DIARE

Diposkan oleh kaspari arnando harianja Diare (mencret) adalah buang air besar cair >3x sehari dengan konsistensi tinja cair. Definisi ini tidak berlaku untuk bayi yang diberi ASI. Bagi bayi dengan konsumsi ASI, buang air besar sampai 5-6 kali masih dalam batas normal. Gastroenteritis adalah peradangan pada lambung dan usus. Diare bisa merupakan bagian dari gejala gastroenteritis. Gejala umum:
 o o o o   o o o o o

Demam ringan Mual, bisa disertai muntah Diare ringan sampai sedang Kram perut Gejala yang lebih serius: Ada darah di muntahan atau di tinja Muntah lebih dari 48 jam Demam Nyeri perut Dehidrasi

Berdasarkan jenisnya diare dibedakan menjadi diare akut cair (acute watery diarrhea) atau diare berlendir darah (dysenteriform diarrhea). Berdasarkan perjalanannya, diare dibagi menjadi diare akut, kronis, dan persisten (tanpa infeksi) Diare akut adalah diare yang gejalanya tiba-tiba dan berlangsung 14 hari. Diare dapat disebabkan infeksi maupun non infeksi. Dari penyebab diare yang terbanyak adalah diare infeksi. Diare infeksi dapat disebabkan virus, bakteri, dan parasit. Diare akut merupakan masalah yang umum ditemukan diseluruh dunia. Beberapa rumah sakit di Indonesia menunjukkan data bahwa diare akut karena infeksi menempati peringkat pertama sampai dengan ke empat pasien dewasa yang datang berobat ke rumah sakit. PENYEBAB DIARE dan GASTROENTERITIS 1.Infeksi berbagai macam bakteri yang disebabkan oleh kontaminasi makanan maupun air minum; 2.Infeksi berbagai macam virus; Penyebab diare terbanyak pada balita adalah diare karena virus, yaitu Rotavirus. 3.Alergi makanan, khususnya susu atau laktosa (makanan yang mengandung susu); 4.Parasit yang masuk ke tubuh melalui makanan atau minuman yang kotor. Penyebab utama disentri di Indonesia adalah Shigella, Salmonela, Campylobacter jejuni, Escherichia coli, dan Entamoeba histolytica. Disentri berat umumnya disebabkan oleh Shigella dysentery, kadang-kadang dapat juga disebabkan oleh Shigella flexneri,

dan muntah. dan lain-lain). 3. pektin. 2) setelah BAB dan BAK.Salmonelladan Enteroinvasive E. selanjutnya cairan diberikan perlahan-lahan (misalnya 1 sendok setiap 2-3 menit). tidak rasional bila . dan kalium yang dapat mengurangi diare. makanan diberikan sedikit-sedikit tetapi sering. Oralit dapat mengurangi BAB sebesar 20% dan mengurangi muntah 30%. contohnya adalah teh yang sangat manis.Hal tersebut akan mengganggu kerja usus: fungsi penyerapan usus akan terganggu. 4. 2.Mencuci tangan pakai sabun dengan benar pada lima waktu penting: 1) sebelum makan. kecoa. kutu. Jika terjadi muntah. lipas.Meminum air minum sehat. prinsipnya: berikan makanan yang mudah dicerna yang tidak membebani usus dan mengiritasi usus. soft drink dan minuman buah komersial yang manis. larutan-larutan yang kandungan gulanya tinggi tidak boleh diberikan.Minum dan makan secara normal untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang.Pengelolaan sampah yang baik supaya makanan tidak tercemar serangga (lalat.Cairan Rumah Tangga (CRO) dan oralit.coli ( EIEC). dan dapat mengurangi kebutuhan cairan infus sebesar 33%. 4. 3) sebelum memegang bayi. sebaiknya menggunakan jamban dengan tangki septik. dapat mempercepat penyembuhan serta mengurangi angka kekambuhan diare. mual. kuah sup. Cairan rumah tangga bisa meliputi air mineral.Membuang air besar dan air kecil pada tempatnya. atau air yang telah diolah. Cairan yang biasa disebut sebagai cairan rumah tangga ini harus segera diberikan pada saat mulai diare. PENCEGAHAN DIARE DAN GASTROENTERITIS Diare mudah dicegah antara lain dengan cara: 1. air teh encer. virus. parasit masuk melalui saluran pencernaan.Oralit sudah dilengkapi dengan elektrolit. produksi cairan usus akan meningkat. Diare karena infeksi virus. teruskan minum ASI (Air Susu Ibu). dan gerakan usus juga meningkat. sehingga dapat mengganti elektrolit yang ikut hilang bersama cairan. Seng membantu pemulihan vili-vili usus yang rusak akibat diare. akan menimbulkan gejala demam. 4) setelah menceboki anak dan 5) sebelum menyiapkan makanan. pemanasan dengan sinar matahari atau proses klorinasi: dan selalu memasak makanan. PROSES PENYAKIT DIARE DAN GASTROENTERITIS Bakteri. antara lain dengan cara merebus. pemberian cairan dapat dihentikan selama kurang lebih 10 menit. 5. berikan buah-buahan terutama pisang dan apel. Oralit merupakan salah satu cairan pilihan untuk mencegah dan mengatasi dehidrasi.Antimikroba yang sesuai dengan diagnosis diare.pasien diare tidak boleh dipuasakan. hindari santan dan hindari bumbu-bumbu menyengat. banyak kuah.Untuk bayi dan balita.Suplementasi seng (zinc). seperti: rendah serat. Sedangkan racun yang dihasilkan oleh kuman. jus buah segar. sebaliknya. Setelah melalui barier asam lambung. PENYEMBUHAN DIARE dan GASTROENTERITIS 1. kuman yang lolos akan berkembang biak di lumen usus. Gangguan kerja usus ini yang akan menyebabkan diare. 3. karena kedua buah tersebut mengandung kaolin. 2.

Sarankan kepada pasien/keluarga pasien kapan harus kembali berobat:     BAB menjadi lebih sering Muntah berulang Rasa haus meningkat Tidak dapat makan serta minum seperti biasa. cukup dengan pengobatan penunjang saja. 7. tetapi dengan pengawasan dokter. . dan kaolin pectin. pernapasan) dalam batas normal Dehidrasi tak berat Dua atau lebih tanda-tanda berikut:  Gelisah/rewel  Mata cekung  Air mata kurang  Haus (minum banyak)  Mulut dan bibir sedikit kering  Cubitan kulit perut kembali lambat  Tangan dan kaki hangat Dehidrasi berat Dua atau lebih tanda-tanda berikut:  Kondisi umum lemas  Kesadaran menurun-tidak sadar  Mata cekung  Air mata tidak ada  Tidak mampu untuk minum/ minum lemah  Mulut dan bibir kering  Cubitan kulit perut kembali sangat lambat (≥ 2 detik)  Tangan dan kaki dingin. sadar  Tanda vital (tekanan darah. suhu.Bisa diberikan juga obat-obat yang bersifat absorben. seperti arang aktif.Bila diare sangat frekuen dapat diberikan obat-obat yang berfungsi untuk mengurangi pergerakan usus. yang dijual bebas.nadi. Klasifikasi Tanda dan Gejala Tak ada dehidrasi Tak ada tanda dan gejala dehidrasi:  Keadaan umum baik. 6. Mengetahui tanda-tanda dehidrasi adalah sangat penting karena kematian pasien diare adalah karena dehidrasi.diberikan antimikroba. Yang penting diperhatikan pada diare dan gastroenteritis: Ada/tidaknya tanda-tanda dehidrasi/ kekurangan cairan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful