You are on page 1of 3

Cara Menghitung Standarisasi Pengukur Tinggi Badan (Menghitung nilai Presisi dan Akurasi Pengukuran

)

Tahapan perhitungan: 1. Masukkan data hasil pengukuran supervisor, dan 2 orang peserta pelatihan mengukur tinggi badan, seperti tersaji pada tabel berikut: Nomor Anak 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 2. Hasil Pengukuran Supervisor (a) (b) 82.8 82.2 83.8 84.6 86.0 85.6 86.2 86.0 82.0 82.0 85.6 85.4 82.3 82.4 87.6 87.6 80.1 80.6 85.3 86.5 Hasil Pengukuran Peserta 1 (a) (b) 84.2 83.7 86.1 85.4 86.2 85.8 87.5 86.5 82.6 82.7 86.4 86.0 82.0 83.5 88.4 88.2 82.0 81.5 86.6 87.0 Hasil Pengukuran Peserta 2 (a) (b) 83.0 83.7 85.0 85.4 85.0 85.8 86.0 86.5 82.5 82.7 85.5 86.0 83.0 83.5 87.0 88.2 81.0 81.5 86.0 87.0

Lakukan perhitungan uji standarisasi dengan mengisi kolom sebagai berikut dengan menggunakan rumus:

Supervisor : No Anak 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Hasil Peserta 1 (a) (b) 82.8 82.2 83.8 84.6 86.0 85.6 86.2 86.0 82.0 82.0 85.6 85.4 82.3 82.4 87.6 87.6 80.1 80.6 85.3 86.5 Jumlah d (a-b) d2

8 86.5 82.0 82.Presisi Baik jika: ∑ds2 dari peserta < (2 x ∑ds2 dari supervisor) Presisi Cukup jika : ∑ds2 dari peserta > (2 x ∑ds2 dari supervisor) dan < (3 x ∑ds2 dari supervisor) Presisi kurang jika : ∑ds2 dari peserta > (3x ∑ds2 dari supervisor) . Simpulkan hasil perhitungan uji standarisasi dengan ketentuan sebagai berikut: (1) Presisi : .5 86.0 88.7 85.5 86.0 Jumlah d (a-b) d2 D Tanda Jumlah Jumlah (S) (+ / -) pengukuran Pengukuran (s-S) Peserta Supervisor S=(a+b) s=(a+b) D2 Tanda (s-S)2 (+ / -) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 -------------------------------------------------- ------- Peserta 2 : No Anak Hasil Peserta 2 (a) (b) 83.0 85.∑ds2 dari supervisor biasanya merupakan yang terkecil dari semua pengukuran karena keahliannya dalam melakukan pengukurannya.5 88.5 82.2 83.0 87.4 86. .5 82.5 86.2 82.0 83.6 87.6 82.Peserta 1 : No Anak Hasil Peserta 1 (a) (b) 84.0 81.0 Jumlah d (a-b) d2 Tanda Jumlah Jumlah (S) D (+ / -) pengukuran Pengukuran (s-S) Peserta Supervisor s=(a+b) S=(a+b) D2 Tanda (s-S)2 (+ / -) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 -------------------------------------------------- ------- 3.7 85.4 88.8 87.4 85.0 81.7 86.0 83.0 83.2 85.5 86.4 86.2 81.0 83.0 85.7 86.5 87.0 86.1 85.

∑Ds2 dari peserta harus lebih besar dari ∑ds2 dari peserta.id Email : suyatno_undip@yahoo.blog. MKes Bagian Gizi FKM UNDIP Blog: suyatno. Selamat berlatih! Salam: Suyatno.com Hp : 08122815730 .ac. maka pengukur cendering melakukan kesalahan mengukur lebih besar sama dengan kesalahan mengkur lebih kecil.Akurasi Baik jika: ∑Ds2 dari peserta < (2 x ∑ds2 dari supervisor) Akurasi kurang jika : ∑Ds2 dari peserta > (2 x ∑ds2 dari supervisor) . Ir. maka: o Bila tanda + lebih dari separuh maka pengukur cenderung mengukur selalu lebih besar o Bila tanda + lebih kecil dari separuh maka pengukur cenderung mengukur lebih kecil o Bila tanda (+) dan tanda (-) jumlahnya sama.undip. jika tidak berarti telah salah hitung .(2) Akurasi: .Berdasarkan tanda (+) pada D.