You are on page 1of 2

ABSTRAK

Wahyu Septiadi/19310919 Peningkatan jumlah kendaraan baru di Provinsi DKI Jakarta sebesar 236 mobil/hari serta peningkatan motor sebesar 891 motor/hari, hingga terdapat total 1.127 kendaraan/hari tidak diimbangi dengan peningkatan jumlah kendaraan untuk JADETABEK sebesar 319 mobil/hari dan peningkatan motor sebesar 1.707 motor/hari, sehingga total peningkatan jumlah kendaraan sebesar 2.026 kendaraan/hari. Pembangunan jalan sendiri hanya meningkat sebesar 0,01 % atau 401 m2/tahun. Hal ini menimbulkan kerugian akibat kemacetan senilai 5,5 triliun /tahun. Selain kerugian dalam segi materi tersebut, kemacetan ini juga mengakibatkan penurunan kualitas udara di daerah JADETABEK. Proyek pembangunan Jalan Layang Non Tol P.Antasari Blok M merupakan salah satu perwujudan komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam upaya mengurangi kemacetan dengan sistem dual approach yang mengarah pada penambahan jalur kendaraan tanpa menggunakan lahan baru. Proyek ini terdiri dari beberapa paket yang dilaksanakan oleh beberapa kontraktor yang berkompeten dalam bidang konstruksi. Pada pelaksanaan kerja praktek berlangsung di paket 1 yaitu paket Pasar Cipete yang dilaksanakan oleh PT. PP (Persero) sebagai kontraktor utamanya. Pembangunan Jalan Layang Non Tol (JLNT) paket Pasar Cipete dimulai dari Sta 0+300 sampai dengan 1+470 atau sepanjang 1170 m. Pekerjaan yang diamati di lapangan selama mengikuti kerja praktek antara lain meliputi metode pelaksanaan pekerjaan erection box girder, single pier dan metode pelaksanaan pekerjaan stressing, dan pekerjaan parapet dan railing. Pekerjaan stressing box girder ini cukup menarik yang mana pekerjaannya dilakukan di atas jembatan. Hal ini berbeda dengan stressing pada PCI ataupun PCU girder yang dilakukan sebelum girder diangkat. Kata Kunci: Tendon, stressing, dan metode pelaksanaan

iv

ABSTRACK

Wahyu Septiadi/19310919 An increasing number of new vehicles in Jakarta of 236 cars/day and increasing the motor of 891 motor/day, until there is a total of 1127 vehicles/day is not matched by an increase in the number of vehicles to JADETABEK of 319 cars/day and an increase of 1707 motorcycles motorcycles/day, so the total increase in the number of vehicles by 2026 vehicles/day. Road construction itself only increased by 0,01% or 401 m2/year. This has led to losses due to congestion 5,5 trillion / year. In addition to the loss in terms of the material, it also resulted in a decrease congestion of air quality in the area JADETABEK. Project construction Jalan Layang Non Tol P. Antasari - Blok M is one of the commitment the city government in an effort to reduce congestion with a dual approach that led to the addition of lanes without using new land. The project consists of several packages implemented by several contractors who are competent in the field of construction. On the implementation of practical work taking place in the package 1st. That is Package of Pasar Cipete conducted by PT. PP (Persero) as the main contractor. Development of Jalan Layang Non Tol (JLNT) Packages of Pasar Cipete at Sta 0+300 to 1+470 or along the 1170 m. Work that observed in the field during the practical work include the implementation method box girder erection work, single pier and implementation methods stressing jobs, and jobs parapet and railing. However, because the work is quite interesting stressing the authors emphasize the discussion of how the method of implementation of stressing tendons box girder on the project. Keywords: Tendon, stressing, and implementation methods