TUGAS METODOLOGI PENELITIAN BISNIS (Summary Proposal Disertasi) Strategi Kampanye Politik Yang Efektif Pada Pemilukada Gubernur

Lampung Tahun 2013 DOSEN: Prof. Dr. Rina Indiastuti, S.E., M.S.I.E

Ridho Bramulya Ikhsan Satria Yunas Lira Agusinta Robert E Sandriana Arya

PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS PADJADJARAN BANDUNG Tahun 2012

promotion. mengelompokkan konsep political marketing mix menjadi 4 yaitu: product. sehingga dapat diartikan bahwa marketing politik sebagai jembatan untuk membentuk strategi politik yang efektif berdasarkan aspirasi masyarakat. 2008).PRELIMINARY RESEARCH PROPOSAL 1. Proses Political Marketing Marketing Mix Party Image Product Leader Image Manifesto Advertising Broadcasts Promotion PR Direct mail Local work Place Canvassing Leader tour Economic Price Psychological National Party Organisastion Environment Environmental Analysis Market: Supporters Floating Voters Opponents Strategy Market research Sumber: Niffenegger dalam Wring (1997) . 2001 dalam Firmansyah. Gambar 1. Existing Literature and Program Focus a. The Question Bagaimana strategi kampanye politik yang efektif pada Pemilukada Gubernur Lampung Tahun 2013 2. place. Marketing Politik Marketing politik adalah sebuah konsep permanen yang harus dilakukan terus-menerus oleh sebuah partai politik atau kontestan dalam membangun kepercayaan dan image publik (Buttler & Collins. Niffenegger dalam Wring (1997). price.

b. Perilaku Pemilih Perilaku pemilih menurut Surbakti (1997) adalah: “Akivitas pemberian suara oleh individu yang bekaitan erat dengan kegiatan pengambilan keputusan untuk memilih atau tidak memilih (to vote or not to vote) didalam suatu pemilihan umum langsung. Pendekatan Psikologis dan Pendekatan Rasional c.Aspek Personalitas yang Menjadi Pertimbangan dalam Pemilukada Aspek Kejujuran Bentuk Penerimaan Reputasi Jujur Kredibilitas Ucapannya bisa dipegang Berjiwa terbuka dan handal Kapabilitas Pengetahuan Latar belakang pendidikan Perencana (pemikir) Berpengalaman Kuat Energik Teguh dan mandiri Berjiwa pemenang Sukses Ketangguhan dalam situasi sulit Mencintai pekerjaan Peduli pada daerahnya Suka menolong orang lain Mengetahui permasalahan daerah setempat Kualitas Kekuatan Kegairahan Sumber: Wibawanto (2006) . Keputusan Memilih Aspek yang menjadi pertimbangan pemilih sebelum menentukan kandidat yang akan dipilih dalam pemilihan umum kepala daerah. Bila voters memutuskan untuk memilih (to vote) maka voters akan memilih atau mendukung kandidat tertentu. Perilaku pemilih dapat dianalisis dengan tiga pendekatan yaitu Pendekatan Sosiologis. Tabel 1.

Existing Literature Sampai saat ini belum ada kajian yang membahas secara khusus mengenai pembentukan strategi yang efektif dalam aktifitas kampanye politik baik di level nasional maupun daerah berdasarkan pendekatan marketing politik dan perilaku pemilih. b. Berangkat dari model yang dikembangkan oleh Niffenegger dalam Wring (1997). masyarakat apatis.3. masyarakat biasa. masyarakat aktivis partai politik. Jika digolongkan pada pilihan partai politik. dan giat mengajak orang lain untuk memilih partai politik yang diusungnya. yaitu: a. c. yaitu memiliki pilihan yang jelas. yaitu meletakkan pemilu sebagai ajang akbar politik yang mesti diikuti sebagai warga negara yang baik. yang ada hanya kajian ilmiah dari para ahli politik. . yaitu melihat pemilu tak lebih dari ajang reguler yang biasa digunakan oleh partai politik untuk memperoleh kekuasaan tanpa menghasilkan perubahan apa-apa. maka perlu dibuat satu penelitian yang akan menghasilkan suatu strategi berdasarkan aspirasi masyarakat dengan pendekatan marketing politik dan perilaku masyarakat dalam memilih partai politik maupun kandidat pada pentas perpolitik nasional maupun daerah. fanatik. tipologi masyarakat dapat dibedakan menjadi 3 bagian. Niffenegger dalam Wring (1997) membuat satu model proses politik yang akhirnya pada pemilih.

Hipotesis selanjutnya yaitu pengaruh political marketing mix terhadap keputusan memilih dan perilaku pemilih terhadap keputusan memilih kandidat Gubernur Lampung Tahun 2013. Methodology Dalam penelitian ini menggunakan kombinasi metode yaitu kualitatif dan kuantitatif dan cara pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara kepada masyarakat yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).4. Kuesioner di rancang secara tertutup dan terbuka dengan . Scope of Research Penelitian ini akan dilakukan terhadap masyarakat di Lampung yang terdaftar sebagai pemilih tetap (DPT) pada Pemilukada Gubernur Lampung Tahun 2013 yang datanya ada pada KPU Provinsi. 6. 5. Why This Research Inti dari hipotesis penelitian ini adalah pengaruh political marketing mix dan perilaku pemilih terhadap keputusan memilih serta implikasinya pada efektifitas strategi kampanye kandidat Gubernur Lampung Tahun 2013. Futher Thoughts Hasil penelitian ini nantinya dapat digunakan bagi para kandidat yang akan bertarung pada pemilihan Gubernur Lampung Tahun 2013 nanti sebagai strategi kemenangan pada Pemilukada Gubernur Lampung Tahun 2013. 7. sehingga akan menghasilkan satu strategi yang efektif bagi kandidat Gubernur Lampung untuk memenangkan Pemilukada Gubernur Lampung Tahun 2013.

sehingga dapat diketahui item-item pernyataan yang tidak valid dan reliable.menggunakan skala ordinal dan wawancara dilakukan secara terstruktur. . selanjutnya dilakukan untuk pengujian hipotesis dengan menggunakan Structure Equation Model dan untuk membentuk strategi kampanye sebagai ending dari penelitian menggunakan Analisis Hirarki Proses (AHP). Data yang sudah dinyatakan valid dan reliable. Data primer yang terkumpul akan diuji tingkat validitas dan reliabilitasnya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.