P. 1
Case Report Session Au, Icha, Dinda

Case Report Session Au, Icha, Dinda

|Views: 0|Likes:
Published by Aulia Khairani

More info:

Published by: Aulia Khairani on May 20, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/16/2014

pdf

text

original

 IDENTITAS PASIEN
 Nama    


 

: Ny. Y Umur : 50 tahun Agama : Islam Alamat : Jl. Kebon Kopi Gg. Pancoran no. 70, Cibereum Pekerjaan : Karyawati pabrik garmen Status Marital : Menikah Masuk RS : 24 Mei 2012 Tanggal Pemeriksaan : 13 Mei 2013

serta penurunan berat badan tidak ada.  Sejak 1 tahun lalu SMRS penderita mengeluhkan adanya penurunan berat badan yang tiba-tiba sehingga dikatakan menjadi lebih kurus. dan perasaan cemas. cemas. Pasien saat ini tidak ada keluhan mengenai pembesaran pada kelenjar tiroidnya. Penderita merasa lebih nyaman berada pada udara sejuk dibandingkan udara panas. nafsu makan yang bertambah. Penurunan berat badan ini tidak disertai dengan nafsu makan yang menurun. Keluhan batuk berdahak lebih dari dua minggu dan demam yang hilang timbul tidak dirasakan pasien. tangan yang selalu berkeringat dan gemetar sepanjang hari. sulit tidur. . Penurunan berat badan ada yaitu dari 45 kg ke 40 kg dalam waktu 5 bulan. Keluhan sesak saat bekerja. merasa lebih nyaman pada udara sejuk dibandingkan udara panas. berdebar-debar. Keluhan disertai badan cepat lelah. Pasien masih merasa mudah lelah dan sering berkeringat. KELUHAN UTAMA : Ingin kontrol berobat  ANAMNESA KHUSUS :  Pasien merupakan pasien rawat jalan yang sudah berobat sejak 1 tahun yang lalu.

Riwayat kencing manis dan hipertensi tidak ada. Penderita diberi obat propanolol dan PTU yang awalnya diminum 2 tablet. Penderita telah diperiksa EKG dan USG. lalu diminum kembali sebanyak 1 tablet. dan sempat dihentikan. lalu 1 tablet. Pasien kontrol teratur dan merasakan perbaikan pada keluhannya. Penderita berobat ke dokter umum karena keluhannya. . diberitahu mengalami pembesaran kelenjar di leher dan segera dirujuk ke RSHS.Riwayat penyakit yang serupa di lingkungan diakui yaitu anak penderita.

7ºC : 46kg : 146 cm : gizi cukup . PEMERIKSAAN FISIK  Keadaan umum  Kesadaran  Tanda vital  Tekanan darah  Nadi  Respirasi  Suhu  BB  TB  Kesan : Tampak sakit ringan : compos mentis : 90/60 mmHg : 92 x/mnt :22x mnt : 36.

5 cm a/r colli anterior bilateral. lid lag (-). diskret. Slera tidak ikterik  Leher: Teraba massa sebesar 2x2x1.k Rambut : mudah dicabut Mata : exopthalmos (-).Pemeriksaan khusus  Kepala Muka : t. kenyal. tidak bernodul. bruit (-). JVP tidak meningkat KGB tidak teraba Trakea sulit dinilai karena tertutup oleh massa . nyeri tekan (-). lunak. ikut bergerak saat menelan.a. lid retraction (-) konjunktiva tidak anemis.

Batas atas jantung ICS III :Bunyi jantung S1. Thorax Inspeksi Pulmo Palpasi Perkusi Auskultasi : Bentuk dan gerak simetris :VF kiri = kanan :Sonor kiri = kanan :VBS kiri = kanan VR kiri = kanan Ronkhi -/-. batas kiri ICS IV LMCS.S2 (+) normal. murmur(-) Cor Palpasi Perkusi Auskultasi . Thrill (-) :Batas paru hepar ICS V.S3(-) S4 (-).Wheezing -/:Iktus cordis teraba di ICS VI LMCS tidak kuat angkat. peranjakan 2cm Batas jantung kanan LSD.

 Abdomen Inspeksi Palpasi :Cembung. striae alba (+) :lembut Hepar dan lien tidak teraba Perkusi :Ruang traube kosong Auskultasi : bunyi usus normal  Ekstrimitas :Tremor tangan +/+ (minimal) Clubbing -/Telapak tangan halus dan basah .

7 0. PEMERIKSAAN PENUNJANG  Tanggal pemeriksaan 14 Mei 2012 Pemeriksaan fT4 TSHs Hasil >7.02 Nilai rujukan 0.3 nmol/L .3-3.8 mIu/ml T3 >12 1.0-3.8-1.7 ng/dl 0.

7 ng/dl 0.3 nmol/L  Tanggal pemeriksaan 29 April 2013  USG tiroid : Pembesaran tiroid bilateral dengan parenkim  EKG inhomogen menyokong suatu struma nodosa : Sinus takikardia .3-3.0-3.8-1.6 0.05 4.3 Nilai rujukan 0. Tanggal pemeriksaan 29 April 2013 Pemeriksaan fT4 TSHs T3 Hasil 3.8 mIu/ml 1.

11-19: Equivocal. <11: non toksik 26 +3 +4 - .Index Wayne pada 24 Mei 2012 Indeks Wayne Gejala yang baru terjadi dan bertambah berat Sesak pada kerja Berdebar-debar + +1 +2 Tanda-tanda Tiroid teraba Bising Pembuluh + +3 +2 -3 -2 Lekas lelah Lebih suka hawa panas Lebih suka dingin Berkeringat banyak Gugup Nafsu makan bertambah Nafsu makan berkurang Berat badan bertambah Berat badan berkurang +3 -5 +5 +3 +2 +3 -3 -3 +3 - Exophtalmus Retraksi palpebra Kelambatan palpebra Hiperkinesis Tremor jari Tangan panas Tangan lembab Denyut nadi sewaktu <80/menit +2 +2 +1 +4 +1 +2 +1 -2 -1 -1 -3 - 80-90/menit >90/menit Fibrilasi atrium Jumlah Nilai: ≥19toksik.

Index Wayne pada 13 Mei 2013 Indeks Wayne Gejala yang baru terjadi dan bertambah berat Sesak pada kerja + +1 Tanda-tanda Tiroid teraba + +3 -3 Berdebar-debar Lekas lelah Lebih suka hawa panas Lebih suka dingin +2 +3 -5 +5 - Bising Pembuluh Exophtalmus Retraksi palpebra Kelambatan palpebra +2 +2 +2 +1 -2 - Berkeringat banyak Gugup Nafsu makan bertambah Nafsu makan berkurang +3 +2 +3 -3 - Hiperkinesis Tremor jari Tangan panas Tangan lembab +4 +1 +2 +1 -2 -1 -1 Berat badan bertambah Berat badan berkurang -3 +3 - Denyut nadi sewaktu <80/menit 80-90/menit >90/menit -3 +3 - Fibrilasi atrium +4 - .

 DIAGNOSA BANDING : .Struma Nodosa Toksik dalam terapi .Struma Difusa Toksik dalam terapi .

 DIAGNOSA KLINIS Struma Nodosa Toksik dalam terapi .

Leukosit. SGPT . Ht. Trombosit  ¹²³I uptake test  Foto thorax  Fungsi hati : SGOT.USULAN PEMERIKSAAN  Darah rutin : Hb.

PENATALAKSANAAN  Umum .Propiltiourasil 3 x 100 mg .Bed rest  Khusus .Propanolol 3 x 10 mg .

PROGNOSIS  Quo ad vitam  Quo ad functionam  Quo ad sanationam : ad bonam : dubia ad bonam : dubia ad bonam .

. sering berkeringat. kadar TSH rendah bisa disimpulkan hipertiroid. dan penurunan berat badan ± 5 kg dalam 3 bulan.1. dada berdebar. namun dengan pemeriksaan penunjang T3 dan FT4 yang meningkat. Dengan USG tiroid disimpulkan struma nodosa. dari pemeriksaan fisik tampak kelenjer tiroid yang membesar dan perabaan ditemukan adanya pembesaran bilateral. Meskipun secara klinis (indeks wayne dan New castle) dalam kedaan eutiroid. Apakah dasar diagnosis pada pasien ini? Dasar Diagnosis : Diagnosis struma nodosa toksik berdasarkan adanya keluhan benjolan pada leher yang dirasakan sejak 1 tahun.

2. I131 diberikan dengan dosis agak tinggi (400-800 mBq). Pemberian T3 sebanyak 25 ug tiap 8 jam selama 5 hari sebelum I131 untuk menekan ambilan I131 oleh jaringan paranoduler tersebut agar jaringan tiroid yang normal tidak adak rusak. Bagaimanakah terapi pada pasien ini  Operasi Pada adenoma toksik. Sebaiknya diberikan OAT sampai eutiroid sebelum dilakukan operasi. karena jaringan adenoma kurang sensitif terhadap radiasi. tindakan operasi dengan mengeluarkan nodul atau hemitiroidektomi merupakan terapi pilihan. .  Obat Anti Tiroid (OAT) Obat hanya diberikan untuk mencapai eutiroid sebelum dilakukan operasi atau pemberian I131. pemberian I131 merupakan pengobatan pilihan pada penderita lanjut usia yang menolak operasi. Sesudah operasi jarang dilaporkan terjadi hipotiroid atau timbulnya struma kembali.  Yodium 131 Pada adenoma toksik.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->