ASUHAN KEPERAWATAN Pada Tn.

S dengan Morbus Hansen (Ulkus Digiti 3 pedis Sinistra) Rumah Sakit Kusta Sumber Glagah Pacet- Mojokerto

Tempat Praktek Tgl/jam MRS

: Ruang Melati : 03-01-2013/20.00 wib

Tgl/ jam pengkajian : 15-01-2013/15.00 wib

I. IDENTITAS PASIEN

Nama Umur Jenis kelamin Status Agama Suku Pendidikan Pekerjaan Alamat

: Tn. S : 55 th : Pria : kawin : islam : jawa : SMP : swasta : Tuban

Pola eliminasi Pasien mengatakan tidak ada gangguan pada BAB dan BAK normal sperti biasa c. Riwayat Penyakit Sekarang pasien mengatakan menderita penyakit kusta sejak 5 tahun yang lalu.II. pasien tetap bisa tidur siang dan malam dengan nyenyak. POLA KESEHATAN FUNGSIONAL Keluhan Utama : Pasien mengatakan nyeri [ada jari tengah kaki bagian kiri 1. pasien disarankan untuk MRS di RS setelah sembuh pasien pulang. 2. Pola Fungsi Kesehatan a.selang waktu 1 tahun pasien mengatakan timbul luka ditelapak kaki. Pasien teratur makan 3 kali sehari secara teratur dengan pemberian makan . Setelah +_ tahun pasien mengatakan ada luka lagi di jari kaki kiri bagian tengah pada tanggal 03-01-2013 pasien membawahnya ke RS sumber glagah dan MRS sampai sekarang. Pola Nutrisi Pasien mengatakan tidak ada gangguan pada pola makan dan minuman. Awalnya pasien merasakan kekakuan pada persendian tangan lalu pasien membawa ke puskesmas gresik dan oleh pihak puskesmas pasien disarankan untuk berobat diseumber glagah . 3. b. lalu pasien kembali lagi ke RS sumber glagah dan MRS sampai sembuh . Riwayat Penyakit Keluarga Pasien mengatakan kalau anggota keluarganya tidak ada yang terkena penyakit seperti ini . Riwayat Penyakit Dahulu Pasien mengatakan 5 tahun yang lalu pernah menderita penyakit seperti ini dan dibawah ke puskesmas Gresik. III. Pola Tidur dan aktifitas Pasien mengatakan tidur tidak terganggu dengan nyenyak . . dan pasien membawanya ke RS sumber glagah .

Observasi dan Pemeriksaan Keadaan umum : baik Kesadaran . (breathing) Inspeksi : . Pola persepsi dan konsep diri @ Citra Diri @ideal diri : terganggu karena pasien merasa malu dengan penyakit yang diderita : pasien dpt berkomunikasi dengan baik dengan keluarga. Pola mekanisme Koping dan Stress Keadaan emosi sesuai perilaku . bisa berjalan dan beraktifitas dengan baik d. tidak merasa emosi . pasien lain. pasien dalam keadaan senyum. maupun tenaga kesehatan @Harga Diri : terganggu karena pasien merasa malu dengan penyakit yang diderita. tenang . pasien juga bisa mengendalikan emosinya dengan baik. IV. f.dada simetris Tidak ada refraksi dada Pernafasan melalui hidung Tidak menggunakan alat bantu pernafasan . Pola Personal Hygine Pasien mandi 2x sehari pagi dan sore tanpa dibantu petugas kesehatan e.Untuk aktifitas. mandiri . composmentis Tanda-tanda vitasl TD N S RR GCS : 120/80 mmhg :80 x/menit : 36 c : : 456 Pemeriksaan Fisik B1.

konjungtiva : merah muda. suara jantung reguler : PMI. mukosa bibir lembab : sklera : putih.s2 bunyi tunggal. suara nafas vaskular : vocal fremitus kanan kiri sama : suara paru sonor B2( bleeding) Inpeksi Auskultasi Palpasi Perkuso : tidak terlihat ictus cordis : s1. pupil : isokor : Pengelihatan : normal Perabaan : normal B4 (bowel) .Auskultasi Palpasi Perkusi . teraba : suara pekak B3 (brain) Kesadaran Kepala Wajah Bibir Mata Leher Persepsi sensori Pendengaran : normal Penciuman Pengecap : normal : normal : composmentis. tidak ada suara tambahan . gcs 456 : tidak ada kelainan : simetris tidak pucat .

tidak ada oedem . kiriri bagian telaoak odem Nyeri : kaki kanan tidk nteri . tidak ada nyeri tekan . umbilikus masuk kedalam : hepar dan ginjal tidak teraba . kaki kiri sedikit nyeri .Mulut dan tenggorokan : tampak bersih tidak ada stomatitis Abdomen : Inspeksi Palpasi : abdomen : simetris. pada bagian perut atas Auskultasi Perkusi : bising usus : tympani B5 (bladder) Produksi urin Warna : 1000 cc/hari : kuning jernih B6 ( bone) Kekuatan otot : 5 5 Edema : kanan.

ulkus digiti 3 pedis sinistra Q : cenut-cenut R : jari kaki tengah bagian kiri S : 6 dari 10 T : TTV TD: 120/80 mmhg N : 80 x/ menit S.Kesadaran : composmentis .k/u baik Tidak lemas utuh . 1. saluran pernafasan inhalasi .ANALISA DATA Nama Paisen Umur No. Data : Tn.Gcs 4-5-6 Kuman P . 36 c Menginfeksi sel Saraf tepi (kuman berkembang biak) miobacterium leprae schwan (saraf tepi) dan kulit Imunitas menurun Deformitas .S : 55 tahun Etiologi Masalah kontak Gangguan antara nyaman nyeri rasa Ds : px mengatakan nyeri pada jari Adanya tengah kaki kiri langsung kulit demham tidak Do : .

Sekunder Akibat saraf kerusakan N. tibialis posterior Infiltrasi granuloma Gangguan motorik Nyeri .

Analisa Data No Data Etiologi Masalah kontak Gangguan intregitas antara kulit tidak 1. Ds : px mengatakan kulitnya sering Adamya mati rasa langsung kulit Do : .tidak lemas .gcs : 4-5-6 Kuman utuh yang miobacterium TTV TD : 120/ 80 mmhg N : 80x/menit S : 36c Saraf tepi (kuman berkembang) leprae Menginfeksi kulit Jaringan kulit sekitar mati rasa Gangguan intregitas kulit .keasadaran : composmentis .k/u baik .

Diagnosa Gangguan rasa nyaman nyeri berhubungan dengan proses inflamasi TTD 2. Gangguan intregitas kulit b/d .DIAGNOSA KEPERAWATAN NO 1.

Memberikan informasi untuk membantu dalam membrikan intervensi 4. penjalaran nyeri 4. Ajarkan dan anjurkan melakukan tkhnik distraksi dan relaksasi 5. BHSP dengan perawat 2. Diagnosa Gangguan rasa nyeri bd proses inflamasi Tujuan : Tujuan/ kriteria hasil Setelah dilakukan tindakan keperawatan proses inflamasi berhenti dan membaik selama 2x24 jam Kriteria Hasil :  Inflamasi berkurang  Nyeri dbn  Wajah tidak menyeringai Intervensi : 1. Atur posisi senyaman mungkin 7. Menghilangkan nyeri . intensitas. Terjalin hubungan saling percaya dan rasa kerja sama yang baik antara perawat dan pasien 2. 1. Dapat mengurangi nyeri 5. Observasi lokasi.Rencana Keperawatan No. Mengetahui perkembangan kesehatan pasien 6. Dengan memberikan penjelasan pada ox maka akan mengerti dan kooperatif dengan petugas kesehatan 3. Posisi yang nyaman dapat menurunkan rasa nyeri 7. Berikan penjelasan tentang tindakan yang akan dilakukan 3. Observasi TTV 6. Rawat luka 8. Kolaborasi untuk pemberian analgesik sesuai indikasi Rasional 1. Untuk membersihkan dan mempercepat pertumbuhan jaringan baru 8.

Observasi TTV Td : 120/80 mmhg N : 80x/menit S : 36c TTD 16-01-2013 Jam 09. Observasi lokasi Ulkus digiti 3 pedis sinsitra 4. Observasi lokasi nyeri 2.00 Implementasi 1.Implementasi Waktu 15-01-2013 Jam 19. Membina hubungan saling peracaya antara perawat dan pasein 2. Menjelaskan tentang tidndakan yang akan dilakukan pada pasien 3. Observasi TTV TD : 120/90 N : 80 x/menit S: 36c .00 1.

EVALUASI Data 15-012013 Evaluasi S : px mengatakan nyeri pada kaki bagian kiri tengah O: k/u baik GCS :456 Skala nyeri 6 TTV TD. sohobion TTD 16-012013 S : px mengatakan nyeri sedikit berkurang O : k/u baik GCS : 456 Skala nyeri :4 TTV : TD : 120/90 N : 84x /menit S : 36 c A : masalah tertasi sebagian P : intervensi dilanjutkan dengan pemberian terapi dan rawat luka . masalah belum teratasi P : intervensi dilanjutkan dengan pemberian terapi : Asamfenamat. 120/80 mmhg N : 80x/ menit S: 36c A.