Meraih Cinta Allah Dengan Hidup Suci dan Bersih

َّ ‫لَت ُبَتَرْقُبَرنُبهونُه‬
‫ن‬
َ‫ضَت ُبَو ُب‬
ِ ‫حضي‬
ِ ‫سءاُبَءَت ِف يَت اَرْلُبَم‬
َ‫عُبَت ِزنُلهواَت الِّن ُب‬
ْ‫لَت نُهُبَهوَت ُبَأ ىًذ ىَت ُبَفءا َر‬
ْ‫ضَت نُق َر‬
ِ ‫حضي‬
ِ ‫نَت اَرْلُبَم‬
ِ ‫ع‬
َ‫كَت ُب‬
َ‫سُبَأنُلهوُبَن ُب‬
ْ‫َت ُبَوُبَي َر‬
‫نَت ُبَف ِإُبَذا‬
َ‫طنُهَرْر ُب‬
ْ‫ح َّتي ىَت ُبَي َر‬
َ‫َت ُب‬
222/‫َت ]البقرة‬.‫ن‬
َ‫طِّه ِري ُب‬
َ‫بَت اَرْلنُمُبَت ُب‬
ُّ ‫ح‬
ِ ‫نَت ُبَونُي‬
َ‫بَت ال َّت َّهوا ِبضي ُب‬
ُّ ‫ح‬
ِ ‫للَت نُي‬
َّ َ‫نَت ا ُب‬
َّ ‫للَت ِإ‬
َّ ُ‫ثَت ُبَأُبَمُبَرنُكنُمَت ا ن‬
ُ‫حَرْضي ن‬
َ‫نَت ُب‬
ْ‫نَت ِم َر‬
َّ ‫نَت ُبَفَرْأنُتهونُه‬
َ‫ط َّهَرْر ُب‬
َ‫] ُبَت ُب‬
Mereka bertanya kepadamu muhammad tentang haid, katakanlah bahwa haid itu adalah penyakit
maka hendaklah kalian menjahui wanita (istri) saat haid, dan jangan kalian dekati mereka (untuk
bersengggama) sampai benar- benar suci. Maka ketika mereka telah benar- benar suci maka silahkan
datangi mereka (untuk disenggamahi) dari cara yang diperintahkan oleh Allah. Sesungguhnya Allah
senang kepada mereka yang bertaubat dan bersuci diri.
Marilah ‫َت‬kita ‫َت‬renggangkan ‫َت‬suasana ‫َت‬hati ‫َت‬dan ‫َت‬fikiran ‫َت‬untuk ‫َت‬sejenak ‫َت‬menyimak ‫َت‬hal- ‫َت‬hal ‫َت‬yang ‫َت‬berhubungan ‫َت‬
dengan ‫َت‬thaharah ‫َت‬dengan ‫َت‬harapan ‫َت‬meraih ‫َت‬ridha ‫َت‬dan ‫َت‬kecintaan ‫َت‬Allah. ‫َت‬
Sekedar ‫َت‬penegasan ‫َت‬dari ‫َت‬apa ‫َت‬yang ‫َت‬sudah ‫َت‬sangat ‫َت‬familiar ‫َت‬di ‫َت‬telinga ‫َت‬dan ‫َت‬pemahaman ‫َت‬kita, ‫َت‬bahwa ‫َت‬salah ‫َت‬
satu ‫َت‬upaya ‫َت‬mewujudkan ‫َت‬dan ‫َت‬meraih ‫َت‬kecintaan ‫َت‬Allah ‫َت‬adalah ‫َت‬dengan ‫َت‬sesuatu ‫َت‬yang ‫َت‬selama ‫َت‬ini ‫َت‬dianggap ‫َت‬
remeh ‫َت‬dan ‫َت‬tidak ‫َت‬terduga ‫َت‬yakni ‫َت‬hidup ‫َت‬bersih ‫َت‬dan ‫َت‬suci. ‫َت َت‬
 AIR
Dalam ‫َت‬syariat ‫(َت‬baca ‫َت‬- ‫َت‬agama), ‫َت‬bahwa ‫َت‬alat ‫َت‬untuk ‫َت‬dapat ‫َت‬mensucikan ‫َت‬dan ‫َت‬membersihkan ‫َت‬barang ‫َت‬
yang ‫َت‬terkena ‫َت‬najis ‫–َت‬bahkan ‫َت‬najis ‫َت‬sekalipun- ‫َت‬adalah ‫َت‬air, ‫َت‬debu, ‫َت‬api, ‫َت‬sama', ‫َت‬batu, ‫َت‬dan ‫َت‬lain- ‫َت‬lain ‫َت‬yang ‫َت‬
memilki ‫َت‬sifat ‫َت‬yang ‫َت‬sama ‫َت‬dengan ‫َت‬batu ‫َت‬yaitu ‫َت‬suci, ‫َت‬padat ‫َت‬dan ‫َت‬dapat ‫َت‬menyerap ‫َت‬najis ‫َت‬. ‫َت‬Sedang ‫َت‬air ‫َت‬adalah ‫َت‬
satu ‫َت‬diantara ‫َت‬sekian ‫َت‬alat ‫َت‬suci ‫َت‬dan ‫َت‬bersih ‫َت‬yang ‫َت‬sangat ‫َت‬efektif ‫َت‬menghilangkan ‫َت‬najis ‫َت‬secara ‫َت‬keseluruhan ‫َت‬
yakni ‫َت‬bau, ‫َت‬rasa, ‫َت‬maupun ‫َت‬warna ‫َت‬pada ‫َت‬najis. ‫َت‬Karena ‫َت‬alasan ‫َت‬di ‫َت‬atas, ‫َت‬maka ‫َت‬menjadi ‫َت‬sangat ‫َت‬penting ‫َت‬bagi ‫َت‬
kita ‫َت‬mengerti ‫َت‬dan ‫َت‬memahami ‫َت‬jenis ‫َت‬air ‫َت‬yang ‫َت‬dapat ‫َت‬menghilangkan ‫َت‬sifat ‫َت‬pada ‫َت‬najis ‫َت‬tersebut.
A. ‫َت‬Status ‫َت‬Air
Dari ‫َت‬sekian ‫َت‬air ‫َت‬yang ‫َت‬ada, ‫َت‬dapat ‫َت‬dikelompokkan ‫َت‬menjadi ‫َت‬dua ‫َت‬bagian ‫َت‬yaitu; ‫َت‬muthlak, ‫َت‬muqayyad.
1. Air ‫َت‬mutlak
Adalah ‫َت‬air ‫َت‬yang ‫َت‬tidak ‫َت‬bertendensi ‫َت‬kepada ‫َت‬nama ‫َت‬apapun ‫َت‬yang ‫َت‬terus ‫َت‬mengekor ‫َت‬atau ‫َت‬memiliki ‫َت‬nama ‫َت‬
belakang ‫َت‬tapi ‫َت‬tidak ‫َت‬selamanya. ‫َت‬Seperti ‫َت‬air ‫َت‬sumur, ‫َت‬air ‫َت‬aqua, ‫َت‬air ‫َت‬panas, ‫َت‬air ‫َت‬dingin, ‫َت‬dan ‫َت‬lain- ‫َت‬lain. ‫َت‬Sifat ‫َت‬
kemutlakan ‫َت‬air ‫َت‬ini ‫َت‬digambarkan ‫َت‬sebagai ‫َت‬air ‫َت َت‬apapun ‫َت‬yang ‫َت‬turun ‫َت‬dari ‫َت‬langit ‫َت‬maupun ‫َت‬memancar ‫َت‬dari ‫َت‬
perut ‫َت‬perut ‫َت‬bumi ‫َت‬dalam ‫َت‬bentuk ‫َت‬warna ‫َت‬apapun ‫َت‬selama ‫َت‬itu ‫َت‬adalah ‫َت‬karakter ‫َت‬asli ‫َت‬dari ‫َت‬tersebut ‫َت‬maka ‫َت‬
statusnya ‫َت‬suci ‫َت‬dan ‫َت‬mensucikan. ‫َت‬Misalnya ‫َت‬digunakan ‫َت‬untuk ‫َت‬berwudlu', ‫َت‬mandi ‫َت‬janabah, ‫َت‬mensucikan ‫َت‬
barang ‫َت‬yang ‫َت‬terkena ‫َت‬najis, ‫َت‬mencuci ‫َت‬piring, ‫َت‬baju, ‫َت‬dan ‫َت‬lain- ‫َت‬lain. ‫َت‬Karena ‫َت‬sekalipun ‫َت‬bertendensi ‫َت‬
kepada ‫َت‬nama, ‫َت‬akan ‫َت‬tetapi ‫َت‬tidak ‫َت‬melekat. ‫َت‬Jelasnya, ‫َت‬bila ‫َت‬air ‫َت‬yang ‫َت‬disebutkan ‫َت‬di ‫َت‬atas ‫َت‬berpindah ‫َت‬tempat ‫َت‬
maka ‫َت‬namapun ‫َت‬menjadi ‫َت‬berubah ‫َت‬sesuai ‫َت‬dengan ‫َت‬wadah ‫َت‬yang ‫َت‬ditempati.
2. Air ‫َت‬muqayyad
Adalah ‫َت‬semua ‫َت‬jenis ‫َت‬air ‫َت‬yang ‫َت‬tidak ‫َت‬termasuk ‫َت‬bagian ‫َت‬yang ‫َت‬pertama. ‫َت‬Air ‫َت‬muqayyad ‫َت‬secara ‫َت‬bahasa ‫َت‬
berarti ‫َت‬air ‫َت‬yang ‫َت‬berembel- ‫َت‬embel. ‫َت‬Air ‫َت‬apapun ‫َت‬yang ‫َت‬selalu ‫َت‬berembel- ‫َت‬embel ‫َت‬maka ‫َت‬tidak ‫َت‬dapat ‫َت‬
dijadikan ‫َت‬sebagai ‫َت‬alat ‫َت‬suci. ‫َت‬Masuk ‫َت‬dalam ‫َت‬kelompok ‫َت‬ini; ‫َت‬air ‫َت‬yang ‫َت‬telah ‫َت‬digunakan ‫(َت‬musta'mal) ‫َت‬untuk ‫َت‬
menghilangkan ‫َت‬najis ‫َت‬maupun ‫َت‬hadast, ‫َت‬dan ‫َت‬air ‫َت‬yang ‫َت‬berubah ‫َت‬oleh ‫َت‬benda ‫َت‬suci ‫َت‬lain ‫َت‬yang ‫َت‬tidak ‫َت‬
dibutuhkan ‫َت‬oleh ‫َت‬air ‫َت‬seperti ‫َت‬bercampur ‫َت‬dengan ‫َت‬sabun, ‫َت‬diterjen, ‫َت‬kapur, ‫َت‬dan ‫َت‬lain- ‫َت‬lain. ‫َت‬Maka ‫َت‬air ‫َت‬
tersebut ‫َت‬hanya ‫َت‬berstatus ‫َت‬akan ‫َت‬tetapi ‫َت‬tidak ‫َت‬dapat ‫َت‬mensucikan ‫َت‬barang ‫َت‬lain ‫َت‬yang ‫َت‬terkena ‫َت‬najis.
B. ‫َت‬Kadar ‫َت‬atau ‫َت‬ukuran ‫َت‬Air
Selain ‫َت‬pembagian ‫َت‬air ‫َت‬di ‫َت‬atas, ‫َت‬air ‫َت‬dilihat ‫َت‬dari ‫َت‬aspek ‫َت‬kadarnya ‫َت‬juga ‫َت‬terbagi ‫َت‬menjadi ‫َت‬dua ‫َت‬bagian, ‫َت‬
yaitu; ‫َت‬air ‫َت‬yang ‫َت‬banyak ‫(َت‬dua ‫َت‬kullah ‫َت‬atau ‫َت‬lebih) ‫َت‬dan ‫َت‬air ‫َت‬yang ‫َت‬sedikit ‫(َت‬kurang ‫َت‬dari ‫َت‬dua ‫َت‬kullah). ‫َت‬Ini ‫َت‬juga ‫َت‬
hal ‫َت‬penting ‫َت‬untuk ‫َت‬dipahami ‫َت‬dan ‫َت‬dimengerti ‫َت‬karena ‫َت‬tidak ‫َت‬jarang ‫َت‬kita ‫َت‬temukan ‫َت‬dilapangan ‫َت‬ada ‫َت‬banyak ‫َت‬
orang ‫َت‬yang ‫َت‬belum ‫َت‬faham ‫َت‬tentang ‫َت‬ini. ‫َت‬Akibatnya ‫َت‬wudlu' ‫َت‬yang ‫َت‬mereka ‫َت‬lakukan, ‫َت‬mencuci ‫َت‬piring, ‫َت‬baju, ‫َت‬
dan ‫َت‬lain- ‫َت‬lain ‫َت‬menjadi ‫َت‬tidak ‫َت‬sempurna ‫(َت‬hadats ‫َت‬tidak ‫َت‬hilang, ‫َت‬pering ‫َت‬dan ‫َت‬bajupun ‫َت‬tidak ‫َت‬suci).
1. Air ‫َت‬Sedikit
Adalah ‫َت‬setiap ‫َت‬air ‫َت‬yang ‫َت‬kurang ‫َت‬dua ‫َت‬dari ‫َت‬kullah. ‫َت‬Air ‫َت‬jenis ‫َت‬ini, ‫َت‬bila ‫َت‬bercampur ‫َت‬dengan ‫َت‬barang ‫َت‬lain ‫َت‬
sekalipun ‫َت‬suci ‫َت‬maka ‫َت‬tidak ‫َت‬dapat ‫َت‬digunakan ‫َت‬bersesuci ‫َت‬lebih- ‫َت‬lebih ‫َت‬bercampur ‫َت‬dengan ‫َت‬barang ‫َت‬najis ‫َت‬
maka ‫َت‬airpun ‫َت‬menjadi ‫َت‬mutanajjis. ‫َت‬Tidak ‫َت‬jarang ‫َت‬kita ‫َت‬dapati ‫َت‬santri ‫َت‬- ‫َت‬lebih-lebih ‫َت‬masyarakat ‫َت‬awam- ‫َت‬
menggunakan ‫َت‬air ‫َت‬yang ‫َت‬kurang ‫َت‬dari ‫َت‬dua ‫َت‬kullah ‫َت‬tidak ‫َت‬sesuai ‫َت‬dengan ‫َت‬tuntunan ‫َت‬fiqh. ‫َت‬Yakni ‫َت‬dengan ‫َت‬
memasukkan ‫َت‬barang ‫َت‬atau ‫َت‬anggota ‫َت‬wudhu' ‫َت‬langsung ‫َت‬ke ‫َت‬dalam ‫َت‬air. ‫َت‬Yang ‫َت‬benar ‫َت‬menurut ‫َت‬fiqh ‫َت‬adalah ‫َت‬
air ‫َت‬kita ‫َت‬ciduk ‫َت‬lalu ‫َت‬kita ‫َت‬siramkan ‫َت‬pada ‫َت‬barang ‫َت‬atau ‫َت‬anggota ‫َت‬yang ‫َت‬terkena ‫َت‬najis. ‫َت‬Kasus ‫َت‬lain ‫َت‬terjadi ‫َت‬dan ‫َت‬
kita ‫َت‬jumpai ‫َت‬pada ‫َت‬adik ‫َت‬santri ‫َت‬yang ‫َت‬belum ‫َت‬memahami ‫َت‬tentang ‫َت‬thaharah ‫َت‬ini ‫َت‬misalnya ‫َت‬dengan ‫َت‬santai ‫َت‬
dan ‫َت‬berlagak ‫َت‬tidak ‫َت‬punya ‫َت‬dosa, ‫َت‬santri ‫َت‬memasukkan ‫َت‬air ‫َت‬sabun ‫َت‬ke ‫َت‬dalam ‫َت‬air ‫َت‬sekalipun ‫َت‬banyak ‫َت‬namun ‫َت‬
telah ‫َت‬berubah ‫َت‬warna, ‫َت‬bau, ‫َت‬dan ‫َت‬rasa ‫َت‬air ‫َت‬maka ‫َت‬perubahan ‫َت‬itu ‫َت‬dapat ‫َت‬mempengaruhi ‫َت‬terhadap ‫َت‬
kemuthlakan ‫َت‬air.
