KELOMPOK 4
 Ocnatias

Eka Saputri J210100056  Rani Ratnaningtyas  Arni Fridayani  Dewi Okta N  Indah Ayu Novitasari  Sutiyo Windiyantoro  Aditia Indriani  Pipin Oktaviani  Rivangga Dwi R.P  Anan Priharianto

J210100058 J210100066 J210100070 J211000079 J210100080 J210100086 J210100100 J210100101 J210100102

A. POLA PERTANIAN .

secara bersama-sama diadakan selamatan tiris. sebelum ladang ditanami. dan eyang merapi. penduduk lazimnya akan meminta bantuan seorang dukun atau orang sakti. Pola Pertanian Dalam usaha mencari tanah pertanian yang baik dan terbebas dari lelembut jahat. Biasanya. untuk memohon kepada dewi pangan.1. pengusa bumi. . Begitu pula seusai panen.

hutan perumputan di musim kemarau banyak di huni lelembut yang mengganggu di tengah hutan. Mereka pantang mengeluh.2. menyahut dan menirukan suara yang disitu. Menurut mereka. berkata-kata kotor.. Selama di dalam hutan mereka saling berdekatan satu sama lain saling menjaga. Meski demikian perumputan dilakukan secara berombongan pada musim kemarau. dan di dalam hati mohon permisi kepda . Pola Peternakan Pangan untuk peternakan mereka di ambil dari hutan-hutan sekitar.

kula namung sadermi mugut.” . “Permisi kepada semua yang menghuni daerah ini.“Nuwun sewu sedhaya mawon sing lenggah ing ngiriki. saya hanya sekedar mencari rumput. Matur kesuwun paranganipun suket kangge lan mendala kula”. Terimakasih atas pemberian rumput untuk sapi dan kambing saya.

B.POLA PEMUKIMAN .

ekonomi.Bagi penduduk desa di lereng Merapi. Suka bertengakar. hubungan sosial orang yang menempatinya. Tanah yang jelek mempengaruhi keadaan kesehatan. misalnya sakitsakitan. panen gagal. tanah tempat tinggal mempunyai hubungan erat dengan pemiliknya beserta keluarganya. dan sulit mencari jodoh .

menutup lobang galian. menggali tanah di tengah-tengah bidang tanah tersebut sedalam lengan. . Penduduk Kawastu. Apabila sewaktu menimbun. 1. Galian tanah tsb kemudian ditutup kembali dengan tanah semula.Untuk mengetahui baik-tidaknya suatu bidang tanah yang akan dipergunakan sebagai tempat tinggal. tanah tak bersisa maka bidang tanah tersebut dianggap baik dan sebaliknya.

2. Dukun itu mendatangi bidang tanah yang diajukan seseorang untuk bangunan tempat tinggalnya. Setelah disepakati bersama. biasanya meminta pertolongan seorang dukun baik di dalam maupun di luar desa. sesuai dengan kalender Jawa. pada hari yang telah ditentukan. Penduduk Korijaya. .

menggunakan bantuan dukun sperti halnya penduduk Korijaya . Penduduk Wukisari.3.

PANTANGAN PANTANGAN .C.

. Pantangan merumput. menebang pohon. dan mendirikan bangunan di atas pasir dan batuan vulkanik. bercocok tanam. dan meindahkan bendabenda di tempat angker. mendirikan rumah tempat tinggal menghadap ke arah gunung.Gunung Merapi dipercayai sebagai sebuah kraton Mahluk halus yang mempunyai trapsila yang harus ditaati oleh seluruh penduduk.

Penduduk pantang mengatakan sesuatu yang berhubungan dengan keadaan Merapi saat itu. mengeluarkan lahar besar.Jika merapi meletus. . hujan air dan material lainnya. hujan abu. hujan es.

D. UPACARA .

selamatan menghadapi bahay merapi. selamatan mengambil jenazah. selamatan mencari orang hilang. selamatan ternak. Labuhan  Selamatan  Selamatan . Selamatan sedekah gunung. selamatan orang kesurupan. selamatan sekula bali. selamatan malam selasa kliwon dan jum’at kliwon. Insidental. Selamatan Rutin .

PENGUNGSIAN DAN TRASMIGRASI .E.

mereka merasa aman dan tentram tinggal di desa daripada di kota.Penduduk di lereng selatan dan utara gunung Merapi mempunyai kepercayaan kuat desa mereka selalu akan terbebas dari amukan Merapi. .

Pengungsian baru dilakukan jika letusan Merapi telah mencapai desa dan dianggap membahayakan jiwa. pengungsian dilakukan pula setelah mendapat perintah dari roh para leluhur sebelum Merapi meletus . Biasanya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful