HUBUNGAN INTERPERSONAL

Kelompok 11 ( sebelas ) Ryan Indra Saputra Robi Fahlepi Syahputra Sakyrianto Tria Listiani Yuka Puspita Anggraini Windy Arnova Dahyani Wara Rasyiati Yustiantica Nur Indriamas Dede Hidayat Husni Septa Saputra

Tutor : dr. H. Ahmad Muchlis MS

Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta 2012

Kata Pengantar

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rakhmat dan kerunia-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan laporan hasil diskusi PBL (Problem Based Learning). Kami menyadari bahwa keberhasilan penyusunan laporan ini tidak terlepas dari bantuan berbagai pihak baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam kesempatan ini, penulis ingin menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada : 1. Bapak dr. Ahmad Muchlis MS selaku dosen pembimbing dalam PBL (Program Based Learning). 2. Sahabat-sahabat karsinoma yang selalu setia mendukung kami di dalam suka dan duka selama proses pembuatan laporan Semoga segala kebaikan dan pertolongan semuanya mendapatkan berkah dari Allah SWT. Akhir kata kami memohon maaf apabila masih banyak kekurangan dalam penyusunan skripsi ini. Kami juga mengharapkan kritik dan saran dalam memperbaiki kekurangan yang ada dalam laporan yang kami buat. Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi semua pihak yang memerlukan. Amin.

Jakarta, 9 Oktober 2012

Penulis

ii

DAFTAR ISI
Kata Pengantar ___________________________________________________________________ ii DAFTAR ISI_______________________________________________________________________ iii TUJUAN PEMBELAJARAN ___________________________________________________________ iv SASARAN PEMBELAJARAN __________________________________________________________ iv SKENARIO 3 ______________________________________________________________________ 1 KATA KUNCI______________________________________________________________________ 1 Pertanyaan ______________________________________________________________________ 2 Apa pengertian dari emosi, faktor-faktor dari emosi dan gimana cara mengendalikannya? ___ 3 Apa yang dimaksud dengan hubungan interpersonal dan faktor yang mempengaruhi hubungan interpersonal? ________________________________________________________________ 6 Bagaimana cara menjelaskan persepsi kita kepada orang lain ? ________________________ 10 Apa yang dimaksud dengan komunikasi efektif dan simpatik? _________________________ 12 Apa ciri hubungan interpersonal dan apa kaitan motivasi dengan hubungan interpersonal? _ 13 Apa yang dimaksud dengan kesadaran diri dan tingkat keterbukaan? ___________________ 16 Jelaskan hal apa saja yang membentuk karakter pribadi seseorang dan bagaimana hubungan keluarga dan lingkungan dalam pembentukan karakter pribadi? Jelaskan! _______________ 18 Sikap dan perilaku apa yang harus dilakukan oleh Ardian agar dapat diterima oleh rekanrekannya? __________________________________________________________________ 21 Bagaimana cara menilai kadar hubungan interpersonal dan faktor apa yang dapat memicu penurunan kadar hubungan interpersonal? ________________________________________ 22 Bagaimana cara membangun intrapersonal yang baik dan apa saja ciri kepribadian yang baik dan yang tidak baik? __________________________________________________________ 26 Kesimpulan _____________________________________________________________________ 29

iii

Komunikasi efektif dan simpatik 7. SASARAN PEMBELAJARAN Setelah menyelesaikan modul ini mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan tentang : 1. Hubungan keluarga. Faktor-faktor yang mempengaruhi emosi 3. provokasi. lingkungan dalam membentuk karakter pribadi 5. dominasi. Kompetisi. Menjelaskan prinsip hubungan antar pribadi 10. Faktor eksternal dan personal yang mempengaruhi hubungan interpersonal 4. Menjelaskan persepsi terhadap orang lain 12. Kesadaran diri (self awareness) dan tingkat keterbukaan (self disclosure) 8.TUJUAN PEMBELAJARAN Setelah mempelajari modul ini mahasiswa mampu menjelaskan dan menganalisis hubungan interpersonal dalam meningkatkan prestasi belajar. Emosi dan cara mengatasi emosional 2. Menumbuhkan pola-pola relasional 6. Kesehatan impression management dna stereotyping 9. kegagalan. Menerangkan kemampuan penampilan diri agar menarik 11. dan perbedaan nilai/norma iv .

Merasa lebih banyak tahu 8. Ardian 18 tahun 2. Berasal dari Jakarta 4. Tinggal di asrama 6. Meremehkan teman-temannya 9. Ardian merasa bingung bagaimana cara meminta bantuan kepada temantemannya karena ia merasa lebih banyak tahu. serta meremehkan temannya. berasal dari Jakarta adalah mahasiswa baru fakultas kedokteran di Kalimantan. Banyak yang perlu dipersiapkan untuk menghadapi masa orientasi mahasiswa. Teman-teman Ardian juga merasa pendapat mereka sering tidak didengar oleh Ardian KATA KUNCI 1. Ardian tidak perduli dengan kesulitan teman-teman.SKENARIO 3 Ardian. Orang tuanya sibuk 5. merasa lebih hebat dan lebih mampu. karena orang tua Ardian sangat sibuk dengan pekerjaan. Dua hari lagi Ardian akan mulai masa orientasi mahasiswa dan dilanjutkan dengan persiapan kuliah. Tidak perduli dengan kesulitan teman-temannya 1 . Ardian dianjurkan tinggal di asrama agar lebih mudah dikontrol oleh orang tuanya. Mahasiswa baru kedokteran di Kalimantan 3. Mengikuti masa orientasi mahasiswa 7. Dia adalah anak pertama dari dua bersaudara. 18 tahun.

Jelaskan hal apa saja yang membentuk karakter pribadi seseorang dan bagaimana hubungan keluarga dan lingkungan dalam pembentukan karakter pribadi? Jelaskan! (Dede Hidayat 2008730060) 8. faktor-faktor yang mempengaruhi emosi dan cara mengendalikan emosi? (Robi Fahlepi 2012730092) 2. Bagaimana cara menjelaskan persepsi kita kepada orang lain? (Tria Listiani 2012730106) 4. Apa pengertian dari emosi.Pertanyaan 1. Apa yang dimaksud dengan kesadaran diri dan tingkat keterbukaan? (Yuka Puspita Anggraini 20127301110) 7. Sikap dan perilaku apa yang harus dilakukan oleh Ardian agar dapat diterima oleh rekan-rekannya? (Windy Arnova Dahyani 2012730108) 9. Bagaimana cara membangun intrapersonal yang baik dan apa saja ciri kepribadian yang baik dan yang tidak baik? (Husni Septa Saputra 2008730073) 2 . Apa pengertian hubungan interpersonal dan faktor yang mempengaruhi hubungn interpersonal? (Ryan Indra Saputra 2012730093) 3. Apa yang dimaksud dengan komunikasi efektif dan simpatik? (Syahputra Sakyrianto 2012730102) 5. Bagaimana cara menilai kadar hubungan interpersonal dan faktor apa yang dapat memicu penurunan kadar hubungan interpersonal? (Yustiantica Nur Indriamas 2012730111) 10. Apa ciri hubungan interpersonal dan apa hubungan kaitan antara motivasi dengan hubungan interpersonal? (Wara Rasyiati 2012730107) 6.

1975 dalam Feldman. Para ahli psikologi melihat teori ini lebih sesuai dengan teori kognisi. Terdapat beberapa teori tentang emosi yang dilakukan oleh beberapa peneliti. adrenalin dialirkan dalam darah dan sebagainya) namun jika rangsangannya menyenangkan – seperti diterima di perguruan tinggi yang diminati. Dapat dipahami bahwa emosi adalah suatu konsep yang sangat majemuk sehingga tidak ada satu pun definisi yang diterima secara universal. Menurut Berkowitz (1993). nafas bertambah cepat. dalam bahasa Inggris setidaknya ditemukan lebih dari 500 kata untuk menggambarkan emosi (Averill. dan filsafat. Sebagai perbadingan. Ahmad Muchlis MS Pertanyaan : Apa pengertian dari emosi. emosi yang timbul dinamakan senang. faktor-faktor dari emosi dan gimana cara mengendalikannya? Jawab : Emosi banyak sekali jenisnya. Hal tersebut menambah lagi keragaman definisi tentang emosi. yaitu adalah sebagai berikut. etika.Nama : Robi Fahlepi NIM : 2012730092 Tutor : dr. Reaksi fisiologik dapat saja sama (hati berdebar. Sebaliknya jika rangsangannya membahayakan (misalnya melihat ular yang berbisa) emosi yang timbul dinamakan takut. Studi tentang emosi tidak hanya dilakukan oleh ilmu psikologi. tekanan darah naik. tetapi juga oleh sosiologi. Teori Emosi Dua-Faktor Schachter-Singer Teori ini dikenal sebagai teori yang paling klasik yang berorientasi pada rangsangan. neurologi. konsepsi Berkowitz tentang bagaimana pikiran tingkat tinggi menentukan pembentukan suasana emosional setelah 3 . 2003). banyak pemikiran saat ini tentang peran ateribusi dalam emosi mulai dengan sebuah teori kognitif yang sangat dikenal yang dipublikasikan oleh Stanley Schachter dan Jerome Singer pada tahun 1962 .

melainkan ia senang karena tertawa. Faktor yang menyebabkan dari dalam diri misalnya. Mempersiapkan pola aktivitas fisik yang mengakibatkan munculnya emosi secara khusus. paru-paru lebih cepat memompa udara dan sebagainya. A. Emosi menurut kedua ahli ini. Dengan kata lain menurut James Lange. Schachter dan Singer mengemukakan bahwa emosi tertentu merupakan fungsi dari reaksi-reaksi tubuh tertentu. rahang yang berderak. denyut nadi kita menjadi cepat. Jadi jika seseorang misalnya melihat harimau. seseorang bukan tertawa karena senang. 4 . terjadi adanya perubahan pada sistem vasomotor (otototot). Faktor yang Menyebabkan Emosi Faktor-faktor yang meyebabkan emosi itu dibagi menjadi dua. James Lange mengemukakan proses-proses terjadinya emosi dihubungkan dengan faktor fisik dengan urutan sebagai berikut : 1.munculnya reaksi saraf. Respon-respon tubuh ini kemudian dipersepsikan dan timbullah rasa takut. relatif primitif dan emosional dipengaruhi oleh formula ini. Menurutnya pula kita tidak merasa marah karena ketegangan otot. emosi merupakan hasil persepsi seseorang terhadap perubahan perubahan yang terjadi pada tubuh sebagai respons terhadap berbagai rangsangan yang dayang dari luar. yaitu faktor dari dalam diri dan faktor dari luar diri. Mengapa rasa takut yang timbul? Ini disebabkan oleh hasil pengalaman dan proses belajar. karena itu debaran jantung dipersepsikan sebagai rasa takut. Orang bersangkutan dari hasil pengalamannya mengetahui bahwa harimau adalah makhluk yang berbahaya. Teori Emosi James Lange Menurut teori ini. Suatu peristiwa dipersepsikan menimbulkan perubahan fisiologis dan perubahan psikologis yang disebut emosi. Mempersepsikan situasi di lingkungan yang mungkin menimbulkan emosi 2. Memberikan reaksi terhadap situasi dengan pola khusus melalui aktivitas fisik 3. 2. reaksinya adalah peredaran darah makin cepat karena denyut jantung makin cepat. dan sebagainya tetapi karena kita secara umum jengkel dan kita mempunyai beberapa kognisi tertentu tentang sifat kejengkelan kita.

ngantuk. yaitu emosi yang fositif dan emosi yang negatif. bahagia. Jika emosi yang negatif. kadar gula. www. 2009. Depok: Rajawali Pers.doc 5 . dan lain-lain. B. Dan emosi yang negatif inilah yang harus kita kendalikan emosinya. lapar. situasi. dan lain-lain.com/reni/tugas_x/CHAIRUNNISA. manusia. Sarlito w. dan lain-lain. Cara Mengatasi Emosi Emosi digolongkan menjadi dua bagian. kecewa. ―Pengantar Psikologi umum‖. Ada beberapa cara untuk mengendalikan emosi:         Berwudhu Berdzikir Shalat Pikirkan perasaan orang lain Menarik napas panjang Mengalihkan dengan hal yang disenangi Curhat Cuek Daftar Pustaka   Sarwono. kesal. benda. Emosi yang positif itu misalnya senang.tekanan darah. segar. cuaca. yaitu marah.psktti-ui. Faktor yang menyebabkan dari luar diri misalnya.

Komunikasi efektif Komunikasi interpersonal dinyatakan efektif bila pertemuan antara pemangku kepentingan terbangun dalam situasi komunikatif—interaktif dan menyenangkan. p. Bila berkumpul dalam satu kelompok yang memiliki kesamaan pandangan akan membuat 6 . H. dengan berbagai dampaknya dan dengan peluang untuk memberikan umpan balik 3. Adalah hubungan antar pribadi antara seorang individu dalam hubungannya dengan individu lain 2. Komunikasi interpersonal ini adalah komunikasi yang hanya dua orang. 2000. Efektivitas komunikasi sangat ditentukan oleh validitas informasi yang disampaikan dan keterlibatan dalam memformulasikan ide atau gagasan secara bersama. guru-murid dan sebagainya (Mulyana. baik secara verbal atau nonverbal. komunikasi interpersonal adalahpenyampaian pesan oleh satu orang dan penerimaan pesan oleh orang lain atau sekelompok kecil orang. dua sahabat dekat. Ahmad Muchlis MS Pertanyaan : Apa yang dimaksud dengan hubungan interpersonal dan faktor yang mempengaruhi hubungan interpersonal? Jawab :  Apa pengertian hubungan interpersonal? 1. yang memungkinkan setiap pesertanya menangkap reaksi orang lain secara langsung. seperti suami istri. Komunikasi interpersonal adalah komunikasi antara orang-orang secara tatap muka. dua sejawat. Menurut Devito (1989). 73)  Apa faktor yang mempengaruhi hubungan interpersonal? 1.Nama : Ryan Indra Saputra NIM : 2012730093 Tutor : dr.

kita ingin mereka memilih sikap yang sama dengan 7 . atau malas. Penggunaan cara ini untuk menyederhanakan begitu banyak stimuli yang diterimanya dan merupakan pengkatagorian pengalaman untuk memperoleh informasi tambahan dengan segera. 4. Individu atau kelompok akan merespon pengalaman dan lingkungan dengan cara memperlakukan anggota masyarakat secara berbeda atau cenderung melakukan pengelompokan menurut jenis kelamin. Kepekaan menangkap emosi wajah sangat menentukan kecermatan tindakan yang akan diambil. Tindakan dan tanggapan terhadap pesan sangat tergantung pada pola hubungan pribadi dan karakteritik atau sifat yang dibawanya. Senyuman yang dilontarkan akan menunjukkan ungkapan bahagia. 5. terutama pada saat pihak-pihak yang berkonflik sulit membuka jalan untuk melakukan perbaikan. Ekspresi wajah Ekspresi wajah menimbulkan kesan dan persepsi yang sangat menentukan penerimaan individu atau kelompok. Sebaliknya bila berkumpul dengan orang atau kelompok yang benci akan membuat tegang. bodoh. Kepribadian mengekspresikan pengalaman subjektif seperti kebiasaan. 2. Faktor kepribadian lebih mengarah pada bagaimana tanggapan dan respon yang akan diberikan sehingga terjadi hubungan. cerdas. Kepribadian Kepribadian sangat menentukan bentuk hubungan yang akan terjalin. Cara pandang ini kebanyakan menimbulkan prasangka dan gesekan yang cukup kuat. rajin. Stereotyping Stereotyping merupakan cara yang banyak ditemukan dalam menilai orang lain yang dinisbatkan pada katagorisasi tertentu. Wajah telah lama menjadi sumber informasi dalam komunikasi interpersonal. Wajah merupakan alat komunikasi yang sangat penting dalam menyampaikan makna dalam beberapa detik raut wajah akan menentukan dan menggerakkan keputusan yang diambil. 3. mata melotot sebagai kemarahan dan seterusnya.gembira. suka dan nyaman. Kesamaan karakter personal Manusia selalu berusaha mencapai konsistensi dalam sikap dan perilakunya atau kita cenderung menyukai orang lain. resah dan tidak enak. karakter dan perilaku.

Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa daya tarik seseorang baik fisik maupun karakter sering menjadi penyebab tanggapan dan penerimaan personal. Bila pergaulan seorang pendamping masyarakat dengan orang-orang disekitarnya sangat menyenangkan. agama. 8 . 7. kita ingin memilih sikap mereka yang sama. psikologis dan sosial. dan jika menyukai orang. Meskipun apa yang disebut gagah. sikap. keyakinan. cenderung saling menyukai dan menerima keberadaan masing-masing. ideologis. namun sebagian relatif menerima orang sebagai pandai cantik atau gagah. norma. dimana seseorang akan melanjutkan interaksi bila laba lebih banyak dari biaya. ganteng atau cantik akan cenderung ditanggapi dan dinilai dengan cara yang menyenangkan dan dianggap memiliki sifat yang baik. maka akan sangat menguntungkan ditinjau dari keberhasilan program. budaya. kebiasaan. sopan dan efektif untuk mempengaruhi pendapat orang lain. pandai bergaul. dorongan moral. bantuan. Daya tarik Dalam hukum daya tarik dapat dijelaskan bahwa cara pandang orang lain terhadap diri individu akan dibentuk melalui cara berfikir. menguntungkan secara ekonomis. tingkat sosial ekonomi. cantik atau pandai bergaul belum disepakati. Orang pintar. Orangorang yang memiliki kesamaan dalam nilai-nilai. Ganjaran Seseorang lebih menyenangi orang lain yang memberi penghargaan atau ganjaran berupa pujian. 6. Kita akan menyukai orang yang menyukai dan memuji kita. aturan. Interaksi sosial ibaratnya transaksi dagang. Orang-orang yang memiliki daya tarik cederung akan disikapi dan diperlakukan lebih baik.kita. bahasa dan tindakan yang khas.

pdf 9 .or.id/mycontents/uploads/2010/07/hubungan-interpersonal. para pihak yang berkonflik membutuhkan bantuan teknis dan bimbingan dari individu yang dipercaya dan mampu menumbuhkan kerjasama untuk mendorong penyelesaian.8. Kompetensi Setiap orang memiliki kecenderungan atau tertarik kepada orang lain karena prestasi atau kemampuan yang ditunjukkannya. Daftar Pustaka  http://psikologi. Masyarakat akan cenderung menanggapi informasi dan pesan dari orang berpengalaman. ahli dan profesional serta mampu memberikan kontribusi secara intelektual. sikap dan mampu memberikan solusi terhadap masalah yang dihadapi. Dalam situasi krisis.

tidak mungkin kita berkomunikasi secara efektif. karena jika persepsi kita tidak akurat. maka hal ini menjadi modal yang penting untuk keberhasilan komunikasi interpersonal. H. maka kita akan berusaha membatasi diri sehingga tidak berkomunikasi terlalu mendalam dengan orang tersebut. Cara menyampaikan persepsi kita kepada orang lain adalah dengan cara : 1. Apabila persepsi kita positif. apabila kita mempunyai persepsi negatif kepada seseorang. Robbins (2003) mendeskripsikan persepsi dalam kaitannya dengan lingkungan. 10 . Kalau persepsi kita benar. Sebaliknya. kita akan melakukan komunikasi dengan nyaman. Ahmad Muchlis Pertanyaan : Bagaimana cara menjelaskan persepsi kita kepada orang lain ? Jawab : Persepsi adalah mengungkapkan tentang pengalaman terhadap sesuatu benda ataupun sesuatu kejadian yang dialami. Kotler (2000) menjalaskan persepsi sebagai bagaimana seseorang menyeleksi. Secara sederhana persepsi dapat dikatakan sebagai proses individu dalam memahami kontak/hubungan dengan dunia sekelilingnya. yaitu sebagai proses dimana individu-individu mengorganisasikan dan menafsirkan kesan indera mereka agar memberi makna kepada lingkungan mereka.Nama : Tria Listiani NIM : 2012730106 Tutor : dr. Persepsi disebut inti komunikasi. mengatur dan menginterpretasikan masukan-masukan informasi untuk menciptakan gambaran keseluruhan yg berarti. Kecermatan Harapannya adalah agar kita dapat mengerti dan memahami orang itu secara benar.

Tanpa tekanan emosi 5. 3. Makna Jika makna yang dihasilkan benar. Kendala komunikasi dapat berawal dari kekeliruan memberi makna dalam persepsi tersebut.Abdul Rahman .Deddy . 2005 . maka akan mendukung keberhasilan proses komunikasi. Shaleh. Sopan 4. Ciputat : Prenada media grup 2.2. Human communication prinsip-prinsip dasar : Rosda 11 . Psikologi suatu pengantar dalam persepektif islam . Mulyana. Dengan bahasa yang halus Daftar Pustaka 1. 2003 .

Dr. saling mengayomi dan saling bertanggung jawab.Nama : Syahputra Sakyrianto NIM : 2012730102 Tutor : dr. b. c. Pengertian Komunikasi Efektif dan Simpatik Interaksi antar manusia secara individu/kelompok yang memberikan hasil dengan perasaan : a. Proses belajar Proses penyampaian dan penerimaan komunikasi Mekanisme penyesuaian diri dan pertahanan diri (Jalaludin Rakhmat. dihargai dan didengar. Bila individu berinteraksi maka akan terjadi : a. D 12 . Hj. saling mendengarkan. Pengertian Komunikasi Efektif : Penyampaian pesan secara tepat sehingga pesan dapat dimengerti. 2000). Iesje Liesufin. saling mengerti. H. Ph. MM. Saling mempercayai tanpa adanya masalah yang dirasa berat dan menyakitkan. Saling menghargai. b. Ahmad Muchlis MS Pertanyaan : Apa yang dimaksud dengan komunikasi efektif dan simpatik? Jawab : Pengertian Komunikasi Secara Umum : Proses berbagi makna melalui perilaku verbal dan non verbal yang melibatkan dua orang atau lebih (Prof. Suharko Kasran. 1996) Daftar Pustaka Materi dari Dra.

Ciri-ciri hubungan interpersonal : 1) Mengenal secara dekat Artinya bahwa pihak-pihak yang terlibat dalam hubungan interpersonal saling mengenal secara dekat. maka keadaan seperti ini dapat dipakai sebagai alasan terjadinya ―putus‖ hubungan interpersonal. dan pekerjaan. Ahmad Muchlis MS Pertanyaan : Apa ciri hubungan interpersonal dan apa kaitan motivasi dengan hubungan interpersonal? Jawab : A. seperti: mengetahui nomor telepon selulernya. hari ulang tahunnya. saling memberi dan menerima. Dengan demikian adanya rasa saling memerlukan dan saling mendapatkan manfaat ini akan menjadi tali pengikat kelangsungan hubungan interpersonal. alamat.Nama : Wara Rasyiati NIM : 2012730107 Tutor : dr. Apabila salah satu pihak merasa tidak lagi memperoleh manfaat. H. kedua belah pihak saling mengenal berbagai sisi kehidupan lainnya. dan sebagainya. 13 . Namun lebih dari semua itu. teman-teman dekatnya. 2) Saling memerlukan Hubungan interpersonal diwarnai oleh pola hubungan saling menguntungkan secara dua arah dan saling memerlukan. karena tidak hanya saling mengenal identitas pokok seperti nama. status perkawinan. Sekurang-kurangnya kedua belah pihak merasa saling memerlukan kehadiran seorang teman untuk berinteraksi. bekerjasama. Dikatakan mengenal secara dekat. makanan kesukaannya.

setelah menempuh waktu cukup lama. Adanya perbedaan sifat pribadi bukan menjadi penghalang untuk membina hubungan baik. c. Hubungan interpersonal yang dikategorikan memiliki kadar atau kualitas yang baik. Kerukunan yang mencakup gotong-royong dan tolong-menolong. sebagai salah satu cara untuk menghindari terjadinya goncangan dalam stabilisasi hubungan interpersonal yang bersangkutan. Tercapainya kesepakatan itu sendiri disebabkan oleh kayakinan kedua belah pihak saling memperoleh keuntungan. b. Kerjasama semacam ini didahului dengan kesepakatan dan perjanjian. justru menjadi peluang untuk dapat saling mengisi kelebihan dan kekurangan. Ko-optasi (co-optation). Masing-masing saling terbuka sehingga dapat menerima perbedaan sifat tersebut. 14 . Masing-masing pihak menyadari bahwa hubungan interpersonal itu tujuannya adalah untuk meneguhkan pertemanan. 4) Kerjasama Kerjasama akan timbul apabila orang menyadari bahwa mereka mempunyai kepentingan-kepentingan yang sama dan pada saat yang bersamaan mempunyai cukup pengetahuan dan pengendalian terhadap diri sendiri untuk memenuhi kepentingan-kepentingan tersebut. Bentuk-bentuk kerjasama: a. Bargaining. perjanjian dalam bargaining dilakukan penyesuaian terhadap butir kesepakatan baru. Misalnya.3) Pola hubungan antarpribadi. yang ditunjukkan oleh adanya sikap keterbukaan diantara keduanya Hubungan interpersonal juga ditandai oleh pemahaman sifat-sifat pribadi di antara kedua belah pihak. yakni suatu proses penerimaan unsur –unsur baru dalam suatu hubungan interpersonal. tidak saja menunjukkan adanya interaksi harmoni yang bertahan lama. yaitu pelaksanaan perjanjian mengenai pertukaran barangbarang dan jasa-jasa antara dua orang atau lebih. namun juga mengarah tercapainya kerjasama. Kerjasama ini dilandasi oleh keikhlasan sosial.

Graha Ilmu . Daftar Pustaka Aw. aktivitas membina hubungan interpersonal pun juga dilandasi oleh adanya dorongan untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan. untuk memenuhi kebutuhan akan sandang ia harus berhubungan dengan pedagang pakaian. Suranto. 2011. seseorang harus berhubungan dengan orang lain. misalnya. perhotelan. Siagian (1995:138) pengertian motivasi ialah : ―Daya pendorong yang mengakibatkan seseorang mau dan rela untuk mengarahkan kemampuan dalam bentuk keahlian dan keterampilan. yaitu kerja sama dalam pengusahaan proyek-proyek tertentu. pertambangan batu bara. Begitupula kehendak untuk menjalin dan membina hubungan interpersonal. B. 15 . alasan dan kemauan yang ada dalam diri seseorang disebut dengan motif. ‖Komunikasi Interpersonal‖. Menurut Sondang P. Koalisi (coalition). juga dilandasi oleh adanya dorongan tertentu.d. Pada dasarnya setiap aktivitas manusia selalu berhubungan dengan adanya dorongan. Koalisi dapat menghasilkan keadaan yang tidak stabil untuk sementara waktu. pada umumnya seseorang beraktivitas dan bekerja adalah karena dorongan untuk memenuhi kebutuhannya. Dengan demikian. Motif disebut motivasi apabila sudah menjadi kekuatan yang bersifat aktif. yakni kombinasi antara dua organisasi atau lebih yang mempunyai tujuan-tujuan yang sama. Contoh. Untuk memenuhi kebutuhannya. Dorongan. tenaga dan wakunya untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan yang menjadi tanggung-jawabnya dan menunaikan kewajibannya dalam rangka pencapaian tujuan dan berbagai sasaran kegiatan yang telah ditentukan sebelumnya dalam hidup sehari-hari‖ Apabila dicermati. karena dua organisasi atau lebih tersebut kemungkina mempunyai struktur yang tidak sama antara satu dengan yang lainnya. dan seterusnya. perfilman. alasan ataupun kemauan. Joint-venture. Yogyakarta. Dari motifmotif yang ada akan menimbulkan suatu motivasi. e.

tetapi rela membuka diri ketika orang lain menginginkan informasi yang diketahuinya. Orang yang memiliki kesadaran diri publik yang tinggi akan cenderung menaruh perhatian pada identitas sosialnya dan reaksi orang lain pada dirinya. H. Orang yang memiliki kesadaran jenis ini yang dominan akan lebih cepat memproses informasi yang mengacu pada dirinya sendiri memiliki gambaran tentang diri yang lebih konsisten. dengan kata lain keterbukaan kesediaan untuk membuka diri mengungkapkan informasi yang biasanya disembunyikan. seperti penampilan dan tindakan sosial. Kesadaran diri publik (public self awareness) : perhatian diarahkan pada aspek diri yang tampak atau kelihatan pada orang lain. Ahmad Muchlis MS Pertanyaan : Apa yang dimaksud dengan kesadaran diri dan tingkat keterbukaan? Jawab : Kesadaran diri adalah keadaan pada manusia ketika mengarahkan perhatiannya kedalam untuk memfokuskan pada isi diri sendiri atau derajat perhatian yang diarahkan kedalam untuk memusatkan perhatian pada aspek diri sendiri. asalkan pengungkapan dari informasi ini tidak bertentangan dengan asas kepatutan. persepsi dan perasaan. 16 . Hal ini tidaklah berarti bahwa orang harus dengan segera membukakan semua riwayat hidupnya.Nama : Yuka Puspita Anggraini NIM : 2012730110 Tutor : dr. serta berkenan menyampaikan informasi penting kepada orang lain. Tingkat keterbukaan adalah tingkat sikap seseorang dapat menerima masukan dari orang lain. Kesadaran diri ada dua jenis : Kesadaran diri pribadi (private self awareness) : pemfokuskan pada aspek yang relatif pada diri sendiri seperti mood.

upnyk.ac.  Materi mengenai ―Interpersonal Relationship‖ dari Dra.ac.doc. 2011.Ciri orang yang memiliki sifat terbuka :  Jujuran dalam merespon segala stimuli komunikasi  Tidak berkata bohong  Tidak menyembunyikan informasi yang sebenernya  Menilai pesan secara objektif dengan data atau logis  Lebih bersifat provorsional dan bersedia mengubah kepercayaannya  Mencari pengertian pesan yang tidak sesuai dengan kepercayaannya Daftar Pustaka  www. Yogyakarta : Graha Ilmu. 17 .id  AW.09. ―Komunikasi Interpersonal‖. Hj.dosen.gunadarma.11.  www.openstorage. Suranto. Iesje L Sampurnaarmadja.edwi.id/PSIKOM.

Dalam proses sosialisasi inilah manusia dapat merealisasikan segala potensinya dalam 18 . manusia memiliki keunikan tersendiri yang berbeda dengan individu-individu lainnya. maupun kemauan dan perasaannnya. Dalam berinteraksi sosial. setiap individu melakukan proses sosialisasi nilai dan norma sosial budaya. Ahmad Muchlis MS Pertanyaan : Jelaskan hal apa saja yang membentuk karakter pribadi seseorang dan bagaimana hubungan keluarga dan lingkungan dalam pembentukan karakter pribadi? Jelaskan! Jawab : Faktor-faktor pembentuk kepribadian ? Proses pembentukan kepribadian Pengaruh lingkungan cukup dominan dalam proses pembentukan kepribadian. tempat kerja. manusia mempunyai kebutuhan sosial. manusia mungkin dapat mempertahankan dirinya pada tingkat kehidupan vegetatif. kerjasama sosial. Jadi. nilai-nilai. yang mencakup komunikasi. H. sosial. Pengertian lingkungan di sini amat luas dan kompleks. dan sebagainya. bakat. Lingkungan yang begitu luas dan kompleks itu mempengaruhi kehidupan seseorang sejak ia dilahirkan hingga akhir hayatnya. dan budaya. baik inteligensi. sekolah. minat. teman sebaya. sifat-sifat. Manusia selain sebagai makhluk individu juga merupakan makhluk sosial ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Sebagai makhluk individu. Secara biologic fisiologis. serta lingkungan fisik. Tetapi hati nurani dan cita-cita pribadi tidak mungkin dapat terbentuk dan berkembang tanpa pergaulan dengan manusia-manusia lain. norma-norma. Tanpa pergaulan sosial. manusia bergaul dan berinteraksi sosial dengan manusia manusia lain dalam memenuhi kebutuhan dan mempertahankan hidupnya. Sebagai makhluk sosial. maka kepribadian manusia tidak akan dapat berkembang sebagai manusia seutuhnya atau sebagai manusia yang beradab. interaksi sosial. mencakup lingkungan keluarga. hubungan sosial.Nama : Dede Hidayat NIM : 2012730060 Tutor : dr.

Pembawaan bersumber dari dalam diri individu. Perbedaan individual dalam hal kemampuan. Dahulu orang beranggapan bahwa karakteristik kepribadian seperti sikap rendah hati. Faktor-faktor yang mempengaruhi kepribadian Faktor-faktor yang mempengaruhi kepribadian. seperti pancaindera. antara lain warisan biologis(pembawaan). Pelopor aliran Konvergensi ialah William Stern (1871-1938) seorang ahli Psikologi Jerman. Namun sekarang tidak banyak orang yang beranggapan demikian. Meskipun perbedaan IQ lebih banyak ditentukan oleh keturunan daripada oleh lingkungan. 19 . bakat. atau bersifat pembawaan. Beberapa factor biologis yang penting seperti system syaraf. seperti bakat. intelegensi. kelenjar seks. dan pengaruh nilai-nilai dan norma sosial. seksual dan kelainan biologis. lingkungan fisik. watak. Warisan Biologis Semua individu yang normal mempunyai persamaaan biologis. b. prestasi. pendidikan. karena tidak seorang pun di dunia ini memiliki ciri-ciri fisik dan psikis yang sama. Tanpa sosialisasi dan komunikasi sosial maka individu tidak akan dapat meng aktualisasikan seluruh potensi yang dimilikinya. Pada beberapa hal. dan cita-citanya. serta sumber-sumber alam. lingkungan sosialbudaya. pengalaman kelornpok. dan perilaku lain berhuhungan dengan warisan biologis dan pengaruh lingkungan hidupnya.kehidupan masyarakat. Menurut aliran Kotwergensi. kejujuran. Pengalaman bersumber dari pergaulan. dan lain-lain timbul karena warisan biologis. kenakalan. Orang umumnya beranggapan bahwa kepribadian tidak lebih dari sekedar penampilan warisan biologis. kelainan seksual. Faktor lingkungan fisik (geografis) Meliputi iklim dan bentuk muka bumi atau topografi setempat. minat. kemauan. seperti kecerdasan. dan sebagainya. dan pengalaman pribadi yang unik. seperti penyakit-penyakit tertentu. tetapi perbedaan lainnya ditentukan oleh lingkungan Faktor-faktor Pembentuk Kepribadian a. dan syaraf otak. Warisan biologis ini bersifat unik. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa IQ anak angkat ternyata lebih mirip dengan IQ orang tua kandungnya daripada orang tua angkatnya. minat. warisan biologis memang lebih penting daripada faktor lingkungan. ambisi. Faktor keturunan Faktor keturunan (biologis) berpengaruh langsung dalam pembentukan kepribadian seseorang. kepribadian (jiwa atau perilaku) merupakan hasil perpaduan antara pembawaan (faktor internal) dengan pengalaman (faktor eksternal).

Faktor lingkungan social 1) Faktor keluarga. kebudayaan petani. c. pegunungang. Suatu warna yang harus ditegaskan dapat saja dianggap tidak perlu oleh anggota masyarakat lainnya. d. Kebudayaan dan Pengaruhnya terhadap kepribadian Ciri-ciri dan unsur-unsur kepribadian seseorang individu dewasa sebenarnya sudah tertanam ke dalam jiwa seseorang anak sejak awal yaitu pada masa kanak-kanak melalui proses sosialisasi. kebudayaan kota. 4. Faktor kebudayaan yang berbeda-beda Perbedaan kebudayan yang berbeda-beda Perbedaan kebudayaan dalam setiap masyarakat dapat mempengaruhi kepribadian seseorang misalnya kebudayaan di daerah pantai. Daftar Pustaka Buku Psikologi Pendidikan 20 . dimulai sejak bayi yaitu berhubungan dengan orangtua dan saudaranya 2) Lingkungan masyarakat yang beraneka ragam.Faktor lingkungan fisik (geografis) ini mempengaruhi lahirnya budaya yang berbeda pada masing-masing masyarakat.

wordpress.tanpa mebeda .Peduli terhadap orang lain . Sebaiknya dalam bergaul dengan rekan-rekannya Ardian harus memiliki beberapa sifat berikut : .google.com/2012/02/11tips-cara-tata-krama-dalam-pergaulan/  http://hbis. .co. H.Memiliki rasa toleransi yang tinggi .Berusaha selalu menjaga perasan orang lain . Ahmad Muchlis MS Pertanyaan : Sikap dan perilaku apa yang harus dilakukan oleh Ardian agar dapat diterima oleh rekan-rekannya? Jawab : Sombong adalah perasaan yang menipu sesorang dengan merasa bahwa ialah yang lebih berkuasa dan disertai dengan keinginan untuk meremehkan orang lain.id/books?id=2F2CyR4iYb4C&pg=PA495&lpg=PA485&ots= Uxvr-k9OwK&dq=sombong+menurut+para+psikolog&hl=id&output=html_text  http://amazonise.wordpress.Dapat menguasai diri sendiri dan mengendalikan emosi dalam situasi apapun .bedakannya.Nama : Windy Arnova Dahyani NIM : 2012730108 Tutor : dr.Bersikap sopan dan ramah kepada siapa saja .Berusaha untuk dapat bergaul dengan siapa saja dengan baik.com/2007/11/27/tata-krama-dan-menghargai-orang-lain/ 21 .Mengahargai karya dari orang lain Daftar Pustaka  http://books.

seseorang dapat dengan mudah memberikan informasi yang bersifat negatif tentang orang lain. Hal ini berarti masing-masing pihak harus rela untuk menunda kepentingan pribadi. Apabila aturan-aturan itu hasil kesepakatan bersama.Nama : Yustiantica Nur Indriamas NIM : 2012730111 Tutor : dr. 2) Memperoleh informasi tentang orang lain. Orang-orang yang berada pada posisi kadar hubungan interpersonal yang akrab. 22 . Setiap orang pasti memiliki kepentingan. 4) Mengutamakan kepentingan bersama. 3) Aturan-aturan dalam hubungan interpersonal lebih banyak dikembangkan oleh kedua belah pihak. namun kepentingan bersama harus menjadi prioritas. Kadar hubungan interpersonal juga dapat dinilai dari seberapa jauh masing-masing pihak berperan bersama-sama dalam mengembangkan ―aturan‖ sebagai kesepakatan bersama. dari pada kepentingan pribadi. Artinya kadar hubungan interpersonal dapat diukur dari seberapa jauh kita mengenal profil diri orang lain. H. Bahkan sebagai bukti bahwa hubungan interpersonal itu baik. mengindikasikan kadar hubungan interpersonal semakin baik. lebih mudah berbagi informasi. maka menjadi kewajiban bagi semua pihak yang telah sepakat untuk menjunjung tinggi aturan itu. Semakin banyak informasi tentang profil diri seseorang. Ahmad Muchlis MS Pertanyaan : Bagaimana cara menilai kadar hubungan interpersonal dan faktor apa yang dapat memicu penurunan kadar hubungan interpersonal? Jawab : Berikut ini adalah beberapa kriteria untuk melihat kadar hubungan interpersonal : 1) Mengenali profil diri.

Kadar hubungan interpersonal yang baik. ditandai oleh keakraban para anggotanya. sehingga perbedaan kepentingan itu tidak berkembang sebagai kendala bersama. b) Kesempatan-kesempatan yang seimbang Artinya rasa memperoleh keadilan dari interaksi akan menentukan kadar hubungan interpersonal. Kehadiran seseorang disamping kita memiliki arti yang sangat penting. terdapat perilaku saling memberi dan menerima. Sebaliknya apabila salah satu pihak merasa dalam posisi tertekan. dalam arti semakin tinggi sikap toleran. menyebabkan susasana kurang nyaman. kedua belah pihak saling melengkapi dan saling kerjasama. 8) Mendatangkan kebahagiaan. Dengan demikian.5) Keakraban. sehingga memupuk kadar hubungan interpersonal. Berikut ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi kadar interpersonal : a) Toleransi Toleransi menjadi faktor pengaruh hubungan interpersonal. Ketika seseorang merasa memperoleh kesempatan yang seimbang. maka semakin baik pula kadar hubungan interpersonal. Saling ketergantungan dapat ditandai oleh adanya perasaan dan pengakuan tidak hadirnya seorang teman. atau tenggang rasa. maka akan mendorong orang tersebut mempertahankan kebersamaan. Dalam hal ini ada semacam pengakuan dalam diri kita. bahwa keberadaan teman sangat penting bagi kita. terutama menyebabkan kita. lama kelamaan akan melakukan pembatasan-pembatasan. dapat dikatakan bahwa terdapat korelasi positif antara toleransi dengan hubungan interpersonal. merasa senang dn bahagia. maka seandainya timbul perbedaan kepentingan kedua belah pihak dapat saling menghargai. peluang yang adil. Maksudnya. 23 . hal ini dapat mengancam kadar hubungan interpersonal. 7) Saling ketergantungan. hal ini disebabkan dengan dikembangkannya sikap toleran. Dikatakan sebagai hubungan yang akrab apabila diantara mereka mengenal cukup mendalam. 6) Kebersamaan. Dalam kebersamaan itu.

c) Sikap menghargai orang lain Dengan adanya pemahaman bahwa setiap orang itu memiliki martabat. diwarnai oleh kesepakatan batas-batas keakraban itu. maka kepercayaan kita pada orang tersebut besar. apalagi yang satu pihak terang-terangan menyerang pertahanan pihak lain. i) Kesejajaran Kesejajaran adalah perekat terpeliharanya hubungan interpersonal yang harmonis. maka ada kemungkinan karakteristik hubungan menjadi renggang. Sedangkan sikap bertahan. Pemilikan bersama atas informasi dapat dilihat dari aspek ―keluasan‖ dan ―kedalaman‖. karena dalam kesejajaran itu akan dijunjung tinggi keadilan. Keterbukaan dalam komunikasi akan menghilangkan kessalahpahaman dan kecurangan. maka sikap yang baiki untuk mendukung kadar hubungan interpersonal adalah sikap menghargai martabat orang lain. 24 . artinya ketika kita dapat meramalkan bahwa seseorang tidak akan menghianati dan dapat bekerja sama dengan baik. e) Sikap terbuka Adalah sikap membuka diri. d) Sikap mendukung. Sedangkan kedalaman menunjukkan keintiman apa yang dikomunikasikan. h) Keakraban Hubungan interpersonal akan terpelihara apabila kedua belah pihak sepakat tentang keakraban yang diperlukan. Keadaan seperti inilah yang akan menciptakan hubungan interpersonal yang baik. Kepercayaan berkaitan dengan keteramalan (prediksi). bahkan biasanya menyangkut persoalan pribadi. Hubungan dua orang sahabat yang sudah akrab. Oleh karena itu seseorang tidak boleh melecehkan orang lain. f) Pemilikan bersama atas informasi Kualitas hubungan interpersonal juga dipengaruhi oleh pemilikan bersama atas informasi. g) Kepercayaan Adalah perasaan bahwa tidak ada bahaya dari orang lain dalam suatu hubungan. mengatakan tentang keadaan dirinya secara terbuka dan apa adanya. bukan sikap bertahan Sikap mendukung (sportif) berarti memberikan persetujuan terhadap orang lain. Keluasan menunjukkan variasi topik yang dikomunikasikan. Apabila dua orang saling bertahan. berawal dari adanya perbedaan pendapat.

dan siapakah yang dominan. ditunjukkan dengan ekspresi yang relevan. k) Respon Yaitu ketepan dalam memberi tanggapan. Komunikasi Interpersonal. misalkan siapakah yang harus bericara lebih banyak. Yogyakarta : Graha Ilmu 25 . Pola pengontrolan pun perlu kesepakatan. Daftar Pustaka Aw. Hukum dalam komunikasi menyepakati bahwa jika ada pertanyaan harus ada jawaban. maka perlu pengawasan berupa kepedulian. atau karena tidak pernah ada kesepakatan sehingga mudah terjadi salah paham. atau tidak ada pihak yang mau mengalah. l) Suasana emosional Adalah keserasian suasana emosional ketika komunikasi sedang berlangsung. siapakah yang menentukan. Pada umumnya penurunan kadar hubungan interpersonal terjadi bila masing-masing ining berkuasa. Jawaban dalam berkomunikasi itulah yang disebut resspon. Jika dua orang mempunyai pendapat yang berbeda sebelum mengambil kesimpulan. (2011). Suranto.j) Kontrol Agar hubungan interpersonal terjaga dengan baik. Biasanya kedua belah pihak bersepakat tentang bentuk-bentuk kontrol.

3). MPsi. Ahmad Muchlis MS Pertanyaan : Bagaimana cara membangun intrapersonal yang baik dan apa saja ciri kepribadian yang baik dan yang tidak baik? Jawab : Cara Membentuk Intrapersonal yang Baik 1). merupakan kemampuan yang dipunyai anak didik dengan kecerdasan intrapersonal. tahu kelebihan dan kekurangandirinya. Sebagai contoh jika timnya kalah dalam suatu permainan dan dia juga membuat suatu kesalahan dalam permainan tersebut. walaupun sebenarnya teman. Sadar kemampuan diri Menurut Psikolog Jaga dnita Consulting. anak dengan kecerdasan intrapersonal tinggi biasanya bisa mengungkapkan keinginannyadengan cara yang baik.Nama : Husni Septa Saputra NIM : 2008730073 Tutor : dr. Dia akan terus merasa bersalah dalam jangka waktu cukup lama. Felicia Irene. Dengan kemampuan tersebut.temannya sudah memaafkannya dan bahkan telah melupakan kejadian tersebut. maka dia akan sangat merasa bersalah kepada teman setimnya. Dengan rasa empati dan kepekaan yang tinggi tersebut dia menyayangi dan memiliki keinginan membantu sesamanya yang sedang membutuhkan. biasanya anak di dikatakan sangat sensitif terhadap suatu kejadian atau permasalahan. H. sehingga berani tampil saat mereka merasa mampu. 2). tidak memaksakan kehendaknya. Padaanak yang memiliki kecerdasan diri rendahakan berlaku sebaliknya sehingga kurang percaya diri untuk tampil. Sensitif Memahami emosi diri serta memahami orang lain. 26 . Memiliki rasa empati yang tinggi Kemampuannya memahami perasaan orang lain membuatnya memiliki rasa empati yang tinggi terhadap orang lain serta memiliki kepekaan yang tinggi terhadap lingkungannya.

jika dia dimarahi noleh gurunya karena bersenda gurau dengan temannya ketikabelajar di kelas. Menunjukkan kekhawatiran dan kecemasan 3. Bersikap kejam atau senang mengganggu orang lain yang usianya lebih muda atau terhadap binatang 27 . mengarahkan dan mengembangkan diri serta menyesuaikan diri dengan norma yang berlaku di lingkungannya. dapat menghadapi situasi atau kondisi kehidupan yang di alaminya secara realistik dan mau menerima secara wajar. Jika mengalami kegagalan. Mudah marah (tersinggung) 2. Ciri – ciri kepribadian buruk: 1. Menerima tanggung jawab. Diamengevaluasidarikejadiantersebutbahwatindakangurunyadilakukankarena sang guru merasa tidak dihormatiolehnya sertaper buatannya telah menggangu aktivitas belajar temanteman sekelasnya. dia tidak mereaksinya dengan frustrasi. 3. 4. tidak menjadisombong. apabila memperoleh prestasi yang tinggi atau kesuksesan hidup. mampu mengambil keputusan. Mampu menilai diri sendiri secara realisitik. Ciri – ciri kepribadian baik: 1. dapat menilai keberhasilan yang diperolehnya dan meraksinya secara rasional.4). Penyendiri Salah satu kebiasaan anak didik dengan kecerdasan intrapersonal adalah seringnya dia menyendiri. dan bertindak. Dari hasil evaluasinya tersebut dia akan merasa bersalah atas perbuatan yang telah dilakukannya dan berusaha untuk tidak melakukannya lagi. tidak mengharapkan kondisi kehidupan itu sebagai sesuatu yang sempurna. Mampu menilai situasi secara realistik.Sebagaicontoh. dia mempunyai keyakinan terhadap kemampuannya untuk mengatasi masalah-masalah kehidupan yang dihadapinya. angkuh atau mengalami superiority complex. memiliki sifat mandiri dalam cara berfikir. Sering merasa tertekan (stress atau depresi) 4. mampu menilai diri apa adanya tentang kelebihan dan kekurangannya. 5. secarafisik.Dia terlihat sering menyendiri karena kebiasannya untuk mengevaluasi dirinya sendiri serta kejadian yang terjadi pada dirinya. tetapi dengan sikap optimistik. 2. maka setelahnya dia akan mengevaluasi dirinya dan kejadian tersebut. keterampilan dan sebagainya. Kemandirian. Mampu menilai prestasi yang diperoleh secara realistik. pengetahuan.

Kebiasaan berbohong 7.com/tag/kecerdasan 28 .5. ―Cara Membangkitkan Berbagai Komponen Kecerdasan‖. Ketidak mampuan untuk menghindar dari perilaku menyimpang meskipun sudah diperingati atau dihukum 6. 2005. Hiperaktif 8. Bersikap memusuhi semua bentuk otoritas Daftar Pustaka  May. Mtnugraha.Wordpress. Lwin. Jakarta : Gramedia.

29 . Solusi untuk Ardian agar lebih baik adalah harus introspeksi diri dan belajar menghargai orang lain agar dapat diterima dengan baik oleh teman-temannya.Kesimpulan Jadi. faktor yang menyebabkan Ardian mempunyai sifat yang kurang baik dalam melakukan hubungan interpersonal adalah kurangnya perhatian dari orang tua.

30 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful