PEMIKIRAN JOHANN GOTTLIEB FICHTE OLEH : WILLIN JULIAN SARI (10917006216) JURUSAN PENDIDIKAN KIMIA

Johann Gottlieb Fichte (1762-1814), murid dari filsuf Kant, merupakan filsuf idealisme subjektif yang berpandangan bahwa sumber pengenalan/pengetahuan bukanlah rasio teoritis atau praktis melainkan pada aktivitas ego. Pemikiran beliau didasarkan pada konsep ego mutlak, yang menemukan dan meneruskan pengertian-pengertian tentang objek, ego tidak hanya sebagai “penemu”, melainkan sebagai yang “menciptakan benda-benda” (objek). Dengan demikian, peran manusia sebagai subjek sangat dominan di dalam mengggagaskan sesuatu. Menurut Fichte, fakta dasar dari alam semesta adalah ego yang bebas atau roh yang bebas. Dengan demikian dunia merupakan ciptaan roh yang bebas. Fichte membagi filsafat menjadi dua macam ajaran, yaitu : 1. Ajaran tentang ilmu pengetahuan yang teoritis Ajaran ini membicarakan tentang hal metafisika dan ajaran tentang pengenalan. 2. Ajaran tentang ilmu pengetahuan yang praktis Ajaran ini membicarakan tentang hal etika.

Menurut Fichte, manusia pada dasarnyaa adalah makhluk yang bersifat moral . hidip yang memegang moral mengandung suatu usaha di dalamnya. Tugas manusia bukan hanya untuk mengetahui, tetapi juga untuk berbuat sesuai dengan pengetahuannya. Isi tugas moral

Islam mengajarkan manusia untuk mempercayai dan meyakini adanya Allah dan hal gaib lainnya.manusia diturunkan dari dua dasar pikiran. Maka. Hal ini sejalan dengan ajaran islam bahwa kita harus menghargai diri kita sendiri dengan menjaga diri. dimana manusia harus menghargai dirinya sendiri dan juga orang lain. yaitu segala sesuatu itu berpusat dalam pikiran kita sehingga ke-ada-an benda-benda apapun hanya berdasarkan pemikiran kita. Kita juga harus menghargai orang lain dan melakukan segala sesuatu tanpa menyakiti orang lain. Dengan demikian. Secara sederhananya. dan bahwa ia senantiasa berkewajiban berbuat dengan tidak mengambil kebebasan orang lain. karena kita merupakan ciptaan Allah. seperti menutup aurat. Ajaran filsafat Fichte menekankan pada ide dan mind. berjalanlah proses intelektualnya untuk mempercayai dan mengabstraksikan Allah menjadi pengertian seperti yang dipikirkannya. ajaran filsafat yang diusung oleh Fichte ini sejalan dengan konsep islam. seperti malaikat dan setan. Jadi. paham idealis yang diusung oleh Fichte ini tidak mematahkan ke-ada-an Allah. dengan demikian manusia berusaha mengetahui apa yang dihadapinya. Menurut pendapat saya. . Selain itu. hubungan antara ajaran filsafat Fichte dan konsep islam dapat diterangkan sebagai berikut : manusia diberitahu tentang adanya Allah melalui ciptaan-ciptaan Allah yang ada disekeliling manusia. dari hal ini dapat kita lihat bahwa ajaran filsafat yang diusung oleh Fichte memang sejalan dengan ajaran dan konsep islam. ajaran filsafat Fichte juga menekankan tentang moral. meskipun kita tidak dapat melihat Allah dan hal gaib tersebut. yaitu: bahwa manusia berkewajiban menghargai dirinya sendiri sebagai makhluk yang bebas. Islam mengajarkan kita untuk berbuat baik sesama manusia dan saling memberikan manfaat tanpa pernah berusaha untuk menyakiti hati satu sama lain.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful