1.

2 Rumusan Masalah Pisang merupakan bahan pangan yang mudah rusak, karena buah pisang memiliki kadar air dan kandungan glukosa yang cukup tinggi. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk meningkatkan mutu dan nilai ekonomis dari buah pisang adalah dengan mengolah buah pisang menjadi keripik pisang dengan cara menggoreng buah pisang menggunakan penggorengan vakum. Dalam penggunaan penggorengan vakum, perlu diketahui kondisi temperatur dan tekanan optimum agar diperoleh keripik dengan hasil yang sesuai dengan standar produk untuk keripik pisang. Oleh karena itu, dapat dirumuskan bahwa indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah rendahnya kandungan air pada keripik pisang pada penggorengan vakum dan kerenyahan yang sesuai dan diminati oleh konsumen dengan uji organoleptik. 1.3 Tujuan Percobaan Adapun tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Mengembangkan prosedur penentuan kondisi akhir proses dalam pembuatan keripik pisang. 2. Merumuskan standar kualitas produk yang dihasilkan pada proses penggorengan vakum. 3. Mempelajari pengaruh frekuensi pemakaian minyak terhadap kualitas minyak goreng. 1.4 Ruang Lingkup Penelitian Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui temperatur dan tekanan optimum untuk menghasilkan keripik pisang dengan kualitas yang baik. Adapun variabel bebas dalam penelitian ini adalah temperatur penggorengan. Sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah jenis pisang, uji kandungan air sebelum dan sesudah penggorengan, uji kekerasan (toughness), uji kadar asam lemak bebas dan uji organoleptik.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful