MK.

OSEANOGRAFI ( Modul 2 )
Lautan dan Daratan (1) Teori Pembentukan

Kasim Mansyur, ST., M.Si
achim_dive9@yahoo.com

TEORI PEMBENTUKAN

Teori “Big Bang”, paling banyak diterima para astronomi. Teori diusulkan pada dekade tahun 1920 dan 1930. Dengan dasar sifat-sifat fisik alam, alam terbentuk antara 12 dan 15 milyar tahun lalu. Teori “Big Bang” ledakan materi ukuran sangatsangat kecil dan padat.

Dasar Teori “Big Bang”
3 pengamatan mendukung Teori “Big Bang”
1.

2.

3.

Pengamatan 1929, jarak galaksi menjauh dari bumi. Tahun 1948, George Gamow prediksi “deteksi level radiasi microwave sisa dari Big Bang” Tahun 1965, A.A. Penzias dan RW Wilson membuktikan/mendeteksi radiasi microwave tsb

dan sebagian kecil unsur-unsur lebih berat.Pengamatan Kedua    Terkait dengan kelimpahan unsur-unsur kimiawi benda angkasa. 25% Helium (He). umumnya komposisi mencapai 3/4 Hidrogen and 1/4 Helium. termasuk sejumlah kecil unsur-unsur berat. Walaupun sangat tergantung pada kondisi awal benda angkasa yang sulit dihitung secara tepat. . Model Big Bang memprediksi kira-kira 75% Hidrogen (H).

Pembentukan Tata Surya .

C. terjadi turbulensi yang menyebabkan pemadatan piringan ke arah eddies tubular kecil.6 milyar tahun lalu) A.AWAL PEMBENTUKAN MATAHARI Didasarkan teori “gravitational collapse” atau teori “nebular” atau teori “dust-cloud” (terjadi dalam puluhan juta tahun pada 4. Saat cakram berputar. Ruang angkasa yang mengandung sejumlah gas (hydrogen dan helium) membentuk awan (nebula) B. kontraksi 99% massanya di pusat dan sisanya memutar berlawanan arah jarum jam membentuk piringan mendatar. Awan berkontraksi dan membentuk cakram. . Kondisi terus membesar saat bersamaan membentuk protoplanet.

Pemisahan lanjut kerak karena output energi dari peluruhan radioaktif dalam bumi. Selanjutnya silikat berdensitas rendah memadat dan menyatu membentuk mantel dan kerak.D. unsur-unsur kaya besi akan memadat lebih dahulu. suhu dan tekanan menyebabkan permulaan fusi termonuklir yang menyediakan sumber energi di kehidupan bumi. membentuk inti (inti bagian dalam dan luar). Protoplanet terus membesar membentuk planet dalam tata surya Matahari membesar dan menarik sebagian besar massanya. Saat proses akumulasi ini terjadi.    . Saat akresi panas planetesimal.

Penyatuan Awan Gas dan Debu .

Kondensasi Protomatahari dan Protoplanet .

“Planet2 Dalam” kehilangan senyawa2 Gas tersebut lebih banyak Bukti2 ini menunjukkan bahwa atmosfir bumi berasal dari sumber lain .10-6 atmosfir kosmik • Gas He dan H di (Surya dan Planet2 besar) relatif > Planet2 Dalam.Pembentukan Bumi Diduga Bumi berevolusi dari kecil hingga sebesar sekarang. Buktinya : • Komposisi atmosfir bumi berbeda dibanding dengan atmosfir planet lain. sehingga tidak bisa mempertahankan atmosfir awalnya. dan komposisi kosmik • Senyawa ‘rare gases’ atmosfir bumi sekitar 10-10 . Artinya.

Emisi Gas : H2O.Awal Pembentukan Atmosfir (1) • Kegiatan vulkanik diduga menjadi sumber utama pembentukan atmosfir awal. N2. dan Cl2 terjadi dalam jumlah yang sangat besar (gas O2 tidak ada) Pada saat yang bersamaan Lahar Padat juga membentuk daratan dengan laju 1-3 km2 per tahun Dominasi gas di atmosfir awal adalah CO2 adalah mirip dengan yang ditemui di Planet Venus dan Mars • • • . SO2. CO2. SO3. H2.

O2) ? Ini merupakan pertanyaan inti tentang teori evolusi atmosfir bumi .Awal Pembentukan Atmosfir (2) Bagaimana dari Atmosfir dengan dominasi CO2 BISA BERUBAH Menjadi Aatmosfir sekarang (dominasi N2 .

Awal Pembentukan Atmosfir (3) • Dari mana asal gas O2 tersebut. dan bagaimana CO2 bisa menghilang dari atmosfir bumi ? Pada Atmosfir awal diduga Oksigen ada karena Penguraian Senyawa H2O oleh sinar Ultra Violet (UV). seperti : H2O + uv  H + OH H + OH + uv  2H2 + O O + O  O2 • .

Awal Pembentukan Atmosfir (4) • • • Proses awal tersebut akan menghasilkan konsentrasi O2 sekitar 10-4 dari kandungan O2 di atmosfir kini Tapi ini sangat sedikit Kemungkinan lain dari meningkatnya O2 hanya dari Proses Fotosintesis. yaitu 6H2O + 6CO2 + uv  C6H12O6 + 6O2 • • O2 ini akan teroksidasi oleh lingkungan sekeliling Hanya jika Produksi > Konsumsi O2 itu bisa ber + .

Awal Pembentukan Atmosfir (5) Begitu konsentrasi O2 mencapai 10 % dari kandungan O2 di Atmosfir kini  Lapisan Ozone (O3) dapat terbentuk   .

H2O juga tidak dapat hadir dalam bentuk cair. H2O hanya hadir dalam bentuk uap.Awal Pembentukan Lautan (1) • • • • Proses pembentukan Lautan erat kaitannya dengan evolusi atmosfir Ini disebabkan karena posisi bumi terhadap matahari yang unik. Di suhu dan tekanan rendah (seperti di Mars). . sehingga mempunyai tekanan dan suhu tertentu. yang menyebabkan H2O dapat hadir di alam dalam bentuk cair Di suhu dan tekanan tinggi (seperti di Venus).

diperkirakan diperlukan hanya sekitar 1 % dari jumlah tersebut masuk menjadi Air Tanah dan Lautan. Volumenya diperkirakan sebanyak dengan Volume Lautan yang sekarang ini. Waktu yang diperlukan sekitar 4 x 109 tahun • . Dari Mata Air Panas yang disemburkan oleh Sumber Air Panas dan Vulkanik.Awal Pembentukan Lautan (2) • • Darimana air itu berasal ?? Diduga ini berasal dari proses Kristalisasi dari Magma yang Membeku menjadi Batuan.

50 % berumur < 75 jt tahun Janin lautan diduga berada di Laut Merah dan Teluk Aden yang mulai terbentuk sekitar 20 jt tahun • • .Awal Pembentukan Lautan (3) • Umur cekungan lautan relatif muda dibanding dengan umur bumi (4.6 milliar tahun) Sedimen di cekungan laut berumur 190 jt tahun.

(Daratan dan Lautan) .

samudera dan danau air tawar . sep: laut. CO2 dll 2. Atmosfer Lapisan terluar yang terdiri dari bermacam-macam gas : Ni. Hidrosfer Meliputi 71% dari seluruh luas permukaan bumi (361 juta Km2).Struktur Bumi Bumi terdiri atas beberapa lapisan dengan kepadatan (density) dan komposisi yang berbeda 1. O2.

3. Litosfer (Lapisan Kerak Bumi) Ketebalan antara 600 – 700 km Terdiri atas 2 tipe Lapisan Keras Permukaan:  Continental crust (147 juta km2 = 29% dari seluruh permukaan bumi) Terdiri dari batu-batu granit  Oceanic crust Terdiri dari batu-batu basal yang menutupi lembah-lembah laut yang dalam .

Mengandung logam-logam besi dan nikel . Astenosfer Bagian atas lapisan lunak (mengalir secara lambat) sedangkan bagian bawah lapisan keras Litosfer mengapung Astenosfer di atas lapisan Lempengan tektonik (Tectonic plate) 5. Central Core Sangat Padat.4.

Struktur Bumi Gambar Irisan Melintang Lapisan Bumi .

Tanah Hemisfer Seluruh massa tanah daratan 2.Massa Daratan dan Lautan Pada dasarnya bumi dibagi menjadi 2 bagian: 1. Lautan Hemisfer .

Ridge dan Rise Bentuk proses peninggian yang terdapat di lautan* Ridge dan Rise hampir sama* Ridge mmiliki kemiringan lereng yg lebih terjal dari Rise .Topografi Dasar Laut Dasar Laut memiliki topografi yang kompleks seperti daratan Bentuk-bentuk topografi tersebut : 1.

Ridge dan rise utama bergabung menjadi satu membentuk rantai yang sangat panjang Mid-Oceanic Ridge System .

RISE RIDGE .

Trench (Bagian laut yang terdalam) Berbentuk seperti saluran yang terpisah dan sangat dalam Contoh: Java Trench . Abyssal plan (Daratan abisal) Daerah yang relatif terbagi rata dari permukaan bumi yang Terdapat dibagian yang mengarah kedaratan dari System Ocenic Ridge 4. kedalaman 7700 meter 3. Continental Island (Pulau-pulau benua) Massa tanah dari CI memiliki jenis massa tanah yang sama dengan yang terdapat di Daratan Benua Besar yang menjadi terpisah exp: Pulau Madagaskar .2.

Trench .

5. Island Arc (Kumpulan pulau-pulau) Terdiri dari batu-batuan vulkanik dan sisa-sisa sedimen Cont: Kepulauan Indonesia 6.Terletak jauh dari massa daratan . Mid-Oceanic Volcanic Island .Pulau-pulau vulkanik yang ada di tengah lautan .

Seamount dan Guyot Gunung-gunung berapi yang muncul dari dasar lantai lautan. Atol-atol Kumpulan pulau-pulau terumbu karang yang berbentuk Melingkar seperti cincin yang mengelilingi lagon yang dangkal* 8.Seamount : puncak runcing dan lereng yang curam .Guyot : puncak datar .7. tetapi tidak sampai kepermukaan .

Coastal Margins (Batas-batas Pantai)  Continental Shelf Daerah yang mempunyai lereng yang landai (kemiringan sekitar 0.4%) dan berbatasan langsung dengan daratan Lebar antara 50 – 70 km Kedalaman maksimum dari lautan yang ada di atasnya tidak lebih besar antara 100 – 200 meter .

 Continental Slope Lereng lebih terjal dari Contineltal Shelf Kemiringan antara 3% .6%  Continental Rise Daerah yang mempunyai lereng yang perlahan -lahan menjadi datar .

com Achim_dive9@yahoo.Sekian achim_dive9yahoo.com .

Coastal Margins (Batas-batas Pantai) .

Topografi Dasar Laut .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful