Asset dalam perspektif Pembangunan Berkelanjutan

:
• Sumber daya alam:
semua kekayaan alam yg dapat digunakan dan diperlakukan untuk memenuhi kebutuhan manusia

• Sumber daya manusia:
semua potensi yg terdapat pd manusia, seperti akal pikiran, seni, ketrampilan, dsbnya yg dpt digunakan untuk memenuhi kebutuhan bagi dirinya sendiri maupun orang lain atau masyarakat pd umumnya

• Infrastruktur:
sesuatu buatan manusia yg dpt digunakan sbg sarana untuk kehidupan manusia dan sbg sarana untuk dpt memanfaatkan SDA dan SDM dg semaksimalnya, baik untuk saait ini maupun keberlanjutannya di masa yad

Pembangunan berkelanjutan:
membutuhkan suatu kekuasaan utk mengatur (power)  guna menjaga pembangunan berkelanjutan kecenderungan manusia untuk memanfaatkan kesempatan yg sebesar-besar utk memperoleh keuntungan tanpa memperhitungkan keberlanjutannya

Perlu dikeluarkan perturan yg ketat menyangkut hak publik atas properti pribadi

Hak Publik atas Properti Pribadi • Hak Publik
• Kekuasaan untuk mengatur kebijakan publik (Public Policy) Hak Pemerintah (Eminent domain)

Kualifikasi
Hak untuk mengatur properti pribadi untuk kepentingan publik, kenyamanan dan kebutuhan Hak untuk mengambil alih properti utk kepentingan publik dg kewajiban pembayaran kompensasi atau ganti rugi Hak utk membebankan pajak properti pribadi ment perauran perUUan yg berlaku Hak pem utk memperoleh hak atas properti orang yang telah meninggal tanpa wasiat atau ahli waris

Perpajakan (Taxation)

Escheat

Masalah utama pembangunan kota ☞ dinamika perkembangannya: yg begitu luas dan cepat

Lima pedoman yg perlu diperhatikan:
• • • • • Tata guna tanah (land-use) Bentuk bangunan dan sisa lahan (building form and missing) Prasarana teknis dan sosial (technical and social infrastructure) Lalu lintas: sirkulasi, pedestarian (traffic, parking) Ruang public (public space)

Watak utama di dalam kehidupan perkotaan: ☞ “perubahan”
Kota ☞ tempat di mana perubahan berlangsung terus menerus
sebagai fenomena tersendiri yang tidak bisa dihentikan

• Bentuk kota tidak akan pernah: selesai dan sempurna • Kehidupan kota disamakan dgn “ekologi kota” • Jika sistem artefak menjadi musibah bagi sistem alam, maka sistem alam akan “memproduksi” sebuah musibah alam terhadap sistem artefak. Logika Ekosistem: Jika alam dihancurkan, maka alam akan menghancurkan manusia

Pembangunan kota: ☞ menerapkan pembangunan kota lebih
efektif dan ekonomis dengan memperhatikan sumber serta ekositemnya • Kota dipahami secara efektif sebagai sistem jaringan yang diatur/ dilangsungkan secara otomatis (self regulating network system) • Dibutuhkan perancangan kota secara interdisipliner • Usaha pembangunan kota tidak saja tergantung pada potensi keuangan, melainkan pada inteligensi yang terwujud dalam rasa kebersamaan manusiamanusia yang terlibat dan disertai dengan kemauan yang keras.

Perkembangan kota yang seimbang berdasarkan:
☞ efesiensi energi, sistem desentralisasi, pembangunan subcenters (pusat-pusat skunder) yang berfokus pada pedestarian (pejalan kaki) yang dihubungkan melalui mass rapid transit system (sistem transit cepat massal).

Kota tropis
☞ sebuah kota dimana ada arsitektur yang tepat sesuai dengan ekologi alam dan budaya

1. Kebijakan pelestarian kota mempunyai konstribusi signifikan pada prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan 2. Kebanyakan yang mempunyai kewenangan dalam hal perencanaan kota tidak sepenuhnya sadar akan point (1) 3. Kebijakan pelestarian kota membutuhkan koordinasi yang lebih proaktif dg kebijakan pemda yang memp kewenangan dalam membuat perencanaan kota  hasil koordinasi secara aktif digunakan sbg petunjuk dan mendorong pembangunan baru utk menggunakan perencanaan melalui RTR, perizinan bangunan, metode dari teknik konstruksi, penggunaan material dan efesien thdp energi yg sesuai dgn prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan

KEBIJAKAN PELESTARIAN KOTA DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN

Konsep

Pembangunan Berkelanjutan

Prinsip

Lingkungan

Masa Depan

Keseimbangan

Partisipasi

Untuk diaplikasikan melalui

Masalah

Manajemen permintaan

Kapasitas penyampaian

Kerugian Tidak kembali

Prinsip Penanggulangan

Kualitas Hidup

Keseluruhan

Untuk diukur tingkat keberhasilan dari aplikasi tersebut diatas melalui

Elemenelemen pengukur

LALU LINTAS: -Manajemen -Pembatasan -Tranpor umum -Siklus -PARAWISATA -Ekonomi -Sumbersumber

KAPASITAS LH -Sumber2 alam -modal kritis -Manajemen -Monitoring LOKAL AGENDA -Partisipasi

PENGGUNAAN CAMPURAN -Adaptasi -Mengurangi perjlnan -Pencarian sda -Vitalitas & fisibilitas -Kekuatan & kemudahan -peresapan

KUALITAS KEHIDUPAN -Stabilitas sosial -Kesehatan -Keramahtamahan -Ekonomi -Areal terbuka -Kesetimbangan -Biaya ekonomi

EFESIENSI ENERGI -penggunaan Konstruksi REGENERASI -Sumber lahan -Penggusuran -Pinggiran

PROSES INVESTASI REAL ESTATE
LANGKAH 1: Mengidentifikasi Maksud, tujuan, dan hambatan-hambatan investor

Kekayaan

Preferensi Resiko-Keuntungan LANGKAH 2: Menganalisis Iklim Investasi dan Kondisi Pasar

Aspek Pasar

Aspek Legal

Aspek Finansial

Aspek Pajak

LANGKAH 3: Mengembangkan Analisis Finansial

Keputusan-keputusan Operasional

Keputusan-Keputusan Finansial

Keputusan-Keputusan Pengembalian

Pajak Pendapatan

Perencanaan Pajak LANGKAH 4: Menerapkan Kriteria untuk Pembuatan Keputusan

Pajak Kekayaan

Teknik Aturan Ibu Jari

Teknik Arus Kas Terdiskonto LANGKAH 5: Keputusan Investasi

Teknik Penilaian Tradisional

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful