P. 1
Perawat

Perawat

|Views: 10|Likes:
Published by Dinar Amalia
Perawat sebagai tenaga kesehatan masyarakat
Perawat sebagai tenaga kesehatan masyarakat

More info:

Published by: Dinar Amalia on May 30, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/15/2014

pdf

text

original

Peran Perawat Pasca Bencana Pasca bencana (post impact) merupakan saat dimulainya perbaikan dan penyembuhan dari

fase darurat. Fase ini juga merupakan tahap dimana masyarakat (korban bencana) mula berusaha kembali pada fungsi kualitas normal. Secara umum pada fase ini, para korban akan mengalami tahan respon fisiologi yang beragam mulai dari penolakan (denial), marah, tawar-menawar (bargaing), depresi (depression), hingga penerimaan (acceptance). Kegiatan yang dilakukan dalam pasca bencana mencakup kegiatan rehabilitasi (pemulihan daerah bencana, prasarana, dan sarana umum, bantuan perbaikan rumah, psikologis, pelayanan kesehatan, keamanan dan ketertiban), serta rekonstruksi (pembangunan, pembangkitan, dan peningkatan sarana prasana termasuk fungsi pelayanan kesehatan. Peran perawat dalam fase pasca bencana diantaranya adalah membantu masyarakat memulihkan trauma yang mereka alami dan kembali pada kehidupan normal mereka. Suatu bencana tentu saja memberikan bekas khusus bagi keadaan fisik ataupun psikologis korban. Trauma tersebut dapat berupa kesedihan yang mendalam, ketakutan, dan kehilangan berat. Tidak sedikit trauma ini menimpa wanita, ibu-ibu, dan anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. Stress psikologis yang terjadi dapat terus berkembang hingga terjadi post traumatic stress disorder (PTSD) yang merukan sindrom dengan tiga criteria utama. Pertama, gejala trauma pasti dapat dikenali. Kedua, individu tersebut mengalami gejala ulang traumanya melalui flashback, mimpi, ataupun peristiwa-peristiwa yang memacuhnya. Ketiga, individu akan menunjukan gangguan fisik. Selain itu, individu dengan PTSD dapat mengalami penurunan konsentrasi, perasaan bersalah, serta gangguan memori. Stress berat ini juga dapat mengakibatkan gangguan mental bagi para korban bencana. Pada orang dewasa, pemulihan dapat dilakukan dengan melakukan sharing dan mendengarkan segala keluhan yang dihadapinya, selanjutnya seorang perawat dapat memberikan sebuah solusi dari masalah tersebut dan memberikan semangat untuknya untuk tetap bangkit. Sedangkan untuk anak-anak, cara yang paling efektif adalah dengan mengembalikan keceriaan mereka kembali. Untuk itu perawat dapat mendirikan sebuah taman bermain, dimana anak-anak tersebut akan mendapatkan permainan, cerita lucu, dan lain sebagainya, sehingga kepercayaan diri mereka akan kembali seperti sedia kala. Selain itu diperlukan juga pemberdayaan masyarakat. Kondisi masyarakat di

Tenaga kesehatan masyarakat tersebut harus memiliki kemampuan seperti dapat berperan sebagai penghubung yang tepat.sekitar daerah yang terkena musibah pasca bencana biasanya akan memburuk terutama pada pasca bencana. baik petugas teknis maupun petugas administrasi. tahap penentuan cara pemecahan masalah atau tahap perencanaan. diantaranya adalah tahap pengenalan masalah dan penentuan prioritas masalah. Untuk menunjang masyarakat siaga bencana. serta tahap pelaksanaan. tenaga kesehatan masyarakat berperan dalam hal pengembangan tim petugas dan pengembangan organisasi di masyarakat Pengembangan tim petugas (organisator) bertujuan untuk mempersiapkan para petugas kesehatan yang berada di wilayah Puskesmas. yang disesuaikan dengan kondisi setempat. Dalam hal ini. serta memiliki pandangan dan komunikasi kemasyarakatan yang baik. Peran Tenaga Kesehatan Masyarakat dalam Bencana Jika tenaga kesehatan lain seperti dokter. Hal ini dilakukan dengan pendekatan edukatif seperti pengadaan program penyuluhan dan pendidikan. memiliki pengetahuan yang luas. dan perawat. sehingga diharapkan masyarakat di sekitar daerah bencana akan mampu membangun kehidupannya kedepan dengan kemampuan yang mereka miliki. pertemuan atau pelatihan yang bersifat konsolidasi. Pemberdayaan masyarakat ini dapat dilakukan perawat dengan melakukan pelatihan keterampilan yang difasilitasi dan berkolaborasi dengan instansi ataupun LSM yang bergerak dalam bidang terkait. Penyiapan masyarakat siaga bencana bertujuan untuk meningkatkan kemandirian dan peran serta masyarakat dalam pembangunan kesehatan. Profesi kesehatan masyarakat lebih berkonsentrasi dalam tahap penurunan resiko terjadinya bencana selanjutnya serta mempersiapkan masyarakat yang lebih siaga terhadap bencana. termasuk didalamnya penyediaan sumber daya. apoteker. diperlukan beberapa hal yang perlu diketahui oleh masyarakat. sehingga banyak diantara mereka yang patah arah dalam menentukan hidup selanjutnya. Persiapan dilakukan dengan sosialisasi. lebih banyak berkonsentrasi pada sesaat setelah bencana terjadi sampai pada fase pemulihan. tenaga kesehatan masyarakat berperan sebagai fasilitator yang bertugas sebagai pemandu dalam pelatihan hingga masyarakat dapat melakukan persiapan siaga bencana secara mandiri. Selain itu. Sedangkan dalam hal pengembangan organisasi di .

serta mencari sumberdaya masyarakat yang dapat diferakkan sebagai langkah awal menciptakan lingkungan siaga bencana untuk meminimalisir permasalahan kesehatan yang terjadi.masyarakat. organisator perlu melebur dengan masyarakat.com/2012/12/peran-perawat-dalam-bencana-alam. serta memfasilitasi kegiatan sehingga dapat dilakukan pemberdayaan masyarakat.go. beradaptasi. Sumber: http://catatanrifki.) http://www. 19:42) .bnpb.html (diakses pada 25 Februari 2013. 17:25.blogspot.pdf (diakses pada 26 Februari 2013.id/uploads/pubs/52.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->