Afiesh sp www.afiesh.blogspot.

com

PERTUMBUHAN IKAN

Gambar 1. Pertumbuhan Ikan Gurame
(Sumber : http://mencaripahala.blogspot.com)

Pertumbuhan merupakan perubahan ukuran (berat, panjang atau volume) pada periode waktu tertentu. Pertumbuhan terjadi karena adanya kelebihan energi dari energi yang dikonsumsi setelah dikurangi dengan energi yang dibutuhkan untuk segala kebutuhan hidupnya. Pertumbuhan ini penting untuk dikaji karena pertumbuhan akan menentukan produksi karena tinggi rendahnya produksi menentukan keberhasilan dalam kegiatan budidaya ikan. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ikan terdiri dari faktor dalam (internal) dan faktor luar (eksternal). Faktor internal meliputi keturunan, kemampuan untuk memanfaatkan makanan dan ketahanan terhadap penyakit. Sedangkan faktor eksternal meliputi suhu, salinitas, kandungan oksigen terlarut, kuantitas dan kualitas makanan serta ruang gerak. Pertumbuhan meliputi dari beberapa komponen rumus, yaitu 1) Pertumbuhan a. Pertumbuhan Individu (Mutlak) GR = π‘Šπ‘‘
βˆ’π‘Š0 𝑑

Keterangan : GR Wt Wo t = pertumbuhan individu /mutlak (g/hari) = berat rata-rata ikan pada ahir pemeliharaan (g) = berat rata-rata di awal pemeliharan (g) = lama pemeliharaan (hari)

b. Pertumbuhan Spesifik (SGR) SGR = 𝑑 π‘Šπ‘‘

π‘Š0

βˆ’ 1 π‘₯ 100%

Afiesh sp www.afiesh.blogspot.com Keterangan : SGR Wt Wo t = pertumbuhan harian /spesifik (%/hari) = berat rata-rata ikan pada ahir pemeliharaan (g) = berat rata-rata di awal pemeliharan (g) = lama pemeliharaan (hari) = Pt – Po

c. Pertumbuhan Panjang (PP) PP

Keterangan : PP Wt Wo = pertumbuhan panjang (cm) = panjang ikan pada ahir pemeliharaan (cm) = panjang ikan pada awal pemeliharan (cm) πΏπ‘›π‘Šπ‘‘
βˆ’πΏπ‘›π‘Šπ‘œ 𝑑

d. Pertumbuhan Negatif (Penurunan Bobot) SGR = π‘₯ 100%

Keterangan : SGR Wt Wo t = pertumbuhan harian /spesifik negatif (%/hari) = berat rata-rata ikan pada ahir pemeliharaan (g) = berat rata-rata di awal pemeliharan (g) = lama pemeliharaan (hari)

2) Tingkat kelangsungan hidup/ Survival Rate (SR) SR = 𝑁𝑑
π‘π‘œ π‘₯

100%

Keterangan : SR = tingkat kelansungan hidup (%) Nt = jumlah ikan pada ahir pemeliharaan (ekor) No = jumlah ikan pada awal pemeliharan (ekor)

3) Bobot Biomasa (B) B =wxn

Keterangan : B = bobot biomasa (g)

W = berat rata-rata ikan (g) n = jumlah ikan (ekor)

Afiesh sp www.afiesh.blogspot.com 4) Tingkat pemberain pakan Jumlah Pemberian Pakan = π΅π‘Žπ‘›π‘¦π‘Žπ‘˜ π½π‘’π‘šπ‘™π‘Ž
β„Ž πΌπ‘˜π‘Žπ‘› π‘π‘Žπ‘˜π‘Žπ‘› π‘¦π‘Žπ‘›π‘” π‘‘π‘–π‘π‘’π‘Ÿπ‘–π‘˜π‘Žπ‘› π‘π‘’π‘Ÿ β„Žπ‘Žπ‘Ÿπ‘– π‘π‘’π‘Ÿπ‘‘π‘Žπ‘ π‘Žπ‘Ÿπ‘˜π‘Žπ‘› π‘π‘œπ‘π‘œπ‘‘ π‘π‘–π‘œπ‘šπ‘Žπ‘ π‘  π‘Ž

5) Efisiensi pakan (EP) Efisiensi pakan adalah Bobot basah daging ikan yang diperoleh per satuan berat kering pakan yang diberikan. EP = 𝐡𝑑
+𝐷 βˆ’π΅π‘œ 𝐹 π‘Šπ‘‘ 𝐹 𝑋

100% atau EP = π‘₯

100%

Keterangan : EP = Efisiensi pakan (%) Bt = biomasa ikan pada ahir pemeliharaan (g) D = biomassa ikan mati

Bo = biomassa ikan awal Wo = biomasa ikan pada awal pemeliharan (g) F = jumlah pakan

6) Konversi pakan atau Food Conversion ratio (FCR) FCR adalah jumlah kg pakan yang dibutuhkan untuk menaikan bobot ikan sebesar 1 kg atau jumlah pakan yang diubah menjadi daging. FCR = 𝐸𝑃 FCR =
1 π½π‘’π‘šπ‘™π‘Ž β„Ž π‘ƒπ‘Žπ‘˜π‘Žπ‘› π‘Šπ‘‘

Keterangan : EP = efisiensi pkan Wt = biomassa akhir ikan

7) Padat Penebaran Ikan Padat tebar = πΏπ‘’π‘Žπ‘  πΎπ‘œπ‘™π‘Žπ‘š π½π‘’π‘šπ‘™π‘Ž
β„Ž πΌπ‘˜π‘Žπ‘› π‘‡π‘’π‘π‘Žπ‘Ÿ (𝑒 ) π‘Žπ‘‘π‘Žπ‘’ π‘Šπ‘Žπ‘‘π‘Ž β„Ž (π‘š 2)

8) Hasil Produksi (Yield) Yield = 𝑁𝑑
π‘₯ π‘Šπ‘‘ βˆ’ π‘π‘œ π‘₯ π‘Šπ‘œ 𝑑

Keterangan : Yield= hasil produksi Wt = berat rata-rata ikan pada ahir pemeliharaan (g) Wo = berat rata-rata di awal pemeliharan (g)

Afiesh sp www.afiesh.blogspot.com t = lama pemeliharaan (hari)

Nt = jumlah ikan pada ahir pemeliharaan (ekor) No = jumlah ikan pada awal pemeliharan (ekor)

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful