DEFINISI PEMBERIAN MAKANAN BAYI DAN REKOMENDASI PEMBERIAN MAKANAN BAYI BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Kapan sebaiknya bayi diperkenalkan pada makanan pendamping selain ASI? Pertanyaan ini mungkin singgah di benak sebagian besar kaum ibu. Ada banyak jawaban yang terkadang kontra satu sama lain. Ada pendapat yang menyatakan bahwa bayi umur 4 bulan sudah dapat diberi makanan pendamping ASI. Pendapat lain mengatakan bahwa 4 bulan masih terlalu dini. Orang tua mungkin juga memberikan nasihat yang berbeda, terlebih bila bayi dinilai kurus. Tak jarang orang tua mendesak agar bayi diberi pisang saat umur si kecil masih 3 bulan. Memang benar, zaman dulu bayi-bayi diberi makan pada umur kurang dari 6 bulan. Selain kapan bayi diberi makanan pendamping ASI, ada juga pertanyaan tentang jenis makanan yang diberikan. Bayi-bayi di Afrika, misalnya, diberi daging sebelum makanan lain. Anak-anak India bahkan diperkenalkan makanan berbumbu pada umur yang masih sangat muda. Akan tetapi, ingatlah bahwa zaman dahulu masih belum banyak dilakukan penelitian tentang hal ini. Seiring dengan penelitian yang terus berkembang, WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) dan IDAI mengeluarkan kode etik yang mengatur agar bayi wajib diberi ASI eksklusiif (ASI saja tanpa tambahan apa pun, bahkan air putih) sampai umur minimal 6 bulan. Setelah umur 6 bulan, bayi mulai mendapatkan makanan pendamping ASI (MPASI) berupa bubur susu, nasi tim, buah, dan sebagainya. WHO juga menyarankan agar pemberian ASI dilanjutkan hingga bayi berumur 2 tahun, dengan dilengkapi makanan tambahan. Pemerintah Indonesia juga mengeluarkan keputusan Menkes sebagai penerapan kode etik WHO. Keputusan tersebut mencantumkan soal pemberian ASI eksklusif (Permenkes nomor 450/Menkes/SK/IV/2004). Pemerintah mengatur pula makanan pendamping ASI (MPASI) dalam peraturan nomor 237/1997. Perlu ditegaskan bahwa MPASI bukanlah makanan pengganti ASI.

1.2 Tujuan Tujuan Umum Memahami definisi pemberian makanan bayi dan rekomendasi pemberian makanan bayi. Tujuan Khusus 1. 2. 3. Memahami definisi pemberian makanan bayi. Memahami rekomendasi pemberian makanan bayi. Memahami jadwal pemberian makanan bayi.

(Timely complementary feeding) þ Pemberian ASI Eksklusif . Kegiatan pemberian ASI secara rutin. termasuk juga ASI diperas dengan botol. Memahami tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian makanan pada bayi. baik dengan pemberian ASI secara eksklusif maupun secara predominan Cara pemberian makan bayi dengan susu apa saja. 5. Menyusui bayi serta memberikan makanan buatan selain ASI. kecuali obat.4. bubur atau makanan lain. seperti susu buatan/formula. Menyusui bayi tetapi pernah memberikan sedikit air atau minuman berbasis air. BAB II ISI 2. Pemberian ASI Predominan (Predominant breastfeeding) Pemberian ASI Penuh (Full breastfeeding) Pemberian Susu Botol (Bottle feeding) Pemberian ASI Parsial (Artificial feeding) Pemberian Makanan Memberikan bayi makanan lain Pendamping ASI disamping ASI ketika waktunya (MPASI) tepat waktu tepat yaitu mulai 6 bulan. vitamin dan mineral dan ASI yang diperas. Memahami tentang prinsip gizi seimbang bagi bayi.1 Definisi Pemberian Makanan Bayi Berikut ini adalah defininisi beberapa istilah dalam pemberian makanan bayi : Pemberian ASI Eksklusif (Exclusive breastfeeding) Bayi hanya diberikan ASI tanpa makanan atau minuman lain termasuk air putih. misal airteh.sereal.

mempercepat pencapaian berat badan seperti sebelum hamil.Yang dimaksud dengan ASI ekslusif atau lebih tepat pemberian ASI secara ekslusif adalah bayi hanya diberi ASI saja tanpa tambahan cairan lain seperti susu formula. air putih. Artinya. Sedangkan manfaatnya untuk ibu diantaranya mengurangi perdarahan pasca persalinan. Pedoman internasional yang menganjurkan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama didasarkan pada bukti ilmiah tentang manfaat ASI bagi daya tahan tubuh bayi. Pada tahun 1999. mengurangi risiko kanker payudara dan kanker rahim. dan tim. bahkan air putih sekalipun. biscuit. siang dan malam. Menyusui dalam satu jam setelah kelahiran. Menyusui kapanpun bayi meminta (on-demand). setelah pengalaman selama 9 tahun. sedangkan ASI dapat diberikan sampai bayi berusia 2 tahun atau bahkan lebih dari 2 tahun. Mengendalikan emosi dan pikiran agar tenang. þ Pemberian Makanan Pendamping ASI . madu. Mengeluarkan ASI dengan memompa atau memerah dengan tangan. papaya. ia harus mulai diperkenalkan dengan makanan padat. serta mempercepat pemulihan bila sakit dan membantu menjarangkan kelahiran. 6. bubur susu. Setelah bayi berumur 6 bulan. Tidak menggunakan botol susu. 5. 3. Pemberian ASI eksklusif mengurangi tingkat kematian bayi yang disebabkan berbagai penyakit yang umum menimpa anak-anak seperti diare dan radang paru. pertumbuhan dan perkembangannya. tetapi bila mungkin sampai 6 bulan. 2. Rekomendasi terbaru UNICEF bersama World Health Asembly (WHA) dan banyak Negara lainnya menetapkan jangka waktu pemberian ASI ekslusif selama 6 bulan. UNICEF memberikan klarifikasi tentang rekomendasi jangka waktu pemberian ASI ekslusif. air teh. bubur nasi. jeruk. mengurangi kehilangan darah pada saat haid. sesering yang bayi mau. ASI memberi semua energi dan zat gizi (nutrisi) yang dibutuhkan bayi selama 6 bulan pertama hidupnya. Langkah-Langkah Memulai dan Mencapai Asi Eksklusif WHO dan UNICEF merekomendasikan langkah-langkah berikut untuk memulai dan mencapai ASI eksklusif : 1. tidak ditambah makanan atau minuman lain. dan tanpa tambahan makanan padat seperti pisang. disaat tidak bersama anak. Menyusui secara ekslusif : hanya ASI. Pemberian ASI secara ekslusif ini dianjurkan untuk jangka waktu setidaknya 4 bulan. 4.

Untuk proses ini juga dibutuhkan keterampilan motorik oral. Hilangnya refleks menjulurkan lidah. Pemberian MP-ASI yang cukup dalam hal kualitas dan kuantitas penting untuk pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan anak yang bertambah pesat pada periode ini. Secara umum. sesuai dengan pertambahan umur bayi dan kemampuan alat cernanya. h) Keingintahuannya terhadap makanan yag dimakan oleh orang lain semakin besar. semua aktivitas itu menimbulkan nafsu makan lebih besar. Ini artinya bayi membutuhkan lebih dari sekedar susu. f) Bayi rewel atau gelisah . Bayi memperhatikan dengan seksama saat orang lain makan (biasanya mulut mereka ikut mengecap). dia mulai menggunakan energi lebih banyak. Berat badan sudah mencapai dua kali lipat berat lahir. Pengenalan dan pemberian MP-ASI harus dilakukan secara bertahap baik bentuk maupun jumlahnya. Selain itu ibu-ibu kurang menyadari bahwa setelah bayi berumur 6 bulan memerlukan MP-ASI dalam jumlah dan mutu yang semakin bertambah. tetapi dengan pendekatan yang lebih komunikatif sesuai dengan tingkat pendidikan dan kemampuan masyarakat. e) Bayi lebih tertarik pada makanan dibandingkan botol susu atau ketika disodori puting susu. Bayi merespons dan membuka mulutnya saat disuapi makan. g) Bayi sudah dapat duduk sembari disangga dan dapat mengontrol kepalanya pada posisi tegak dengan baik. Dari hasil beberapa penelitian menyatakan bahwa keadaan kurang gizi pada bayi dan anak disebabkan karena kebiasaan pemberian MP-ASI yang tidak tepat. Ketrampilan motorik oral berkembang dari refleks menghisap menjadi menelan makanan yang berbentuk bukan cairan dengan memindahkan makanan dari lidah bagian depan ke lidah bagian belakang. . MP-ASI merupakan proses transisi dari asupan yang semata berbasis susu menuju ke makanan yang semi padat.Makanan Pendamping ASI adalah makanan atau minuman yang mengandung gizi diberikan kepada bayi/anak untuk memenuhi kebutuhan gizinya. memberitahukan bahwa dia sudah siap menambah variasi dari sekedar susu. Mengangkat dada dari lantai. Keadaan ini memerlukan penanganan tidak hanya dengan penyediaan pangan. Bayi semakin aktif. atau belajar duduk. berguling. bayi menunjukkan kesiapan menerima makanan pendamping jika menunjukkan tanda-tanda berikut : a) b) c) d) Bayi mulai memasukkan tangan ke mulut dan mengunyahnya. sesuai dengan kemampuan pencernaan bayi/anak. padahal sudah diberi ASI atau susu formula sebanyak 4-5 kali sehari. banyak bayi megalami pertumbuhan pesat yang membuat bayi tampak lebih lapar dari biasanya. Bayi yang siap menerima makanan padat akan memberikan sinyal kepada orang tuanya. Mulai umur 6 bulan.

Memberikan perlindungan yang lebih baik pada bayi terhadap berbagai penyakit Bayi mendapatkan imunitas melalui ASI selama mereka terus disusui. infeksi telinga. Kemungkinan terjadinya penyakit pernapasan selama masa kanak-kanak secara signifikan berkurang bila bayi mendapat ASI eksklusif sedikitnya selama 15 minggu dengan catatan makanan padat tidak diberikan selama periode ini. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa bayi yang diberi ASI eksklusif selama 4 bulan akan mengalami infeksi telinga 40% lebih sedikit ketimbang bayi yang diberi ASI ditambah makanan tambahan lain. Asam lambung dan pepsin dibuang pada saat kelahiran. 3. Sebelum umur 6-9 bulan. Riset medis mengatakan bahwa ASI eksklusif membuat bayi berkembang dengan baik pada 6 bulan pertama. ASI dirancang untuk sistem pencernaan bayi yang sensitif. ASI adalah satu-satunya makanan dan minuman yang dibutuhkan bayi hingga umur 6 bulan ASI adalah makanan bernutrisi dan berenergi tinggi yang mudah dicerna. bayi biasanya membutuhkan lebih banyak zat besi dan zinc (seng) daripada yang tersedia di dalam ASI. ASI eksklusif membantu melindungi bayi dari diare. Enzim pencerna karbohidrat. Sampai umur sekitar 6 bulan. Jumlah asam lambung dan pepsin baru meningkat mendekati jumlah untuk orang dewasa pada saat bayi berumur 3-4 bulan. Pemberian MPASI terlalu dini bak membuka pintu gerbang masuknya berbagai jenis kuman. seperti maltase. saat bayi dalam kondisi yang paling rentan. dan penyakit infeksi lainnya. jumlah enzim amilase yang diproduksi oleh pankreas belum cukup untuk mencerna makanan kasar. dan sebagainya). Protein dan lemak pada ASI lebih mudah dicerna oleh bayi.Berikut ini ada beberapa alasan mengapa perlu menunda pemberian makanan padat sampai bayi berumur 6 bulan : 1. konstipasi/sembelit. Memberikan kesempatan pada sistem pencernaan bayi agar berkembang menjadi lebih matang Pada umur 6-9 bulan. 2. ASI mengandung lebih banyak lagi yang masih tidak diketahui. dan sukrase belum mencapai tingkat orang dewasa sebelum bayi berumur 7 bulan. Pada bulan-bulan pertama. sindrom SID (sudden infant death) atau kematian mendadak. 4. isomaltase. nutrisi tambahan dapat diberikan melalui makanan padat. Pada saat inilah. ASI mengandung paling tidak 100 bahan yang tidak ditemukan dalam susu sapi dan tidak dapat dibuat di laboratorium. baik secara pertumbuhan maupun secara psikologis. jumlah lipase dan bile salts juga sedikit sehingga pencernaan lemak belum mencapai level orang dewasa. Makanan padat yang diberikan sebelum sistem pencernaan bayi siap untuk menerimanya mengakibatkan makanan tersebut tidak dapat dicerna dengan baik dan dapat menyebabkan reaksi yang tidak menyenangkan (misalnya. gangguan pencernaan. biasanya bayi siap menerima makanan padat. apalagi jika tidak disajikan secara higienis. namun kekebalan terbesar diperoleh saat bayi mendapat ASI eksklusif. timbulnya gas. Mengurangi risiko alergi makanan . Tubuh bayi belum memiliki protein pencernaan yang lengkap.

Dampak pemberian MPASI sebelum bayi berusia 6 bulan Tidak ada untungnya memberikan makanan pengganti ASI sebelum enam bulan .selain kelebihan berat badan yang tidak perlu. 8. Antibodi ini menyediakan kekebalan pasif yang mengurangi terjadinya penyakit dan reaksi alergi sebelum penutupan usus terjadi. Membantu melindungi bayi dari anemia karena kekurangan zat besi Pengenalan suplemen zat besi dan makanan yang mengandung zat besi terutama pada umur 6 bulan pertama dapat mengurangi efisiensi penyerapan zat besi pada bayi. organ pencernaan bayi dilapisi oleh antibodi (slgA) dari ASI. bisa jadi MPASI tersebut memicu alergi pada bayi. gangguan pencernaan. Ini berarti jarak yang ada di antara sel-sel pada usus kecil akan membuat makromolekul yang utuh termasuk protein dan bakteri patogen dapat masuk ke dalam aliran darah. Bayi belum dapat mengoontrol dengan baik otot-otot tenggorokan dan lidah Karena itulah proses menelan jadi sulit dan dapat menyebabkan bayi tersedak. 5. berarti produksi ASI juga makin sedikit.Berbagai catatan menunjukkan bahwa memperpanjang pemberian ASI eksklusif dapat memperendah angka terjadinya alergi makanan. saat usus masih terbuka. Bayi yang makan banyak makanan padat atau makan makanan padat pada umur lebih muda cenderung lebih cepat disapih. Hal ini juga berarti protein-protein lain dari makanan selain ASI (yang mungkin dapat menyebabkan bayi menderita alergi) dan bakteri patogen yang dapat menyebabkan berbagai penyakit dapat masuk. ASI Menunda pemberian makanan padat membantu para ibu menjaga suplai Berbagai studi menunjukkan bahwa makanan padat dapat menggantikan porsi susu dalam menu makan bayi. Jika susu yang diserap dari ibu semakin sedikit. Selama 4-6 bulan pertama umur bayi. Sejak lahir sampai umur antara 4-6 bulan . Malahan. bayi memiliki apa yang disebut “usus yang terbuka”. Semakin banyak makanan padat yang dimakan oleh bayi. Hal ini menguntungkan bagi bayi yang mendapatkan ASI karena zat antibodi yang ada pada ASI dapat masuk langsung melalui alirann darah. 6. bayi mulai memproduksi antibodi sendiri dan penutupan usus biasanya terjadi pada saat yang sama. Pemberian makanan padat terlalu dini dapat menyebabkan obesitas di kemudian hari Pemberian makanan padat terlalu dini sering dihubungkan dengan meningkatnya kandungan lemak dan berat badan pada anak-anak. semakin sedikit susu yang dia serap dari ibunya. . 7. atau obesitas. refleks lidah masih sangat kuat dan dapat menyebabkan pemberian makanan pada t menjadi sulit. Pada umur sekitar 6 bulan. Bayi yang sehat dan lahir cukup bulan yang diberi ASI eksklusif selama 6-9 bulan menunjukkan kecukupan kandungan hemoglobin dan zat besi yang normal.

Mulai diberikan pada umur antara 4 .60 menit setelah melahirkan. Umur 0 .6 bulan (umur yang tepat bervariasi. Sampai anak berumur 2 tahun atau lebih. Berikan MPASI Pada semua bayi yang telah berumur lebih dari 6 bulan. atau bila menunjukkan kesiapan neurologis dan neuromuskuler).2 Rekomendasi Pemberian Makanan Bayi Mulai menyusui Menyusui eksklusif Makanan pendamping ASI (MPASI) Dalam waktu 30 .2.6 bulan pertama.3 Jadwal Pemberian Makanan Bayi Berikut merupakan Jadwal Pemberian Makanan Bayi berdasarkan rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) : . Teruskan pemberian ASI 2.

2. Pemberian makan sedini mungkin mempunyai tujuan menunjang proses metabolisme yang normal. Keuntungannya untuk mengatur dirinya sendiri akan kebutuhan zat gizi yang diperlukan. hiperbilirubinemia dan azotemia. menciptakan hubungan lekat ibu dan anak.4 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemberian Makanan Pada Bayi Hal-hal yang perlu diperhatikan supaya pengaturan makan untuk bayi dan anak dapat berhasil dengan baik adalah sebagai berikut : 1. Memulai pemberian makan sedini mungkin. 4. Pada awal kehidupannya. hiperkalemi. seharusnya bayi sendiri yang mengatur keperluan akan makanan. . Peran ayah dan anggota keluarga lain. untuk pertumbuhan. Dimulai pada saat kelahiran bayi dilanjutkan sampai dengan anak mampu makan sendiri. Kerjasama ibu dan anak. mengurangi resiko terjadinya hipoglikemia. 3. Mengatur sendiri.2.

hijau muda dan kuning. sinar matahari. hijau muda. karena itu status gizi dan pertumbuhan dapat dipakai sebagai ukuran untuk memantau kecukupan gizi bayi dan anak.2 Dampak Kelebihan dan Kekurangan Gizi Pada Bayi Makanan yang ideal harus mengandung cukup energi dan zat esensial sesuai dengan kebutuhan sehari-hari. Berat badan. 10. hipervitaminosis D dan hiperkalemi.5. Oleh karena itu. Kebiasaan makan (kesukaan. Pemberian makanan yang kelebihan akan energi mengakibatkan obesitas. 2. latihan jasmani dan keadaan kesehatan. sedang kelebihan zat gizi esensial dalam jangka waktu lama akan menimbulkan penimbunan zat gizi tersebut dan menjadi racun bagi tubuh. Pemberian makanan yang berkualitas dan kuantitasnya baik menunjang tumbuh kembang. 2. 6. Keadaan mulut sebagai alat penerima makanan. 9. hijau tua. lingkungan yang bersih. Kecukupan makanan dan ASI dapat dipantau dengan menggunakan KMS. Umur. yang digambarkan oleh pita warna hijau muda sampai hijau tua. Adapun faktor lingkungan yang berpengaruh adalah masukan makanan (diet). 8. Tetapi tidak semua bayi memerlukan jumlah energi tersebut. makanan tambahan sewaktu hamil/ menyusui. Diagnosis dari penyakit dan stadium (keadaan).5.5. Banyaknya ASI yang dihasilkan ibu tergantung dari status gizi ibu.5 Prinsip Gizi Seimbang Bagi Bayi Makanan terbaik bagi bayi adalah ASI. dengan bertambahnya umur bayi dan tumbuh kembang.1 Pengaruh Status Gizi Seimbang Bagi Bayi Tumbuh kembang anak selain dipengaruhi oleh faktor keturunan juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Daerah diatas garis merah dibentuk oleh pita warna kuning. Misalnya hipervitaminosis A. Bayi harus mendapat makanan tambahan/ pendamping ASI. Makanan yang diberikan pada bayi dan anak akan digunakan untuk pertumbuhan badan. Dianjurkan untuk memberi 100-110 Kkal energi tiap kgBB/ hari. Namun. Diatas 80 % sampai dengan batas 100 % adalah status gizi normal. Sebaliknya kekurangan energi dalam jangka waktu lama berakibat menghambat pertumbuhan dan mengurangi cadangan energi dalam tubuh sehingga terjadi marasmus (gizi kurang/ buruk). ketidaksukaan dan acceptability dari jenis makanan dan toleransi daripada anak terhadap makanan yang diberikan). 2. Menentukan jadwal pemberian makanan bayi. sehingga bayi dapat tumbuh normal dan sehat/ terbebas dari penyakit. Kekurangan zat esensial mengakibatkan . bayi memerlukan energi dan zat-zat gizi yang melebihi jumlah ASI. Setiap pita mempunyai nilai 5 % perubahan baku. susu bayi mengandung kurang lebih 67 Kkal tiap 100 cc. Maka bayi diberikan 150-160 cc susu tiap kgBB. stress mental dan sebagainya. 7. Diatas kurve 100 % adalah status gizi lebih.

vitamin dan mineral dan ASI yang diperas. vitamin C.D). kecuali obat. seperti zat besi. bayi mulai membutuhkan makanan padat dengan beberapa nutrisi. air. seng. Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) adalah memberikan bayi makanan lain disamping ASI ketika waktunya tepat yaitu mulai 6 bulan. penting juga untuk tidak menunda hingga bayi berumur lebih dari 6 bulan karena menunda dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan. Oleh karena itu.2 Saran Rekomendasi agar menunda memberikan MPASI pada bayi kurang dari 6 bulan sebaiknya bukan hanya berlaku untuk bayi yangmendapatkan ASI eksklusif.A).1 Kesimpulan Pemberian ASI Eksklusif (Exclusive breastfeeding) adalah bayi hanya diberikan ASI tanpa makanan atau minuman lain termasuk air putih. 3. Rakhitis (kekurangan vit. BAB III PENUTUP 3. Misalnya xeroftalmia (kekurangan vit. Bayi yang tidak mendapatkan ASI (susu formula atau mixed) sebaikya juga diberi MPASI setelah umur 6 bulan. Setelah umur 6 bulan . protein. .defisiensi zat gizi tersebut. dan kalori. karbohidrat.

id/gizi-seimbang-bagi-bayi/ http://parentingislami.V Andi Offset Roesli.html . Mengenal ASI Ekslusif.DAFTAR PUSTAKA Prabantini.wordpress.web.com/2012/02/definisi-pemberian-makanan-bayidan. 2010. Dwi. Utami. A to Z Makanan Pendamping ASI.com/2008/05/27/makanan-pendamping-asi-mpasi/ http://princeskalem.blogspot. 2010. Yogyakarta : C.lusa. Jakarta : Inubus Agrinigya http://www.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful