You are on page 1of 8

Soal ujian farmokologi I Hamami Hari/ Tgl : No

Nama : Citra Dewi : 1111013047

Obat-obat yang berkerja pada jantung dan pembuluh antara lain : 1. Kelestiramin & kolestio Isosorbit dinitrat (ISDN) 4. Ascardia Propranolol 7. Kaptopril Furosemida 10.Asetazolamid Spironolakton 13.Alfa (α ) metil DOPA Hidralazin 16. Glokosida jantung (digoxin) Fenitoin 19.Amiodaron Adrenalin , isoprenalin 2. Lovastatin 5. Verapamil & diltiazem 8. Hidroklorotiazid 11. Amilorida & triamteren 14. Reserin 17. P rokainamia 20. Klonidin. 21. 15. 18. 3. 6. 9. 12.

Tulis jawaban pada kolom yang disediakan ini , sekiranya tidak cukup lanjutkan pada bagian belekang yang kosong. Contoh obat diuretik yang berkerja pada lengkung hendle (loop henle) adalah furosemid obat ini menimbulkan efek samping hipokalemia cara mengatasinya adalah dengan penambahan/mengonsumsi KCl

Contoh diuretik inhibitor karbonil anhidrase adalah acetozolamid dan turunan nya obat ini tidak digunakan untuk tujuan diuretik ini hanya digunakan untuk mengobati glaucoma dan untuk keracunan barbiturat dan salisilat

dan anemia megaloblastik Contoh Diuretik osmotic adalah manitol. meningkatnya tekanan intrakranial. obat yg memiliki kerja ini adalah reserpin . ada namun dalam jumlah sedikit. ketidakseimbangan elektrolit. muntah dan pusing.Contoh obat diuretik yang termasuk kelompok hemat kalium adalah triamterene dan amlorida obat ini akan menimbulkan efek samping hiperkalemia dengan gejala mual. urea efek samping dari obat ini adalah hiperglisemia berat. Namun bukan berarti epinefrin dan nor epinefrin yang normal tidak ada. udema paruparu akut. penatalaksanaan keracunan yang mengandung anion bromida/iodida Untuk saling meniadakan efek samping maka penggunan diuretic ini sering dikombinasi atara diuretic benzodiazepin dan turunan nya Dengan diuretic hemat kalium Untuk mengobati hipertensi efek diuretika yang diharapkan adalah untuk mengekresikan ion Na dan air. glucosuria. udema asites dan udema lain nya. isosorbida. Nor epinefrin dalam jumlah sedikit inilah yang berikatan dengan reseptor dan meurunkan curah jantung juga tekanan darah Simpatolitik sentral berkerja dengan menurunkan kemampuan vesikel pd ujung saraf menyimpanan Nor epinefrin /epinefrin dg berikatan dg vesikel pecah sehinga keluar ke sitoplasma dan diuraikan oleh MAO. tujuan mengekresikan Na adalah Untuk mengobati hipertensi dapat digunakan obat simpatolitik diantaranya adalah α metil DOPA obat ini menurunkan tekanan darah dengan mekanisme kerja adalah mengganti posisi DOPA sehingga mengubah DOPAMIN menjadi α Methyl Dopamin dan juga merubah epinefrin dan nor epinefrin menjadi α Methyl epinefrin dan α Methyl nor epinefrin (palsu). takikardia sementara (pada pemberian melalui infus) Indikasi (kegunaan ) diuretic adalah untuk gagal ginjal akut.

dan diabetes tergantung insulin Obat kelompok ini selain digunakan untuk mengobati penderita hipertensi juga digunakan (indikasinya ) untuk obat a. hipotensi (terutama bila dikombinasikan dengan diuretik). sakit kepala. gagal jantung kongstiv. takikardia Obat kelompok inhibitor ACE contohnya adalah kaptopril obat ini dapat digunakan untuk mengobati hipertensi. hidung dan mulut kaku. Mekanisme kerja obat ini . migrain c. kecerdasan menurun dan pelupa. parkinson karena kekurangan DOPAMIN Oleh sebab itu obat ini tidak boleh digunakan pada pasien parkinson Obat simpatolitik ke 2 adalah antagonis β kelompok ini adalah beta blocker 1 adrenoseptor contoh obat Obat ini dapat menurunkan tekanan darah tinggi dengan mekanisme Obat ini menyebabkan curah jantung akan Obat kelompok ini pada pemakaian lama atau dosis tinggi akan menimbulkan efek Oleh sebab itu obat antagonis β 1 ini tidak boleh diberikan pada pasien asma.Kedua obat ini sama-sama menurunkan NE/E maka akan menimbulkan efek samping dan efek toksis sedatif. angina pektoris b.

nifedipine mekanisme kerja obat ini menurunkan tekanan darah adalah dengan menghambat arus masuk ion Ca pada saat depolarisasi sehingga jumlah Ca dalam intrasel berkurang akibatnya terjadi relaksasi dan vasodilatasi pembuluh darah Hiperkolesterol (hiperlipidemia) terutama tingginya LDL maka beresiko terjadinya aterosklerasis. sehingga koleterol dalam darah berkurang Obat kedua yang bekerja pada pembuluh darah adalah menurunkan lipid darah yang mempengaruhi jalur endogen dengan menhambat aktivitas enzim HMG Co-reduktase contoh obatnya adalah lovastatin dan provastatin . Sesuai dengan jalur pengakut lemak maka pada jalur eksogen untuk menurunkan lemak darah obat yang digunakan yang bekerja pada saluran cerna adalah obat kelompok pengompleks garam empedu Contoh obatnya adalah kolestiramin dan kolestifon mekanisme kerja dari obat ini menurunkan kadar lipid darah adalah obat ini mengikat/mengompleks dengan garam empedu sehingga kadar garam empedu berkurang.menurunkan tekanan darah adalah menghambat pembentukan angiostensin I dan II sehingga terjadi penurunan sekresi aldosteron menyebabkan tidak terjadi vasokontriksi dan tekanan darah normal Untuk menurunkan tekanan darah juga dapat digunakan obat penghambat saluran calsium Contoh obatnya adalah diltiazem. maka hati akan meningkatkan sintesa garam empedu dari kolesterol darah. aterosklerosis adalah Kalau terjadi aterosklerosis maka akan beresiko terjadinya iskemia dan hipertensi.

sehingga terjadi dephosforilation menyebabkan menurun arus Ca. terjadi vasodilatasi. angina ada 2 jenis yaitu pektoris dan varian Obat antiangina ada tiga kelompok yang pertama adalah nitrat organic contoh obatnya adalah ISDN (Isosrbitdinitrat) obat ini mencegah terjadi serangan angina dengan mekanisme kerjanya adalah obat ini dimetabolisme dan menghasilkan No. diltiazem. bila terhentinya aliran darah beberapa menit timbul angina. dan nifedipine mekanisme obat ini mencegah serangan angina adalah menghambat saluran Ca. maka apabila biosintesa VLDL (gabungan) dihambat maka jumlah LDL pun berkurang. sehingga Ca dalam sel berkurang dan kontraksi jantung pun berkurang . Efek samping dari obat ini dadalah hipotensi. VLDL (gabungan) juga meningkatkan aktivitas reseptor LDL pada membran sel. Efek samping dari obat ini adalah meningkatkan serum transaminase. methemoglobin Obat antiangina kelompok kedua adalah golongan obat penghambat saluran Ca Contoh obatnya adalah verapamil. Ca berkurang dalam sel dan interaksi aktin miosin berkurang dan kontraksi jantung pun berkurang Antiangina ke 3 adalah golongan β adrenoceptor antagonis contoh obatnya adalah beta blocker Mekanisme obat ini mencegah serangan angina adalah memblok / mengantagonis saluran Ca. jumlahnya dalam plasma juga berkurang.Mekanisme kerja obat ini menurunkan kadar lipid darah adalah VLDL merupakan gabungan dari VLDL dengan LDL. jumlah Ca dalam intrasel meurun. emningkatkan creatinin phospokinase serum yang menyebabkan mioputi/kerusakan otot. takikardi. sehingga apabila dihambat. Apabila kolesterol darah tetap tinggi maka timbul aterosklerosis yang akan berlanjut terjadi iskemia otot jantung. mencegah terbukanya kanal Ca tipe L. No yang dihasilkan dapat mengaktifkan enzim Adenyl Cyclase membentuk cGMP.

Sedangkan obat takiaritmia dibagi 3 golongan yaitu . yang pertama adalah vasoldilator contoh obatnya saralasin Kelompok yang kedua adalah inhibitor ACE. b.Apabila suplai darah terhenti pada otot jantung melebihi 30 menit akan terjadi infark miokardium dan berlanjut jadi gagal jantung. Sesuai dengan patologis gagal jantung maka Maka tempat dan mekanisme kerja obat jantung ada bebrapa kelompok. cara kerja obat ini mengatasi gagal jantung adalah meningkatkan kapasitas dan menurunkan resistensi pembuluh darah sehingga menurunkan pengisian jantung Sedangkan kelompok ke tiga adalah obat kardiotonik (inotroik positif ) contoh obatnya adalah untuk meningkatkan kontraktilitas jantung mekanisme kerja obat ini adalah Obat ini juga memberikan efek kronotroik negative. . Gangguan bradikardia dapat diobati dengan a. mekanisme kerja obat ini untuk mencapai efek kronotropik adalah Efek samping dan efek toksis obat ini adalah Gangguan ritme jantung ada 2 bentuk yaitu bradiaritmia/bradikardia dan takiaritmia /takikardia.

b. Obat antitrombosit adalah obat yang bekerja menghambat agregasi trombosit contoh obatnya tiklopidin Indikasinya adalah Stroke. Obat trombolitik adalah obat yang membantu melarutkan bekuan darah yang terbentuk contoh obatnya urokinase . pencegahan stroke. infark kambuhan. Infark miokard. mencegah embolisme sistemik.Kelas 1. contoh obat adalah Mekanis kerja obat kelompok ini menormalkan kembali denyut jantung adalah Kelas 2 Contoh obat kelompok ini adalah mekanisme obat ini menormalkan denyut jantung adalah Sedangkan obat klas 4 contoh obatnya adalah mekanisme obat ini menormalkan denyut jantung adalah Obat antikoagulan adalah obat yang mencegah pembekuan darah yang menghambat pembekuan atau menghambat faktor pembekuan darah contoh obatnya antikoagulan oral (antagonis vitamin K) Kegunaan (indikasinya) adalah mengobati tromboemboli vena primer dan sekunder.c. contoh obatnya adalah Kelas 1.a. contoh obatnya Dan kelompok 1.

Tromboemboli Arteri .Indikasinya adalah Emboli Paru. Tromboemboli Vena.