BAB I PENDAHULUAN

Meningitis otogenik didefinisikan sebagai meningitis bakterial akut akibat penjalaran infeksi sekunder dari otitis media akut dan kronik, mastoiditis kronik, dan labirinitis supuratif. Meningitis otogenik merupakan salah satu komplikasi intrakranial yang paling sering ditemukan pada kasus-kasus otogenik.1 Sekitar 600.000 kasus meningitis terjadi di seluruh dunia setiap tahunnya, dengan 180.000 (30%) yang berakhir dengan kematian dan 75.000 diantaranya mengalami gangguan pendengaran yang berat (12.5%). Setidaknya di Amerika Serikat, 25.000 kasus baru meningitis bakterial muncul tiap tahunnya, tetapi penyakit ini lebih sering ditemukan di negara-negara sedang berkembang. Sedangkan untuk kawasan Asia, dari Nepal dilaporkan komplikasi intrakranial yang paling sering terjadi ialah abses otak (48.8%), dan diikuti dengan meningitis yaitu 27.28%.2 Hal ini berbeda untuk kawasan negara barat dimana meningitis menempati urutan pertama untuk komplikasi dari kasus-kasus otogenik. Sedangkan untuk angka kejadian di Indonesia, Herdiana dan Soeseno (1996-1999), pada penelitian di RS Dr. Hasan Sadikin Bandung, menjumpai 11 kasus penderita meningitis otogenik dari 4160 kasus otitis media supuratif kronik, dengan usia termuda 2 tahun dan usia tertua 45 tahun.3 Perkembangan komplikasi intrakranial dari meningitis otogenik dapat terjadi melalui tiga cara yaitu penyebaran secara langsung melalui tulang-tulang yang berdampingan dengan selaput otak, penyebaran secara infeksi retrograde, dan penyebaran melalui jalan masuk anatomi normal. Apabila bakteri sudah berhasil masuk ke Susunan Saraf Pusat (SSP), maka akan terjadi reaksi imun intra SSP yang memicu reaksi netrofil untuk melepaskan protease dan mediator inflamasi lain yang selanjutnya akan meningkatkan jejas inflamasi pada sawar darah otak, sehingga memudahkan bakteri dan netrofil untuk masuk ke cairan serebrospinalis. Akhirnya

1

hidrosefalus bahkan infark cerebral. 2 .4 Tujuan dari penyusunan refrat ini adalah untuk mengetahui lebih dalam mengenai meningitis otogenik. diagnosis dan tatalaksananya. oleh karena itu penanganan penderita secepat mungkin sangat penting.respon inflamasi yang timbul pada meningitis bakterial akan mengganggu blood brain barrier. patogenesis. Meningitis otogenik dapat menimbulkan berbagai macam komplikasi bahkan dapat berakhir dengan kematian. menyebabkan vasogenik edema.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful