SOAL OSN GURU IPA (FISIKA) SMP TINGKAT NASIONAL

1. Berikut ini adalah kutipan dari salah satu standar kompetensi dan kompetensi dasar yang terdapat dalam standar ini fisika SMP. Standar kompetensi 3. Memahami konsep kelistrikan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Kompetensi Dasar 3.1. Mendeskripsikan muatan listrik untuk memahami gejala-gejala listrik statis serta kaitannya dalam kehidupan sehari-hari. a. Sebutkan materi prasarat yang harus dikuasai peserta didik untuk mencapai standar kompetensi tersebut. b. Sebutkan konsep-konsep esensial materi pembelajaran tersebut. c. Buatlah bagan materi yang menggambarkan keluasan, kedalaman dan urutan penyajian materi pembelajaran tersebut. d. Sebutkan aspek-aspek kognitif, afektif dan psikomotor yang terkandung dalam materi pembelajaran tersebut. e. Buatlah salah satu indicator untuk mencapai standar kompetensi tersebut, kemudian uraikan materi ajarnya. 2. Sebuah kompetensi dasar berbunyi “Menerapkan asas Black dalam pemecahan masalah”. Mengacu pada standar proses dan pendidikan berkarakter: a. Tentukan alokasi waktu yang dibutuhkan untuk mencapai kompetensi dasar itu! b. Buatlah masing-masing sebuah indicator untuk aspek kognitif, afektif, dan psikomotor sesuai dengan kompetensi dasar tersebut. c. Tulis kegiatan pembelajaran untuk mencapai indicator-indikator tersebut pada jawaban b! d. Buatlah kisi-kisi instrument penilaian hasil belajar dan instrument penilaian berdasarkan indicator-indikator tersebut pada jawaban b!

3. Pada gambar di samping ini dilukiskan dua buah benda yang massanya M1 dan M2 dihubungkan dengan tali melalui sebuah katrol K yang terpasang pada sebuah system bidang miring. Pada keseluruhan system tersebut, M1 = 800 gram, M2
=

672 gram,

antara M1 dan bidang miring terdapat koefisien gesekan static 0,4 dan koefisien gesekan kinetic 0,3. Katrol licin dan massanya diabaikan, tali lentur dan massanya diabaikan, tinggi bidang miring h = 2m, percepatan grafitasi dianggap = 10 m/s2. Petunjuk : gunakan a. Berapa sudut θ agar M1 dan M2 seimbang.? b. Jika θ = 45o dan mula-mula M1 diam, lukiskan diagram bebas gaya system dan kemudian hitung berapa besar dan kemana arah percepatan yang dialami M1. c. Berapakah perubahan energy kinetic M1 selama bergerak mulai dari keadaan diam sampai menempuh jarak 1 m dengan sudut kemiringan bidang miring θ=45o? = 1,7.

4. Sebuah bola yang massanya m mula-mula diam di lantai. Bola itu lalu ditarik keatas oleh gaya konstan F sambil didorong ke kanan oleh gaya konstan B. Gaya F dan B bekerja selama selang waktu t. Jika percepatan grafitasi adalah g, tentukan besar kecepatan bola itu ketika jatuh membentur lantai.

5. Sepotong senar gitar panjang 1 meter, massanya 7,5 gram. Senar dipasang teregang pada dua penumpu yang terpisah sejauh 90 cm. Tegangan yang terjadi pada senar besarnya 150 N. Senar ini digetarkan sehingga terbentuk empat simpul gelombang berdiri. Tentukan: a. Besar kecepatan getaran yang terjadi pada senar! b. Besar frekuensi getaran yang terjadi pada senar!

6. Sebuah lensa divergen dengan panjang fokus -30 cm diletakan di belakang lensa konvergen yang panjang fokusnya 20 cm pada jarak 45 cm satu sama lain. Sebuah benda tegak yang tingginya 2 cm diletakkan pada jarak 30 cm didepan lensa konvergen. Bayangan yang dihasilkan lensa konvergen selanjutnya dianggap sebagai benda oleh lensa divergen. a. Dimanakah bayangan akhir yang dihasilkan oleh lensa divergen? b. Berapakah perbesaran bayangan yang dihasilkan system kedua lensa itu? c. Gambarkanlah lintasan sinar pada pembentukan bayangan oleh kedua lensa tersebut! 7. 200 gram es bersuhu -15oC dimasukkan kedalam 300 gram air dalam bejana. Suhu setimbang awal air dan bejana adalah 10oC. Setelah es dimasukan ke dalam air suhu setimbang baru 8oC. Pada akhir percobaan masa bejana dan isinya ditimbang dan menunjukkan nilai massa 1000 gram. Gunakan kalor jenis air 1 kal/g.oC, kalor jenis es 0,5 kal/g.oC, dan kalor lebur es 80 kal/g. Hitung a. kalor yang diserap es hingga tercapai kesetimbangan baru! b. kalor jenis kaleng! c. kalor yang dilepas kaleng!

8. Dua buah hambatan A dan B dirangkai dan dipasang pada sumber ggl 9 volt yang hambatan dalamnya 1 ohm. Jika kedua hambatan dirangkai seri ternyata sumber ggl menghasilkan kuat arus listrik 1,5 ampere dan ketika kedua hambatan dirangkai parallel ternyata sumber ggl menghasilkan kuat arus 4,09 ampere. a. Berapakah nilai hambatan A dan nilai hambatan B? b. Berapakah perbandingan daya pada hambatan A dan hambatan B ketika keduanya dirangkai parallel? c. Berapakah perbandingan beda potensial listrik pada kedua ujung-ujung hambatan ketika keduanya dirangkai seri?