You are on page 1of 1

BAB III KESIMPULAN

Insomnia primer merupakan gangguan tidur non organik yang termasuk dalam kelompok disomnia, yakni gangguan kondisi psikogenik primer dimana terdapat abnormalitas dalam jumlah, kualitas, atau waktu tidur yang disebabkan oleh hal-hal emosional. Insomnia ditandai dengan kesukaran dalam memulai atau mempertahankan tidur. Etiologi insomnia primer paling sering dikaitkan dengan situasional stres, baik yang bersifat sementara maupun persisten. Selain itu, beberapa kondisi lain seperti kecemasan, depresi, penggunaan obat-obatan, kafein, nikotin, dan alkohol juga berkontribusi dalam pencetus terjadinya insomnia. Insomnia merupakan suatu gejala gangguan tidur yang paling sering ditemui dan menjadi faktor risiko serta prediksi gangguan psikiatri. Dari beberapa uraian di atas, telah jelas bahwa insomnia adalah suatu kondisi yang membutuhkan tatalaksana yang adekuat untuk mengurangi dan mencegah morbiditas serta meningkatkan kualitas hidup pasien.