalah 500 MHz terbagi dalam 12 kanal satelit (transponder). 62 . bahkan dapat berkomunikasi data dari dalam mobil. Carrier pembawa ini akan diterima oleh satelit – diperkuat – kemudian dipancarkan kembali ke bumi. 1 11 12 2 3 3. 5.74 3. Tidak seperti pembangunan sistem terestrial yang membutuhkan waktu berbulan – bulan.7 3.98 6 7 8 9 10 3.925 4.18 6. maka satelit dapat menghubungkan titik dimana / kemanapun dalam daerah lingkupannya. Hubungan yang mungkin adalah hubungan point to point. Penentuan lokasi stasiun bumi juga sangat bebas dan dapat dipasang hanya dalam orde hari saja jika perangkatnya sudah ada.Data Komunikasi Hal 62 Satelit PALAPA menggunakan frekwensi 6 GHz untuk pancaran dari bumi ke satelit (Up link ) dan 4 GHz untuk pancaran dari satelit ke bumi (Down link ).10 4.86 3.06 4.5.02 4.82 5.90 4 5 3. Suatu perkembangan yang amat berarti bagi sistem telepon terjadi ketika muncul sistem telepon bergerak.14 4.78 3. Dengan sistem ini maka pemegang telepon dapat bergerak bebas sambil bertelepon.94 3. point to multipoint. Berdasarkan sifat pancar dan terima satelit ini. Pancaran satelit ini adalah pancaran broadcast yang dapat diterima oleh semua stasiun bumi penerima didaerah liputannya. multipoint to multipoint. Disamping itu permasalahan fading tidak menjadi masalah yang besar untuk komunikasi satelit. Sistem radio bergerak.423 GHz UPLINK Tiap pemancar stasiun bumi dapat memancarkan gelombang pembawanya pada salah satu kanal (transponder ) dengan lebar pita frekwensi sesuai kebutuhannya.

Tiap – tiap BS mempunyai daerah liputan sendiri yang tidak terlampau luas. maka sistem telepon C A C bergerak ini dapat B D B D menampung banyak pelanggan untuk daerah A C A yang semakin luas. Dengan diidentifikasi daerah liputan dimana MS berada maka MSC akan mudah mencarinya pada saat ada panggilan kepada MS. Dalam koordinasi perpindahan. Bahkan dalam satu gedung dapat saja dibuat mini BS yang hanya melayani MS yang ada digedung itu. Tiap – tiap BS menggunakan frekwensi yang berlainan. Hal ini disampaikan kepada MSC dan MSC mencatat lokasi pelayanan untuk MS tersebut. Jika MS bergerak pindah dari satu liputan BS ke liputan BS lain. MS dapat saja me / di hubungi ketelepon manapun didunia ini karena MSC tersambung ke sentral – sentral telepon tetap atau bergerak lainnya. Semakin banyak MS maka daerah liputan BS akan semakin kecil. sambil memerintahkan BS untuk melepas / melayani MS tersebut. maka terjadi transaksi pindah pelayan ( Hand over ) antar BS dengan koordinasi MSC. Pemisahan sell dengan 4 set frekwensi 63 . Dengan adanya kemungkinan penggunaan A C A frekwensi ulang untuk tiap D B D B – tiap daerah liputan BS. Jaringan Base stasiun adalah jaringan antara base stasiun dengan MSC ( Main Switch Controler ) sedangkan jaringan pelanggan adalah hubungan antara pesawat mobile dengan base stasiun ( BS) sebagai penerus ke MSC. Luas cakupan BS ditentukan oleh banyaknya MS ( probabilitas rata – rata pada jam tersibuk) dalam BS tersebut.Data Komunikasi Hal 63 Adapun jaringan telepon bergerak terdiri dari jaringan Base stasion dan jaringan pelanggan. Selama MS berada didalam daerah liputannya hubungan MS ke MSC dilakukan lewat BS tersebut. MS akan melapor kepada BS baru bahwa dia ada dalam jangkauannya.

Contohnya adalah satelit Garuda dari PSN. Untuk itu digunakan satelit LEO karena jaraknya dekat dan batere MS tidak perlu terkuras banyak. Benda tersebut adalah sebuah balon helium yang dikendalikan oleh sebuah pesawat. Perkembangan lain adalah penempatan sentral dan BTS disuatu kendaraan yang melayang diangkasa setinggi 20 km. Masalahnya satelit ini mahal. 64 . sedangkan satelit LEO membutuhkan jumlah satelit banyak untuk mengcover seluruh dunia.Data Komunikasi Hal 64 Sekarang ini telepon bergerak sudah mulai memanfaatkan satelit sebagai BS.

Sinyal digital Tegangan merupakan kombinasi dua tegangan tinggin Analog dan renda ( On atau OFF ) yang merupakan pengkodeaan dari digital suatu informasi / sinyal yang diwakilinya.Data Komunikasi Hal 65 TRANSMISI DIGITAL 6. Dengan sistem koding. Untuk deteksi “on” dan “OFF” mudah c. Pada dasarnya transmisi digital membutuhkan bandwidth yang jauh lebih besar dari pada sinyal analog. Mudah pula untuk memperbaiki kesalahan yang dialaminya selama perjalanan. Sinyal analog adalah sinyal yang perubahannya tidak terputus terhadap waktu. Dalam transmisi analog maka akan terlihat bentuk gelombang tersebut disetiap tahap pengiriman. Sinyal digital dapat compress walau dengan mengorbankan kwalitas hingga kebutuhan frekwensi dalam pengiriman dapat dikurangi. Sedangkan sinyal digital adalah sinyal yang berbentuk pulsa – pulsa tegangan atau arus terputus – putus yang menggambarkan pengkodean dari sinyal aslinya( analog atau digital ). 65 . Pembuatan rangkaian digital lebih mudah. Sistem digital hanya menangani dua macam sinyal “on” atau “off” sebab itu mudah untuk menanganinya. maka error yang terjadi selama perjalanan pada sinyal digital dapat diperbaiki. Keuntungan dengan sistem digital sebagai berikut : a. Tetapi dengan teknologi kompress maka bandwidth yang dibutuhkan dapat diturunkan. (Menggunakan IC VLSI) d. e. perbedaan analog dan digital. b.1.

tanda baca. Sinyal digital jauh lebih mudah digabungkan ( Multiplexing ) dengan sinyal dari berbagai – bagai sumber maupun tujuan dan sangat flexibel. ( misalnya Video CD. dan setiap satuan dinamakan satu kata ( word ). Selain itu. dll) dengan proses lewat komputer ini . Satuan dasar informasi alam notasi digital dua keadaan disebut biner. logat dan sebagainya. tetapi juga dengan kata. Semuanya dapat memiliki harga tertentu dalam bentuk kode yang sesuai. 66 . Sistem digital dapat diproses terpadu dengan sistem komputer. Transmisi digital lebih handal dibandingkan transmisi analog. Isi memori komputer dapat ditulis atau dibaca dalam satuan yang berisi 16 bit atau 32 bit. maka soal : carilah pengkodeaan untuk bilangan 37 10 kedalam binier.Data Komunikasi Hal 66 f. 32 bit telah cukup untuk menyatakan satu bilangan dengan ketelitian sekitar 10 digit desimal yang umumnya sudah dianggap cukup untuk perhitungan. g. tergantung pada bentuk pengkodean yang dipakai. Satu kata dapat pula menyatakan sebuah instruksi atau lebih. huruf. maka pengolahan sinyal digital sangat mudah dan features yang dapat ditawarkan dapat sangat bervariasi. Dll . h. Jawab: 37 = 32+4+1 → 3710 = 1 0101 Dalam dunia komputer kita tidak hanya terlibat dengan angka. kata juga dapat diartikan dalam bentuk karakter. Untuk mengkodekan sinyal analog menjadi digital digunakan sistem Bilangan biner dengan konversi dari desimal sebagai berikut : 0= 0000 5=0101 (0+4+0+1) 1= 0001(0+0+0+1) 6=0110 (0+4+2+0) 2= 0010(0+0+2+0) 7=0111 (0+4+2+1) 3= 0011(0+0+2+1) 8=1000 (8+0+0+0) 4= 0100(0+4+0+0) 9=1001 (8+0+0+1) sehubungan dengan proses digital .

meskipun tidak selamanya berlaku.Data Komunikasi Hal 67 Misalnya. kata 32 bit dapat mewakili empat karakter. atau menulisi dengan data baru. artinya bilangan binier 12 bit dapat digunakan untuk mengalamati semua lokasi dalam blok tersebut. Satu blok kecil memori dapat mengandung 4096 lokasi. satu kali akses ke memori akan menghasilkan suatu kata (word ).2. maka isi memori pada alamat tersebut dapat dibkan untuk membaca isinya. 4096 atalah 212. Selain istilah bit. beberapa pembuat mikroprosesor juga merancang peralatan yag menyimpan hanya 4 bit sebagai satu satuan. Umumnya. Dengan mengirimkan alamat tertentu. Satu karakter 8 – bit dinamakan satu byte. Sebagai contoh. Setiap lokasi satu kata dalam memori diberi nomor yang unit dan dinamakan adress. Pada komputer kecil memori dirancang sedemikian rupa sehingga setiap akses akan menghasilkan satu byte. yang masing – masing 8 bit atau kata dari 16 bit dapat mewakili 2 karakter. a. byte dan word yang sering kita jumpai. Untuk menyatakan alamat memori tersebut dibutuhkan bit sebanyak 14 bit minimal. Beberapa komputer berorientasi pada byte. ukuran memori komputer 16 M. meskipun pada komputer yang lebih besar satu akses dapat menghasilkan beberapa byte. Instruksi dan data numerik pada komputer jenis pertama terdiri dari beberapa byte tergantung pada ketelitian yang diinginkan atau pada jumlah informasi yang harus disediakan. Perubahan signal analog menjadi digital Bentuk Sinyal Analog 67 . Bilangan ini menunjukkan jumlah adress untuk memori yang harus disediakan. Untuk memungkinkan alamat yang lebih banyak maka bit yang disediakan 16 buah yang berarti sebanyak 216 alamat. 6. Perhatikan penggunaan bilangan kelipatan dua disini. artinya setiap alamat mengandung satu byte atau karakter. Mereka menamakan setengah byte ini dengan nibble. Kadang – k adang 4096 disingkat menjadi 4 K(ilobiner ) dengan 1 Kilo biner = 1024 bit atau 2 10.

Gambarkanlah pada time domain. Untuk jelasnya sinyal digital tersebut digambarkan dalam bentuk frewensi domain. selalu terdiri dari berbagai sinusoida dengan bermacam frkwensi dan phasa. maka pita frekwensi yang tersedia sangat terbatas. Sudut – sudut tajam pada signal digital dibentuk oleh frekwensi tinggi. Dalam tranmsisi sinyal. ‘t  sebuah sinyal terdiri Time dari besaran :Amplitudo. Discrete / digital Amplitudo berhubungan dengan power sinyal. Tiap sinyal. frekwensi dan phasa.Data Komunikasi Hal 68 Sebuah sinyal dapat berbentuk continous Continous/ analog atau /discrete digital. Jika lebar pulsa minimum adalah T detik atau kecepatan aliran bit = R = 1/T maka optimum bandwidth yang dibutuhkan adalah 1/T atau = R . Sebuah bit dapat terdiri dari ratusan frkwensi dengan amplitudo dan phasa yang berbeda. jika bukan sinusoida.(P~A 2) PR. tinggi ). Semakin besar amplitudo maka power ‘t  sinyal juga semakin Time besar. Semakin sediit pita tersebut dipakai semakin baik. sinyal dengan frekwensi yang berbeda jauh ( rendah. Pada sumbu waktu. Akan tetapi cacat tersebut masih dapat diperbaiki dipenerima dengan dua cara yaitu regenerasi dan penambahan bit untuk CRC. sedang. 68 . Jika frekwensi tinggi tersebut di saring ( tidak boleh lewat ) maka bentuk sinyal digital akan menjadi cacat. Perbedaan amplitudo dan phasa inilah yang akan membentuk warna / keunikan sinyal tersebut. Lihat gambar dibawah ini. karena dapat digunakan untuk aplikasi yang lain.

3. → jarak antar sampilng adalah 125µ second. Perubahan signal Samplin kwantisa analog menjadi digital g si Perubahan signal analog menjadi digital dilakukan dengan dua tahap yaitu PAM bit pencuplikan ( sampling ) stream dan kwantisasi. Jumlah sampling yang ideal untuk suatu sinusoida adalah sebanyak – banyaknya.Data Komunikasi Hal 69 6.3 – 3. Yang paling optimum bila s = 2 x banwidth sinyal analognya. S adalah 2 x frekwensi tertinggi sinyal. Jumlah level kwantisasi = 2k.4 KHz maka jumlah sampling optimal adalah 2 sampling x 4 KHz = 8 K sampling / detik. Untuk frekwensi dibawah 4 KHz pengkodean akan lebih baik lagi. Semakin besar k maka kesalahan bit menjadi semakin kecil. Untuk VBW 0. Sehingga besarnya S adalah 2 x frekwensi tertinggi sinyal. k = jumlah bit /sampling Sinyal ini disalurkan melalui +128 kwantisasi saluran transmisi dan diolah max kembali menjadi sinyal analog. secara optimal 2 sampling saja sudah cukup untuk mewakili satu gelombang sinusoida. 69 . Prinsipnya digambarkan sebagai berikut : Hasil pengolahan sinyal 6 9 7 4 diatas adalah bit stream sampling yang kecepatannya = s x k 0110 1001 0111 0100 kwantisasi /pengkodean Dimana s = jumlah sampling / detik . Semakin besar s maka sinyal total 28=256 analog yang diterima akan -128 semakin menyerupai aslinya. Banyaknya kwantisasi per sampling (k) akan menentukan besarnya kesalahan yang mungkin terjadi.

( ingat kanal 0 dan 15 kosong ) total sampling adalah 32 x 8 KS/detik b. Masukan analog diumpan pada kanal 1 s/d 31 sedangkan kanal 0 dan 15 tidak diisi. Setiap 125//32 µs pengambilan sample kanal berikutnya. (Pulse Code Modulation ) Prosesnya sebagai berikut : Yang masuk kedalam VBW adalah sinyal pada tahap 4 kawat. Dan hasilnya adalah pulsa sampling secara bergiliran dari kanal 0 s/d kanal 31. Pada proses c maka kanal 0 diisi dengan pulsa sinkronisasi sedangkan kanal 15 diisi dengan informasi status dan pengebelan (signaling ) 70 .4. Multiplexing (penggabungan dalam kawasan waktu ) pada transimisi digital.Data Komunikasi Hal 70 Untuk kwantisasi dikenal 2 standard yaitu standard amerika dan standard eropa. Standard eropa menggunakan 8 bit / sampling sedangkan standard amerika menggunakan 7 bit / sampling. Multiplexing dilakukan dengan cara berikut. ada 30 kanal yang akan digabungkan menjadi satu jalur. c.tisasi menjadi si-nyal binary deng-an 8 bit per sam-pling sehingga total bit menjadi 32 x 8 x 8 KBPS. ( PCM – 30 Kanal ) a. 6. Pulsa – pulsa sampling dikwan. Dengan demikian maka kecepatan bit untuk standard eropa adalah 8 x 8 KBPS = 64 KBPS sedangkan untuk standard amerika adalah 8 x 7 KBPS = 56 KBPS.

Data Komunikasi Hal 71

d.

VBW 2 4w 2w 4 w sample ke VBW

0 1

31 kwantis asi 2048 KBPS
AMI /HDB3

kanal 0 dan kanal 16 dikosong kan pada proses sampling dan diisi pada proses kwantisasi.

01234…

Pulsa 2048 KBPS biasa dikenal dengan saluran 2 MB di manipulasi dengan kode AMI/ HDB3 untuk mengatasi masalah dalam penerimaan. e. Pada proses penerimaan dilakukan hal yang sebaliknya. f. Pada tahap selanjutnya multiplexing dapat dilanjutkan dengan cara yang sama, tetapi yang diambil adalah bit – bit dan bukan sampling. Tiap saat satu bit pada 2 MBPS dan waktu putarnya adalah 125 µs/(32 X 4 ) untuk menyalurkan 4 x 32 kanal VBW. g. Jadi multiplexing dilakukan tahap demi tahap: PCM(eropa) kanal KBPS PCM(JPN) kanal Tk satu 30 2 048 TK 1 24 Tk dua 120 8 448 Tk 2 96 Tk tiga 480 34 368 Tk 3 480 Tk empat 1920 139 264 TK 4 1440 728 Tk lima 7680 565 148 Tk 5 5760 200 KBPS 1 544 6 312 32 064 97 297

Disamping cara multiplexing diatas yang biasa dikenal dengan multiplexing PDH (Plesiosynchronouse Digital Hirarchi), dikenal juga multiplexing dengan cara SDH ( Synchronous digital hirarchi ). Perbedaan antara keduanya pada format

71

Data Komunikasi Hal 72

pembentukan tiap tingkat multiplexing dimana SDH lebih Flexible dari pada PDH. Hal ini akan dipelajari lebih lanjut dalam Sistem transmisi telekomunikasi. 6.5. Masalah /feature dalam transmisi digital

Pengiriman sinyal digital mempunyai beberapa masalah : a. Masalah pengkodean. Setiap sinyal yang dikirim dengan cara digital harus dikodekan dahulu. Pada pengkodeaan tersebut dilakukan sampling. Sampling ini diharapkan dapat mewakili sinyal aslinya. Pada kenyataannya tidak sepehuhnya sampling ini mewakili. Semakin sedikit jumlah sampling semakin tak terwakili. Sebaliknya semakin banyak jumlah sampling akan membutuhkan jumlah bit yang lebih banyak lagi yang berarti bandwidth yang dibutuhkan makin besar. a. Masalah Kwantisasi proses pengkodean berikutnya adalah kwantisasi. Jika sebuah sampling dikwantisasi maka besar angka kwantisasi akan dibulatkan keatas atau kebawah. Pembulatan ini menimbulkan error yang besarnya ½ /2n dengan n = jumlah bit kwantisasi. b. Masalah gangguan dalam perjalanan ( noise / derau ) Noise / derau yang timbul selama pengiriman akan membuat pulsa – pulsa cacat. Semakin besar noise semakin besar kecacatan tersebut. Akan tetapi dalam proses penerimaan cacat tersebut dapat diperbaiki jika di kodekan dengan baik. Pada satu tingkat noise, maka cacat tersebut tidak dapat diperbaiki. Kwalitas transmisi dinyatakan dengan Bit error rate ( BER ) yang menyatakan persenasi bit yang salah diterima. c. Masalah bandwidth yang dibutuhkan. Semakin cepat bit rate ( kecepatan bit ) maka semakin besar bandwidth yang dibutuhkan. Umumnya jika bit rate = R bit/s maka band width optimal yang dibutuhkan adalah R Hz. Tergantung modulasinya, bandwidth tersebut dapat diturunkan sampai R / n Hz dengan konsekwensi BER nya akan semakin tinggi (jelek) atau powe terima harus diperbesar

72

Data Komunikasi Hal 73

untuk memperoleh BER yang tetap. Dimana n adalah faktor pengurangan bandwidth yang disebabkan oleh modulasi.

Disamping Masalah maka transmisi digital beberapa feature a. Features perbaikan dengan pengkodean

mempunyai

b. Dengan mengkodekan sinyal yang dikirim maka bandwidth dapat diperkecil karena proses dekoding akan mampu untuk mencari kembali sinyal asalnya dengan BER yang cukup baik. c. Features kompresi Kompresi akan semakin memperkecil bandwidth yang dibutuhkan dengan konsekwensi sinyal terima tidak 100 % seperti aslinya. Tingkat kompresi ini tergantung pada penerimaan penggunannya. d. Features pemaketan dan frame relay Dengan transmisi digital, maka informasi dapat di potong – potong dan mudah disisipkan dengan informasi pengirim dan tujuan. Dengan adanya informasi ini maka tiap tiap paket dapat dikirim tidak hanya melalui satu jalur tettapi berbagai jalur yang penting sampai tepat waktu. Sistem ini disebut pengiriman dengan cara frame relay ( direlay frame by frame ) dan banyak lagi features lainya. 6.6. Strategi Digital Bagi Sistem Telepon Nasional

Pada pembahasan diatas sudah diperlihatkan bahwa transmisi dan pengolahan sinyal digital banyak sekali keuntungannya dibandingkan proses sinyal analog. Sebaiknya jaringan telepon Nasional PSTN/ Public Switch Telepon Network ) juga

73

Disamping itu pelanggan yang masih analog di Indonesia sulit untuk membiasakan diri dengan sistem digital baik dalam sisi pemakaian maupun dalam sisi keuangan ( kemampuan bayar ). Untuk Indonesia yang uangnya tidak banyak dan penguasaan teknologinya tidak tinggi sangat sukar untuk mengganti jaringan lama analog menjadi jaringan digital. Penggantian analog jika sudah usang dengan digital memang sudah merupakan keharusan. Pembangunan overlay ( jaringan pelapis ) untuk jaringan analog tanpa membongkarnya. e. Sebab itu strategi dibawah ini dipandang logis untuk menuju kearah digital. Perluasan jaringan yang telah ada tanpa merubah topologi seluruh jaringan b. Tugas. Pembentukan pulau digital untuk kelompok – kelopok tertentu yang memang sudah mendesak pemakaiannya. Dengan tidak langsungnya pergantian seluruh analog menjadi digital maka dibutuhkan pembangunan – pembangunan interface yang mehubungkan jaringan lama dengan jaringan baru. sementara untuk jaringan yang baru digunakan sistem digital yang harganya lebih murah. l. Kalau anda sebagai pemutus strategi manakah yang anda pilih di perhitungkan dengan kerepotan dan ekonomis ? 74 . Akan tetapi langkah kesana masih banyak masalah a.Data Komunikasi Hal 74 menggunakan sistem digital. d. a. Penggantian peralatan analog yang telah mencapai masa akhir usia dng digital. Hal ini dapat merugi Tetapi bukan karena diperlukannya peralatan yang hanya digunakan sementara. c. Sebab itu strategi yang dikembangkan adalah membiarkan jaringan lama analog tetap ada sampai dengan saat umurnya.

Kemajuan dalam evolusi janingan baru dengan metoda pelapisan memberikan kesempatan untuk menyeragamkan persinyalan. Jaringan Digital Pelayanan Terpadu (JDPT / ISDN) Jaringan Data terpadu (JDPT). agar masyarakat 75 . JARINGAN digital pelayanan terpadu (JDPT) merupakan jaringan tunggal yang dapat membawa dan menyambungkan aneka pelayanan telekomunikasi. seperti British Telecom atau Departemen Pos & Telekomunikasi.Data Komunikasi Hal 75 Disamping perangkat interface yang dibutuhkan maka satu hal lain adalah masalah pensinyalan ( pengebelan ) yang tidak match antara digital dan analog. agar kerja terpadu dapat dikurangi.7. Semua perkiraan kebutuhan masa depan hams dipertlmbangkan sebelum membeli. dan pengadaan suku cadang. JDPT diharapkan berkembang dari jaringan digital telepon. dapat membentuk sistem persinyalan yang terpadu. Ini juga perlu mendapat perhatian dalam perencanaan beralih kedigital. Berikut ini akan diuraikan kriteria yang umum digunakan di banyak negara. 6. sehingga mengurangi kerjasama yang diperlukan. khususnya penyambungan seniu (quasi associated). Jaringan yang ada sekarang cenderung berkembang dengan beraneka persinyalan yang dapat menimbulkan persoalan dalam pemilihan. Bagi orang-orang yang bekerja dalam sistem telekomunikasi nasional. Jika beberapa sentral lokal dalam suatu daerah akan ditambah atau diganti. latlhan. biasanya dilakukan pelapisan atau penambahan saluran ganda (tandem). yaitu jaringan telepon yang memadukan sistem transmisi digital dengan sistem penyambungan digital secara penuh. Munculnya persinyalan kanal bersama (common channel signaling). Lalu lintas yang berasal dari jaringan baru sedapat mungkin tetap berada dalam jaringan tersebut untuk meminimalkan jumlah perubahan dari jalur lama/baru atau baru/lama yang dialami oleh suatu hubungan. malta perluasan sistem nasional nampaknya amat pantas dan beralasan. khususnya di negara-negara yang memonopoli pengelolaan jasa.

Transmisi naskah (teletex) . asalkan para penyedia informasi dan pembuat komputer memandang jaringan tersebut sebagai awal kompetisi baru yang terbuka. dan jaringan komputer memperbesar fasilitas telekomunikasinya.Hubungan komputer dengan komputer (penyambungan rangkaian atau paket) .Pengalihan uang secara elektronis . misalnya: Televisi pengulasan lambat (slow scan) .Videotex berkualitas tinggi (Picture Prestel) .Faksimil . harapan ini tidak selalu dianggap layak atau masuk akal. dsb. Persatuan komunikasi dan komputer dinamakan teknologi informasi atau telematika. air.) . telekomunikasi yang tidak cocok satu sama lain dapat dimaafkan. maka revolusi teknologi informasi yang dihasilkan akan dapat mengubah ekonomi nasional secara radikal. Jika jaringan telekomunikasi publik telah menerapkan keistimewaan teknologi digital. Memang banyak jaringan data pribadi yang dipakai untuk pelayanan bagi seluruh dunia. tidak hanya pelayanan telepon. 76 . Peralatan dan peranti lunak yang dibuat oleh sebuah perusahaan komputer umumnya tidak dapat bekerja dengan produk perusahaan lainnya. namun sangat sedikit yang dapat dihubungkan satu sama lain melalui jaringan umum.Surat elektronik Untuk orang lain.Telemetri (pembacaan meter daya listrik.Videotex interaktif (misalnya belanja secara elektronik) . Sebagai contoh. seperti yang terjadi dalam revolusi industri di abad ke sembilan belas. namun semua bentuk pelayanan. Dengan munculnya jaringan nasional yang terdiri dan sentral telepon yang dikendalikan oleh komputer.Data Komunikasi Hal 76 memperoleh semua bentuk pelayanan telekomunikasi yang saat mi tersedia. industri komputer yang telah berkembang pesat — sampai pada kekuatannya saat ini — umumnya berdiri sendiri dan saling bersaing.

kanal 64 kbps kbit/detik dan biasa disebut BRA ( Basic Rate Access ) a. Sistem transmisi ini akan memungkinkan para pelanggan menggunakan beberapa kanal sekaligus. Tidak seorangpun dapat mengatakan dengan pasti bagaimana JDPT internasional akan berkembang nanti. Kanal persinyalan 64 kbit/detik Hubungan dan kerja terpadu berbagai jenis terminal dapat diwujudkan. misalnya: .Kanal percakapan PCM atau data 64 kbit/detik disebut PRA (Preliminary Rate ACCESS ) . Tetapi jelas bahwa dunia telekomunikasi sedang berada dalam permulaan 77 . tetapi seluruh jenis pelayanan telekomunikasi yang baru. diharapkan terminal pelanggan memberi informasi pada sentral untuk membenitahukan prosedur yang akan digunakan untuk persiapan dan pengawasan hubungan. sampai pada terminal data komputer yang pintar (intelligent) dan canggih.Data Komunikasi Hal 77 Batas antara bidang komudkasi dan komputer menjadi kabur akibat pergeseran ke arah sistem transmisi digital. tetapi dapat disambungkan ke jaringan telepon seluruh dunia. Jika terminal memberi kode ‘telepon’. data. Pada permulaan hubungan dengan JDPT. misalnya jaringan penyambungan paket. Jika kode menunjukkan permintaan pelayanan khusus. sentral digital. alat penyimpan digital. serta persinyalan saluratj bersama digital yang dapat digunakan untuk menganut hubungan dan panggilan tidak hanya pada hubungan telepon. Hubungan antara pelanggan dengan JDPT dilangsungkan melalui sistem transmisi digital yang menyalurkan percakapan dua arah. Pesan yang mengandung lebih banyak informasi bagi terminal data atau komputer akan menggantikan nada-nada atau pemberitahuan lisan (rekaman) yang selama Ini ditujukan untuk pelanggan. pada sebuah pasangan kabel pada jaringan distribusi lokal. mulai dan pesawat telepon sederhana. maka diperlukan perantara kerja terpadu (interworking interface). maka panggilan tersebut tidak akan dibatasi pada JDPT. dan persinyalan.

Pendahuluan Yang dimaksud komunikasi data. Baik komputer sebagai sumber informasi ataupun komputer sebagai pengolah data dan transmisi serta penyambungannya. detektor harus mendeteksi secara tepat bagaimana membaca datanya. Perangkat yang melakukan penyesuaian ini disebut perangkat antar muka ( interface ). Jadi dalam informasi data ini kita akan mebahas bagaimana sebuah data digital dikirimkan. adalah komunikasi dimana source adalah data. Dan data adalah segala sesuatu informasi yang berbentuk digital. berapa panjang. Atau dapat saja tidak sinkron (Asinkron) jika dia dapat mendeteksi tujuan (destination ) data tersebut dikirim. Untuk terjadinya komunikasi data maka harus ada kesamaan bahasa antara kedua pihak ( pengirim – penerima ). kapan berakhir dlsb ). Komunikasi data sebenarnya tidak dapat dipisahkan dengan komputer. Jika sudah sesuai maka data tersebut dikirim. bentuknya dan tujuannya.Data Komunikasi Hal 78 perioda yang berkembang dan berubah amat cepat. (kapan mulai. KOMUNIKASI DATA. Data berbentuk signal digital ( bit stream ). Dalam hal ini maka penerima harus menerima aliran data tersebut secara sinkron. 7. Maka sangat perlu diidentifikasi kapan mulai aliran data.1. Penyesuaian ini hanya pada bagian depan (muka – muka ). 78 . yang akan sangat mempengaruhi kehidupan manusia di seluruh dunia. Di sisi penerima. Jika tidak ada kesamaan bahasa maka perlu ada penyesuaian dikedua pihak. memeriksa apakah untuknya atau tidak. Transmisi suara dapat saja dijadikan transmisi data jika informasi suara tersebut dirubah (dikodekan ) menjadi bentuk digital. Untuk transmisinya tidak dibahas karena sama saja dengan transmisi analog hanya perangkatnya saja yang tidak sama.

Pemikiran tentang suatu jaringan komputer mulai dikembangkan. kembali akan diambil analogi dengan komunikasi surat. Berkembangnya komunikasi data didahului oleh perkembangan komputer. memproses data base dan untuk kemudahan kerja administrasi. Yang distandarkan bukan hanya software tetapi juga perangkat dan pengaturannya.  bukan hanya komunikasi data saja yang distandardkan melainkan seluruh aspek telekomunikasi. Jika protokol tidak ada maka semua data dapat sampai tetapi tidak dapat di deteksi. Sebab itu protokol ini di standarkan oleh badan dunia telekomunikasi ( ITU – International Telecommunication Union – dibawah org.sinkronisasi ). Berbagai macam protol telah di kembangkan oleh dunia telekomunikasi untuk mendapatkan kesamaan standard ( berbahasa ) . Unsur – unsur komunikasi data. 7. Dan kini jaringan komputer melalui telepon dengan kontrol jaringan tersendiri. seperti halnya jika bertamu. pada amplop tersebut harus dituliskan siapa pengirim dan kepada siapa dikirim serta bentuk barang ( informasi ) yang dikirim dlsb. Kemudian menyampaikannya kepada kantor pos. PBB) . Pertama informasi utama adalah surat itu sendiri. Surat yang ditulis merupakan untaian kata-kata yang bermakna dalam satu jenis bahasa (sumber informasi ) . Dengan makin berkembangnya teknik komputer baik hard ware maupun software maka dirasakan kebutuhan untuk interaksi antar komputer. Tata kerama ini disebut protokol. Semula interaksi langsung antar komputer. 79 .2. ( Internet ). lama kelamaan interaksi dengan komputer yang jauh. Pada tiap tahap estafet selalu ada tata keramanya. Yang pertama jaringan komputer melalui jaringan telepon secara point to point . Ketika surat itu sudah selesai ditulis dimasukan dalam amplop ( paket. Pada awalnya komputer hanyalah alat untuk menghitung.Data Komunikasi Hal 79 Untuk mudahnya membayangkan komunikasi data ini. Dalam komunikasi data juga ada protokol ini. Tidak cukup sampai disini.

.Bit error rate yang dibutuhkan. 7.Type transaksi .Pola lalu lintas .3.Jumlah dan lokasi terminal ( remote ) .jumlah dan lokasi lokasi permroses data . Jaringan komunikasi data Jaringan komunikasi data timbul ketika satu komputer ingin berhubungan dengan komputer lain. . Jaringan data dibangun untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Adanya tempat – tempat penyimpanan data dalam jaringan yang dapat diakses oleh seluruh anggota jaringan . Lapis Lapis 1 . Sebab itu kita harus tahu dan memahami beberapa faktor berikut ini: .Revenue yang mungkin didapat. .Keandalan sistem yang Komp A Komp B digunakan. 1 -7 -7 7.Kepadatan lalu lintas tiap tipe transaksi. Akan tetapi perkembangan volume hubungan komputer membuat pemakai membutuhkan jaringan khusus.Data Komunikasi Hal 80 Perkembangan teknologi ini sedemikian hingga memungkinkan seluruh komputer yang tergabung dalam jaringan tersebut berkomunikasi langsung atau delay.25 net prot OSI SNA prot Wang Net Others net Internet prot (TCP/IP) net 80 Integrasi antar network lewat . Pada jaringan telepon biasa maka kapasitas Network Komp C Lapis 1 -7 DEC IBM Net X. Maka spesifikasi teknis sebuah jaringan harus ditentukan dengan aplikasi bisnis yang diperlukan. Hubungan tersebut mulanya di butuhkan untuk hubungan point to point lewat sistem telepon. Kebutuhan pemakai.Prioritas/ urgensi informasi yang disalurkan.4.

Link data(lewat modem. Tetapi semakin hardware dan software berkembang maka kecepatan itu tidak lagi mencukupi. Bahkan dimasa datang kebutuhan akan makin meningkat dengan adanya kebutuhan Pay TV dlsb. Diawalnya kecepatan 2400 bps dianggap cukup memadai. dlsb) . Sistem Internet berkembang untuk memenuhi kebutuhan tersebut. encrytion) . Sebab itu provider telekomunikasi harus menyediakan jaringan dengan kapasitas lebih besar. ( bagaimana meningkatkan kapasitas ini ? ). File transfer. Yang pasti mereka mempunyai relasi/ destinasi yang banyak. Dengan demikian kita dapat menggunakan Internet untuk berhubungan suara maupun gambar.Data Komunikasi Hal 81 jaringan sangat terbatas. Perkembangan sampai kini kecepatan lewat saluran telepon dapat ditingkatkan menjadi 14.Lapis session ‘perkenalan /basa basi’ . dll ) Tidak semua pemakai mempunyai volume yang besar. Jaringan data sederhana. Sinyal suara ( Video ) / analog dapat pula disalurkan melalui jaringan data jika formatnya juga dirubah menjadi format data. Melalui sistem internet ini berkembang pula bisnis jasa turutan dalam bentuk jasa penyediaan informasi atau jasa penyediaan aplikasi.Lapis presentasi ( format.( point to point ) Termi nal data (DPTE ) Termi nal data Modem Modem 81 .Lapis fisik(hubungan fisik ) .Lapis Applikasi ( E mail. Pada dasarnya komunikasi data dapat dibagi atas 7 lapis hubungan.Lapis transport . .Lapis Network ( jaringan ) . Kebutuhan akan dapat mencapai 2 MBPS atau lebih. Sebab itu berkembanglah suatu jaringan yang jauh lebih flexible dimana tiap orang dapat dihubungi kapan saja dan dimana saja. 28 dan 56 KBPS seiring dengan kecanggihan MODEM yang digunakan dan kwalitas saluran yang makin baik.

tetapi oleh group pengguna sendiri. jaringan data sederhana antar server ( dedicatated) dengan tiap server melayani beberapa terminal dengan konfigurasi bintang. • Dalam jaringan tidak hanya ada satu titik penyambungan.Data Komunikasi Hal 82 DPTE = data processing terminal equipment Jaringan penghubung dapat saja berbentuk saluran telepon Jaringan. • Dalam pengiriman data. Dalam hal ini maka jaringan tersebut disebut Intranet dan tidak boleh dijperjual belikan kepada pengguna diluar group. Dalam arti Local satu ukuran Local area area volume data Networ Networ dikirim k k sebagai satu paket dan dibungkus dengan header dan footer. • Atau dapat pula server tersebut tidak disediakan oleh provider internet. konfigurasi lingkaran dilayani dengan hubungan langsung kecepatan tinggi dan biasa disebut Local area network • Biasanya kecepatan antar server tinggi. yang dapat 82 . tetapi banyak. tetapi dapat juga hanya 64 KBPS tergantung pada volume yang dibutuhkan. Paket – paket data seperti ini dikirim melalui titik – titik sambung. Titik tersebut disediakan oleh satu atau lebih provider. Jaringan khusus ini makin banyak dipakai untu privat. Pada jaringan ada sebuah server yang melayani hubungan tersebut dan biasanya disediakan oleh provider internet. maka biasanya pengirim melakukan pemaketan. dapat pula saluran khusus dengan kapasitas yang jauh lebih besar.

83 .Data Komunikasi Hal 83 membaca data pengirim dan penerima. Internet adalah jaringan data antar komputer yang merupakan dunia tersendiri. Letak komputer tidak terbatas pada satu bangunan bahkan dapat berbeda daerah. a. Selanjutnya bentuk – bentuk aplikasinya tergantung pada software yang tersedia dikomputer maupun pada provider internet dan jaringan internet. Untuk dapat masuk dalam jaringan internet maka komputer pelanggan dihubungkan pada simpul internet yang melayaninya lewat jaringan telepon lokal menggunakan modem data. memaketkan kembali lalu di relay ke tujuan. Komputer – komputer dalam satu kantor ( perusahaan ) dihubungkan satu sama lain melalui komputer server menggunakan jaringan data. maka protocol sangat diperlukan 7. Dengan sistem frame relay ini maka paket – paket dalam satu set informasi tidak perlu melalui jalur/ titik sambung yang sama. Jaringan data lokal. a. Untuk itu maka antara kantor dengan kantor dibangun hubungan data permanen. Melalui jaringan ini maka tiap – tiap komputer anggota jaringan dapat menyimpan atau mencari data di / dari komputer lain atau dari komputer server. Melalui Internet maka tiap – tiap komputer dapat berhubungan dengan komputer lain ataupun berhubungan dengan pusat – pusat data diseluruh dunia.5. Untuk terjadinya hubungan data seperti ini. Pelayanan data. Jika dalam satu kantor telah dikembangkan LAN maka kantor itu dapat saja memasang aplikasi interaktive antar komputer ( intranet ) yang pada dasarnya adalah jaringan internet mini khusus untuk satu perusahaan tertentu. Sistem seperti ini disebut “Frame relay “. Untuk memungkinkan komputer bekerja sama secara memuaskan dengan komputer lain maka dikembangkan suatu jaringan loka ( Local Area Network ). Internet Hubungan data antar komputer merupakan pelayanan data yang paling dibutuhkan sekarang ini.

deposito. 84 . Amsterdam.8 KBPS saja sudah cukup untuk melayani kebutuhan reservasi tiket pesawat terbang. dan Paris sendiri.6 kbps. Pada era sekarang kebutuhan transaksi banyak dan sebagian besar lewat bank. Hongkong. Maka Bank harus memperlengkapi dirinya dengan komunikasi data antara komputer pusat dengan terminal – terminal yang tersebar di seluruh negara bahkan dunia. Kecanggihan dan kerapihan pelayanan data merupakan salah satu faktor penilaian bank tersebut. Kecanggihan dan kerapihan pelayanan data merupakan salah satu faktor penilaian bank tersebut. Beirut. pertaksian. Rome. b. Tokyo. penarikan.6 dan 4. penyewaan mobil dll. Jaringan ini terhubung dengan level kedua yang terdiri dari simpul komputer dan 48 prosesor lewat satelit yang mengoperasikan lebih dari 5000 terminal diseluruh dunia. Frankfurt. maka dapat dibayangkan berapa besar kecepatan pelayanan suara dengan digital sebesar 64 KBPS. Tetapi Pada era sekarang kebutuhan transaksi banyak dan sebagian besar lewat bank. Maka Bank harus memperlengkapi dirinya dengan komunikasi data antara komputer pusat dengan terminal – terminal yang tersebar di seluruh negara bahkan dunia. ( tabungan. transportasi. ATM dll).Data Komunikasi Hal 84 Reservasi tiket pesawat ( yang berhubungan dengan tourisme ). Dengan sistem “packet Switched”. c. Madrid. Kebutuhan bank. Badan ini mempunyai jaringan data yang terdiri dari 10 simpul (London. Pembayaran – pembayaran dalam jumlah besar bahkan kecil dilayani lewat jasa bank. Dengan kecepatan 9.) penyambungan utama yang dihubungkan bersama oleh jalur dengan kecepatan 9. Tetapi Aplikasi bank ini dapat dilayani melalui jaringan data lewat satelit menggunakan stasiun bumi antena kecil ( VSAT ). Pembayaran – pembayaran dalam jumlah besar bahkan kecil dilayani lewat jasa bank. Jaringan komunikasi data dunia untuk aplikasi ini di layani oleh SITA (Societe Internationale de Telecommunications Aeronautiques ) yaitu badan internasional yang mengkoordiasikan kegiatan penerbangan dari markasnya di Paris.

SIM. Disamping koran. Saluran sewa ini tidak dihubungkan ke sentral. Saluran sewa ini dapat digunakan khusus untuk komunikasi data dapat pula digunakan untuk kebutuhan jaringan telegraph/ telex. Semua aplikasi ini membutuhkan komunikasi data. Dengan pengiriman lewat jaringan data maka semua isi film tersebut dapat di simpan dalam CD Rom dan dimainkan pada saat diperlukan. (faktor – faktor apa saja yang menentukan kecepatan kirim ini) . Disamping harus lewat petugas Bea dan Cukai. Percetakan jarak jauh. Semua isi koran di kodekan digital dan dikirim lewat saluran data kepercetakan remote. film yang baru muncul di Holywood dan ingin di jual di Indonesia akan jauh lebih cepat dan lebih aman serta murah jika dikirim dalam bentuk data dari pada dalam bentuk film celluloid. Misalnya STNK. Sebab itu perlu dibuat cetakan yang tersebar didunia. f. Kembali komunikasi data memegang peranan. d. Koran di edit dipusat dan dicetak. melainkan di cross conect langsung pada MDF ( main distribution Frame ) di sentral. rental film jarak jauh dll.Data Komunikasi Hal 85 Begitu pula dengan aplikasi yang lain. Waktu kirim yang dibutuhkan hanya dibawah 1 jam. pertanahan sebenarnya dapat dikembangkan dengan lebih baik dan teratur lewat pelayanan komunikasi data. iuran sewa ( Leased channel ) Saluran sewa pada dasarnya adalah saluran TELEPON yang digunakan khusus untuk kebutuhan pelanggan setiap saat. Imigrasi. kemungkinan rusak dan waktu serta orang yang menghantarkannya. Masalah utama adalah bagaimana materi cetakan dapat sampai dipercetakan yang ada diseluruh dunia. Jika percetakan hanya ada dipusat maka koran itu tidak dapat tiba dengan cepat untuk pelanggan yang jauh yang menyebar diseluruh dunia. Perusahaan TV yang i ngin mengirimkan program TV nya secara broadcast juga perlu jaringan komunikasi data 85 .

yang perlu dipertimbangkan 86 . Masih banyak aplikasi yang lain.Data Komunikasi Hal 86 broadcast yang lebih kecil kebutuhan bandwidthnya dibanding sistem analog.

Telah diketahui bahwa jika p1=1 W → P1=10 log 1W/1W =0 dBw atau 10 log1W/1mW=30 dBm jadi 0 dBW= 30 dBm Untuk hanya menyatakan perbandingan dua power maka tidak perlu dicantumkan reference. Pada dasarnya dB ( decibel) G= 10 log P2/ P1 dB adalah suatu perbandingan P1 P2 antara dua besaran tenaga G (power) dalam skala logarithma.Data Komunikasi Hal 87 PEMAHAMAN Db Dalam pembahasan transmisi maka kita akan dihadapkan pada perubahan level. Dengan demikian untuk menyatakan perbandingan terhadap 1 mw maka satuannya dalam logaritma adalah db m. Jelas pernyataan ini tidak benar. baik pengurangan ataupun penambahan level electrical signal. noise atau distorsi. Sebab itu p1 = 1 watt dan p2 = 5 watt dalam bentuk logaritma dituliskan : P1= 10 log [p1 /1 watt] dBw W disini adalah catatan “terhadap apa p 1 di bandingkan. Jika P1 = 5 Watt dan P2 = 1 watt maka G=10 log (5/1)= 7 db Jika P1= 5 mw dan P2 =1 mwatt maka G= 10 log (5/1)= 7 dB Jadi 5 Watt  7 dB dan 5 mwatt  7 dB juga. Untuk itu pengertian dB ini perlu dipahami sedemikian rupa sehingga mendarah daging dalam otak kita. 1 Watt 2 watt Elemen network 87 . Seperti contoh dibawah ini : Dalam contoh ini hanya ingin mengetahui blok element network ini memberi penguatan berapa kali. Untuk menunjukkan besar power maka kita harus memberi tanda reference apakah yang dipakai. Yang penting disini adalah ratio ( perbandingan ) dan bukan berapa besarnya. Karena efek amplifier.

Kalau dimensi kecepatan adalah L/T. 3 4.Apakah dimensi dB ? dB tidak berdimensi karena merupakan perbandingan power terhadap power.8(8) 7 8.6 2 10. Pada hakekatnya dB w sama dengan dB. Absorbsi menyebabkan peredaman.5 8 9 9 9. Jika diketahui bahwa power density ( kerapatan power adalah PD=– 100 dBw/m2.Apakah redaman sama dengan absorbsi? tidak selalu sama.5 4 dst. Misalkan rugi – rugi termasuk redaman tetapi bukan absorbsi. berapakah jumlah power jika BW yang dilalui adalah 100 KHz? Jawab: – 100 dB w/m2 berarti PD=10-10 w/m2.8 (5) 4 6 5 7 6 7. Numerik dB Numerik dB 1 0 100 20 1. Apakah dimensi dBw? telah diketahui bahwa w dalam satuan ini merupakan catatan.apakah arti Gain negatip ? bukan gain tetapi pelemahan ( redaman ) . Sedangkan redaman tidak selalu absorsi.6 10 10 .Data Komunikasi Hal 88 input 0 dBW Gain 2 x=3 dB o/p 3dBW 0 dBw + 3 dB = 3dB w Perhatikan tabel dibawah ini.000 40 2 3 100. Jadi dBw tidak berdimensi. dan maka p =105 Hz X 10-10 w/m2= 10-5 W dalam logaritma ditulis P = 50 dBhz + – 100 dBw/m2 = -50 dBw - - 88 .25 1 1000 30 1.000 50 2.

Power = 10 log (10 watt/ 1 watt ) =10 dbW. atau I2 R. 35 db dan 10 dB yang disusun serial.0004 watt nyatakan input tersebut dalam dBm. Apakah arti minus dalam pernyataan diatas. Nyatakan dalam dBW dan dBm. berapa db kah gain box tersebut ?( asumsi bahwa impedansi input sama dengan impedansi output ) Jangan lupa bahwa dB adalah perbandingan power. • out put 1 watt gain 27 dB maka input. Sebab itu G= 10 log P2/P1 = 10 log E22/ E12 sedangkaan R dianggap sama.Data Komunikasi Hal 89 - dBm Berdasarkan tabel 1 hitunglah tanpa menggunakan calculator atau tabel logaritma atau kertas / pensil. Hitunglah 0 BW = …… … dBm • • • • • 89 . Maka output = 4 mw=6 dBm Po= 6 dBm -12dB+ 35 dB + 10 dB=39 • input 10 watt loss 6 dB maka output =Power Listrik adalah P=E2 / R. Atau Power = 10 log (10 watt/ 1 mwatt) =30 dBm Sebuah amplifier mempunyai power output = 20 watt. 30 = 20 log Eo/Ei → Eo/Ei=103/2=34 X bagaimanakah menyatakan besar level/ power: 10watt dalam db : jw. Maka G = 20 log E 2/E1 atau 20 log I2/I1 Sebuah box mempunyai gain = 30 dB berapakah perbandingan tegangan listrik pada input dan output. P0=1 W = 0 dBw= 30 dBm maka input = P0 – Gain=0 dBw – 27 dB=27 dBm atau 30 dBm-27dB= 3 dBm • input 10 watt loss 6 dB maka output =10 dB w6dB=4dBw • input 4 mw melalui box dengan gain -12 dB. Jika tegangan output berbanding tegangan output 20 kali. input sebuah amplifier = 0.

besaran . Digunakan satuan dB untuk mempermudah perhitungan dengan hanya menjumlah atau mengurangi. 0 dBW Combine r lossless 3 dBW 0dBW Spliter lossless -3dBw dan 0 dBw 0 dBW jadi 0 dBW + 0 dBW = 3 dBW terbagi dua menjadi .3 dBW • verivikasii table dibawah ini. 90 . dBW dan dBm tak bersatuan. Jawab: dB . Disamping itu. Penggunaan satuan dB lebih dapat mewakili pemahaman akan alam.besaran alam bersifat logaritmis. Contoh: sebuah sebuah sepeda motor didengar dari jarak 1 m mempunyai kekuatan 90 dBpw jika 4 buah motor akan menghasilkan power sebesar 90 dB pw +10 log 4 dB= 96dBpw kekerasaan yang terasa ditelinga juga kurang lebih 7% dan bukan 400%. apakah dimensi dBW dan dBm.Data Komunikasi Hal 90 • DB m 66 63 60 50 47 • Konversikan : dB w W att • dB dB m DB dB W dB dB m m w w m w att m w w 20 43 3 17 40 0 13 37 -3 7 33 -6 6 30 -7 Apakah gunanya satuan dB. dBW dan dBm ? mengapak dipakai satuan ini.3dBw jadi 0 dBW + 0 dBW = 3 dBW dan 0 dBw terbagi dua menjadi . 0 dbm + 0 dBm= 3 dBm 20 dBm+20 dBm=23 dBm+ 3db 5 dbm +5 dBm=5 dBm +3 dB 23 dBm+23 dBm=23dbm+3dB Δ =0 koreksi = 3 dB P1 P2 P1+P2= Δ koreksi dari yang besar.3 dB W . renungkan kebenaran gambar dibawah ini.

1 1.Data Komunikasi Hal 91 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 • 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 23 23.18 dbm – 26 dbm= dbm • Biasanya combiner mempunyai loss.2 27 27.6 0.2dBm 27.8 dbm 25 dBm+ 20 dBm + 27 dbm+ 19 dBm+28 dBm= 26.5 26.26 0.8 0.5 2. Jika loss combiner adalah 3 dB sedangkan inputnya adalah 7 dBm dan 11 dBm berapa dBm outputnya? c/n1=a (numeric) c/n2 = b ( numeric) maka n1=c/a n2=c/b n1+n2=c/a + c/b Dengan demikian c/(n1+n2)= 1/(a-1+b-1) c/nt=1/(c/n1-1+c/n2-1) secara dB → C/Nt=10log[1/(c/n1-1+c/n2-1)] C/N1 = 20 dB C/N2=20 dB berapakah C/(N1+N2)? Jawab : karena N1=N2 maka N1 + N2 akan membesar 3 dB dengan demikian C/(N1+N2)=20 -3 dB= 17 dB atau gunakan rumus diatas • 91 .6 dBm 28 dBm 29 dbm 28 dbm = 31.5 dbm Hitunglah: 3 dBm +4 dBm +5 dBm = -23 dbm -15 dbm .3 32.5 0.4 31.5 30.8 25.8 1.21 hitunglah: 43 dBm+40 dBm =…… Δ=3 koreksi=1.8 28.5 24.4 11 12 13 3 4 5 3 2.5 1 0.6 29.26 33.3 0.8 ∴hasil=44.21 0 1 2 1.1 24.2 6 7 8 9 10 0.

Data Komunikasi Hal 92 • Verivikasi tabel dibawah ini.4 20 31 19.3 20 32 19.74 12 0.5 4 1.1 20 23 18.8 5 1.4 8 0. C/N1 C/N2 C/Nt= Δ koreksi dari yang besar. Jawab.5 20 30 19.79 13 0.5 20 25 18.8 20 24 18.2 20 26 19 6 1 20 27 19.2 3 1.2 7 0.21 tentukan C/Nt jika C/N1=17 C/N2=23 C/N3=20 C/N4=28 dan C/N5=16 dB dengan menggunakan kalkulator dan juga tabel diatas.7 11 0. 20 20 17 0 3 20 21 16.26 20 33 19.5 9 0.8 20 28 19.6 10 0.6 20 29 19.5 20 22 17. 14.9 2 2.4 dB • 92 .5 1 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful