You are on page 1of 26

BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG Beberapa jenis molekul dapat mempengaruhi aktivitas enzim. Aktivitas dari enzim dapat dipengaruhi oleh beberapa jenis molekul, salah satunya adalah inhibitor. Inhibitor merupakan suatu senyawa yang dapat menghambat atau menurunkan laju reaksi yang dikatalisis oleh enzim. Inhibitor irreversibel atau tidak dapat balik, dimana setelah inhibitor mengikat enzim, inhibitor tidak dapat dipisahkan dari sisi aktif enzim. Keadaan ini menyebabkan enzim tidak dapat mengikat substrat atau inhibitor merusak beberapa komponen (gugus fungsi) pada sisi katalitik molekul enzim. Sedangakan inhibitor reversibel atau dapat balik, bekerja dengan mengikat sisi aktif enzim melalui reaksi reversibel dan inhibitor ini dapat dipisahkan atau dilepaskan kembali dari ikatannya. Inhibitor dapat balik terdiri dari tiga jenis, yaitu inhibitor yang bekerja secara kompetitif, nonkompetitif, dan un-kompetitif. Sehingga dilakukan percobaan pengaruh inhibitor terhadap aktivitas enzim dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh inhibitor terhadap aktivitas enzim. Dimana dalam percobaan pengaruh inhibitor terhadap aktivitas enzim ini, digunakan inhibitor kompetitif yaitu malonat. Dalam hal ini malonat yang menginhibisi reaksi yang dikatalisis oleh enzim suksinat dehidrogenase. Unsur-unsur kimia pada sel hidup mengalami berbagai proses dan reaksi. Pada setiap reaksi kimia organik dibutuhkan katalisator untuk mempercepat reaksi kimia. Enzim memiliki fungsi sebagai biokatalisator yaitu mempercepat proses suatu reaksi kimia tanpa ikut terlibat dalam reaksi tersebut. Maksudnya, enzim tidak ikut berubah menjadi produk melainkan akan kembali ke bentuk asalnya setelah reaksi kimia selesai. Enzim mengubah molekul awal zat, substrat, menjadi hasil reaksi yang molekulnya berbeda dari molekul awal (produk). Enzim merupakan zat yang paling menarik dan penting di alam. Pertama, sangat penting untuk menyadari bahwa enzim bukanlah benda hidup. Mereka

1

benda mati, sama seperti mineral. Tapi juga tidak seperti mineral, mereka dibuat oleh sel hidup. Enzim adalah benda tak hidup yang diproduksi oleh sel hidup. Hormon adalah zat kimiawi yang dihasilkan tubuh secara alami. Begitu dikeluakan, hormon akan dialirkan oleh dara menuju berbagai jaringan sel dan menimbulkan efek tertentu sesuai dengan fungsinya masing-masing. Oleh karena itu, enzim sudah tidak diragukan memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan. Tidak hanya dalam kehidupan manusia, tetapi bagi hewan dan tumbuhan. Bahkan bisa dikatakan bahwa enzim berperan penting dalam kelangsungan alam ini. B. RUMUSAN MASALAH 1. Sebutkan dan jelaskan fungsi enzim! 2. Sebutkan dan jelaskan sifat umum enzim! 3. Sebutkan dan jelaskan peranan tiga hal yang diperlukan untuk metabolism dalam tubuh (bahan makanan, enzim dan hormone)! 4. Jelaskan mekanisme kerja hormone! 5. Jelaskan kelenjar endokrim yang menghasilkan hormone di dalam tubuh!

C. TUJUAN Memahami dan dapat menjelaskan mengenai enzim dan hormone seperti fungsi enzim, sifat umum enzim, peranan enzim dan hormone untuk metabolisme dalam tubuh, mekanisme kerja hormone, dan kelenjar endokrin yang menghasilkan hormone dalam tubuh.

2

2. FUNGSI ENZIM Enzim adalah senyawa organic termasuk protein. Enzim berfungsi sebagai katalis yang sangat efisien dan mempunyai derajat yang tinggi. Enzim merupakan katalisator organic dan dibuat dalam sel makhluk hidup sehingga enzim disebut juga biokatalisator. Enzim Ptialin Enzim pencernaan manusia ini berada di dalam rongga mulut. Enzim merupakan substansi penting dalams setiap reaksi kimia dalam sel. Fungsi enzim secara spesifik adalah : 1. Oleh karena enzim dapat mempercepat reaksi kimia. Enzim ptialin dihasilkan oleh glandula parotis yang juga berada di sekitar kelenjar ludah.BAB II ISI A. tepatnya di kelenjar ludah. Enzim ptyalin memiliki fungsi mengubah amilum atau zat tepung menjadi glukosa sebagai bahan dasar energi manusia. berarti enzim merupakan rekasi katalis. Enzim semacam ini (holoenzim) terdiri atas protein (apoenzim) dan gugus bukan protein (kofaktor). Gugus bukan protein ini yang terikat kuat disebut gugus prostetik sedangkan yang mudah dipisahkan disebut koenzim. Banyak enzim yang mempunyai gugus bukan protein jadi termasuk golongan protein majemuk. Enzim Pepsin 3 . Orang yang pertama menemukan enzim adalah Edward dan Hans Buchner. Fungsi Enzim yaitu sebagai katalis untuk proses biokimia yang terjadi dalam sel maupun di luar sel makhluk hidup.

6. Enzim pepsin memiliki fungsi merubah protein yang diserap tubuh menjadi pepton. Enzim ini dikeluarkan bersama dengan pepsin da 5. Enzim Sakrase Berperan dalam mengubah atau menguraikan sukrosa menjadi glukosa dan fruktosa. 8. Enzim renin memiliki fungsi untuk mengendapkan kasein yang ada di dalam susu. Enzim Tripsin Enzim tripsin dapat mengubah pepton menjadi senyawa dipeptida. Enzim Lipase Enzim lipase juga dihasilkan melalui dinding lambung yang bersifat sangat asam. 7.Enzim pepsin berada di dalam lambung (ventrikulus) manusia. Enzim sakrase dikeluarkan melalui getah usus halus manusia. yang lebih mudah diserap tubuh dan dicerna. bersama dengan enzim lipase dan tripsin. enzim renin juga berada di dalam lambung. Enzim amilase memiliki kemampuan untuk mempercepat reaksi perubahan amilum menjadi maltosa. yang kondisinya sangat berbeda dengan lambung membuat sifat enzim yang berada di dalamnya juga tidak 4 . Enzim Maltase Memasuki usus halus. 3. Enzim Renin Sama seperti enzim peptin. 4. Enzim Amilase Enzim ini dihasilkan oleh getah pankreas.

Parameter pengukurannya adalah angka turnover. 11. 10. Enzim Peptidase Dikeluarkan bersama getah usus halus (intestinum). Enzim ribonuklease dapat menghidrolisis RNA. yaitu mengubah zat maltosa menjadi komaltosa yang susunannya lebih sederhana. Kedua zat yang dihasilkan tersebut. Enzim ribonukease juga dapat memisahkan ikatan fosfat yang saling menghubungkan nukleotida B. Enzim isomaltase mempunyai kelebihan khusus. yaitu banyaknya molekul substrat yang diubah 5 . SIFAT UMUM ENZIM Beberapa sifat umum enzim adalah sebagai berikut. Enzim Isomaltase Selain maltase. 1. peptidase mampu menguraikan ikatan peptida yang cukup kokoh menjadi asam amino (protein) 12. Enzim maltase mempunyai kemampuan mengubah maltose menjadi glukosa. Enzim Ribonuklease Berperan dalam proses replikasi DNA. 9. Enzim Laktase Enzim mengubah laktosa menjadi glukosa dan galaktosa. struktur kimianya lebih simpel dan lebih mudah diterima sebagai nutrisi tubuh manusia.sama. Enzim aktif dalam jumlah yang sangat kecil. adapula enzim isomaltase. sehingga lebih mudah direaksikan secara kimiawi oleh tubuh untuk diserap sebagai sumber energi. yang juga dihasilkan melalui getah usus.

aktivitasnya dipengaruhi oleh temperatur. pH dan lain . C. PERANAN BAHAN MAKANAN. tidak terpengaruh oleh reaksi yang dipercepatnya. Harap diperhatikan bahwa reaksi dalam sel umumnya bersifat bolak – balik 4. Enzim berperan dalam menurunkan energi aktivasi menjadi lebih rendah dari yang semestinya dicapai dengan pemberian panas dari luar. 2. suatu enzim merupakan senyawa relatif tidak stabil dan dipengaruhi oleh reaksi yang dikaliskan. ENZIM DAN HORMON DALAM METABOLISME Peran enzim dalam metabolisme Reaksi kimia akan berjalan lebih cepat dengan adanya asupan energi dari luar (umumnya pemanasan). Dalam reaksi biokomia hanya diperlukan sejumlah kecil enzim guna mengubah substrat yang banyak. Kelompok enzim semacam ini disebut isozim atau isoenzim. 5. maka seyogyanya reaksi kimia yang terjadi pada di dalam tubuh manusia harus diikuti dengan pemberian panas dari luar. Metabolisme merupakan sekumpulan reaksi kimia yang terjadi pada makhluk hidup untuk menjaga kelangsungan hidup. Isozim dapat terdapat pada sel yang berbeda. Pada kondisi yang dianggap tidak optimum.lain.menjadi produk tiap menit oleh 1 gram mol enzim. Keuntungan adanya isozim adalah masing – masing jenis enzim dapat memberikan tanggapan yang berbeda dalam lingkungan yang berbeda. a. Kerja enzim dengan cara menurunkan energi aktivasi sama sekali tidak mengubah ΔG reaksi (selisih antara energi bebas 6 . Meskipun enzim mcmpercepat reaksi. 3. Reaksi-reaksi ini meliputi sintesis molekul besar menjadi molekul yang lebih kecil (anabolisme) dan penyusunan molekul besar dari molekul yang lebih kecil (katabolisme). Kerja katalis enzim spesifik. atau pada sel yang sama. Enzim adalah katalis mumi. Beberapa macam enzim dapat bekerja terhadap substrat tertentu dan menghasilkan produk yang sama. Karena sifat protein dari enzim. artinya untuk substrat tertentu diperlukan enzim tertentu pula. tetapi enzim tidak mempengaruhi keseimbangan reaksi yang terjadi.

Enzim sebagai petanda (marker) dari kerusakan suatu jaringan atau organ akibat penyakit tertentu. sehingga dengan demikian kerja enzim tidak berlawanan dengan Hukum Hess 1 mengenai kekekalan energi. peningkatan sampai dua puluh kali dapat terjadi pada penyakit mononucleosis infeksiosa. dan lain-lain. Uricase yang berasal dari jamur Candida utilis dan bakteri Arthobacter globiformis dapat digunakan untuk mengukur asam urat. Selain itu. sehingga renin akan menghasilkan angiotensin II dari suatu protein serum yang berfungsi untuk menaikkan tekanan darah. Peningkatan aktivitas enzim renin menunjukkan adanya gangguan perfusi darah ke glomerulus ginjal. b. Peningkatan jumlah Alanin aminotransferase (ALT serum) hingga mencapai seratus kali lipat (normal 1-23 sampai 55U/L) menunjukkan adanya infeksi virus hepatitis. sedangkan peningkatan pada kadar yang lebih rendah terjadi pada keadaan alkoholisme.selain itu enzim juga berperan dalam diagnosa tubuh antara lain: 1. 7 . 2. Contoh penggunaan enzim sebagai petanda adanya suatu kerusakan jaringan adalah sebagai berikut: a. b. enzim menimbulkan pengaruh yang besar pada kecepatan reaksi kimia yang berlangsung dalam organisme. Pengukuran kolesterol dapat dilakukan dengan bantuan enzim kolesteroloksidase yang dihasilkan bakteri Pseudomonas fluorescens. Peningkatan jumlah tripsinogen I (salah satu isozim dari tripsin) hingga empat ratus kali menunjukkan adanya pankreasitis akut. c. Reaksi-reaksi yang berlangsung selama beberapa minggu atau bulan di bawah kondisi laboratorium normal dapat terjadi hanya dalam beberapa detik di bawah pengaruh enzim di dalam tubuh.produk dan reaktan). Enzim sebagai suatu reagensia diagnosis Contoh penggunaan enzim sebagai reagen adalah sebagai berikut: a.

c. lalu antibodi kedua yang sudah ditandai dengan enzim akan mengikat senyawa yang sama. molekul kecil seperti obat atau hormon ditandai oleh enzim tepat di situs katalitiknya. b. Pada teknik EMIT (Enzim Multiplied Immunochemistry Test). Pengukuran alcohol. sebagai contoh kelenjar adrenal saja menghasilkan lebih dari 25 jenis hormon penting. Contoh penggunaannya adalah sebagai berikut: a. Peran Hormon dalam metabolisme Hormon merupakan suatu zat kimia yang diproduksi tubuh secara spesifik dan berperan mengatur berbagai proses fisiologis tubuh yang menentukan siapa kita. galaktosidase. dimulai dari pertumbuhan. 8 . Kompleks antibodisenyawa-antibodi ini lalu direaksikan dengan substrat enzim. dan asetil kolin transferase. Enzim yang lazim digunakan dalam teknik ini adalah peroksidase. Tidak ada yang tahu berapa banyak hormon yang diproduksi tubuh. glukosa oksidase. Zat berwarna ini dapat digunakan untuk menghitung jumlah senyawa yang direaksikan. amilase. dan gluksa-6-fosfat dehidrogenase. 3. antibodi mengikat senyawa yang akan diukur. Enzim yang lazim digunakan dalam teknik ini adalah lisozim. Enzim sebagai petanda pembantu dari reagensia. malat dehidrogenase. fosfatase alkali. b. Pada teknik imunoenzimatik ELISA (Enzim Linked Immuno Sorbent Assay). reproduksi metabolisme yang membuat kita tetap hidup. dan lain-lain. menyebabkan antibodi tidak dapat berikatan dengan molekul (obat atau hormon) tersebut. terutama etanol pada penderita alkoholisme dan keracunan alcohol dapat dilakukan dengan menggunakan enzim alcohol dehidrogenase yang dihasilkan oleh Saccharomyces cerevisciae. hasilnya adalah zat berwarna yang tidak dapat diperoleh dengan cara imunosupresi biasa.

vitamin. c. protein. pelindung tubuh. bahan pembangun.Hormon yang berperan dalam metabolism adalah hormone Insulin yang sering dikaitkan sebagai penyebab diabetes. Karbohidrat 9 . Makanan yang kita makan harus bergizi dan seimbang. mineral. dan vitamin berfungsi sebagi zat pengatur. kita harus cukup makan untuk mendapatkan energi. dan pengatur tubuh. 1. mineral. Karbohidrat dan lemak berfungsi sebagai sumber tenaga. berfungsi mengatur gula darah dan penyerapannya oleh jaringan sel untuk dijadikan bahan bakar utama. untuk memenuhi beberapa fungsi tersebut. Protein berfungsi sebagai zat pembangun dan pengganti sel tubuh yang rusak. Makanan Bergizi Makanan bergizi sebagai sumber energi. Zat-zat tersebut meliputi karbohidrat. Peran Bahan Makanan dalam metabolisme Makanan bergizi adalah makanan yang mengandung zat-zat yang dibutuhkan oleh tubuh. lemak. dan air. protein. Air. Adapun zat gizi yang diperlukan tubuh yaitu karbohidrat. Oleh karena itu. kita harus makan makanan yang bergizi. vitamin. Setiap hari kita selalu membutuhkan energi atau tenaga untuk melakukan kegiatan. Setiap zat tersebut memiliki peran yang sangat penting di dalam tubuh. Keseimbangan kalsium di dalam darah yang fungsinya sangat penting dalam reaksi kimia tubuh dan kontraksi otot dan jantung dikendalikan oleh hormon paratiroid (PTH). Makanan yang bergizi yaitu makanan yang mengandung zat-zat yang diperlukan oleh tubuh. Oleh karena itu. dan air. 1. lemak. Proses pembakaran kalori tersebut diatur oleh hormon tiroksin yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid. mineral.

kemiri. gandum. Karbohidrat berguna untuk menghasilkan kalori sebagai sumber tenaga untuk melakukan aktivitas sehari-hari. susu. Lemak berfungsi sebagai cadangan makanan. dan sagu. Sedangkan lemak hewani berasal dari hewan. Lemak nabati diperoleh dari tumbuhan. yaitu lemak nabati dan lemak hewani. Jika persediaan karbohidrat di dalam tubuh kita habis maka lemak digunakan sebagai penggantinya. Protein mentega. seperti kelapa. Karbohidrat merupakan sumber tenaga utama bagi tubuh manusia. Makanan yang merupakan sumber karbohidrat adalah beras. 10 . 3). Fungsi karbohidrat bagi tubuh sebagai berikut : 1). jagung. Sebagai makanan cadangan. Berdasarkan sumbernya. Sebagai sumber tenaga 2). telur. dan 3. kentang. lemak merupakan sumber tenaga selain karbohidrat. 2. misalnya daging. ubi. singkong. Untuk mempertahankan suhu tubuh. kacang tanah.Karbohidrat disebut juga hidrat arang. keju. Lemak Di dalam tubuh. lemak dibagi menjadi dua. dan alpukat.

telur dan buah-buahan d. Sama halnya seperti lemak. telur. Mineral Mineral merupakan zat pengatur tubuh. 4. terdapat pada : susu. Mineral diperlukan oleh tubuh dalam jumlah sedikit. kuning telur dan sayuran berwarna hijau 11 . dan susu. ikan dan telur c. Zat besi berfungsi untuk pembentukan hemoglobin dalam darah. kacang-kacangan. Fosfor berfungsi untuk pembentukan tulang dan gigi serta mengatur keseimbangan asam dan basa dalam tubuh. Kekurangan yodium menyebabkan penyakit gondok. yaitu protein nabati dan protein hewani. protein terdiri dari dua macam. ikan. Beberapa mineral yang dibutuhkan oleh tubuh adalah sebagai berikut : a. Kalsium (Ca) berfungsi untuk pembentukan tulang dan gigi. Sumber protein nabati di antaranya adalah tempe. Terdapat pada : daging. Walaupun tubuh hanya membutuhkan sedikit. Selain itu. b. Terdapat pada makanan yang merupakan hasil laut dan garam beryodium. kita harus tetap memenuhinya. Adapun sumber protein hewani adalah daging.Protein merupakan zat makanan yang berfungsi sebagai pembangun tubuh. tahu. dan jamur. Jika tubuh kekurangan mineral. Terdapat pada : susu. protein juga berperan dalam penggantian bagian tubuh yang rusak dan membentuk zat kekebalan tubuh. Yodium berfungsi untuk perkembangan kecerdasan. hati. kesehatan akan terganggu.

kulit beras dan sayuran. Terdapat pada kuning telur. Mula-mula ia bertujuan untuk mengetahui bagaimana 12 . mentega dan susu. g. Vitamin C berfungsi untuk mencegah penyakit sariawan. Vitamin A terdapat pada : hati. Vitamin dapat mencegah timbulnya penyakit. 5. Vitamin E terdapat pada biji-bijian. tomat. Macam . MEKANISME KERJA HORMON Earl Sutherland memulai penelitiannya tentang mekanisme kerja enzim pada tahun 1950. dan wortel. pepaya dan sayuran hijau. e. minyak ikan. f. Vitamin C terdapat pada buah-buahan : jeruk. Vitamin B terdapat pada : kacang hijau. pisang. Vitamin A berfungsi untuk mencegah penyakit mata. ikan dan kerang. D. daging. otak dan susu. hati. Terdapat pada : ikan. d. kuning telur. Vitamin Vitamin adalah zat makanan yang berfungsi sebagai pengatur dan pelindung tubuh. seperti rabun senja. Natrium berfungsi mengatur kelancaran kerja otot terutama otot jantung dan mengatur keseimbangan cairan dalam tubuh. Vitamin D terdapat pada : susu. c. b. sayuran. telur. sayuran dan buah berwarna orange. Vitamin B berfungsi untuk mencegah penyakit beri-beri. Kekurangan vitamin (avitaminosis) dapat mengganggu kesehatan. kalium berfungsi untuk mempengaruhi kerja otot jantung. Vitamin K terdapat pada : bayam. Vitamin D berfungsi untuk mencegah penyakit rakhitis (tulang). Vitamin E berfungsi untuk mencegah kanker paru-paru dan perawatan kulit . Terdapat pada kacang-kacangan. kentang dan sayuran hijau. susu.macam vitamin dan kegunaannya bagi tubuh : a. daging. tomat. f.e. Fluorin berfungsi untuk memperkuat gigi. minyak ikan. Vitamin K berfungsi untuk pembekuan darah.

5’ monofosfat. 3. Penggabungan hormon dengan reseptornya dalam membran plasma dapat merangsang siklase adenil yang juga terdapat dalam membran plasma. Selanjutnya diketahui bahwa AMP siklik ini terbentuk dari ATP oleh enzim adenil siklase. AMP siklik bekerja dalam sel untuk mengubah kecepatan satu atau beberapa proses. 2. AMP siklik dapat dihidrolisis oleh enzim fosfodiesterase menjadi AMP. Peningkatan aktivitas siklase adenil menyebabkan meningkatnya jumlah AMP siklik dalam sel. Epinefrin dan glukagon dapat bekerja pada reaksi tersebut. hormon bergabung dengan reseptor dan meningkatkan aktivitas adenil siklase yang terdapat pada membran. Hasil penelitian Sutherland lebih lanjut dapat menjelaskan konsep tentang mekanisme kerja hormon. Reaksi ini bersifat sangat eksergonik dan bila tidak ada fosfodiesterase. 13 . Sel mengandung reseptor bagi hormon dalam membran plasma. atau adenosin 3’. AMP siklik merupakan senyawa yang sangat stabil. Setelah sampai pada sel yang menjadi tujuan. Adanya rangsangan dari luar maupun dari dalam menyebabkan kelenjar endokrin memproduksi dan mengeluarkan hormon ke dalam plasma darah.epinefrin dan glukagon bekerja pada reaksi pemecahan glikogen dan pembentukan glukosa oleh hati. Pada penelitian lebih lanjut Sutherland menemukan bahwa adanya epinefrin dan glukagon pada reaksi pemecahan glikogen telah menimbulkan terbentuknya suatu zat yang tahan panas sebagai zat antara. Yang diamati pertama kali ialah bahwa reaksi pemecahan glikogen menjadi glukosa dipercepat oleh hormon-hormon tersebut. Dari analisis kimia ternyata zat tersebut ialah AMP siklik. Hal-hal penting pada konsep tersebut adalah: 1. 4.

misalnya aktivitas enzim .5-adenosin monofosfat siklik. yaitu tahap pertama pembentukan hormon sampai tiba pada dinding sel atau plasma. siklase adenilat berlokasi pada membran sel. Metal xantin seperti kafein dan teofilin menghambat reaksi fosfodiasterase dan dengan demikian menurunkan laju pemecahan cAMP. sedangkan tahap kedua ialah peningkatan jumlah AMP siklik hingga terjadinya pertumbuhan atas proses dalam sel. juga dengan penggunaan ATP. Keseluruhan proses yang berubah ini dapat terwujud dalam tindakan sebagai jawaban fisiologik atau usaha yang dilakukan oleh manusia. disingkat sebagai cAMP. 14 . ( Poedjiadi. kombinasi hormon dan reseptornya mengaktifkan siklase adenilat. anna.2009:) Mekanisme Siklase Adenilat Enzim siklase adenilat mengubah ATP menjadi 3. bukti percobaan baru-baru ini menyarankan bahwa prostaglandin tertentu dapat menyesuaikan aktivitas siklase adenilat dan dengan jalan ini mengatur tanggapan intrasel terhadap stimulasi oleh hormon tertentu.2. Dengan beberapa jalan . permeabilitas membran dan sebagainya. mungkin didekat reseptor pengikat hormon. hal ini mengakibatkan pengikatan kadar cAMP dalam sel dan dengan demikian memperbesar atau memperkuat pengaruh cAMP.Aktivitas adenil siklase yang meningkat ini menyebabkan peningkatan pembentukan AMP siklik yang terdapat dalam plasma sel yang dapat mengubah proses di dalam sel tersebut. seperti ditunjukkan dalam gambar 13. Bentuk tidak aktif fosforilase kinase diubah menjadi bentuk aktifnya dengan reaksi fosforilase. cAMP diinaktifkan oleh konversinya menjadi 5’-adenosin monofosfat (5’-AMP) lewat kerja fosfodiesterase. dan ATP diubah menjadi cAMP. akan tetapi kinase fosforilase juga terdapat dalam bentuk aktif dan kurang aktif. Proses yang bersifat hormonal ini terdiri atas dua tahap. AMP Siklik Merangsang Aktivitas Protein Kinase AMP siklik tidak mempengaruhi kinase fosforilase.

meniru atau memperpanjang kerja hormon. Hormon yang bergabung dengan suatu penerima (reseptor) akan mengaktifkan reaksi kimiawi untuk membuat second messengers. berat molekulnya labih dari 1 juta. Fosforilase kinase adalah suatu protein yang sangat besar. Inhibitor fosfodiesterase. akan meningkatkan cAMP intrasel.yang paling terkenal adalah derivat xantintermetilasi seperti kafein dan teofilin. yang memicu terjadinya berbagai tanggapan sel terhadap sinyal awal. 15 . 2004) Penjelasan Kinerja Hormon a. Model umum. yang juga terdapat dalam bentuk aktif dan tidak aktif. dalam suatu reaksi dengan ATP bertindak sebagai gugus fosfat donor dan Ca2+ dibutuhkan sebagai aktifator atau penggerak. (Indah. Enzim hidrolisis ini menjamin proses pergantian sinyal yang cepat dengan demikian juga penghentian proses biologik yang cepat begitu stimulus hormonal dihilangkan. hormon masuk ke dalam sel dan berikatan dengan reseptor khusus yang berada di dalam sel. b. yang masingmasing berisi residu serin spesifik yang mengalami fosforilasi oleh ATP melalui kegiatan protein kinase aktif. Pada kasus lain. Rantai penyambung kegiatan ini adalah suatu enzim yang disebut protein kinase. Mutiara. Kemudian reseptor berada pada permukaan sel target. Bentuk aktifnya mengkatalisis fosforilasi dari kinase fosforilase yang tidak aktif dengan ATP untuk menghasilkan bentuk aktif yang sudah difosforilasi. Enzim ini mempunyai 16 subunit.Sekarang kita tiba pada pengaturan hubungan antara AMP siklik dengan kegiatan glikogen fosforilase. Fosfodiesterase Kerja yang ditimbulkan oleh hormon yang meningkatkan konsentrasi cAMP bisa diakhiri dengan sejumlah cara termasuk hidrolisis cAMP oleh fosfodiesterase.

c.. misalnya konversi fitokrom adalah tahap pertama dalam transduksi sinyal yang mengarah pada tanggapan sel terhadap cahaya merah. e. subunit γ protein G (γ). dan enzim AC (ACa). d. Enzim AC mengubah adenosin trifosfat (ATP) menjadi siklik adenosinmonofosfat (cAMP).c. Kompleks ikatan FSH-RFSH berperan mengaktifkan protein G (Gs).. Setelah terangsang hormon. dan bagian karbohidrat FSH berinteraksi dengan komponen membran molekul reseptor (Hsueh et al. kompleks hormon reseptor kemudian secara kaskade mengaktifkan subunit α protein G (α). selanjutnya protein G mengaktifkan enzim adenilat siklase (AC) yang terdapat di dalam membran plasma sel granulosa (intrinsik). subunit β protein G (β). Mekanisme kerja hormon secara umum diawali oleh adanya ikatan hormon dengan reseptor spesifik yang terdapat pada sel target. yang kemudian memacu reaksi enzimatis berantai (kaskade) sehingga menimbulkan efek seluler tertentu. 1989. Ikatkan antara domain protein FSH dengan reseptor spesifik FSH (R-FSH) yang terleta pada permukaan luar membran plasma sel granulosa. Sebelum terangsang hormon. Ada beberapa model mekanisme kerja hormon pada sel target. antara lain: 1. Efek seluler. enzim adenilat siklase inaktif (ACi). Enzim AC berperan mengubah adenosine triphosphate (ATP) menjadi cyclic-adenosine monophosphate (cAMP) sehingga terjadi peningkatan jumlah cAMP intraseluler. cAMP sebagai second messenger berperan mengaktifkan subunit regulatori protein kinase A (PKA) yang selanjutnya akan mengaktifkan subunit katalitik PKA yang berperan memfosforilasi protein kunci yang terlibat dalam pengaktifan gen-gen di dalam inti sel granulosa. Timossi et al. b. Selanjutnya. Mekanisme kerja FSH pada sel target Mekanisme kerja FSH pada sel target berawal dari: a. 1998). Rangsangan lingkungan juga dapat mengawali lintasan sinyal. Peran cAMP 16 . Guanosin trifosfat (GTP) mengalami fosforilasi (P) menjadi guanosin difosfat (GDP).

d. Bt2cAMP (dibutiril cAMP) 2. Mekanisme kerja GnRH melalui 2 cara: Mekanisme dependent-calcium ekstraseluler. e. Choleragen: meningkatkan cAMP dan reseptor LH. Mekanisme kerja hormon insulin a. rangsangan FSH atau jumlah cAMP dapat ditingkatkan dengan cara : a. (2) interaksi dengan protein G yang mengaktifkan enzim phospholipase C (PLC).mengaktifkan protein kinase A (PKA) atau oleh enzim fosfodiesterase (PDE) diinaktifkan menjadi 5’AMP In vitro. b. 17 . Insulin berikatan dengan reseptor spesifik (pada membran sel otot atau hepar) membentuk HR kompleks. selanjutnya PKC mengaktivasi transkripsi gena melalui proses fosforilasi untuk meningkatkan biosintesis GnH. Menambahkan forskolin yaitu suatu senyawa yang berperan sebagai aktivator enzim adenilat siklase sehingga meningkatkan akumulasi cAMP. b. Protein tirosin-kinase memfosforilasi tirosin untuk mengaktifkan enzim PLC yang berperan mengubah phosphatidylinositol 4. c. HR kompleks merangsang ekspresi gena yang terlibat metabolisme glikogen. c. GnRH berinteraksi dengan 3 protein membran: (1) reseptor untuk pengikatan ekstraseluler. Cholera toxin bersifat merangsang aktivitas AC pada berbagai sel. dan (3) PLC mengaktifkan protein tirosin-kinase. 3. Menambahkan teofilin (methylxanthines) yaitu suatu senyawa yang berperan sebagai inhibitor aktivitas enzim fosfodiesterase (PDE) sehingga menghambat pemecahan cAMP menjadi bentuk inaktifnya AMP. (2) diacylglicerol (DAG) yang berperan mengaktifkan PKC di sitoplasma. Efek seluler yang ditimbulkan adalah ® menurunkan kadar glukosa darah dan penyimpanan glukosa menjadi glikogen di otot dan hati.5-biphosphate (PIP2) menjadi 2 second messenger yaitu: (1) phosphatidylinositol triphosphate (IP3) yang berperan meningkatkan kadar Ca+2 intraseluler dari retikulum endoplasmik dan membuka pintu saluran masuk ion Ca+2 dari luar sel (ekstraseluler).

sedangkan R-E2 lebih banyak di inti sel). Ikatan hormon reseptor akan mengaktifkan bagian tertentu dari DNA dan memacu terjadinya proses transkripsi DNA menjadi mRNA (dipicu oleh polimerase RNA II). Hormon progesteron menembus dinding sel yang tersusun atas lipid bilayer menuju ke tempat reseptor spesifiknya yaitu di sitoplasma atau inti sel (R-P lebih banyak di sitoplasma. Mekanisme transduksi sinyal regulasi melibatkan protein kinase C (PKC). a. GnRH berikatan dengan reseptor spesifik pada membran sel dan mengaktifkan protein tirosin-kinase b. b. Enzim PLC berperan mengubah phosphatidylinositol 4. HR kompleks merangsang ekspresi gena yang terlibat dalam metabolisme secara umum (metabolic rate) ® mRNA ® protein. c. Protein tirosin-kinase memfosforilasi tirosin untuk mengaktifkan enzim fosfolipase C (phospholipase C. Efek seluler yang ditimbulkan ® meningkatkan metabolisme sel-sel tubuh. PLC) c.5-biphosphate (PIP2) menjadi 2 second messenger yaitu: phosphatidylinositol triphosphate (IP3) dan diacylglicerol (DAG). Phosphatidylinositol triphosphate (IP3) yang berperan meningkatkan kadar Ca+2 intraseluler dari retikulum endoplasmik dan membuka saluran masuk 18 . Tiroksin masuk ke dalam sel ® T4 diubah menjadi T3 ® berikatan dengan reseptor spesifik (pada inti sel) membentuk HR kompleks. Respon seluler: pertumbuhan endometrium. Mekanisme kerja hormon steroid Mekanisme kerja hormon progesteron dalam merangsang pertumbuhuan endometrium. 5. d. c. 6. d. a.4. b. Selanjutnya mRNA akan menuju ke ribosom untuk sintesis protein baru yang diperlukan untuk meningkatkan pertumbuhuan endometrium. Mekanisme kerja hormon tiroksin a.

7. kelenjar endokrin dibedakan sebagai berikut. Respon seluler: peningkatan biosintesis dan sekresi GnH oleh sel gonadotrope. Diacylglicerol (DAG) yang berperan mengaktifkan protein kinase C (PKC) di sitoplasma. kemudian mengaktifkan jalur kaskade cAMP. Merangsang ekspresi gena yang terlibat dalam metabolisme glikogen d. Hormon bekerja sama dengan sistem saraf berfungsi mengatur pertumbuhan.ion Ca dari luar sel (ekstraseluler) terjadi pembebasan GnH secara eksositosis. selanjutnya PKC mengaktivasi transkripsi gena melalui proses fosforilasi untuk meningkatkan biosintesis GnH. Kelenjar endokrin disebut juga kelenjar buntu karena bermuara langsung ke dalam pembuluh darah. f. Epinefrin berikatan dengan reseptor b-adrenergik (pada inti sel otot atau hepar) membentuk HR kompleks.Berdasarkan aktivitasnya. Epinefrin berikatan dengan reseptor a-adrenergik (pada inti sel otot atau hepar) membentuk HR kompleks. dan tingkah laku. b. c. Efek seluler yang ditimbulkan adalah meningkatkan kadar glukosa untuk sumber energi aktifitas otot. e. KELENJAR ENDOKRIN DAN HORMON YANG DIHASILKAN Senyawa protein atau senyawa steroid berupa getah yang disekresikan oleh kelenjar endokrin disebut hormon. kemudian mengaktifkan jalur kaskade fosfoinositidase. 19 . keseimbangan internal reproduksi. Mekanisme kerja hormon epinefrin Mekanisme kerja hormon epinefrin melalui dua jalur yaitu lewat pengaktifan reseptor b-adrenergik dan a-adrenergik: a. E.

endokrin terbagi menjadi beberapa bagian berdasarkan letaknya. Hipofisis terbagi menjadi tiga lobus. 6. 2. Kelenjar Hipofisis (Kelenjar Pituitari) Kelenjar hipofisis merupakan kelenjar endokrin yang terbesar. Kelenjar hormon yang bekerjanya Kelenjar sampai masa tertentu. 7. Nama Lain Letak Dasar otak besar (di dalam lekukan tulang sela tursika bagian tulang baji) Tiroid Kelenjar gondok Daerah leher. Contoh: corpus luteum untuk membentuk progesteron. Kelenjar yang dimulai pada dalam metabolisme mulai masa tertentu. Hipersekresi pada orang dewasa menyebabkan terjadinya akromegali yaitu tulang bengkak ke samping.1. 4. kelenjar yang Kelenjar yang bekerja sepanjang hayat. Tabel 9. 5. 3. Kelenjar ini disebut master of gland karena mempengaruhi aktivitas kelenjar yang lain. Contoh: digunakan tubuh. 2.3 Macam-Macam Kelenjar Endokrin dan Letaknya di Dalam Tubuh Manusia Kelenjar 1. 3. Kelainan hormon ini ada 2 macam yaitu hipersekresi misalnya gigantisme dan hiposekresi misalnya kekerdilan (kretinisme). masing-masing lobus mengeluarkan beberapa hormon 20 . Contoh: kelenjar kelamin. dekat jakun Di atas ginjal ventrikulus atau lambung Wanita : daerah perut (abdomen ) Pria : buah zakar dalam skrotum Timus Kacangan Daerah dada Paratiroid Kelenjar anak gondokDaerah (dorsal) kelenjar gondok Adrenalin Suprarenalis Gonad Kelamin Pankreas Pulau-pulau LangerhansDekat Hipofisis Pituitari 1.

4 Jenis-Jenis Hormon yang Dihasilkan Oleh Kelenjar Hipofisis Lobus Kelenjar Hipofisis a.yang berlainan. Intermedia • Somatotrof (STH) • Melanosit stimulating hormone (MSH) • Merangsang pertumbuhan tulang • Mengatur penyuburan pigmen pada sel-sel melanofor kulit sehingga mempengaruhi perubahan warna kulit c. Tabel 9. Lobus • Tiroksin (TSH) anterior • • Merangsang kelenjar tiroid untuk Hormon Fungsi memproduksi Tiroksin Adenokortikotropin• Merangsang korteks adrenal untuk memproduksi kortikosteroid Stimulating• Memacu perkembangan tubulus (ACTH) • Follicle Hormone (FSH) • Luteinizing (LH) • Interstitial seminiferus dan Spermatogenesis Hormone• Menstimulasi estrogen Cell• Menstimulasi testis untuk berkembang Stimulating dan Hormone (ICSH) menghasilkan testosteron • Prolaktin (TH)/Laktogen • Menstimulasi sekresi air susu oleh kelenjar susu b. Kelenjar Tiroid (Kelenjar Gondok) 21 . Posterior • Oksitosin • • Membantu merangsang kontraksi otot pada uterus Vasopresin/antidiuretik• Mencegah kadar air dalam tubuh sehingga mencegah pembentukan urine dalam jumlah banyak hormone (ADH) 2.

5 Jenis-Jenis Hormon yang Dihasilkan Oleh Kelenjar Tiroid Kelenjar Tiroid Hormon • Tiroksin Berperan dalam • Proses metabolisme • Pertumbuhan fisik • Perkembangan mental • Kematangan seks • Mengubah glikogen menjadi gula dalam hati • Triidotironin • Distribusi air dan garam dalam tubuh (sama dengan peran hormon tiroksin) • Kalsitonin • Menjaga keseimbangan kalsium dalam darah Hiposekresi kelenjar tiroid mengakibatkan gejala kemunduran pada fisik (kretinisme) dan mental terutama pada masa anak-anak. Hormon yang dihasilkan oleh kelenjar ini adalah parathormon yang berfungsi mengendalikan kadar kalsium dalam darah. Kelenjar Paratiroid (Kelenjar Anak Gondok) Kelenjar ini berperan dalam mengendalikan kadar kalsium dalam darah. dan kalsitonin. mulut ternganga. meningkatnya metabolisme dan emosional. Hiposekresi kelenjar ini mengakibatkan kadar kalsium dalam darah menurun dan mengakibatkan kejang- 22 .Keistimewaan kelenjar tiroid dibanding kelenjar endokrin yang lain yaitu kaya pembuluh darah. tetapi badan kurus (morbus basedowi) dengan tanda-tanda gugup. Kelenjar ini menghasilkan hormon tiroksin. jika terjadi hipersekresi kelenjar ini dapat mengakibatkan hiperaktif. nadi dan napas cepat serta tidak teratur. Tabel 9. triidotironin. Sebaliknya. 3. Hiposekresi kelenjar tiroid pada orang dewasa mengakibatkan miksodema dengan ciri-ciri kegemukan (obesitas) dan kecerdasan menurun. mata lebar (eksoftalmus).

yaitu bagian kulit (korteks) dan bagian dalam (medula). disebut pulau Langerhan. Kelenjar Adrenal (Kelenjar Anak Ginjal) Kelenjar ini terdiri atas dua bagian. Penyakit ini ditandai dengan kulit menjadi merah dan selalu mengakibatkan 5.kejang otot (tetani). dan mudah patah. Tabel 9. Sebaliknya. 4. kematian. Kelenjar Pankreas (Kelenjar Langerhans) Pada pankreas tersebar kelompok kecil sel-sel yang kaya pembuluh darah. hipersekresi kelenjar ini mengakibatkan kadar kalsium dalam darah meningkat sehingga menyebabkan kelainan pada tulang seperti rapuh.6 Jenis Hormon yang Dihasilkan Oleh Kelenjar Adrenal Bagian Adrenal • Korteks Kelenjar Hormon • Korteks mineral Fungsi • Menyerap natrium darah • Mengatur reabsorpsi air pada ginjal • Menaikkan kadar glukosa darah • Pengubahan protein menjadi glikogen di hati • Mengubah glikogen • Androgen menjadi • Glukokortikoid glukosa • Membentuk sifat kelamin sekunder pria • Medula • Adrenalin/epineprin • Mengubah glikogen dalam otot menjadi glukosa (dalam darah) Kelainan hipersekresi kelenjar adrenal pada wanita mengakibatkan virilisme. yaitu timbulnya ciri-ciri kelamin sekunder pada pria dan wanita. Sebaliknya. Kelebihan kalsium darah mengakibatkan terjadi endapan dalam ginjal atau menderita batu ginjal. 23 . abnormal. sekresi yang rendah atau hipofungsi kelenjar adrenal menimbulkan penyakit addison.

yaitu meningkatnya kadar gula darah. Kelenjar Gonad Kelenjar ini dibedakan menjadi kelenjar gonad pada wanita dan kelenjar gonad pada pria.Tabel 9. Kita telah mempelajari sistem hormon yang 24 .8 Jenis Hormon yang Dihasilkan Oleh Kelenjar Gonad pada Wanita dan Pria Kelenjar Gonad 1) Ovarium pada wanita Hormon • Estrogen Berperan Dalam Menentukan ciri pertumbuhan kelamin sekunder Penebalan dan perbaikan • 2) Testis pada pria • Testosteron Progesteron dinding uterus Menentukan ciri pertumbuhan kelamin sekunder Hiposekresi kelenjar gonad pada wanita mengakibatkan gangguan pada menstruasi dan timbulnya tumor 7. 6.7 Jenis-Jenis Hormon yang Dihasilkan Oleh Kelenjar Pankreas Kelenjar Pankreas Hormon • Insulin Fungsi Efek Menurunkan kadar gula Mengubah gula darah• otot (glikogen) di hati (glukosa) menjadi guladarah • Glukogen Mengubah menjadi glukosa glikogen • Meningkatkan kadar gula darah Hiposekresi hormon insulin mengakibatkan sakit kencing manis (diabetes mellitus). Kelenjar Timus Kelenjar timus berfungsi untuk membentuk hormon thymosin yang berperan dalam sistem imun (kekebalan). Tabel 9.

isomaltase . Rasa takut dapat meningkatkan pengeluaran hormon adrenalin. BAB III PENUTUP A.lactase.amilase. Enzim bekerja secara spesifik pada satu jenis substrat.tripsin.lipase. Keputusan untuk lari dipengaruhi oleh pertimbangan secara sadar (saraf sadar) bahwa keadaan sedang berbahaya. tetapi juga banyak sel saraf yang mengkhususkan diri dalam sekresi atau menyimpan neurohormon yang berperan mengaktifkan beberapa sel efektor. 25 . Kemampuan yang muncul secara spontan dan menghasilkan energi yang luar biasa pada seseorang dapat disebabkan oleh rasa takut terhadap sesuatu. sehingga akan dihasilkan energi yang besar.renin. Enzim berfungsi sebagai katalis yang sangat efisien dan mempunyai derajat yang tinggi namun adapula fungsi enzim secara spesifik seperti enzimptyalin. ada satu enzim yang dapat bekerja pada beberapa jenis substrat. Sistem hormon akan bekerja sama dengan sistem saraf membentuk sistem koordinasi. Sistem saraf dan sistem endokrin merupakan dua bagian yang tidak terpisahkan.pepsin. Namun. hormon ini dapat bekerja setelah ada stimulus dari saraf.ribonuklease. SIMPULAN 1. 2. Namun. Bukan saja karena sistem endokrin ada di bawah pengaruh sistem saraf.peptidase.disekresi oleh kelenjar endokrin. Enzim adalah senyawa organik yang berperan sebagai katalis yaitu untuk mempercepat proses dan reaksi kimia yang sedang berlangsung.maltase.sakrase.

5. Mekanisme kerja hormon secara umum diawali oleh adanya ikatan hormon dengan reseptor spesifik yang terdapat pada sel target. Kerja kalis enzim spesifik. Sifat umum enzim yaitu :1.vitamin.adapun zat makanan yang berperan penting dalam metabolisme yaitu kabohidrat.beberapa macam enzim dapat bekerja terhadap substrat tertentu dan menghasilkan produk yang sama. Enzim adaalah katalis murni.4. Peran hormon dalam metabolisme adalah mengatur berbagai proses fisiologis tubuh yang menentukan siapa kita. 26 . tetapi enzim tidak mempengaruhi keseimbangan reaksi yang terjadi.3. Enzim aktif dalam jumlah yang sangat kecil.lemak. 4.5.2. 6. dimulai dari pertumbuhan. reproduksi metabolisme yang membuat kita tetap hidup.3.protein. yang kemudian memacu reaksi enzimatis berantai (kaskade) sehingga menimbulkan efek seluler tertentu. Makanan juga memiliki peranan dalam metabolisme .dan mineral. Meskipun enzim mcmpercepat reaksi. Kelenjar endokrin disebut juga kelenjar buntu karena bermuara langsung ke dalam pembuluh darah.