You are on page 1of 2

ZAT ADITIF YANG DITAMBAHKAN KEDALAM BENSIN UNTUK MENINGKATKAN MUTU BENSIN

Antiketukan Untuk memperlambat pembakaran bahan bakar. Dulu digunakan senyawa Pb seperti TEL (Tetra Ethyl Lead) dan MTBE (Methyl Tertiary Butyl Eter). Oleh karena Pb bersifat racun, maka penggunaanya sudah diganti dengan senyawa organic seperti etanol. Etanol anhidrat dapat dicampur dengan bensin dalam perbandingan yang beragam sehingga dapat digunakan di mesin bensin biasa. Mesin bensin dengan sedikit perubahan (minor) dapat menggunakan bahan bakar bensin dengan campuran etanol lebih besar. Campuran bahan bakar etanol memiliki nilai "E" yang menjelaskan persentase bahan bakar etanol di dalam campuran tersebut. Misalnya, E85 artinya adalah 85% etanol anhidrat dan 15% bensin.

Antioksidan Untuk menghambat pembentukkan kerak yang dapat menyumbang saringan dan saluran bensin. Bensin banyak mengandung senyawa olefinyang mudah bereaksi dengan oksigen membentuk kerak yang disebut gum. Jadi, bensin perlu ditambahkan antioksidan, seperti alkil fenol Antioksidan adalah aditif penting dalam bensin. Antioksidan mencegah pembentukan gusi yang mengganggu pengoperasian mesin pembakaran internal. Fenol tersubstitusi dan turunannya dari phenylenediamine yang umum antioksidan digunakan untuk menghambat pembentukan gusi dalam bensin (bensin)

Pewarna Untuk membedakan berbagai jenis bensin. Contohnya pewarna kuning untuk bensin premium. Pewarna tidak mempengaruhi kualitas bensin.

Antikorosi Untuk mencegah korosi pada logam yang bersentuhan dengan bensin, sepertilogam tangki dan saluran bensin. Contoh antikorosi adalah asam karboksilat.

Olefin bereaksi dengan oksigen membentuk kerak gum. yang meninggalkan senyawa berat seperti olefin. Air ini menyebabkan meningkatnya kemungkinan reaksi dengan udara dan logam tangki penyimpanan. Panas yang ada menyebabkan penguapan sisa bahan bakar. Deterjen karburator Untuk mencegah/membersihkan kerak dalam karburator. Dengan kondisi wilayah tropis yang lembab. Antikerak PFI (Port Fuel Injection) Untuk membersihkan kerak pada system PFI kendaraan. secara tidak langsung ion sulphur akan mengikat logam tangki sehingga tercipta korosi. Bakteri ini dapat menguraikan sulphur yang terkandung dalam bahan bakar. Adanya kerak dapat menurunkan kinerja mesin sehingga kendaraan boros bahan bakar dan mesin cendrung tersandat. . seperti polibutena amina dan polieter amina. seperti amina dan amida. Endapan kerak berasal dari partikel padat/asap pembakaran dan gum. Kerak dapat menghambat pengambilan bensin sehingga kendaraan sulit dinyalakan dan kurang tenaga. Contoh antikerak PFI adalah dispersan polimer yang mengandung senyawa.Dalam bahan bakar sendiri memang mengandung kadar air. akan tetapi dalam batas tertentu. kadar ini dapat meningkat hingga melebihi batas. Pembentukan kerak berawal sewaktu mesin dimatikan. Deterjen karburator mengandung berbagai senyawa. Selain itu menyediakan media bagi bakteri aerob dan anaerob untuk berkembang biak dalam tangki dan saluran bahan bakar.