NAMA NIM FAK/ JUR

: HARISYA MUCHNI : 06111010017 : FKIP/ PEND. KIMIA

SIFAT – SIFAT ANION
1. UNSUR HALOGEN
Halogen merupakan golongan non-logam yang sangat reaktif, berbau, berwarna, beracun serta tidak dijumpai pada keadaan bebas di alam. Pada umumnya ditemukan dialam dalam bentuk senyawa garam-garamnya. Garam yang terbentuk disebut Garam halida. Sebenarnya dalam tubuh manusia pun terdapat senyawa-senyawa halogen. Misalnya Ion clorida (Cl-) merupakan anion yang terkandung dalam plasma darah, cairan tubuh, air susu, air mata, air ludah, dan cairan eksresi. Ion Iodida (I-) merupakan suatu komponen dalam pembentukan lapisan email gigi. Sifat Kimia : A. Sifat-Sifat Kimia dan Fisika Unsur Halogen

I. Sifat Kimia Halogen mudah membentuk ion negative karena atom halogen mempunyai 7 elektron valensi pada kulit terluarnya ( ns2 np5 ). Atom unsur halogen cenderung akan menarik 1 elektron (1e-) dan menjadi ion negative dalam rangka membentuk susunan electron yang stabil seperti gas mulia (ns2 np6). Oleh karena itu, halogen disebut unsur yang sangat elektronegatif. Kereaktifan halogen sangat besar. Hal ini disebabkan jari-jari atom halogen sangat kecil sehingga mudah menarik electron. Dari fluorin ke iodine sifat kereaktifan makin berkurang karena jari-jari atom makin besar. Halogen merupakan oksidator (pengoksidasi) kuat. Unsur-unsur halogen mudah mengikat electron karena itu halogen mudah tereduksi. Harga potensial (Eo reduksi) dari fluorin sampai iodine makin berkurang. F2(g) Cl2(g) Br2(l) I2 (s) + 2e → 2F- (aq) 2Cl- (aq) 2Br- (aq) 2I- (aq) Eo = +2,87 volt Eo = +1,36 volt Eo = +1,07 volt Eo = +0,51 volt + 2e → + 2e → + 2e →

Dari data tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa dari fluorin sampai iodine sifat oksidator/ pengoksidasi halogen makin berkurang. Dalam membincangkan sifat kimia halogen, kadangkala fluorin dan astatin diabaikan. Hal ini demikian karena astatin adalah bahan radioaktif. Fluorin juga

Halogen merupakan senyawa yang sangat elektronegatif karena mempunyai 7 elektron valensi (ns2 np5) dan mudah menarik satu elektron menjadi ion negatif agar susunan elektronnya stabil seperti gas mulia (ns2 np6). Sifat kimia halogen adalah sebagai berikut : a. Flourin berwarna kuning muda. karena mempunyai7 elektron valensi sehingga cenderung menarik elektron dan menjadi ionnegatif dalam rangka membentuk susunan elektron gas mulia. sedangkan . dalam satu golongan. Hal ini terjadi karena tekanan uap iodin padat pada suhu kamar lebih besar dari 1 atm Kecenderungan titik leleh dan titik didih halogen tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut. gaya dispersi bertambah besar sesuai dengan pertambahan massa molekul (Mr). Itulah sebabnya mengapa titik leleh dan titik didih halogen meningkat dari atas ke bawah dalam tabel periodik unsur.menarik antarmolekul halogen merupakan gaya dispersi. iodin padat berwarna hitam. Halogen merupakan unsur yang sangat elektronegatif.mempunyai sifat-sifat anomali karena ukurannya yang kecil dan keelektronegatifannya yang tinggi. semakin ke atas. Dengan kata lain dari fluorin sampai iodin kereaktifan halogen melemah. 1) Wujud Halogen Pada suhu kamar. klorin berwarna hijau muda. bromin berwarna merah tua. Mempunyai bilangan oksidasi -1 c. bromin berupa zat cair yang mudah menguap. Sebagaimana diketahui. sedangkan iodin berupa zat padat yang mudah menyublim. dengan demikian gaya tarik. e. Dalam sistem periodik. unsur halogen merupakan oksidator yang kuat d. f. akan semakin mudah menangkap elektron. Pemanasan iodin padat pada tekanan atmosfer tidak membuat unsur itu meleleh. tetapi langsung menyublim. Karena itu. flourin dan klorin berupa gas. Jari-jari atom unsur halogen bertambah dari fluorin sampai astatin menyebabkan gaya tarik inti dengan elektron valensi (pada kulit terluar) makin lemah sehingga keelektronegatifan (kemampuan menarik elektron) semakin lemah dan kemampuan membentuk ion negatifnya juga semakin berkurang. 2) Warna dan Aroma Halogen Halogen mempunyai warna dan aroma tertentu. Molekul halogen (X2) bersifat nonpolar. Unsur halogen selalu dalam bentuk molekul diatomik yang sangat reaktif terhadap unsur logam maupun nonlogam b.

Merupakan gas berwarna kuning kehijauan dan dapat bersenyawa dengan hampir semua unsur. sedangkan titik didihnya adalah pada suhu -188. Kenyataannya.5 ppm dan pada konsentrasi 1000 ppm berakibat fatal setelah terhisap dalam-dalam. oleh sebab itu juga merupakan unsur yang paling reaktif. dengan massa atom relatifnya adalah 19 gr/mol. Fluor sangat reaktif sehingga jarang ditemukan dalam keadaan bebas. sedangkan pada suhu 30oC hanya 1. sehingga biasanya berbentuk dalam senyawa seperti fluorit . Fluor bersifat racun. Gas klor bebas tidak terdapat di alam tetapi di dapat terikat dengan logam-logam lain antara lain sebagai NaCl /garam dapur dan MgCl2. fluor biasa dijumpai berikatan dengan unsur atau senyawa lain.uap iodine berwarna ungu. serta bersifat racun. Jika didekatkan dengan bahan-bahan yang terbuat dari minyak dan gas maka akan dapat menimbulkan api. Baunya dapat dideteksi pada konsentrasi sekecil 3. Fluor yang berikatan dengan oksigen akan membentuk senyawa fluorida. korosif dan sangat berbau. Pada suhu 10oC. Dengan menghirup 1000 ppm (0. Titik leburnya adalah pada suhu -219. Menyebabkan iritasi pada kulit dan membakar kulit. satu volume air dapat melarutkan 3. Klorin mengiritasi sistem pernapasan. dan apatit. Flour merupakan unsur nonlogam yang paling elektronegatif. Nama fluor pertama kali diambil dari kata fluo yang berarti mengalir dalam bahasa Latin.13oC. Gas klorin sangat bersifat toksik.1 %) akan berakibat fatal setelah beberapa menit. Klorin merupakan senyawa yang stabil.77 volume. Klorin dapat mengganggu pernapasan. Gas klorin berwarna kuning-kehijauan. apabila tehisap akan menyebabkan kerusakan serius pada paru-paru dan bisa berakibat fatal. Karena itu klorin tergolong dalam grup unsur halogen (pembentuk garam) dan diperoleh dari garam klorida dengan mereaksikan zat oksidator atau lebih sering dengan proses elektrolisis. kriolit. Bentuk gasnya mengiritasi lapisan lendir dan bentuk cairnya bisa membakar kulit. mudah bereaksi dengan unsur lain. yang terdapat dalam mineral yang terlarut dalam air sungai dan air laut.5 ppm selama 8 jam kerja sehari-40 jam per minggu. Nomor atomnya adalah 9. Fluorin merupakan unsur kimia yang berupa gas bewarna kuning kehijauan dan merupakan insur yang sangat reaktif juga dilambangkan dengan huruf F. Fluor pertama kali diisolasi oleh ilmuwan prancis yang bernama henri Moissan pada tahun 1886. . klorin digunakan sebagai senjata kimia pada perang gas di tahun 1915. dimana zat ini merupkan zat yang sangat toksik pada hewan perairan. merusak selaput lendir dan dalam wujud cairnya dapat membakar kulit. dapat larut dalam air. Semua halogen berbau rangsang dan menusuk.10 volume klorin. Terpapar dengan klorin tidak boleh melebihi 0.6oC.

Brom mudah larut dalam air atau karbon disulfida. Iod adalah padatan berkilauan berwarna hitam kebiru-biruan. Brom mengakibatkan bahaya kesehatan yang serius. mudah bergerak. besi. sehingga mudah berikatan dengan senyawa-senyawa yang elektropositif. karbon tetraklorida. tembaga dan bahan-bahan organik. tidak sekuat klor tapi lebih kuat dari iod. yang kemudian menggeser iodida. Iodin salah satu anggota halogen yang berupa padatan pada temperatur kamar hingga untuk keperluan percobaan mudah ditangani. Dapat bersenyawa dengan banyak unsur dan memiliki efek pemutih. Dari hasil penelitian diperoleh toksisitas dari brom adalah :  Apabila dimakan oleh tikus dengan dosis 2600 mg/kg akan mengakibatkan kematian sebanyak 50 % (LD50). Dalam bentuk gas. Bromin juga merupakan sebuah molekul yang sangat “terpolarisasikan” dan ikatan pi dalam propena yang mendekat akan menginduksi sebuah dipol dalam molekul bromin tersebut.  Apabia dimakan oleh mamalia dengan dosis 440 mg/kg akan mengakibatkan kematian sebanyak 50 % (LD50). Iod hanya sedikit larut dalam air. Ketika brom tumpah ke kulit. Bisa berakibat fatal jika terhirup dan menyebabkan tingkat keracunan yang tinggi bila terhirup. Iod mudah larut dalam kloroform. Iod membentuk senyawa dengan banyak unsur. Iod menunjukkan sifat-sifat menyerupai logam. dan peralatan keselamatan kerja harus diperhatikan selama menanganinya. brom bersifat toksik.. Iodin mempunyai karakteristik antara lain sifat polaritas yang signifikan dalam . menyerupai klor. baja.Bromin adalah salah satu unsur yang termasuk ke dalam golongan VIIA (golongan halogen). dan memiliki efek iritasi pada mata dan tenggorokan.  Apabila dihirup oleh tikus dengan konentrasi 750 ppm selama 9 jam akan mengakibatkan 50 % mati (LC50). akan menimbulkan rasa yang amat pedih. mudah menguap pada suhu kamar menjadi uap merah dengan bau yang sangat tajam. Dalam bentuk cairan. Unsur golongan ini sagat elektronegatif. logam alkali. atau karbon disulfida yang kemudian membentuk larutan berwarna ungu yang indah. menguap pada suhu kamar menjadi gas ungu biru dengan bau menyengat. Brom adalah satu-satunya unsur cair non logam. logam bubuk. zat ini bersifat korosif terhadap jaringan sel manusia dan uapnya menyebabkan iritasi pada mata dan tenggorokan. cairan berwarna coklat kemerahan. tapi tidak sereaktif halogen lainnya. Brom merupakan zat yang satbil dan tidak mudah terbakar dengan adanya pereduksi. membentuk larutan berwarna merah. Sifatnya berat.

Menyebabkan iritasi pada kulit dan membakar kulit. sehingga membuat halogen sedikit bermuatan negatif dan atom karbon sedikit bermuatan positif kecuali untuk ikatan karbon-iodin.). Dari hasil penelitian diperoleh toksisitas dari klorin adalah sebagai berikut: Dihirup oleh manusia dengan konsentrasi terkecil 2593 mg/m3 selama 30 menit akan menyebabkan kematian.1 %) akan berakibat fatal setelah beberapa menit. Karakteristik lain yang berbeda dari golongannya yaitu kemampuannya membentuk senyawa komplek sebagai ion I3.sangat informatif dalam proses redoks. Klorin dalam cairakan membentuk asam hiplorus yang diketahui dapat merusak sel-sel dalam tubuh. Dengan menghirup 1000 ppm (0. dimana zat ini merupkan zat yang sangat toksik pada hewan perairan. Senyawa terhalogenasi ini memiliki kelemahan dia tidak dapat membunuh bakteri garam positif dan ragi. Klorin merupakan senyawa yang stabil. Sifat lain yang sangat dramatik yaitu interaksinya dengan amilum menghasilkan warna biru dan ini merupakan indikator untuk membedakan dengan ionnya iodida . ikatan ini sangat mudah dipolarisasi oleh apapun yang mendekatinya. Klorin bewujud seperti gas yang berwarna kuning kehijauan dengan bau cukup menyengat. dimana abunya dapat dijadikan sebagai sumber iodin yang layak untuk diperjualbelikan.01 %.( I2 dalam I. NaI tambahan untuk mencegah penyakit gondong. senyawa ini juga tidak bersifat stabil dan sulit terbiodegradasi. yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid. Walaupun ikatan karbon-iodin tidak memiliki dipol permanen. Sebuah ion negatif yang mendekati ikatan ini dari sisi yang berjauhan dengan ujung atom karbon. Perak iodida digunakan dalam film fotografik berkecepatan tinggi. Keelektronegatifan halogen (terkecuali iodin) yang lebih besar dari keelektronegatifan atom karbon berarti bahwa pasangan elektron dalam ikatan karbonhalogen akan tertarik ke ujung halogen. Kebanyakan garam dapur yang dijual mengandung 0.golongannya hingga kelarutannya dalam pelarut dengan berbagai tingkat kepolaran dapat di identifikasi. . tetapi senyawa ini terkonsentrasi dalam spesies rumput laut tertentu. Iodin terkandung dalam hormon pengatur pertumbuhan tiroksin.10-7 %. dengan demikian sifat sebagai oksidator dalam sistem I2– I. Gas klorin sangat bersifat toksik. apabila tehisap akan menyebabkan kerusakan serius pada paru-paru dan bisa berakibat fatal. Iodin terdapat di air laut hanya sampai kadar 6. yaitu pembengkakan kelenjar tiroid.

iodin mudah larut dalam KI  Semuanya larut dalam pelarut organik seperti Alkohol. Zat ini terutama menyebabkan kerusakan atau gangguan pada saluran pernafasan. bromin berwujud cair yang mudah menguap dan iodin berwujud padat yang mudah menyublim. Unsur ini termasuk golongan halogen dan merupakan unsur radioaktif yang terbentuk secara alami melalui peluruhan uranium-235 and uranium238. Nama unsur ini berasal dari bahasa Yunani αστατος (astatos) yang berarti "tak stabil". kloroform (CHCl 3).Dihirup oleh manusia dengan konsentrasi terkecil 500 ppm selama 5 menit akan menyebabkan kematian. eter. Astatin adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang At dannomor atom 85. Sifat Fisika Sifat-sifat fisik halogen berubah secara berangsur-angsur apabila menuruni kumpulan. tetraklorida (CCl4) dan CS2. Antara molekul-molekul halogen padat dan cair terdapat ikatan Van der Waals yang lemah. Dari fluorin sampai iodin ikatan itu bertambah kuat maka dari fluorin sampai iodin bertambah besar pula titik didih dan titik lelehnya. II. Warna bromin dalam kloroform atau tetraklorida adalah kuning coklat sedangkan iodin berwarna ungu . klorin dan bromin mudah larut dalam air sedangkan iodin sidikit larut dalam air. gas klorin berwarna kuning hijau. Beberapa sifat fisik halogen ialah seperti:   Jari-jari atom unsur halogen bertambah dari fluorin sampai astatin.  Gas fluorin berwarna kuning muda. Dihirup oleh tikus dengan dosis 137-293 ppm selama 1 jam akan menyebabkan kematian tikus sebanyak 50 % (LD50). Dari sifat-sifatnya diketahui bahwa klorin merupakan zat yang sangat beracun apabila dihirup maupun kontak dengan mata.  Pada suhu kamar fluorin dan iodin berwujud gas. cairan bromin berwarna coklat merah dan zat padat iodin berwarna hitam sedangkan uap iodin berwarna ungu.  Fluorin.

06 satuan massa atom. Kecuali dalam kalsium sulfat. dan merupakan esterasam sulfat. Pengaruh Terhadap Alam Sekitar Sulfat berwujud sebagai zat mikroskopik (aerosol) hasil dari pembakaran bahan bakar fosil dan biomassa. suatu sulfat (IUPAC bahasa Inggris: sulfate atau sulphate) merupakan sejenis garam dari asam sulfat. stronsium sulfat dan barium sulfat. yang tak larut. di mana ion sulfat berperan sebagai ligan bidentat. yaitu bes konjugat asam sulfat. SULFAT (SO42-) Dalam kimia anorganik. Ciri – Ciri Kebanyakan sulfat sangat larut dalam air. Contoh ialah molekul logam netral kompleks PtSO4P(C6H5)32. Ion sulfat bisa menjadi satu ligan menghubungkan mana-mana satu dengan oksigen (monodentat) atau dua oksigen sebagai kelat atau jembatan.dengan massa molekul 96. H2SO4. Kelihatan endapan putih. Ciri Kimia Ion sulfat merupakan sejenis anion poliatom dengan rumus empiris SO42. Apa yang dihasilkan menambah keasaman atmosfer dan mengakibatkan hujan asam . ia terdiri dari atom pusat sulfur dikelilingi oleh empat atom oksigen dalam susunan tetrahidron. Terdapat sulfat organik seperti dimetil sulfat yang merupakan senyawa kovalen dengan rumus (CH3O)2SO2. Ikatan oksigen-logam dalam molekul sulfat kompleks mempunyai ciri kovalen.2. yaitu barium sulfat menunjukkan adanya anion sulfat. Barium sulfat sangat berguna dalam analisis gravimetrisulfat: penambahan barium klorida pada suatu larutan yang mengandung ion sulfat. Ion sulfat bermuatan cas dua negatif dan merupakan basa konjugat ion hidrogen sulfat (bisulfat). HSO4-.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful