Bahaya Devisi Pahala Rasulullah SAW menjelaskan sesungguhnya orang yang bangkrut diantara umatku ini ialah orang

yang nanti di hari kiamat dating dengan membawa (pahala) shalat, puasa dan zakat. Di saat yang sama, ia membawa dosa-dosa perilaku sosial (hablumminannas) yang ternyata mengakibatkan devisit pahala di akhirat nanti. Dosa-dosa perilaku sosial (hablumminannas) tersebut seperti di bawah ini :

P K K K K
seseorang.

ertama, mencaci maki orang lain. Bila seseorang mencaci-maki seseorang, biasanya akan keluarlah kata-kata yang tak senonoh dari mulutnya sehingga mengakibatkan hilangnya harga diri orang tersebut. Padahal, harga diri seseorang

dalam Islam sangat dijunjung dan dimuliakan. edua, menuduh orang lain. Fitnah adalah amal yang paling buruk, karena fitnah lebih kejam daripada membunuh. Firman Allah SWt berfirman pada surat Al-Baqarah ayat 191. “Dan bunuhlah di mana saja kamu jumpai mereka,

dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan.” etiga, memakan harta orang lain. Ini perbuatan yang sangat merugikan pihak lain apalagi diambil dengan cara-cara yang kasar dan tanpa berperasaan termasuk perilaku korupsi, apalgi mengambil harta anak yatim maka sangat

besar murka Allah SWT. eempat, membunuh orang lain. Islam sangat memuliakan manusia sehingga nilai nyawa seseorang sangatlah besar di hadapan Allah SWT. Membunuh satu manusia sama dengan membunuh semua manusia di alam semesta. elima, memukul/menganiaya orang lain. Islam sangat menjunjung

persahabatan dan persaudaraan antar sesama. Islam menolak pertikaian sehingga terjadi penganiayaan baik menghina maupun memukul fisik

Apabila seorang Mukmin melakukan kelima hal tersebut terhadap yang lain, kelak di akhirat ia akan dituntut oleh pihak-pihak yang dizhalimi.

Wajar bila nanti di akhirat banyak orang ahli ibadah (ibadah mahdhah) namun devisit pahala karena perilaku sosialnya (ibadah ghaira mahdhah/muamalah) yang buruk. Wallahu a’lam .