.

Mak ala .

Dongen Sage g Tentang Nita Diarningrum Ernawati Yusmadi Idarwati .

SMAN 2 PANGKA JENE 08-03-2010 .

tetapi kemudian tersebar ke seluruh Asia Tenggara. 2. raja. 3. dongeng memiliki pengertian cerita singkat tentang hal-hal aneh dan tidak masuk akal. Setiap hari sang raja memakan seorang manusia yang dibawa oleh Patih Jugul Muda. Di Jawa Tengah atau Jawa Timur. Di dusun Medang Kawid ada seorang pemuda bernama Aji Saka yang sakti.A.dan baik hati. Mendengar cerita . Hal-hal yang perlu diketahui mengenai dongeng: 1. B. dongeng tersebut tersebar dari Aceh hingga Maluku Tenggara. Bapak tua yang akhirnya diangkat Ayah oleh Aji Saka itu ternyata pengungsi dari Medang Kamulan. dongeng juga berkembang. suatu hari. dongeng berasal dari bangsa Thai di Yunan.BDongeng dalam pengertian yang lebih luas merupakan pengungkapan diri manusia. tempat mencari hiburan dan memenuhi angan-angannya. dongeng tidak diketahui pengarangnya dan terkadang hanya diketahui nama pengumpul/ penyadurnya. pangeran. Aji saka berhasil menolong seorang Bapak tua yang sedang dipukuli oleh dua orang penyamun.BDalam Ensiklopedi Indonesia. Pengertian Dongeng Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia dongeng adalah cerita yang tidak benar-benar terjadi. berbagai keajaiban dan kesaktian yang biasanya mengisahkan dewa. rajin. erdasarkan muasalnya. dan putrid. 4. Di Indonesia. Contoh Dongeng: Contoh I : D ahulu kala ada kerajaan bernama Medang kamulan yang diperintah oleh raja bernama Prabu Dewata Cengkar yang buas dan menyukai daging manusia.BPada umumnya. Sebagian kecil rakyat yang resah dan ketakutan mengungsi secara diam-diam kedaerah lain.

Saat mereka sedang mengukur tanah sesuai dengan permintaan Aji Saka. makmur dan sejahtera. serban Aji Saka melilit kuat di tubuh sang Prabu. Dengan mengenakan serban di kepala Aji Saka berangkat ke Medang Kamulan. Aji Saka mengantarkan Kerajaan Medang Kamulan ke zaman keemasan. Aji Saka berniat menolong rakyat medang Kamulan. Ia memboyong ayahnya ke istana. Tubuh Prabu Dewata Cengkar dilempar Aji Saka dan jatuh ke laut Selatan kemudian hilang ditelan ombak. karena Aji saka menolak dijadikan budak oleh setan penunggu selama sepuluh tahun sebelum diperbolehkan melewati hutan itu. Ketika Prabu Dewata Cengkar sedang marah. seberkas sinar kuning menyorot dari langit menghantam setan penghuni hutan sekaligus melenyapkannnya. Aji saka menghadap prabu cengkar dan menyerahkan diri untuk disantap oleh sang prabu dengan imbalan tanah seluas serban yang digunakannya. Perjalanan menuju Medang kamulan tidaklah mulus. Aji Saka berhasil mengelak semburan api dari si setan. zaman di mana rakyat hidup tenang. damai. Tapi berkat kesaktiannya. Aji Saka sempat bertempur selama tujuh hari tujuh malam dengan setan penunggu hutan. Di istana. serban terus memanjang sehingga luasnya melebihi luas kerajaan Prabu Dewata Cengkar. Sesaat setelah Aji saka berdoa. Aji Saka tiba di Medang kamulan yang sepi. Dengan berani. Prabu dewata cengkar sedang murka karena Pati Jugul Muda tidak membawa korban untuk sang Prabu.tentang kebuasan Prabu dewata cengkar. Aji saka kemudian dinobatkan menjadi raja Medang Kamulan. Berkat pemerintahan yang adil dan bijaksana. Contoh 2 : . Prabu marah setelah mengetahui niat Aji Saka sesungguhnya adalah untuk mengakhiri kalalimannya.

mereka belum menemukan raja pengganti. ia menghadap kera. Di tengah hutan. Setelah melalui perundingan. tetapi otaknya tidak”.” ujar Kera. seorang pemburu datang ke tempat itu.. sambil berjuang keras agar bisa keluar dari perangkap. “coba kalian semua perhatikan aku…. Suatu hari. terutama Srigala. badan kau kan besar. Mereka tidak punya raja lagi. “aku tidak bisa berkelahi dan B gerakanku amat lambat. penglihatanku kurang baik. penghuni hutan rimba jadi gelisah. kau kan amat kuat. Saya akan antarkan tuan ke tempat itu. “Ha. seorang raja bisa berlaku bodoh. “Jangan. saya yakin tuanku pasti suka. raja seperti Kera. “bagaimana si Kera bisa menyamakan dirinya dengan manusia ya ?.! tak pernah kubayangkan.” ujarnya. Penghuni Hutan menjadi kesal.”ujar binatang-binatang lain.” ujar Srigala. Tanpa berpikir panjang.” ujar Srigala dan binatang lainnya. “Kalau gitu Badak saja. .ha…ha…. maka akulah yang cocok menjadi raja. melihat manusia saja aku sudah lari tunggang langgang.ha. terjebak dalam perangkap yang dipasang manusia. inatang-binatang menjadi bingung.. tetapi Macan Tutul menolak. Ketika hendak bubar tiba-tiba. penghuni hutan sepakat Kera menjadi raja yang baru.Sang raja hutan “Singa” ditembak pemburu. Kera yang tamak langsung menyergap buah-buahan itu. Srigala mendapat ide. Setelah diangkat menjadi Raja. Melihat ada Kera didalamnya. Srigala berpikir. Tak berapa lama setelah binatang-binatang meninggalkan Kera.”jawab Tupai. “kata binatang lain.”sahut Gajah. Makanan yang disergapnya ternyata jebakan yang dibuat manusia. Kerjanya hanya bermalas-malasan sambil menyantap makanan yang lezat-lezat.. “Tuanku. “Tolong…tolong. tingkah laku Kera sama sekali tidak seperti Raja. saya menemukan makanan yang amat lezat.” teriak Kera. “Tidak mungkin.aku mirip dengan manusia bukan?. aku telah menabrak pohon berkali-kali. Pertama yang dicalonkan adalah Macan Tutul. badannya saja yang sama. ia langsung membawa tangkapannya ke rumah. Tak berapa seluruh penghuni hutan rimba berkumpul untuk memilih Raja yang baru. teronggok buah-buahan kesukaan kera. si Kera langsung terjeblos ke dalam tanah. “Manusia saja yang menjadi raja. Kera berteriak. Ternyata. “Tidak-tidak. Kera.” “Oh…mungkin Gajah saja yang jadi Raja. ia kan yang sudah membunuh Singa”. si Raja yang baru pergi bersama Srigala. mana bisa melindungi rakyatnya.

Khawatir kalau-kalau Pohaci melahirkan seorang putra yang nanti dapat merebut kasih sayang raja terhadap Hariang Banga. Pada bulan ke-9 Dewi Pangrenyep melahirkan seorang putra. Yang pertama bernama Pohaci Naganingrum dan yang kedua bernama Dewi Pangrenyep. Keduanya sedang mengandung. Nini Balangantrang. tetapi belum dikarunia anak. Dengan kelihaian Pangrenyep. Atas upaya Dewi Pangrenyep tak seorang dayang-dayang pun diperkenankan menolong Pohaci. raja sangat murka dan menyuruh Si Lengser (pegawai istana) untuk membunuh Pohaci. bahwa mereka akan mendapat rezeki. Raja sangat bersuka cita dan sang putra diberi nama Hariang Banga. .A. Setelah besar bertanyalah Ciung Wanara kepada ayah dan ibu angkatnya. Terus terang Aki dan Nini menceritakan tentang asal-usul Ciung Wanara. melainkan Pangrenyep sendiri. tinggal di desa Geger Sunten tanpa bertetangga. Permaisurinya 2 orang. Contoh Sage Contoh I : P rabu Barma Wijaya Kusuma memerintah kerajaan Galuh yang sangat luas. namun dilaporkannya telah dibunuh. Mereka asuh bayi itu dengan sabar dan penuh kasih sayang. Sudah lama mereka menikah. B. Setelah mendengar cerita ayah dan ibu angkatnya. permaisuri junjungannya. Si Lengser tidak sampai hati melaksanakan perintah raja terhadap Pohaci. Malam itu juga Aki pergi ke sungai membawa jala untuk menangkap ikan. Dikatakannya bahwa Pohaci telah melahirkan seekor anjing. Anak angkat ini mereka beri nama Ciung Wanara. mereka memeliharanya hingga menjadi seekor ayam jantan yang ajaib dan perkasa. Dewi Pangrenyep bermaksud hendak mencelakakan putra Pohaci. Suatu malam Nini bermimpi kejatuhan bulan purnama. Telur ayam itu pun mereka tetaskan. putra Pohaci diganti dengan seekor anjing. namun permaisuri Pohaci Naganingrum belum juga melahirkan. Mimpi itu diceritakannya kepada suami dan sang suami mengetahui takbir mimpi itu. Karena aib yang ditimbulkan Pohaci Naganingrum yang telah melahirkan seekor anjing. Betapa terkejut dan gembira ia mendapatkan kandaga emas yang berisi bayi beserta telur ayam. Setelah bulan ke-13 Pohaci pun melahirkan. tahulah Ciung Wanara akan dirinya. Hiduplah seorang Aki bersama istrinya. Pohaci diantarkannya ke desa tempat kelahirannya. Bayi Pohaci dimasukkannya dalam kandaga emas disertai telur ayam dan dihanyutkannya ke sungai Citandui. Hariang Banga telah berusia 3 bulan. Pengertian Sage Sage merupakan cerita kepahlawanan.

tetapi sebaliknya Si Lengser sangat terkesan akan hal itu. melukiskan peristiwa bertahun-tahun yang lampau tentang permaisuri yang dihukum mati dan kandaga emas yang berisi bayi yang dihanyutkan. raja harus bersedia mengangkatnya menjadi putra mahkota. Dalam pesta pengangkatan putra mahkota. Sedangkan bagian timur diperintah oleh Ciung Wanara. Sejak itulah kerajaan Galuh dibagi menjadi 2 bagian dengan batas sungai Cipamali. Gajah seta dan Gajah Manggala. Di bagian barat diperintah oleh Hariang Banga. ayam baginda kalah dan ayam Ciung Wanara menang. . ayam Ciung Wanara berkokok dengan anehnya. Kepergian mereka di kawal oleh dua pengawal setia. Setelah persabungan. Taruhannya ialah. Akibatnya timbul perkelahian antara Hariang Banga dengan Ciung Wanara. Selesai pesta pengangkatan putra mahkota Si Lengser bercerita kepada raja tentang hal yang sesungguhnya mengenai permaisuri Pohaci Naganingrum dan Ciung Wanara. Tubuh Hariang Banga dilemparkan ke seberang sungai Cipamali yang sedang banjir besar. Tetapi bila ayam raja kalah. Raja menepati janji dan Ciung Wanara diangkat menjadi putra mahkota. Orang-orangnya menyenangi wayang kulit dan tembang. bila ayam Ciung Wanara kalah ia rela mengorbankan nyawanya. jatuh hati pada Dewi Purbawati. raja memerintahkan pengawal agar Dewi Pehgrenyep ditangkap. Pangeran Situbanda dan ayahnya Adipati Cakraningrat berlayar ke surabaya untuk menemui Adipati Jayanegara guna melamar Dewi Purbawati.Suatu hari Ciung Wanara pamit untuk menyabung ayamnya dengan ayam raja. Anak adipati Surabaya yaitu Kanjeng Adipati Jayengrana. Raja tidak menyadari hal itu. Orang-orangnya menyenangi kecapi dan menyenangi pantun. Bahkan ia menyadari sekarang Ciung Wanara yang ada di hadapannya adalah putra raja sendiri. Mendengar cerita itu. Kedua Pangeran ini. karena didengarnya raja gemar menyabung ayam. raja membagi kerajaan untuk Ciung Wanara dan Hariang Banga. Kegemaran penduduk akan kesenian tersebut masih jelas dirasakan sampai sekarang. Contoh 2 : J oko Dolo adalah cerita yang bermula dari cinta segitiga antara Joko Taruna Anak Adipati kediri dengan Pangeran Situbanda Anak Adipati Cakradiningrat Madura. Sebelum ayam berlaga. Raja menerima dengan gembira tawaran tersebu. Awal kisah.

sayalah yang mengalahkan Pangeran Situbanda" Kata Jaka Jumput. Jaka Jumput menghentikan pertarungan. Akhirnya keduanya bertarung mati-matian. Karena kalah sakti. akhirnya mereka berdua mencari pangeran Situbanda yang sedang bekerja menebang pohon. Ia mengatakan. telah ikut sayembara untuk memperebutkan Dewi Purbawati. mengambil sedikit). muncullah Jaka Jumput yang membantah keterangan Jaka Taruna. ia terlempar jauh ke tersangkut di pohon yang tinggi. Mereka pun melamar Dewi Purbawati. Akhirnya ia bertemu dengan Jaka Taruna. Dalam pertarungan ini. Maka sang anak pun dipanggil. dan mengerjakan apa yang menjadi permintaan putri idamannya itu. ia pun bergegas mencari arah suara itu. . Akhirnya. bahwa dirinya bersedia menjadi istri Pangeran Situbanda asal sang pangeran mampu membuka hutan surabaya. Adipati Surabaya itupun memanggil anaknya Dewi Purbawati untuk memberitahu hal ini. "Itu tidak benar. Dan tak ingin di tipu. ia bermaksud melamar Dewi Purbawati juga. Kemudian. Pemuda ini biasa mengambil kayu-kayu atau ranting dari hutan untuk memasak. sebab sang ayah bersahabat baik dengan Adipati Cakraningrat. pangeran Situbanda mendengar orang menebang kayu. "Orang ini hanya mengada ada kanjeng Adipati" Jawab Jaka Taruna. muncullah Joko Jumput. Singkat cerita. walaupun suaranya jauh dari tempatnya. Pangeran itupun pergi untuk membuka hutan Surabaya. Pangeran Jaka Taruna putra Adipati Kediri datang ke Kadipaten Surabaya. (Pelairan ini nantinya akan menghasillkan legenda Situbanda yang menjadi sebab munculnya daerah bernama Situbondo). tanya Jaka Jumput. Pangeran Situbanda pun meladeni tantangan Jaka Jumput. Dewi Purbawati akhirnya menolak dengan cara halus. Setelah pangeran Situbanda menyanggupi. Kesepakatan pun terjadi. Jaka Taruna pun menceritakan semuanya. Melihat Pangeran Situbanda sudah dapat dipastikan kalah. kesempatan ini tidak disia-siakan oleh Pangeran Situbanda melarikan diri. Dewi Purbawati sulit untuk menolak padahal ia tidak menyukai perangai Pangeran Situbanda. "siapa yang bisa membuka hutan surabaya. Jaka Taruna segera pergi ke kadipanten Surabaya. Melihat Jaka Taruna pergi. Tapi sebelum sabda Adipati di ungkapkan. Joko Jumput pun menyusul Jaka Taruna untuk mengejar hadiahnya. Jaka Taruna sampai di kadipaten Surabaya. Sementara itu. begitu juga dengan Pangeran Situbanda yang sudah lebih dulu bekerja membuka hutan surabaya.Setelah sampai di Kadipaten Surabaya. "Apapun yang kau minta akan kuberikan" Kata Jaka Taruna. Akhirnya mereka pun bertemu. seperti namanya "Jumput" (Artinya. Di tengah keasyikan beristirahat. Pangeran Situbanda menjadi bulan-bulanan Jaka Jumput. "Hadiah apa yang akan kau berikan. Maka Taruna mengaku. ia mengabarkan pada Adipati Jayengrana bahwa dirinya telah mengalahkan Pangeran Situbanda. Jaka Taruna pun menawari Jaka Jumput untuk mengalahkan Pangeran Situbanda dengan iming-iming hadiah. Jaka Taruna pun bergegas menuju hutan yang dimaksud. Jaka Jumput lalu menantang Pangeran Situbanda. pangeran Situbanda terus melakukan pekerjaannya. Beberapa hari kemudian. Pertarungan hebat pun terjadi. Sang adipati Jayengrana tidak bisa memutuskan sendiri. Pangeran Situbanda pun bertanya. tentang sayembara dan pertarungannya dengan pangeran Situbanda. jika Pangeran Situbanda bisa kukalahkan?". karena merasa tersaingi. Jaka Taruna Kalah. akan menjadi suaminnya". Jaka Jumput pun menolong dan menurunkan Jaka Taruna dari atas pohon. Pangeran Situbanda marah. pada Jaka Taruna tentang ikhwal apa yang menyebabkan Jaka Taruna menebangi pohon di hutan surabaya. Jaka Jumput menanyakan hal ikhwal mengapa Jaka Taruna bisa tersangkut diatas pohon. Jaka Jumput mendengar teriakan Jaka Taruna yang meminta tolong. Jawaban Dewi Purbawati pun sama. Selang beberapa hari kemudian.

ia pun berkata dengan keras sekali. Walaupun demikian. Adipati Jayengrono yang merasa ditipu oleh Jaka Taruna pun marah. namun. ia bertanya pada Jaka Taruna yang sedang menahan sakit. tak mau menjawab. Adipati Jayengrana pun marah. Jaka Taruna berkelahi membabi buta sambil mencaci Jaka Jumput. Jaka Taruna masih belum mau mengaku. "Jawab pertanyaanku. berkali kali itu juga Jaka Taruna hanya diam. Dan.sabda raja yang dikenal dengan masyarakat jaman dulu sebagai sabda tuhan pun menemukan mujarabnya. bahwa ia telah mengalahkan Pangeran Situbanda. "Apakah Jaka Jumput yang mengalahkan Pangeran Situbanda?" Jaka Taruna tidak menjawab dan hanya diam saja. . berkali kali pertanyaan yang sama dilontarkan Adipati Jayengrana untuk menyakinkan bahwa Jaka Jumputlah yang mengalahkan Pangeran Situbanda. Jaka Taruna mendadak menjadi patung batu.. ini pusaka Pangeran Situbanda" Jaka Jumput pun menyerahkan keris pusaka Pangeran Situbanda sebagai bukti.. Jangan diam seperti patung saja" kata Adipati. Akhirnya."Saya punya bukti. Akhirnya adu kesaktian pun digelar untuk membuktikan siapa yang mengalahkan pangeran Situbanda. Jaka Taruna harus terkapar terkena sabetan pusaka Jaka Jumput. cambuk gembala geni.

. Belajar menjadi seorang pendongeng. google .www . 2007. Bandung: Pribumi mekar. com Aminuddin.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful