You are on page 1of 11

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Kelompok X 1. Hendra Maulana Putra 2. Rifatussaila .

PATOFISIOLOGI GINJAL .

.

perubahan secara spesifik oleh gambaran yang jelas morfologi dan fungsi dsb.Patofisiologi Ginjal adalah ilmu yang mempelajari gangguan fungsi pada ginjal meliputi asal penyakit. . Ditandai oleh tanda dan gejala. Penyakit adalah suatu kondisi abnormal yang menyebabkan hilangnya kondisi normal yang sehat. permulaan perjalanan dan akibat.

elektrolit.FUNGSI GINJAL : Organ vital yang mempertahankan kestabilan lingkungan internal tubuh (ECF)  Ginjal mengatur keseimbangan: cairan tubuh.I. asam basa sebagai urine  Ginjal juga berfungsi mengekskresi sisa metabolisme (urea. elektrolit dan non elektrolit  Mengekresikan kelebihan air.  . elektrolit. metabolit (hormon) dan zat kimia asing (obat). kreatinine dan asam urat). asam basa dengan cara filtrasi darah  Reabsorpsi selektif air.

Ginjal mensekresi (fungsi endokrin):  Renin (penting untuk pengaturan tekanan darah)  1.25 dihidroksi vit D3 (penting untuk mengatur kalsium)  Eritropoietin (penting untuk sintesis eritrosit) .

GFR akan menurun 1ml/menit/tahun setelah umur 30 tahun .RENAL BLOOD FLOW  RBF atau aliran darah ginjal adalah 1000 – 1200 ml/menit atau 20 – 25% dari curah jantung  RPF (Renal Plasma Flow) atau aliran plasma ginjal sekitar 660 ml/menit  GFR (Glomerulus Filtration Rate) → indek fungsi ginjal = 125 ml/menit pada pria dan 115 ml/menit pada wanita.

Metode Biokimia:  Pemeriksaan Kimia Urine  Laju Filtrasi glomerulus  Tes Fungsi Tubulus 2.PROSEDUR DIAGNOSTIK PENYAKIT GINJAL 1. Metode Morfologik:  Pemeriksaan Mikroskopik Urine  Pemeriksaan Bakteriologik Urine  Pemeriksaan radiologi  Biopsi Ginjal .

batu. infeksi atau pemakaian kateter menetap . trauma dan neoplasma) BATU GINJAL  Yang merangsang pembentukan batu: statis urine.PENYAKIT – PENYAKIT PADA GINJAL PROTEINURIA  Ekskresi protein normal dalam urine kurang dari 150 mg/hari → jika lebih Patologis HEMATURIA  Hematuria sering merupakan tanda adanya penyakit ginjal (glumerulonefritis) atau penyakit saluran kemih bagian bawah (infeksi.

pengasaman dan konservasi Na . pengenceran.TEST FUNGSI TUBULUS  Fungsi tubulus adalah: reabsorbsi selektif dari cairan tubulus dan sekresi kedalam lumen tubulus Test fungsi tubulus proksimal:  Tes ekskresi fenolsulfonftalein  Para Amino Hipurat (PAH) Tes fungsi tubulus distal:  Tes pemekatan.