You are on page 1of 5

09/11/2011

Anestesi Umum Anestesi Umum Sedatif Hipnotik Trankuiliser
• • • • Sejarah Fungsi anestesia Efek samping Mekanisme kerja – Reseptor GABAA – Glycine gated chlorine channels – Penghambatan NMDA – Aktivasi kanal K+ • Anestesia yang umum digunakan – inhalasi – intravenous

Sejarah:
Sebelum pertengahan 1800-an pembedahan dilakukan tanpa anestesi, tapi ganja. Opium, atau cara fisik seperti dibalut dgn es, dipukul kepala, atau pasien dipegang erat2 sambil dibiarkan kesakitan (neri hebat dianggap bagian dari penyembuhan).

Gas gelak (NO):
Dikenalkan Wells (drg) tp tdk terlalu efektif, tp sampai sekarang masih digunakan oleh drg dengan dicampur oksigen.

Eter :
Dikenalkan 1846 oleh William Morton (drg). Sekarang tidak banyak digunakan karena toksik dan mudah terbakar.

1

Bagaimana Mekanisme Kerja? • Saat ini diketahui banyak protein target spesifik (receptor) yang berperan pada aktivitas anestesi – Berbagai struktur kimia yang berbeda memberikan respon yang sama menunjukkan lebih dari satu target kerja – Berbagai tingkat anestetik dicapai oleh aktivitas pada reseptor yang berbeda : • Reseptor GABAA • Glycine gated chlorine channels • receptor NMDA • Kanal K+ 2 . membutuhkan konsentrasi lebih rendah (MAC : minimum alveolar concentration) untuk menimbulkan efek anestesi.09/11/2011 Fungsi Anestesia Bukan terapetik atau diagnostik Memfasilitasi pembedahan dan prosedur berbahaya 1) 2) 3) 4) 5) 6) Analgesik (penghilang nyeri) Amnesia Hilangnya kesadaran Melemahkan semua otot skeletal (motionlessness) Melemahkan respon otonom Reversibel • • Efek samping Anestesia Penekanan Respirasi – Ventilasi kadang diperlukan untuk mengatasi respirasi negatif Nausea/Vomiting Endotracheal tube – Sfingkter esofegal bawah mengalami relaksasi – Tabung endotrakheal diperlukan untuk mencegah kematian akibat aspirasi – Muntah post-operasi karena efek pada medulla oblongata – Suhu tubuh turun saat terjadi vasokonstriksi – Diperlukan cairan penghangat • Hypothermia • Kesadaran anestetik – Fenomena (1/1000) tidak merasakan nyeri – www.com/video-detail/awake-movie-based-on-anesthesiaawareness/691529866 Tidak semua anestetik memenuhi kriteria di atas. – Teori ini disanggah oleh fakta bahwa tidak semua senyawa larut lemak bisa memberikan efek anestesi. tapi menyebabkan tidur • Data 2007 : kematian akibat anestetik umum 5/1000 Bagaimana Mekanisme Kerja? • Teori awal : Unitary Theory of Amnesia – Aturan Meyer Meyer-Overton : Potensi anestetik berhubungan dengan kelarutan dalam octanol (atau olive oil) – Senyawa dengan kelarutan dalam lemak lebih tinggi.aol.video. Ex: barbiturat bukan analgesik.

relaksasi otot. • Bagaimana perannya dalam anesthesia? – Membuat neuron lebih sulit distimulasi.09/11/2011 Tahap Anestesi 1. refleks otot. Anestesi pembedahan Terjadi penurunan refleks spinal. Analgesia Cocok untuk pembedahan minor yang tidak butuh relaksasi neuromuskuler 2. GABAA Receptor • Apa itu – Sebuah ligand gated chlorine channel – GABA (γ-Aminobutyric acid tipe A) merupakan ligan yang menstimulasi reseptor GABAA. – Menyebabkan IPSP (inhibitory postsynaptic potential) • Membuat bagian dalam sel lebih negatif (hyperpolarized) 4. Delirium : umumnya berlangsung cepat 3. Obat Anestesi berikatan di antara sub unit alpha dan beta (residu Met 236 dan Met 286) 3 . Paralisis pernafasan Menunjukkan overdosis/toksik harus dihindari • Agonis Allosterik untuk reseptor ini L – – – – Barbiturat Benzodiazepine Kavalactones A large variety of drugs target this receptor GABAA Receptor Glycine Gated Channels • ligand gated chlorine ion channel – Sangat mirip dengan Reseptor GABAA • Penting di sumsum tulang belakang dan batang otak • Peningkatan anestesi disebabkan oleh peningkatan afinitas glisin pada kanal.

09/11/2011 NMDA Receptor • Obat anestesi menghambat reseptor ini • Normalnya men-depolarisasi sel – Muatan positif (Ca2+ and Na+ ) masuk ke sel Nitrous Oxide Anestesi Inhalaso Blood Gas Coefficient: kelarutan dalam darah MAC: minimum alveolar concentration (MAC rendah : potensi tinggi) Enflurane (Ethrane ®) Sevoflurane (Ultane ®) • Contoh obat •Xenon •Ketamine •Nitrous Oxide NMDA : N-methyl-D-aspartate Desflurane (Suprane®) Isoflurane (Forane®) Halothane NB: opiat dan muscle relaxants biasa digunakan bersama anestesi umum Anestesi Intravena Propofol (Diprivan® ) Etomidate Anestesi Intravena Ketamine (Ketalar® ) Methohexital (Brevital®) –Punya aktivitas analgesik (non barbiturate). Berikatan pada receptor GABAa Barbiturat : Berikatan pada receptor GABAa Note:opiates and muscle relaxants are commonly used with the anesthetic chosen. – Kelompok baru sedative hipnotik: diisopropylphenols –Berikatan pada receptor GABAa –Penggunaan bersama Flurazepam meningkatan afinitas Propofol pada reseptor. 4 .

09/11/2011 Metabolisme Propofol • Oksidasi – P450 di hati – Hidroksilasi aromatis Tantangan • Menemukan daerah pengikatan spesifik pada reseptor protein • Sintesis obat dengan efek samping minimal – Propofol: salivasi. apnea • Mengurangi kesadaran anestesi • Konjugasi – glucuronidation – sulfo-conjugation 5 . ruam. aritmia.