Deteksi dan Koreksi Kesalahan

Lydia Angela, S.Kom

Error control dapat pula dilakukan pada layer lain (biasanya higher layer) Error dapat dideteksi dan dikoreksi dengan menggunakan data tambahan / redundant pada setiap pengiriman data .Pendahuluan (1) Umumnya penanganan error transmisi dilakukan pada data link layer.

makin besar efeknya.Pendahuluan (2) Jenis error: Single bit error: hanya sebuah bit yang berubah. Makin tinggi data rate. Burst error: sederetan bit-bit mengalami error. .

Parity bit checking terbagi menjadi 2 yaitu : • Single Bit Parity – Even Parity – Odd Parity • Two Dimension Bit Parity .Deteksi Kesalahan (1) Parity Bit Checking Menambahkan sebuah bit pada setiap pengiriman sejumlah bit. sehingga jumlah bit bernilai 1 selalu genap/ganjil.

Deteksi Kesalahan (2) Checksum Misalkan terdapat 16 bit yang akan dikirim dengan pengecekan per 8 bit • 10101001 00111001 Jumlahkan kedua bagian 10101001 00111001 -----------11100010 00011101 • Sum • Checksum  Pola yang dikirim menjadi 10101001 00111001 00011101 .

Deteksi Kesalahan (3) Dimisalkan pola yang diterima tidak error. Ketika ketiga paket bit tersebut dijumlahkan maka kebalikan dari hasil penjumlahan paket bit tersebut bernilai 0. 10101001 00111001 00011101 11111111 00000000 • Sum • Complement .

Koreksi Kesalahan  Koreksi kesalahan dapat dilakukan dengan cara :  Transmisi ulang  STOP & WAIT ARQ (Automatic Repeat Request)  GO BACK N  SELECTIVE RETRANSMISSION SCHEME  ADAPTIVE ARQ  FORWARD ERROR CORRECTOR (FEC) .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful