KOMUNIKASI DAN KONSELING

Arlina Fury Maharani

KETERAMPILAN OBSERVASI
Arlina fury

Arlien_melodix

Tujuan pembelajaran

Mahasiswa dapat menjelaskan tingkah laku verbal dan non verbal serta dapat memberikan contoh secara tepat. Mahasiswa dapat menjelaskan pengamatan dan penafsiran/ interpretasi serta dapat memberikan contoh secara tepat. Mahasiswa dapat menjelaskan sikap dan perilaku dasar yang dibutuhkan dalam membina hubungan baik serta dapat memberikan contoh secara tepat. Mahasiswa dapat menjelaskan keterampilan mendengar dan dapat memberikan contoh secara tepat. Mahasiswa dapat menjelaskan jenis-jenis pertanyaan dan dapat memberikan contoh secara tepat. Mahasiswa dapat menjelaskan bertanya efektif dan dapat memberikan contoh secara tepat.

S A KL I S A K I IF .

KETERAMPILAN OBSERVASI .A.

Tingkah laku non verbal dan ve a. Tingkah Laku Non Verbal .1.

jutan TINGKAH LAKU NON BAL… ● Warna Bentuk Bahasa Tanda Tindakan Objek ● Environmental Klasifikasi Body motion/ Physical Touching Paralanguage Proxemics Artifac characteristic behavior kinesics factors behavior .

b. Tingkah Laku Verbal .

2. Hal-hal yg diobservasi yaitu Penafsiran/ interpretasi adl kesan thd apa yg dilihat dan didengar . Pengamatan dan Penafsiran/ Interpretasi Pengamatan objektif adl berbagai tingkah laku yg dilihat dan didengar.

3. Tujuan Keterampilan Observasi – Menjelaskan tingkah laku verbal dan non verbal sebagai objek observasi Menjelaskan perbedaan antara pengamatan objektif dan penafsiran Menerapkan keterampilan observasi – – .

B. KETERAMPILAN MEMBINA HUBUNGAN BAIK Sikap dan perilaku dasar yang dibutuhkan : S : face your clients Squarely and smile/ nod at client O : Open and non-judgemental facial expressions L : Lean towards client E : Eye contact in a culturally-acceptable manner R : Relaxed and friendly manner .

C. MENDENGAR AKTIF .

Keterampilan Mendengar Dlm KIP/ K ada 4 bentuk mendengarkan yg bisa digunakan : .1.

raut wajah & bhs tubuh klien maupun dr hal2 yg tersirat dr kata2 verbal klien. Refleksi Perasaan adlh mengungkapkan perasaan klien yg teramati o/ konselor dr intonasi suara. memberi masukan kpd klien ttg inti ucapan yg baru dikatakan klien dg cara meringkas & memperjelas ucapan klien. Merangkum biasanya dlkkn pd akhir pembicaraan/ saat mau beralih topik.Mendengar aktif dengan memberikan umpan balik/ merefleksikan isi ucapan dan perasaan klien  Merangkum adlh menyampaikan kembali hal2 inti dr ucapan klien stlh memberi kesempatan kpd klien utk berbicara bbrp waktu. Refleksi Isi atau Paraphrasing adlh menyatakan kmbli ucapan klien dg menggunakan kata2 lain.   .

bahwa merangkum :  Dilakukan setelah bbrp waktu yg lbh lama & mencakup bbrp informasi yg diucapkan klien Digunakan di awal & akhir dr percakapan. Utk transisi antar topik Memberikan penjelasan panjang thd masalah klien yg rumit    .Perbedaan merangkum dengan refleksi isi.

HARUS DIKETAHUI!! .

melanjutkan pembicaraan. dan mengarahkan pd masalah terpenting . kepercayaan.2. dan pengetahuan klien Memberi kebebasan atau kesempatan kepada klien dlm menjawab cara yang efektif untuk menggali informasi Mendorong utk mengembangkan jwbn. Keterampilan Bertanya ● Pertanyaan tertutup jawaban “ya“ atau “tidak“ Tidak menciptakan suasana yg nyaman Bidan mengontrol jalannya percakapan Tdk mendorong utk berbicara bebas Membatasi pilihan-pilihan jawaban seseorang Jenis pertanyaa n Pertanyaan terbuka memakai kata tanya “bagaimana“ atau “apa“ Utk mempelajari perasaan.

tdk memotong Menggunakan kata-kata yg mendorong klien utk tetap berbicara : “dan?”. “bagaimana?”. jelaskan alasan mengapa harus ditanyakan Menghindari penggunaan kata tanya “mengapa?” Mengajukan pertanyaan yg sama dg berbagai cara bila klien belum paham Menghindari pertanyaan yg mengarahkan Menggunakan “pertanyaan terbuka” karena lebih efektif . minat dan keakraban Menggunakan kata2 yg dipahami klien Mengajukan pertanyaan satu per satu Menunggu jawaban dg penuh perhatian.● Bertanya efektif Menggunakan intonasi suara yg menunjukkan perhatian. “lalu?”. “maksudnya?” Bila harus menyakan hal-hal yg sangat pribadi.

Keterampilan Membina Hubungan Baik dan Mendengar Aktif Bidan menggabungkan informasi ke dalam 3 kategori.KESIMPULAN  Ada 3 macam keterampilan observasi : Keterampilan Observasi. Tingkah laku verbal klien. Kesenjangan tingkah laku verbal dan non verbal klien Sikap dan perilaku dasar yang dibutuhkan seorang bidan dalam membina hubungan baik dg klien yaitu dapat menerapkan SOLER dalam melakukan komunikasi dengan klien   . hal-hal yang diamati/diobservasi yaitu : Tingkah laku non verbal klien.

yaitu pertanyaan terbuka dan pertanyaan tertutup. Menggunakan kata-kata yang dipahami klien. Mengajukan pertanyaan untuk mendalami dan klarifikasi. minat dan keakraban.Lanjutan Kesimpulan…  Dalam komunikasi interpersonal dan konseling (KIP/ K) ada 4 bentuk mendengarkan yang bisa digunakan sesuai situasi yg dihadapi. Memberi tanda perhatian verbal dan non verbal. Jenis pertanyaan ada 2. yaitu : Mendengar pasif (diam). Mengajukan pertanyaan satu per satu. dll   . Tips dalam bertanya efektif adalah: Menggunakan intonasi suara yang menunjukkan perhatian. Mendengar aktif.

TERIMA KASIH .

And… It’s time for quiz!!! SIAPKAN ALAT TULIS! TIDAK BOLEH CONTEKAN… ^^ .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful