You are on page 1of 50

TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER Vol.

06
SPEED SENSOR POSITION SENSOR DISTANCE SENSOR LINE SENSOR LIGHT SENSOR

Disusunoleh : Passa Luthfi Yanuar 211 341 071 3 AEA

TEKNIK OTOMASI MANUFAKTUR DAN MEKATRONIKA POLITEKNIK MANUFAKTUR NEGERI BANDUNG
Jl. Kanayakan no. 21, DAGO 40235, TromolPos 851 BANDUNG 40008 INDONESIA

TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. (211 341 071)
Phone : 62 022 2500241 Fax : 62 022 2502649 Homepage : http ://www.polman.com, E-mail :polman@melsa.net.id
20 Mei 2013

[SPEED SENSOR] Encoder & Tachometer

~

2

~

TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. (211 341 071)
ROTARY ENCODER
Mesin yang bergerak/berputar pada umumnya memerlukan pengukuran gerakan. Mulai dari peralatan mesin, mesin inspeksi, dan lain sebagainya, mulai dari mesin manual sampai otomatis, memiliki mekanisme pengukuran internal. Saat ini, komponen yang banyak digunakan untuk pengukuran gerakan adalah encoder. Encoder secara umum dapat dikategorikan ke dalam optical (photoelectric), magnetic encoder, dan tipe kontak mekanik. Photoelectric encoder memiliki tingkat akurasi yang tinggi, handal, dan relatif murah, mudah dalam aplikasinya. Absolute Rotary Encoder Absolute encoder menggunakan piringan dan sinyal optik yang diatur sedemikian sehingga dapat menghasilkan kode digital untuk menyatakan sejumlah posisi tertentu dari poros yang dihubungkan padanya. Piringan yang digunakan untuk absolut encoder tersusun dari segmen-segmen cincin konsentris yang dimulai dari bagian tengah piringan ke arah tepi luar piringan yang jumlah segmennya selalu dua kali jumlah segmen cincin sebelumnya. Cincin pertama di bagian paling dalam memiliki satu segmen transparan dan satu segmen gelap, cincin kedua memiliki dua segmen transparan dan dua segmen gelap, dan seterusnya hingga cincin terluar. Sebagai contoh apabila absolut encoder memiliki 16 cincin konsentris maka cincin terluarnya akan memiliki 32767 segmen. Gambar 3 menunjukkan pola cincin pada piringan absolut encoder yang memiliki 16 cincin..

~

3

~

TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. (211 341 071)
Karena setiap cincin pada piringan absolute encoder memiliki jumlah segmen kelipatan dua dari cincin sebelumnya, maka susunan ini akan membentuk suatu sistem biner. Untuk menghasilkan sistem biner pada susunan cincin maka diperlukan pasangan LED dan phototransistor sebanyak jumlah cincin yang ada pada absolut encoder tersebut.

Sistem biner yang untuk menginterpretasi posisi yang diberikan oleh absolute encoder dapat menggunakan kode gray atau kode biner biasa, tergantung dari pola cincin yang digunakan. Untuk lebih jelas, kita lihat contoh absolut encoder yang hanya tersusun dari 4 buah cincin untuk membentuk kode 4 bit. Apabila encoder ini dihubungkan pada poros, maka photo-transistor akan mengeluarkan sinyal persegi sesuai dengan susunan cincin yang digunakan. Gambar 5 dan 6 menunjukkan contoh perbedaan diagram keluaran untuk absolute encoder tipe gray code dan tipe binary code.

Dengan absolute encoder 4-bit ini maka kita akan mendapatkan 16 informasi posisi yang berbeda yang masing-masing dinyatakan dengan kode biner atau kode gray tertentu. Tabel 1 menyatakan posisi dan output biner yang bersesuaian untuk absolut encoder 4-bit. Dengan membaca output biner yang dihasilkan maka posisi dari poros yang kita ukur dapat

~

4

~

TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. (211 341 071)
kita ketahui untuk diteruskan ke rangkaian pengendali. Semakin banyak bit yang kita pakai maka posisi yang dapat kita peroleh akan semakin banyak.

Incremental Rotary Encoder Incremental encoder terdiri dari dua track atau single track dan dua sensor yang disebut channel A dan B (Gambar 7). Ketika poros berputar, deretan pulsa akan muncul di masingmasing channel pada frekuensi yang proporsional dengan kecepatan putar sedangkan hubungan fasa antara channel A dan B menghasilkan arah putaran. Dengan menghitung jumlah pulsa yang terjadi terhadap resolusi piringan maka putaran dapat diukur. Untuk mengetahui arah putaran, dengan mengetahui channel mana yang leading terhadap channel satunya dapat kita tentukan arah putaran yang terjadi karena kedua channel tersebut akan selalu berbeda fasa seperempat putaran (quadrature signal). Seringkali terdapat output channel ketiga, disebut INDEX, yang menghasilkan satu pulsa per putaran berguna untuk menghitung jumlah putaran yang terjadi.

~

5

~

A = arah bawah dengan B = 1 menunjukkan arah putaran searah jarum jam. Resolusi keluaran dari sinyal quadrature A dan B dapat dibuat beberapa macam. Adapun rangkaian encoder dapat dilihat sebagai berikut : ~ 6 ~ . sedangkan resolusi 4X memberikan pulsa setiap transisi pada kedua sinyal A dan B menjadi empat kali resolusi 1X. maka output encoder terlebih dahulu harus dikonversi menjadi tegangan.TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. sebaliknya B = arah bawah dengan A = 1 menunjukkan arah berlawanan jarum jam. Arah putaran dapat ditentukan melalui level salah satu sinyal selama transisi terhadap sinyal yang kedua. agar data kecepatan dapat dibaca oleh ADC mikrokontroller. Resolusi 1X hanya memberikan pulsa tunggal untuk setiap siklus salah satu sinya A atau B. yaitu 1X. 2X dan 4X. Output enkoder berupa sinyal pulsa yang frekuensinya berbanding lurus dengan kecepatan motor. Pada contoh resolusi 1X. Oleh karena itu ouput encoder dihubungkan ke rangkaian FtoV (frekuensi ke tegangan) dimana rangkaian ini akan mengubah besaran frekuensi (sinyal dari encoder) yang masuk menjadi besaran tegangan yang dalam hal ini digunakan sebagai umpan balik dari kecepatan motor. (211 341 071) Contoh pola diagram keluaran dari suatu incremental encoder ditunjukkan pada Gambar 8. Aplikasi Encoder Sensor kecepatan yang digunakan ini adalah enkoder.

(211 341 071) Gambar 1. Rangkaian F to V dapat dilihat pada gbr dibawah ini : Gambar 2.TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. Rangkaian F to V ~ 7 ~ .dimana input didapat dari pulsa output encoder. Rangkaian Encoder Pada rangkaian ini IC yang dipakai adalah LM2917 .

untuk mendapatkan Vo1 tersebut diperlukan kombinasi R1 dan C1.TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. C1 ditentukan 10 nF sehingga R1 dapat dicari dengan rumus: Vcc = 12V K = 1 (ideal) Dengan menggunakan VR 100 Kohm dapat diperoleh nilai nilai R1 sesuai dengan perhitungan di atas. (211 341 071) Voutput yang diinginkan pada saat motor berputar dengan kecepatan maksimum yaitu 5. didapatkan frekuensi keluaran dari enkoder pada kecepatan maksimum adalah 4348 HZ. maka jika ditentukan nilai Rin adalah 10 Kohm.1V. Rf dapat dicari dengan rumus : Dengan menggunakan VR 100 Kohm.1V. ~ 8 ~ . maka R f dapat disetting sampai mendapatkan nilai 14200 ohm sehingga Voutput dapat diperoleh sesuai dengan yang dinginkan. Melalui pengukuran yang dilakukan terhadap motor DC. Karena nilai tegangan Vo1 pada saat kecepatan maksimum adalah 2.1 V. Nilai tegangan pada Vo1 saat motor berputar dengan kecepatan maksimum ditentukan 2. Selanjutnya Vo1 kemudian dikuatkan dengan penguat Non Inverting untuk mendapatkan Voutput 5.1V pada saat kecepatan maksimum.

(211 341 071) TACHOMETER Tachometer terutama berguna untuk memantau kinerja mesin mobil atau motor. hasil pengukuran langsung disajikan dalam bentuk angka sehingga mempermudah pembacaan. Penggunaan paling umum tachometer adalah untuk menentukan kecepatan dari poros berputar yang digerakkan oleh mesin. tachometer merupakan instrumen yang digunakan untuk mengukur kecepatan perangkat berputar. Metode untuk mengukur data kecepatan putar pada tachometer :  Diukur langsung pada potensiometer. dll.  Menggunakan penurunan waktu yang diambil untuk setiap pilihan celah yang dilewati cahaya laser. Selain tachometer analog. motor. mobil. Tachometer analog terdiri dari jarum yang menunjukkan pembacaan disertai indikator apakah putaran mesin masih dalam taraf aman atau sudah mulai membahayakan. ~ 9 ~ .TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. Truk-truk besar. umum menggunakan instrumen ini. terdapat pula tachometer digital yang sudah mulai menggantikan jenis analog. kapal. Instrumen ini bekerja dengan menghitung banyaknya rotation per minute (RPM) atau putaran per menit. Pada tachometer digital. Secara sederhana.

Terdapat magnet yang menggantung sebagai sensornya ~ 10 ~ . Tachometer Optik Adalah sebuah alat untuk mengukur kecepatan sudut putar dengan besaran rpm. Dapat diukur dengan menggunakan rangkaian counter seperti yang digambarkan pada encoder batang optik. Tachometer optik terdiri dari jalur atau garis ( stripe) yang terdapat di dalam batang lalu terdapat sebuah atau lebih photosensor yang menghadap pada batang tersebut. roda. Untuk mengatasinya perlu ditambahi rangkaian Setiap batang tersebut berputar maka photosensor akan mendeteksi jumlah stripe yang melewatinya. Kemudian akan menghasilkan output yang akan berbentuk pulsa. Ada 2 jenis sensor yang digunakan yaitu Variable reluctance sensor dan Hall effect sensor. Macam tachometer : A. Pada gelombang pulsa tersebut periode ≈ kebalikan dari kecepatan angular.TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. Tachometer Rotor Bergigi Terdiri dari sebuah sensor tetap dan sebuah pemutar gerigi. mengalami overflow atau penghitungan yang dimulai dari nol lagi. dan bahan besi. (211 341 071) Apabila kecepatannya terlalu lambat counter dapat tambahan yang memiliki one-shot (pemacu) tambahan. B.

Tachometer DC Adalah sebuah generator DC yang memproduksi tegangan keluaran DC yang proporsional dengan kecepatan batang. C. Terdiri dari magnet permanen dan bagian yang beputar yang terbuat dari koil. Rumusnya : ωo = f pada pulsa. Pulsa tersebut akan dikonversi menjadi sebuah gelombang kotak yang bersih dengan rangkaian ambang detector. Sensor yang berupa magnet akan mendeteksi setiap gerigi tersebut yang melewatinya. Prinsip kerjanya adalah terjadinya proses kecepatan dan tegangan. (211 341 071) Rotor berputar. konversi langsung antara ~ 11 ~ . Setiap gerigi melewatinya maka medan magnet akan bertambah dan menginduksi tegangan pada belitan kawat sehingga akan dihasilkan pulsa.TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. kemudian bagian rotor bergigi yang akan diukur.

(211 341 071) Aplikasi Tachometer  Tachometer rotor bergigi dapat digunakan pada batang motor (crankshaft) dari sebuah mesin mobil  Tachometer optik digunakan untuk mengetahui kecepatan sudut baling-baling  Mengukur rata-rata aliran darah .TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. ~ 12 ~ .

(211 341 071) [POSITION SENSOR] STRAIN GAUGE ~ 13 ~ .TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y.

Pengukuran posisi dapat dilakukan dengan cara analog dan digital.Strain gage mengukur gaya luar(tekanan) yang terhubung dengan kawat.TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. Hasil sensor posisi atau perpindahan dapat digunakan untuk mengukur perpindahan linier atau angular. Arah perapatan/peregangan dibuat sepanjang mungkin (axial) 2. Macam – macam sensor posisi : STRAIN GAUGE Strain gauge adalah komponen elektronika yang dipakai untuk mengukur tekanan (deformasi atau strain) pada alat ini. Strain gauge dapat dijadikan sebagai sensor posisi. Arah tegak lurus perapatan/peregangan dibuat sependek mungkin (lateral) ~ 14 ~ . Definisi elastisitas (ε) strain gauge adalah perbandingan perubahan panjang (ΔL) terhadap panjang semula (L) yaitu: atau perbandingan perubahan resistansi (ΔR) terhadap resistansi semula (R) sama dengan faktor gage (Gf) dikali elastisitas starin gage (ε) : Secara konstruksi SG terbuat dari bahan metal tipis (foil) yang diletakkan diatas kertas. sedangkan untuk jarak pergeseran yang lebih panjang lebih baik digunakan cara digital. Untuk proses pendeteksian SG ditempelkan dengan benda uji dengan dua cara yaitu: 1. Untuk pergeseran yang tidak terlalu jauh pengukuran dapat dilakukan menggunakan cara-cara analog. SG dalam operasinya memanfaatkan perubahan resistansi sehingganya dapat digunakan untuk mengukur perpindahan yang sangat kecil akibat pembengkokan (tensile stress) atau peregangan (tensile strain). Teknis perlakuan sensor dapat dilakukan dengan cara terhubung langsung ( kontak ) dan tidak terhubung langsung ( tanpa kontak ). (211 341 071) Sensor ini melaporkan posisi suatu benda dgn mengacu pd rujukan tertentu.

Pemasangan strain gauge: (a) rangkaian jembatan (b) gage1 dan gage 2 posisi 90 (c) gage 1 dan gage 2 posisi sejajar ~ 15 ~ . satu untuk peregangan/perapatan . • metal incompressible Gf = 2 • piezoresistif Gf =30 • piezoresistif sensor digunakan pada IC sensor tekanan Untuk melakukan sensor pada benda uji maka rangkaian dan penempatan SG adalah • disusun dalam rangkaian jembatan • dua strain gauge digunakan berdekatan. Bentuk phisik strain gauge Faktor gauge (Gf) merupakan tingkat elastisitas bahan metal dari SG. (211 341 071) Gambar 3. satu untuk kompensasi temperatur pada posisi yang tidak terpengaruh peregangan/ perapatan • respons frekuensi ditentukan masa tempat strain gauge ditempatkan Gambar 3.1.TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y.2.

Sensor Induktif dan Elektromagnet Sensor induktif memanfaatkan perubahan induktansi:  sebagai akibat pergerakan inti feromagnetik dalam koil  akibat bahan feromagnetik yang mendekat Gambar 3. Sensor posisi: (a) Inti bergeser datar (b) Inti I bergser berputar. (211 341 071) 1. Rangkaian uji sensor posisi induktif ~ 16 ~ .TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. (c) Rangkaian variable induktansi Rangkaian pembaca perubahan induktansi:  dua induktor disusun dalam rangkaian jembatan.4. satu sebagai dummy  tegangan bias jembatan berupa sinyal ac  perubahan induktasi dikonversikan secara linier menjadi perubahan tegangan KL = sensistivitas induktansi terhadap posisi  output tegangan ac diubah menjadi dc atau dibaca menggunakan detektor fasa Gambar 3.3.

 Perubahan medan magnit diperoleh dengan pergerakan sumber medan magnit atau pergerakan koilnya (seperti pada mikrofon dan loudspeaker). (211 341 071) Sensor elektromagnetik memanfatkan terbangkitkannya gaya emf oleh pada koil yang mengalami perubahan medan magnit  Output tegangan sebanding dengan kecepatan perubahan posisi koil terhadap sumber magnit.5. Pemakaian sensor posisi: (a) pada microphone. Gambar 3.TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. (b) pada loudspeaker ~ 17 ~ .

~ 18 ~ . dan sensor mekanik lainnya. (211 341 071) 2.Untuk kali ini sensor ini diaplikasikan sebagai sensor jarak. Pada aplikasinya LVDT dapat digunakan sebagai sensor jarak. fluks pada satu kumparan naik dan yang lainnya turun. Kedua kumparan sekunder ini dihubungkan seri secara berlawanan dengan jumlah lilitan yang sama. dan inti dari bahan feromagnetik. Kumparan-kumparan tersebut dililitkan pada suatu selongsong. Prinsip ini pertama kali dikemukakan oleh Schaevits pada tahun 1940-an.  Tegangan yang dihasilkan pada sekunder sebading dengan perubahan posisi inti magnetic. Kumparan primer dililitkan ditengah selongsong.  Dalam keadaan tidak setimbang. Pada masa sekarang sensor LVDT telah secara luas diunakan.  Dalam keadaan setimbang. sensor sudut. sedangkan kedua kumparan sekunder dililitkan disetiap sisi kumparan primer.TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. sedangkan inti besi ditempatkan didalam rongga selongsong tersebut. dua buah kumparan sekunder. Linier Variable Differential Transformer Sensor Linear Variable Differential Transformers (LVDT) adalah suatu sensor yang bekerja berdasarkan prinsip trafo diferensial dengan gandengan variabel antara gandengan variable antara kumparan primer dan kumparan sekunder. Suatu LVDT pada dasarnya terdiri dari sebuah kumparan primer. Cara Kerja  Memanfaatkan perubahan induksi magnit dari kumparan primer ke dua kumparan sekunder. Selongsong ini terbuat dari bahan non-magnetik. inti magnet terletak ditengah dan kedua kumparan sekunder menerima fluks yang sama.

(b) Rangakaian (d) Karakteristik LVDT listrik. ~ 19 ~ .TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. (211 341 071)  hubungan linier bila inti masih disekitar posisi kesetimbangan.6. Skema LVDT Gambar 3. (c) rangkaia uji LVDT. LVDT sebagai sensor posisi: (a) konstruksi LVDT.

Cukup sensitif tetapi linieritas buruk.TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y.  Akibat pergeseran posisi salah satu keping dan luas keping yang berhadapan langsung.10 MHz. ~ 20 ~ . Memanfaatkan perubahan kapasitansi:  Akibat perubahan posisi bahan dielektrik diantara kedua keping. (c) pergeseran jarak plat b.0885 A k d c. d. Gambar 3. Transduser Kapasitif a. Rangkaian jembatan seperti pada sensor induktif dapat digunakan dengan kapasitor dihubungkan paralel dengan resistansi (tinggi) untuk memberi jalur DC untuk input opamp.  Akibat penambahan jarak antara kedua keeping. Sensor posisi kapasitif: (a) pergeseran media mendatar. Nilai kapasitansi berbanding lurus dengan area dan berbanding terbaik dengan jarak : C = 0.8. e. (211 341 071) 3. Alternatif kedua mengubah perubahan kapasitansi menjadi perubahan frekuensi osilator :  Frekuensi tengah 1 . (b) pergeseran berputar.  Perubahan frekuensi untuk perubahan kapasitansi cukup kecil dibandingkan kapasitansi Co.

Pemakaian sensor posisi pada rangkaian elektronik: (a) kapasitansi menjadi frekuensi. (b) kapasitansi menjadi pulsa ~ 21 ~ . (211 341 071) Gambar 3.9.TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y.

Perpindahan (relatif) diukur berupa pulse train dengan frekuensi yang sebanding kecepatan pergerakan.TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. Transduser perpindahan digital optis a. TX-RX membentuk sudut. Sensor posisi digital optis: (a) dan (b) pergeseran berputar. ~ 22 ~ . TX-RX sejajar. Deteksi arah gerakan memanfaatkan dua sinyal dengan saat pulsa naik berbeda. Gambar 3. c. Mendeteksi posisi melalui kode oleh pemantul atau pelalu transmisi cahaya ke detektor foto. b. (c) dan (d) pergeseran mendatar. Rangakain uji untuk menentukan arah gerakan/posisi d. Gambar 3. (211 341 071) 4. Posisi mutlak dideteksi menggunakan kode bilangan digital.11.10.

 Kode angular lebih baik dari pada kode linier akibat arah ekpansi thermal pada pelat kode. (211 341 071)  Untuk deteksi perubahan yang ekstrim satu kode digunakan sebagai sinyal clock.  Perubahan dibaca dengan cara optis.  Alternatif lain memanfaatkan kode yang hanya mengijinkan satu perubahan seperti pada kode Gray. Gambar 3. Perubahan posisi kecil menggunakan cara Moire 5.TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. Pulsa clock yang dihasilkan berdasarkan bilangan biner e.13.12. Gambar 3. Transduser Piezoelectric ~ 23 ~ . Pengukuran perpindahan posisi yang kecil dapat dilakukan dengan pola Moire.  Pola garis tegak dan miring memperkuat (ukuran) pergeseran arah x ke pola garis pada arah y.

 Bila respons yang diukur dekat dengan frekuensi resonansi kristal. (211 341 071) Transduser Piezoelectric berkeja memanfaatkan tegangan yang terbentuk saat kristal mengalami pemampatan :  Ion positif dan negatif terpisah akibat struktur kristal asimetris.14.  Bentuk respons Gambar 3.  Bahan kristal: kuarsa dan barium titanat. di mana Qx = muatan listrik kristal (coulomb) Kqe = konstanta kristal (coul/cm) ε = gaya tekan ( Newton) ~ 24 ~ . untuk frekuensi rendah).TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. ukur muatan sebagai ganti tegangan. Respons Tegangan PE Rangkaian pembaca tegangan pada piezoelektrik sensor  Kristal bukan konduktor (tidak mengukur DC. (b) rangkaian ekivalen PE Gambar 3. rangkaian ekivalen) gunakan rangkaian OpAmp dengan impedansi input tinggi (FET. Transduser Piezoelektrik: (a) konstruksi PE.15. elektret polivilidin florida.

TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. Rangkaian pembacaan tegangan kristal ~ 25 ~ .16. tegangan (Vo)yang dihasilkan adalah : Gambar 3. (211 341 071) Gambar (a) R tinggi untuk alur DC. (b) saklar untuk mengukur tegangan strain saat ON dan OFF dan (c) mengukur muatan.

Berupa pasangan motor-generator: resolver dan transmiter digunakan untuk mengukur sudut pada sebuah gerakan rotasi. Kumparan stator sebagai penerima ditempatkan pada sudut yang berbeda. Gambar 3. Konstruksi Resolver . Transduser Resolver dan Inductosyn a.Inductosyn dan sinyal yang dihasilkan ~ 26 ~ . b. (211 341 071) 6. Versi linier (inductosyn) perbedaan sudut 90 derajat diperoleh dengan perbedaan 1/4 gulungan.  3 stator: syncho  2 stator: resolver c.TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y.17.

RF-lost akibat adanya bahan metal yang menyerap medan magnet pada osilator. Beberapa sensor proximity ~ 27 ~ .18. c.TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. Detector kapasitansi mengamati perubahan kapasitansi oleh bahan nonkonduktor. (frekuensi 40-200 kHz) yang mengakibatkan detector RF turun akibat pembebanan rangkaian resonansi LC Gambar 3. (211 341 071) 7. d. Saklar reed yang memanfatkan saklar yang terhubung atau terlepas berdasarkan medan magnet. Detektor Proximity a. Pancaran cahaya terfokus. b.

TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. Metal film adalah potensiometer yang menggunakan bahan metal yang dilapiskan ke bahan isolator a. Ketelitian dari potensiometer jenis ini tergantung dari ukuran kawat yang digunakan serta kerapihan penggulungannya. Wire Wound b. Potensiometer karbon adalah potensiometer yang terbuat dari bahan karbon harganya cukup murah akan tetapi kepressian potensiometer ini sangat rendah biasanya harga resistansi akan sangat mudah berubah akibat pergeseran kontak. yaitu: potensiometer karbon. potensiometer wire wound dan potensiometer metal film. (211 341 071) 8. 1. Potensiometer Potensiometer yang tersedia di pasaran terdiri dari beberapa jenis. Tahanan Geser Gambar 3. Potensiometer gulungan kawat (wire wound) adalah potensiometer yang menggunakan gulungan kawat nikelin yang sangat kecil ukuran penampangnya. 2.19. 3. Karbon Potensiometer karbon dan metal film jarang digunakan untuk kontrol industri karena cepat aus. Potensiometer wire wound adalah potensiometer yang menggunakan kawat halus ~ 28 ~ . Macam Potensiometer c.

Penggunaan potensiometer untuk pengontrolan posisi cukup praktis karena hanya membutuhkan satu tegangan eksitasi dan biasanya tidak membutuhkan pengolah sinyal yang rumit. Kelemahan penggunaan potensiometer terutama adalah: 1. diperlukan proteksi apabila jangkauan ukurnya melebihi rating. Cepat aus akibat gesekan 2. Ketelitian potensiometer tergantung dari ukuran kawat.5% Gambar 3.20.TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. Mudah terserang korosi 4. Sering timbul noise terutama saat pergantian posisi dan saaat terjadi lepas kontak 3.2 – 0. linearitas yang tinggi hasilnya mudah dibaca tetapi hatihati dengan friksi dan backlash yang ditimbulkan. Kawat yang digunakan biasanya adalah kawat nikelin. (211 341 071) yang dililit pada batang metal. Untuk keperluan sensor posisi potensiometer linier memanfaatkan perubahan resistansi. resolusinya terbatas yaitu 0. Rangkaian uji Potensiometer ~ 29 ~ . Peka terhadap pengotor Potensiometer linier adalah potensiometer yang perubahan tahanannya sangat halus dengan jumlah putaran sampai sepuluh kali putaran (multi turn).

21.  Linieritas hanya baik untuk perpindahan yang kecil. Optical lever displacement detektor  Memanfaatkan pematulan berkas cahaya dari sumber ke detektor. Gambar 3.TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. (211 341 071) 9. Optical Lever Displacement Detector Aplikasi – aplikasi lainnya : ~ 30 ~ .

(211 341 071) [DISTANCE SENSOR] SRF04 . ULTRASONIC ~ 31 ~ . SRF 08 .TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y.

Untuk dapat memahami cara kerja dari sensor SRF04 ini perhatikan timming dari pulsa masukan dan keluaran sensor berikut ini: Gambar 2. (211 341 071) SRF04 Sensor SRF04 adalah sensor ultrasonik yang diproduksi oleh Devantech. Sensor ini merupakan sensor jarak yang presisi. Dengan mengukur lebar pulsa pantulan tersebut jarak target didepan sensor dapat diketahui. Sensor Jarak SRF04 Sensor Devantech SRF-04 bekerja dengan cara memancarkan sinyal ultrasonik sesaat dan menghasilkan pulsa output yang sesuai dengan waktu pantul sinyal ultrasonik sesaat kembali menuju sensor. SRF04 Timing Diagram ~ 32 ~ . Dapat melakukan pengukuran jarak 3 cm sampai 3 meter dan sangat mudah untuk dihubungkan ke mikrokontroler menggunakan sebuah pin Input dan pin Output.TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. Gambar 1.

sensor akan memberikan informasi jarak pembacaan dengan informasi berupa pulsa PWM dengan lebar 100uS sampai dengan 18mS. (211 341 071) Berdasarkan data dari timing diagram. antara lain sebuah pin input triger dan sebuah pin output data. Ketika pin echo pulse output high maka timer0 aktif dan ketika pin echo kembali bernilai low maka timer0 dimatikan dan data TCNT0 diambil sebagai data jarak. ~ 33 ~ .TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. Untuk mengaktifkan sensor maka modul diberi triger pulsa maka sensor akan mengeluarkan sinyal pwm dan duty cycle tersebut sebagai jarak objek dengan sensor . Pin echo pulse output terhubung dengan pin-pin pada mikrokontroler. Untuk menghitung lebar PWM mengunakan timer0. Dengan 2 buah pin kontrol. Mikrokontroller memberikan sinyal pulsa high pada pin triger pulse input dari sensor untuk mengaktifkan sensor ultrasonik.

Sensor ini memiliki performansi yang cukup baik. Prinsip Kerja sensor SRF-08 Data keluaran dari sensor ini berupa logika 0 atau 1 yang kemudian berdasarkan datasheet SRF-08 dapat dihitung besarnya jarak benda terhadap sensor ini.TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. yaitu transmitter pada sisi kirim dan receiver pada sisi terima. yaitu suatu standar protokol sitem komunikasi data serial yang dikembangkan oleh Philips dengan mengirimkan data secara serial melalui sebuah jalur data dua arah. Sistem komunikasi ini cukup terkenal karena ~ 34 ~ . Prinsip kerjanya adalah gelombang ultrasonik akan dipancarkan oleh transmitter selama periode waktu tertentu yang kemudian gelombang ultrasonik tersebut akan diterima oleh receiver. yaitu mampu mengukur jarak sepanjang 3 cm sampai 6 m dan sensor ini sudah cukup banyak digunakan dalam berbagai aplikasi robotika. (211 341 071) SRF08 Sensor jenis ini dikategorikan dalam sensor jarak. maka hanya memerlukan dua buah pin saja untuk berkomunikasi. Komunikasi sensor ini dengan mikrokontroler dilakukan melalui komunikasi two wire. yaitu pin untuk data (SDA) dan pin untuk sinyal clock (SCL). Dalam pendeteksian jaraknya sensor ini menggunakan gelombang ultrasonik yang dihasilkan oleh sensor ini. Karena menggunakan jalur data I2C. Perhitungan jaraknya adalah dengan mengalikan kecepatan gelombang ultrasonik dengan waktu tempuh dan kemudian dibagi 2 akibat adanya waktu gelombang ultrasonik dipantulkan ke receiver yang besarnya sama dengan waktu gelombang ultrasonik menyentuh benda. yaitu komunikasi I2C (Inter Integrated Circuit). Sensor jarak ini memiliki dua buah bagian. Berikut ilustrasinya.

(211 341 071) penggunaannya yang mudah dan mampu menghemat penggunaan pin-pin pada mikrokontroler. EA. E4. F8. yaitu E0. Alamat-alamat yang telah diinisialisasi pada SRF-08 dapat diketahui secara visual. F0. EE. FA. F4. yaitu melalui nyala LED yang ditimbulkan oleh SRF08. F6. E6. EC. E2. Pin koneksi SRF-08 Alamat standar dari SRF-08 adalah 0xE0. E8. Alamat tersebut dapat diganti ke 16 alamat. Berikut pin-pin SRF-08 yang terkoneksi dengan mikrokontroler. F2.TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. ~ 35 ~ . Diagram komunikasi uC dengan SRF-08 SDA merupakan jalur data pada komunikasi I2C sedangkan SCL merupakan jalur clock dimana sinyal clock akan selalu muncul untuk setiap pengiriman bit. FC atau FE sehingga jumlah maksimum penggunaan I2C adalah 16 SRF-08.

(211 341 071) Jarak maksimum yang dapat dideteksi oleh SRF-08 diset oleh timer internal yang secara standarnya diset sebesar 65 milisekon atau setara dengan jarak 11 meter. Pengaturan nilai Range Register ke nilai 1 (0×01) akan menghasilkan jarak maksimum sebesar 86 mm. Jarak ini dinilai terlalu jauh dari kemampuan SRF-08 yang mampu mendeteksi hingga 6 meter. Hal ini dapat mengurangi besarnya waktu echo dari SRF-08 dan jarak yang ditulis di register jarak. maka Range Register diset pada nilai 24 (0×18). Besarnya jarak adalah ((Range Register x 43 mm)+43 mm). Selanjutnya untuk menghasilkan jarak maksimum sebesar 1 meter. Untuk robot penerima tamu ini. sehingga untuk mengatur nilai Range Register dengan nilai 0 (0×00) yang akan memberikan jarak maksimum sebesar 43 mm. Susunan pemasangan dan pengalamatan SRF-08 pada robot adalah sebagai berikut : Pemasangan dan pengalamatan SRF-08 ~ 36 ~ .TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. Besarnya jarak maksimum dapat diset pada jarak 43 mm hingga 11 meter. sensor SRF-08 dirancang dengan jarak maksimum 100 cm. nilai 140 (0x8C) untuk menghasilkan jarak maksimum 6 meter dan nilai 255 (0xFF) untuk mendapatkan jarak maksimum 11 meter. Jarak 100 cm dirasakan cukup untuk mengantisipasi tabrakan dan untuk memperkecil waktu pembacaan SRF-08 sehingga didapatkan update data sensor yang lebih banyak di setiap pergerakkan robot.

Walaupun tidak menggunakan mikrokontroller ketelitian pengukuran alat ini cukup baik jika dibandingkan dengan menggunakan mikrokontroller. Alat ini sangat membantu ketika mobil berjalan mundur masuk ke garasi. Sensor Ultrasonic Suara super sonic merupakan getaran suara dengan frekuensi di atas 40 KHz. Indera penciumannya digunakan oleh kelelawar untuk mencari mangsa sedangkan ~ 37 ~ . Kelelawar hanya mengandalkan indera penciuman dan pendengarannya yang tajam. (211 341 071) ULTRASONIC Bagi para pengendara mobil mungkin parkir ditempat yang sempit merupakan suatu hal yang biasa namun membutuhkan keahlian lebih agar dapat menempatkan posisi mobil dengan baik. bahkan alarm sekalipun. Hal ini juga akan menghemat waktu pembuatan aplikasi ini. Binatang malam ini tidak memiliki penglihatan yang peka di malam hari. Dengan tidak digunakannya mikrokontroller dalam aplikasi ini maka biaya untuk membuat aplikasi ini tidak terlalu mahal dan juga lebih mudah karena tidak perlu membuat program dan kemudian memprogram IC mikrokontroller tersebut. Suara ultrasonic ini tidak dapat didengar oleh manusia sehingga tidak menggangu manusia ataupun hewan di dalam penggunaannya. Alat ini bisanya diletakkan di sudut bemper mobil ke arah depan atau di bemper belakang mobil sehingga jika sensor diaktifkan maka jarak terdekat antara badan mobil dengan dinding atau dengan mobil terdekat dapat diketahui. dengan asumsi tidak ada tukang parkir yang membantu.TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. Alat ini akan memberitahukan jarak saat ini terhadap benda disekeliling kendaraan. Pengendara bisanya menggunakan kaca spion sebagai alat bantunya. Selain aplikasi diatas. Prinsip Kerja Prinsip kerjanya tidak berbeda dengan prinsip dari penggunaan gelombang suara ultra sonic oleh binatang kelelawar. kendali mobil otomatis. dengan cara menunjukkan berapa meter jarak antara dinding garasi dengan bemper mobil tanpa perlu menggunakan mikrokontroller. Pada mobil-mobil sedan yang mewah alat ini sudah merupakan standar keamanan berkendara yang baik. Super Sonic Range dapat digunakan pada robot.

Pantulan inilah yang digunakan oleh kelelawar untuk mengetahui jarak antara kelelawar dengan benda di depannya.TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. (211 341 071) indera pendengarannya yang tajam digunakan untuk mengetahui posisinya terhadap benda tertentu. Prinsip yang digunakan oleh kelelawar inilah yang ditiru untuk digunakan pada alat ini. Jarak dapat diketahui dengan mengkalikan konstanta kecepatan suara 340 m/s dan kemudian dibagi 2. Pada dasarnya kepakan sayap kelelawar merupakan sumber suara ultra sonic. Jeda waktu antara penembakan getaran ultra sonic dan penerimaan getaran pantul adalah sebanding dengan jarak antara transduser dengan dinding. Bagian Pemancar Ultrasonic ~ 38 ~ . kelelawar biasanya mengeluarkan suara ultra sonic yang kemudian memantul jika mengenai halangan didepan. Tetapi untuk dapat mengetahui posisinya. Getaran suara 40 KHz dipancarkan oleh sebuah transduser dan pantulan getaran ultra sonic tersebut diterima pada transduser yang lain. Jarak antara transmitter dan receiver (x) cukup dekat sehingga sudut pantulnya kecil sehingga jarak (s) tidak terpengaruh oleh sudut pantul tersebut.

TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. Dipilih LM 555 karena IC ini mudah didapatkan dipasaran. IC 4069 merupakan IC CMOS inverter. (211 341 071) Pada bagian pemancar. U2B dan U2C akan menghasilkan sinyal yang berkebalikan fasa dengan sinyal kotak yang dihasilkan oleh U2E dan U2F. dan cukup stabil jika dioperasikan pada frekuensi yang tidak terlalu tinggi. Sinyal-sinyal kotak yang berkebalikan fasa ini menyebabkan output sinyal kotak yang menuju transmiter ultra sonic amplitudonya akan melipat 2 kali. Super Sonic Range Meter menggunakan IC LM555 sebagai sumber sinyal kotak dengan frekuensi 40KHz. harganya murah-tidak terlalu mahal.67 x (R3+R4+Rpot) x C5 f = 1/ (TL + TH) Pembalikan Fasa dengan Gate 4069 Sebagai Driver TransmitterUltra Sonic Rangkaian gate 4069 merupakan driver untuk transmitter sinyal ulttra sonic.67 x R3 x C5 TH = 0. Besarnya frekuensi sinyal kotak ditentukan oleh : TL = 0. Sinyal pulsa-pulsa kotak yang mempunyai frekuensi 40KHz ini dikontrol dengan dengan IC LM555 yang lain untuk menentukan panjang pulsanya. Dengan mengkonfigurasikan gate 4069 seperti pada gambar di atas memungkinkan amplitudo sinyal kotak 40KHz menjadi dua kali lipat amplitudo semula. Kondisi ini disebabkan oleh gate U2D. ~ 39 ~ . Untuk meningkatkan arus yang menuju transmiter ultra sonic maka digunakan 2 buah gate 4069 yang diparalel.

Pada penguatan pertama didisain sehingga menghasilkan penguatan sebesar 100 kali (±40 dB) dan oleh penguat tegangan yang kedua sinyal yang telah diperkuat ini dikuatkan lagi dengan penguatan sebesar 10 kali (±20dB). Rangkaian Deteksi Sinyal Ultra Sonic Pendeteksian sinyal ultra sonic sama halnya dalam hal pendeteksian sinya. Dalam hal ini digunakan +9 volt. Untuk dapat mendeteksi sinyal ultra sonic digunakan rangkaian halfwave rectifier yang menggunakan diode schottky barrier. (211 341 071) Bagian Penerima Sinyal Ultra Sonic Sinyal ultra sonic yang dipancarkan oleh transmitter ultrasonic diterima oleh ultra sonic receiver dan kemudian di kuatkan pada penguat tegangan sebesar 1000 kali (±60 dB). Hanya saja berbeda pada frekuensi kerjanya. Jika menggunakan single suplai tetapi tidak terdapat tegangan bias (tegangan bias = 0) maka sinyal yang dikuatkan akan terpotong pada fasa positifnya saja. Penguat Sinyal Ultra Sonic Tegangan bias dari opamp diatur sedemikian rupa sehingga pada tegangan 4. Tetapi dengan tegangan bias sebesar 4. radio AM.5 volt.5 volt (setengah dari 9 volt) menyebabkan baik fasa positif maupun fasa negatifnya dikuatkan dengan sempurna.TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. ~ 40 ~ . Penguat tersebut merupakan rangkaian penguat opamp yang dicascade sehingga menghasilkan penguatan sebesar 1000 kali. Untuk membuang komponen sinyal dengan frekuansi tinggi maka perlu dipasang sebuah kapasitor didepan half wave rectifier sehingga hanya didapatkan komponen DC nya saja. Tegangan bias ini memungkinkan digunakannya single suplai.

Hal ini dimungkinkan karena sinyal pantulan pertama amplitudonya lebih besar dari pada sinyalsinyal pantulan yang kedua dan seterusnya. Untuk menghindari pantulan sinyal yang amplitudonya lebih dari 0.4 volt maka output dari komparator adalah ‘high’.4 volt maka output dari komparator akan ‘low’ sedangkan jika output dari detekctor sinyal ultra sonic kurang dari 0. Jika output dari bagian detektor sinyal ultra sonic lebih dari 0. Sehingga tidak menyebabkan kesalahan pada bagian penghitungan jarak. Hal ini biasa terjadi jika jarak dinding terlalu dekat sehingga pantulan-pantulan gelombang ultra sonic yang lain masih cukup besar amplitudonya (crowded transmission).4 volt.TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. Rangkaian ini memungkinkan untuk dapat menentukan apakah sinyal yang diterima adalah sinyal pantulan pertama atau bukan. (211 341 071) Detector Sinyal Ultra Sonic Output dari detector ultrasonic di atas diumpankan pada sebuah komparator yang dibentuk dari sebuah opamp sederhana. Output default dari komparator adalah ‘high’.4 volt maka pada input positif komparator diberi dioda yang mensinkronkan bilamana sinyal yang diterima dari output detector harus dibandingkan dengan 0. Komparator dengan Sinkronisasi Pulsa Transmit Nilai kapasitor pada detector sinyal ultra sonic sangat berpengaruh pada ketepatan dalam penghitungan terutama pada jarak dekat sehingga jika nilai kapasitor yang terpasang terlalu besar maka walaupun sinyal yang masuk ke komparator nagus namun dapat ~ 41 ~ .

(211 341 071) mengakibatkan kesalahan yang cukup besar dalam saat perhitungan. Dan setelah SR FF set kembali maka itulah lama dari waktu tempuh sinyal ultra sonic. Hal ini disebabkan karena nilai kapasitor yang terlalu besar membutuhkan waktu pembuangan yang cukup lama pada waktu tansmisi tiap siklus nya cukup cepat. Kondisi set terjadi saat transmitter mengirimkan sinyal supersonic atau pada saat sinyal pulsa transmit adalah ‘high’. Rangkaian ini menggunakan RS flip flop (SR.2 x C x R) Yaitu sebesar 17. Rangkaian ini merupakan sebuah rangkaian gate untuk mengukur waktu yang diperlukan saat pantulan sinyal dari benda yang kita ukur dan kembali setalah mengirimkan sinyal super sonic. Ketelitian dari alat ini memang tidak sepenuhnya ditentukan oleh bagian ini saja namun bagian inilah yang paling penting. Osilator Untuk Pengukuran Waktu ~ 42 ~ . Rangkaian Pengukuran Waktu Rangkaian ini merupakan inti dari alat ini. Besarnya frekuensi osilasi adalah : f = 1/(2. Rangkaian Osilator Pulsa Measurement Rangkaian ini merupakan rangkaian osilator dimana jumlah pulsa dari osilator inilah yang dihitung pada saat sinyal ultra sonic ditembakkan dan diterima kembali. yaitu sekitar 1 ms.2 KHz.TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y.FF). Sedangkan kondisi reset terjadi ketika detector sinyal ultra sonic mendeteksi adanya sinyal pantulan (output komparator ‘low’).

Baik 4553 maupun 4511 merupakan IC CMOS yang masih banyak dijumpai dipasaaran. (211 341 071) Untuk menghitung (counter) digunakan IC 4553 dan untuk menampilkan jumlah perhitungannya digunakan 4511. 4553.TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. dan 4511). Kesimpulannya dengan tidak menggunakannya mikrokontroller maka dibutuhkan semakin banyak komponen (74LS04 pada osilator time measurement. Namun demikian biaya yang dibutuhkan tetap relatif lebih murah dan tidak perlu susah-susah membuat programnya. ~ 43 ~ .

(211 341 071) [LINE SENSOR] LINE TRACER SENSOR ~ 44 ~ .TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y.

Dengan memanfaatkan sifat pemantulan cahaya yang berbeda dari berbagai macam warna dan diaplikasikan pada rangkaian pembagi tegangan akan bisa dibedakan warna hitam dan putih. Output dari sensor garis nantinya dihubungkan ke komparator atau langsung ke mikrokontroler yang mempunyai fitur adc. Sifat pemantulan cahaya yang berbeda dari berbagai macam warna digunakan dalam hal ini. cahaya akan dipantulkan hampir semuanya oleh bidang berwarna putih tersebut. Sebaliknya.TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. Gambar dibawah ini adalah ilustrasi mekanisme pemantulan cahaya sensor garis. Karena perbedaan cahaya yang diterima oleh sensor akan menyebabkan hambatan yang berbeda pula di dalam sensor maka prinsip ini yang digunakan untuk membedakan pembacaan garis. ketika LED memancarkan cahaya ke bidang berwarna gelap atau hitam. Gambar: Mekanisme pemantulan cahaya sensor garis ~ 45 ~ . Sensor ini biasa dibuat dari LED sebagai pemancar cahaya lalu LDR ataupun photodioda sebagai sensor. sehingga cahaya yang sampai ke sensor (photodioda atau LDR) sedikit. Prinsip Kerja Sensor LED Pada sensor garis berfungsi sebagai pengirim cahaya ke garis untuk dipantulkan lalu dibaca sensor (photodioda ataupun LDR). (211 341 071) SENSOR LINE TRACER Sensor garis sering digunakan pada robot line follower (line tracking) yang berfungsi mendeteksi warna garis hitam dan putih. Ketika LED memancarkan cahaya ke bidang berwarna putih. maka cahaya akan banyak diserap oleh bidang gelap tersebut.

Perubahan tegangan Vout inilah yang akan digunakan sebagai pembeda warna. Dengan berubahnya resistansi saat sensor mendeteksi warna berbeda maka Vout pun akan ikut berubah seiring perubahan pendeteksian warna. Rbottom diganti menggunakan sensor (photodioda ataupun LDR).TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. Cara Kerja Sensor Garis Berikut ilustrasi kerja dari sensor garis: ~ 46 ~ . (211 341 071) Rangkaian Pembagi Tegangan Berdasarkan Gambar dan rumus diatas maka diketahui bahwa  Saat Rbottom sangat besar maka keluaran Vout=Vin  Saat Rbottom sangat kecil maka keluaran Vout=0  Vout Berbanding lurus dengan Rbottom Pada penggunaanya di sensor garis.

Karena Rsens sangat kecil maka Vout=0. Saat sensor pada garis hitam. ~ 47 ~ . (211 341 071) Saat sensor pada garis putih. Karena Rsens sangat besar maka Vout= Vin Dengan arti kata dengan rangkaian diatas perubahan Vout berbanding lurus dengan cahaya. maka sensor akan terkena banyak cahaya sehingga nilai resistansinya akan sangat kecil atau dapat diabaikan. Perubahan Vout inilah yang akan digunakan sebagai pembeda warna hitam dan putih baik dengan menggunakan komparator ataupun dengan menggunakan ADC internal mikrokontroler. Untuk membuat rangkaian dengan Vout berbanding terbalik dengan perubahan cahaya hanya dengan mengganti letak sensor berada dekat dengan Vin.TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. Seperti dibahas diatas Saat Sensor mendeteksi warna berbeda maka Vout pun akan ikut berubah. maka sensor akan tidak terkena cahaya sehingga nilai resistansinya akan besar atau dapat diasumsikan tak hingga.

TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. (211 341 071) [LIGHT SENSOR] LDR ~ 48 ~ .

Alat ini diberi nama dengan magic lentera. Gambar : Contoh LDR Gambar : Bagian – bagian LDR Aplikasi LDR Berikut ini salah satu contoh penggunaan sensor cahaya LDR yang bisa kita buat dengan mudah. namun pada emergency lamp ini dilengkapi juga dengan sensor sehingga jika ruangan atau area disekitar lampu dalam keadaan terang.TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. Magic lentera adalah sebuah modifikasi dari mangkok lampu (tempat menyimpan bola lampu) ditambah dengan fungsi emergency lamp yang dapat otomatis menyala pada saat lampu utama mati. maka lampu ini tidak akan ~ 49 ~ . (211 341 071) LDR adalah sebuah sensor cahaya dimana jika cahaya yang masuk kedalam sensor tersebut semakin sedikit. fungsinya hampir sama dengan emergency lamp. tapi dengan sedikit modifikasi alat ini jadi memiliki fungsi yang lebih baik dan efisien. LDR dihitung dalam satuan ohm. maka resistansinya akan semakin besar demikian juga sebaliknya jika intensitas cahaya yang masuk semakin banyak maka resistansinya (hambatan) akan semakin sedikit.

(211 341 071) menyala. Dan berikut komponen untuk membuat rangkaian magic lamp. seperti case atau tempat lampu terbuat dari bahan tempat CD yang tidak terpakai.TUTORIAL SENSOR & TRANSDUCER (4) Passa Luthfi Y. Magic lentera terbuat dari bahan dan komponen yang mudah di dapat dan sebagian bahanya adalah barang bekas. untuk nilai dari tiap komponennya silakan lihat gambar schematics :  Relay  Sensor LDR  IC comparator  LED ultra bright  Mangkok lampu ( tempat bola lampu ) ~ 50 ~ . maka lampu akan otomatis menyala. dan sebaliknya jika listrik AC(PLN) mati dan area sekitar dalam keadaan gelap. Magic lamp ini menggunakan beberapa buah LED ultra bright yang dapat menyala sangat terang dengan daya yang kecil dan baterai 9 volt yang dapat bertahan cukup lama dan bisa di isi ulang jika telah habis. Magic lentera juga dilengkapi dengan saklar on/off untuk menghemat energi jika memang tidak digunakan.