2. Air ‫َت‬Banyak ‫َت‬
1

‫َت‬ Dikatakan ‫َت‬mukhaffafah ‫َت‬yang ‫َت‬berarti ‫َت‬diringankan ‫َت‬karena ‫َت‬proses ‫َت‬pesucian ‫َت‬pada ‫َت‬barang ‫َت‬terkena ‫َت‬najis ‫َت‬ ini ‫َت‬relatif ‫َت‬ringan ‫َت‬dibandingkan ‫َت‬najis ‫َت‬selain ‫َت‬ini. profokasi (namimah) dan kencing". ‫َت‬kucing ‫َت‬dan ‫َت‬lain ‫َت –َت‬ lain ‫َت‬maka ‫َت‬status ‫َت‬hewan.‫َت‬hati ‫َت‬dalam ‫َت‬hal ‫َت‬najis. ‫ عذاب القبر ثلثة أثلث ثلث من الغيبة وثلث من النميمة وثلث من البول‬: ‫عن قتادة قال‬ ‫))البيهقى فى عذاب القبر‬ Dari Imam qotadah beliau mengatakan "siksa kubur terjadi disebabkan oleh tiga hal. ‫َت‬Sehingga ‫َت‬ sekalipun ‫َت‬beberapa ‫َت‬kali ‫َت‬basuhan ‫َت‬namun ‫َت‬dzat ‫َت‬najis ‫َت‬belum ‫َت‬hilang ‫َت‬maka ‫َت‬basuhan ‫َت‬masih ‫َت‬belum ‫َت‬ dianggap.‫َت‬kitab ‫َت‬klasik ‫َت‬dikatakan ‫َت‬bahwa ‫َت‬dua ‫َت‬kullah ‫َت‬itu ‫َت‬sama ‫َت‬ dengan ‫َت‬lima ‫َت‬qirbah ‫(َت‬kantong ‫َت‬air ‫َت‬yang ‫َت‬terbuat ‫َت‬dari ‫َت‬kulit ‫َت‬binatang).‫َت‬lebih ‫َت‬bayi ‫َت‬perempuan. ‫َت‬bangkai. ‫َت‬ Yang ‫َت‬membedakan ‫َت‬antara ‫َت‬air ‫َت‬sedikit ‫(َت‬kurang ‫َت‬dari ‫َت‬dua ‫َت‬kullah) ‫َت‬dengan ‫َت‬air ‫َت‬banyak ‫(َت‬dua ‫َت‬kullah ‫َت‬atau ‫َت‬ lebih) ‫َت‬adalah ‫َت‬air ‫َت‬dua ‫َت‬kullah ‫َت‬tetap ‫َت‬suci ‫َت‬mensucikan ‫َت‬sekalipun ‫َت‬bercampur ‫َت‬dengan ‫َت‬barang ‫َت‬lain ‫َت‬selama ‫َت‬ sifat. ‫َت‬Najis ‫َت‬secara ‫َت‬bahasa ‫َت‬adalah ‫َت‬segala ‫َت‬sesuatu ‫َت‬ yang ‫َت‬dianggap ‫َت‬kotor." ‫ ) من أثر‬: ‫ أفتنا يا رسول الله من عذاب القبر ؟ قال‬: ‫عن ميمونة بنت سعد أنها قالت‬ ‫) البول فمن أصابه بول فليغسله فإن لم يجد ماء فليمسحه بتراب طيب‬ Maimunah binti sa'ad bahwa beliau berkata: berilah kami fatwa ya rasulallah tentang siksa kubur. ‫َت‬Bahkan ‫َت‬tidak ‫َت‬sedikit.‫َت‬hewan ‫َت‬ini ‫َت‬tetap ‫َت‬dalam ‫َت‬katagori ‫َت‬najis ‫َت‬mughalladzah ‫َت‬karena ‫َت‬terlahir ‫َت‬dari ‫َت‬ hewan ‫َت‬yang ‫َت‬mughalladzah ‫َت‬pula.‫َت‬kitab ‫َت‬figh.‫َت‬sifat ‫َت‬air ‫َت‬yakni ‫َت‬bau.Adalah ‫َت‬air ‫َت‬yang ‫َت‬diperkirakan ‫َت‬telah ‫َت‬mencapai ‫َت‬dua ‫َت‬kullah ‫َت‬bahkan ‫َت‬lebih. ‫َت‬tidak ‫َت‬sedikit ‫َت‬santri ‫َت‬kita ‫َت‬lihat ‫َت‬kurang ‫َت‬hati. Pembagian ‫َت‬Najis 1. ‫َت‬rasa ‫َت‬dan ‫َت‬warna ‫َت‬tidak ‫َت‬berubah. ‫َت‬Adapun ‫َت‬ulama' ‫َت‬kontemporer ‫َت‬menyebutkan ‫َت‬bahwa ‫َت‬dua ‫َت‬kullah ‫َت‬sama ‫َت‬dengan ‫َت‬sejumlah ‫َت‬air ‫َت‬ 270 ‫َت‬liter. 2 . Nabi saw bersabda "banyaknya siksa kubur disebabkan oleh kencing. ‫َت‬dan ‫َت‬lain. ‫َت‬lebih.‫َت‬hati ‫َت‬bahkan ‫َت‬ terkesan ‫َت‬meremehkan. ‫َت‬anjing ‫َت‬dan ‫َت‬anak ‫َت‬yang ‫َت‬dilahirkan ‫َت‬oleh ‫َت‬kedua ‫َت‬ binatang ‫َت‬sekalipun ‫َت‬dalam ‫َت‬rupa ‫َت‬hewan ‫َت‬suci. ‫َت‬kambing. Adapun ‫َت‬cara ‫َت‬mensucikan ‫َت‬barang ‫َت‬yang ‫َت‬terkena ‫َت‬najis ‫َت‬ini ‫َت‬adalah ‫َت‬dengan ‫َت‬tujuh ‫َت‬kali ‫َت‬basuh ‫َت‬yang ‫َت‬salah ‫َت‬ satunya ‫َت‬dicampur ‫َت‬dengan ‫َت‬debu. ‫َت‬Sebenarnya ‫َت‬kullah ‫َت‬itu ‫َت‬adalah ‫َت‬ sebuah ‫َت‬ukuran ‫َت‬masa ‫َت‬tempo ‫َت‬dulu. ‫َت‬Hal ‫َت‬ini ‫َت‬terjadi ‫َت‬diduga ‫َت‬karena ‫َت‬mereka ‫َت‬belum ‫َت‬banyak ‫َت‬mengerti ‫َت‬tentang ‫َت‬dampak ‫َت‬ yang ‫َت‬diakibatkan ‫َت‬oleh ‫َت‬najis.‫َت‬laki ‫َت‬yang ‫َت‬masih ‫َت‬belia ‫َت‬dan ‫َت‬belum ‫َت‬genap ‫َت‬usia ‫َت‬dua ‫َت‬ tahun. beliau bersabda bahwa siksa kubur terjadi disebabkan oleh dampak air kencing karenanya. ‫َت‬Maka ‫َت‬air ‫َت‬kencing ‫َت‬anak ‫َت‬laki. ‫َت‬Air ‫َت‬kencing ‫َت‬ini ‫َت‬masuk ‫َت‬dalam ‫َت‬katagori ‫َت‬mukhaffafah ‫َت‬dengan ‫َت‬catatan ‫َت‬si ‫َت‬anak ‫َت‬belum ‫َت‬ mengkonsumsi ‫َت‬makanan ‫َت‬lain ‫َت‬kecuali ‫َت‬ASI ‫(َت‬Air ‫َت‬Soso ‫َت‬Ibu).‫ه‬ ‫ل‬ َ ْ ‫ب ال‬ ِ ِ‫قب ْر‬ ِ ّ ‫ل الل‬ ُ ‫ل َر‬ ِ ‫ذا‬ ِ ْ‫ن ال ْب َو‬ َ ‫م‬ ْ َ ‫» ع‬. ‫َت‬kotoran ‫(َت‬manusia ‫َت‬maupun ‫َت‬hewan). 2. ‫َت‬Misalnya ‫َت‬dalam ‫َت‬rupa ‫َت‬sapi. ‫َت‬Dalam ‫َت‬hal ‫َت‬najis. ‫َت‬Dalam ‫َت‬kitab. Najis ‫َت‬mughalladzah ‫(َت‬najis ‫َت‬golongan ‫َت‬berat) Yang ‫َت‬masuk ‫َت‬dalam ‫َت‬katagori ‫َت‬najis ‫َت‬ini ‫َت‬adalah ‫َت‬babi. A. ‫َت‬tidak ‫َت‬masuk ‫َت‬dalam ‫َت‬najis ‫َت‬ini ‫َت‬sekalipun ‫َت‬usianya ‫َت‬ belum ‫َت‬genap ‫َت‬dua ‫َت‬tahun. ‫َت‬Sedang ‫َت‬menurut ‫َت‬istilah ‫َت‬fiqh ‫َت‬adalah ‫َت‬segala ‫َت‬sesuatu ‫َت‬yang ‫َت‬dapat ‫َت‬menghalangi ‫َت‬ terhadap ‫َت‬keesahan ‫َت‬shalat. ‫َت‬Satu ‫َت‬Qirbah ‫َت‬sama ‫َت‬dengan ‫َت‬seratus ‫َت‬ ritl ‫َت‬berarti ‫َت‬air ‫َت‬dua ‫َت‬kullah ‫َت‬adalah ‫َت‬air ‫َت‬yang ‫َت‬mencapai ‫َت‬kira. ‫َت‬Seperti ‫َت‬air ‫َت‬kencing.‫َت‬ lain. ‫َت َت‬Selanjutnya ‫َت‬marilah ‫َت‬kita ‫َت‬sima' ‫َت‬penjelasan ‫َت‬tentang ‫َت‬klasifikasi ‫َت‬najis. siapapun yang terkena air kencing maka hendaklah membasuh jika tidak mendapatkan air maka usapla dengan debu yang suci. ‫َت‬Kullah ‫َت‬adalah ‫َت‬merupakan ‫َت‬ salah ‫َت‬satu ‫َت‬istilah ‫َت‬yang ‫َت‬sering ‫َت‬kita ‫َت‬dengar ‫َت‬dalam ‫َت‬kitab. ‫َت‬Najis ‫َت‬bukan ‫َت‬saja ‫َت‬terkesan ‫َت‬kotor ‫َت‬dan ‫َت‬jorok ‫َت‬lebih ‫َت‬dari ‫َت‬itu ‫َت‬najis ‫َت‬pun ‫َت‬menjadi ‫َت‬ salah ‫َت‬satu ‫َت‬diantara ‫َت‬sekian ‫َت‬banyak ‫َت‬penyebab ‫َت‬siksa ‫َت‬kubur. ‫َت‬Maka ‫َت‬apabila ‫َت‬barang. ‫َت‬Basuhan ‫َت‬tujuh ‫َت‬kali ‫َت‬ini ‫َت‬dimulai ‫َت‬dari ‫َت‬hilangnya ‫َت‬dzat ‫َت‬najis. ُ ‫سو‬ َ ‫ل َقا‬ َ ‫ن أ َِبى هَُري َْرة َ َقا‬ َ َ ‫ » أ َك ْث َُر ع‬-‫صلى الله عليه وسلم‬. yaitu ghibah.‫َت‬barang ‫َت‬kotor ‫َت‬tersebut ‫َت‬mengena ‫َت‬pada ‫َت‬pakaian ‫َت‬lalu ‫َت‬digunakan ‫َت‬untuk ‫َت‬shalat ‫َت‬ maka ‫َت‬shalatnya ‫َت‬tidak ‫َت‬sah.‫َت‬laki ‫َت‬belia ‫َت‬ yang ‫َت‬telah ‫َت‬mengkonsumsi ‫َت‬makanan ‫َت‬lain ‫َت‬selain ‫َت‬ASI.‫َت‬kira ‫َت‬lima ‫َت‬ratus ‫َت‬kati ‫َت‬dengan ‫َت‬ukuran ‫َت‬ baghdad. Dari Abi Hurairoh beliau berkata. Najis ‫َت‬Mukhaffafah ‫(َت‬najis ‫َت‬golongan ‫َت‬ringan) Adalah ‫َت‬najis ‫َت‬yang ‫َت‬berasal ‫َت‬dari ‫َت‬kencing ‫َت‬anak ‫َت‬laki.  NAJIS Berbicara ‫َت‬tentang ‫َت‬air ‫َت‬maka ‫َت‬erat ‫َت‬kaitannya ‫َت‬dengan ‫َت‬najis. ‫َت‬orang ‫َت‬tidak ‫َت‬selamat ‫َت‬dari ‫َت‬ siksa ‫َت‬kubur ‫َت‬disebabkan ‫َت‬karena ‫َت‬kurang ‫َت‬berhati.

‫َت‬kita ‫َت‬memiliki ‫َت‬ kecenderungan ‫َت‬untuk ‫َت‬hidup ‫َت‬bersih. ‫َت‬ lebih-lebih ‫َت‬oleh ‫َت‬santri ‫َت‬karena ‫َت‬semua ‫َت‬amal ‫َت‬ibadah ‫َت‬yang ‫َت‬kita ‫َت‬lakukan ‫َت‬sangat ‫َت‬bergantung ‫َت‬kepada ‫َت‬bersihnya ‫َت‬jiwa. ‫َت‬Bersih ‫َت‬dhahir ‫َت‬adalah ‫َت‬bersih ‫َت‬yang ‫َت‬bersifat ‫َت‬fisik ‫َت‬meliputi ‫َت‬badan ‫َت‬dan ‫َت‬lingkungan ‫َت‬sekitar. ‫ َت‬yaitu ‫َت‬bersih ‫َت‬dhahir ‫َت‬dan ‫َت‬bersih ‫َت‬ batin ‫“َت‬. Az-Zamakhsyari ‫ َت‬dalam ‫ َت‬tafsirnya ‫ َت‬mengatakan ‫ َت‬bahwa ‫ َت‬pakaian ‫ َت‬merupakan ‫ َت‬indikasi ‫ َت‬ketinggian ‫ َت‬ilmu ‫ َت‬dan ‫َت‬ keluhuran ‫َت‬budi ‫َت‬seseorang. ‫َت‬dan ‫َت‬bulu-bulu ‫َت‬lain ‫َت‬selain ‫َت‬rambut ‫َت‬kepala.‫َت‬benar ‫َت‬hilang. ‫َت‬berminyak. ‫َت‬Sedangkan ‫َت‬bersih ‫َت‬ batin ‫َت‬adalah ‫َت‬bersih ‫َت‬yang ‫َت‬bersifat ‫َت‬nonfisik. 4-1/‫طُرِّهمْر) ]المدثر‬ َ‫ك) ا اَف ا ا‬ َ‫() ا اَوْرِثا اَي اا اَب ا ا‬3) )‫ك) ا اَفا اَكُرِّبمْر‬ َ‫() ا اَوا اَرثَّب ا ا‬2) )‫) ُقمْم) ا اَفا اَأمْنْرِذمْر‬1 )(1) )‫) ُر‬1‫) ُمثَّدُرِّث‬1‫]ا اَي ا) ا اَأهُّيا اَه ا) امْل‬ “Wahai laki. ‫َت‬iri ‫َت‬hati. ‫َت‬ Semoga ‫َت‬kita ‫َت‬termasuk ‫َت‬orang– ‫َت‬orang ‫َت‬yang ‫َت‬peduli ‫َت‬akan ‫َت‬kebersihan ‫َت‬dan ‫َت‬mendapat ‫َت‬maqam Hub ‫َت‬dari ‫َت‬Allah. ‫َت‬agama ‫(َت‬dalil ‫َت‬al-Qur’an ‫َت‬maupun ‫َت‬hadits) ‫َت‬maupun ‫َت‬aspek ‫َت‬sosial ‫َت‬banyak ‫َت‬bertebaran. ‫َت‬dan ‫َت‬perkataan ‫َت‬sahabat. ‫َت‬ 3. Islam ‫َت‬datang ‫َت‬sebagi ‫َت‬satu-satunya ‫َت‬agama ‫َت‬yang ‫َت‬pertama ‫َت‬kali ‫َت‬menyerukan ‫َت‬hidup ‫َت‬bersih ‫َت‬secara ‫َت‬kompleks ‫َت‬dan ‫َت‬ intens. 3 . ‫َت‬Beliau ‫َت‬melanjutkan.Sedangkan ‫َت‬cara ‫َت‬mensucikan ‫َت‬najis ‫َت‬model ‫َت‬ini ‫َت‬sangat ‫َت‬ringan ‫َت‬dan ‫َت‬mudah ‫َت‬sekali. ‫َت‬hadits. beliau berkata “Rasulullah saw bersabda “berusahalah kalian untuk bersih dengan segala kemampuanmu karena sesungguhnya Allah swt membangun islam di atas sendi.  Keutamaan Dan Hikmah Kebersihan Hidup ‫َت‬bersih ‫َت‬merupakan ‫َت‬tuntutan ‫َت‬tabiat ‫َت‬siapa ‫َت‬dan ‫َت‬apapun. ‫َت‬Mari ‫َت‬kita ‫َت‬renungkan ‫َت‬beberapa ‫َت‬penjelasan ‫َت‬dari ‫َت‬al-Qur’an.bangunlah dan berilah peringatan pada kaummu dan kepada Tuhanmu makan bertakbirlah dan kepada pakaianmu maka sucikanlah”.sendi kebersihan dan tidak akan masuk surga kecuali hanya orang-orang yang bersih. ٍ ‫ظي‬ “Dari Abi Hurairah RA. ‫َت‬walaupun ‫َت‬tidak ‫َت‬dianjurkan ‫َت‬dalam ‫َت‬agama.laki yang berselimut. ‫َت‬ Cara ‫َت‬mensucikan ‫َت‬najis ‫َت‬ini ‫َت‬adalah ‫َت‬dengan ‫َت‬menyiapkan ‫َت‬air ‫َت‬yang ‫َت‬cukup ‫َت‬lalu ‫َت‬disiramkan ‫َت‬pada ‫َت‬benda ‫َت‬ atau ‫َت‬barang ‫َت‬yang ‫َت‬terkena ‫َت‬najis ‫َت‬sampai ‫َت‬sifat ‫َت‬najis ‫َت‬benar.comberan. ‫َت‬amin ‫َت‬ya ‫َت‬ rabba ‫َت‬al-‘alamin. Bahkan ‫َت‬dalam ‫َت‬kitab ‫َت‬ihya’ ‫َت‬al-Ghazali ‫َت‬menyatakan ‫“َت‬bersih ‫َت‬ada ‫َت‬dua ‫َت‬bagian. ‫َت‬semata. ‫َت‬bahkan ‫َت‬hewanpun ‫َت‬merasa ‫َت‬nyaman ‫َت‬ hidup ‫َت‬ditempat ‫َت‬yang ‫َت‬bersih ‫َت‬dan ‫َت‬rapi. ‫َت‬ sombong ‫َت‬dan ‫َت‬lainya. ‫َت‬mencuci ‫َت‬tangan ‫َت‬sebelum ‫َت‬makan. ‫َت‬Seperti ‫َت‬kotoran ‫َت‬hewan ‫َت‬dan ‫َت‬manusia. ‫َت‬ potong ‫َت‬rambut.‫َت‬mata ‫َت‬mempertimbangkan ‫َت‬ nilai ‫َت‬lain ‫َت‬selain ‫َت‬duniawi ‫َت‬yakni ‫َت‬nilai ‫َت‬ukhrawi. ‫َت‬dan ‫َت‬lain-lain ‫َت‬yang ‫َت‬semuanya ‫َت‬mengarah ‫َت‬kepada ‫َت‬hidup ‫َت‬ bersih ‫َت‬dan ‫َت‬rapi. ‫َت‬potong ‫َت‬kuku.‫َت‬tengah) adalah ‫َت‬semua ‫َت‬selain ‫َت‬dua ‫َت‬najis ‫َت‬di ‫َت‬atas. ‫َت‬Semakin ‫َت‬rapi ‫َت‬dan ‫َت‬bersih ‫َت‬pakaian ‫َت‬seseorang ‫َت‬menunjukkan ‫َت‬bahwa ‫َت‬status ‫َت‬pendidikan ‫َت‬ yang ‫َت‬disandang ‫َت‬tidak ‫َت‬rendah. ‫َت‬mandi ‫َت‬setelah ‫َت‬berhubungan ‫َت‬badan. ‫َت‬Dalam ‫َت‬hal ‫َت‬ini ‫َت‬agama ‫َت‬tetap ‫َت‬mengintervensi. ‫َت‬suci ‫َت‬dan ‫َت‬bersihnya ‫َت‬pakaian ‫َت‬saat ‫َت‬menghadap ‫َت‬Tuhan ‫َت‬merupakan ‫َت‬ pelajaran ‫َت‬yang ‫َت‬kuat ‫َت‬dan ‫َت‬berharga ‫َت‬bagi ‫َت‬kita ‫َت‬untuk ‫َت‬selalu ‫َت‬bersih ‫َت‬dan ‫َت‬suci ‫َت‬kapan ‫َت‬dan ‫َت‬di ‫َت‬manapun ‫َت‬berada. ‫َت‬riya’. ‫َت‬yakni ‫َت‬hanya ‫َت‬dengan ‫َت‬ menyiramkan ‫َت‬sedikit ‫َت‬air ‫َت‬pada ‫َت‬sesuatu ‫َت‬yang ‫َت‬terkena ‫َت‬najis ‫َت‬maka ‫َت‬langsung ‫َت‬suci. Najis ‫َت‬Mutawassithah ‫(َت‬tengah.‫َت‬lain. ‫َت‬kencing ‫َت‬selain ‫َت‬ pada ‫َت‬mukhaffafah ‫َت‬dan ‫َت‬lain. ‫َت‬Oleh ‫َت‬karena ‫َت‬itu. ‫َت‬Hal ‫َت‬ini ‫َت‬terbukti ‫َت‬hampir ‫َت‬semua ‫َت‬praktek ‫َت‬keagamaan ‫َت‬yang ‫َت‬sakral ‫َت‬dalam ‫َت‬islam ‫َت‬didahului ‫َت‬dengan ‫َت‬kebersihan. ‫َت‬Manusia. ‫َت‬Bahkan ‫َت‬ungkapan-ungkapan ‫َت‬mengenai ‫َت‬manfaat ‫َت‬bersih ‫َت‬baik ‫َت‬dari ‫َت‬ aspek ‫َت‬medis. ‫فوا‬ ُ ّ ‫عن أبي هريرة رضي الله عنه أنه قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم ن َظ‬ ّ ُ ‫ة إل ّ ك‬ َ ‫خ‬ ّ ُ ‫ب ِك‬ ‫ل‬ ُ ْ ‫ن ي َد‬ َ ّ ‫جن‬ َ ‫ل ال‬ ّ ‫م فإ‬ َ َ ‫سل‬ ْ ِ ‫ن الله َتعالى ب ََنى ال‬ ْ ‫ل ما ا‬ ْ ُ ‫ست َط َعْت‬ ْ َ ‫م على الّنظافَةِ ول‬ ‫ف‬ ِ َ ‫ن‬. ‫َت‬Sang ‫َت‬Imam ‫َت‬menambahkan ‫“َت‬bersihnya ‫َت‬jiwa ‫َت‬merupakan ‫َت‬keniscayaan ‫َت‬yang ‫َت‬harus ‫َت‬dipenuhi. ‫َت‬meliputi ‫َت‬kebersihan ‫َت‬jiwa ‫َت‬dan ‫َت‬fikiran ‫َت‬dari ‫َت‬sifat ‫َت‬dengki. ‫َت‬ Seperti ‫َت‬bersiwak. ‫َت‬ termasuk ‫َت‬menancapnya ‫َت‬ilmu ‫َت‬juga ‫َت‬menunggu ‫َت‬kejernihan ‫َت‬jiwa.

Skema klasifikasi najasah .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful