You are on page 1of 5

Naskah Drama Singkat 5 orang Bakat Tersembunyi Tema: Keberanian Tokoh:  Bodi ( Berani )  Ali ( Sok jago, sombong

)  Ani (baik, tidak meremehkan orang lain)  dokter(bertangan dingin, sabar)  Satpam(tegas) BABAK 1 INT-SEKOLAH PAGI Ditengah kesibukan dan hiruk-pikuk sebuah kota, terdapat sebuah sekolah. Terlihat bahwa sekolah tersebut adalah sekolah yang biasa-biasa saja, tidak terlalu besar, namun tidak terlalu kecil. Bel pulang berbunyi, para siswa keluar dari pintu masuk, mereka semua sedang berbincaang-bincang dengan temanteman mereka. Kecuali Bodi, seorang anak bertubuh sangat tambun, ia berjalan sendirian. ADEGAN 1 Bodi: (sedih, kesal) Aaaaaah! Kesel, di sekolah yang baru ini temennya ga ada yang enak, malahan mereka semua menghina-hina penampilan fisikku ini. Apes, kenapa bapakku pindah kesini sih? Padahal di sekolah yang dulu udah enak bangeeeeeeet. Ali: (angkuh, sok jago) Hey gendut! gak punya temen ye? Hahahahahahahaha, kesian deh, hahaahahahahahaha Bodi: (marah) Hey kurus! gausah menghina dong... Ali: (ikut marah) Mau ribut ya? Kurang ajar! Ani : (cemas, datang menyela pembicaraan) Sudah-sudah jangan bertengkar Ali: (Angkuh, marah) Rupanya sekarang sudah punya teman ya? Ketemu lagi besok....gendut Ali: (pergi meninggalkan Ani dan Bodi) Ani : (sabar, mencoba menghibur) Sabar ya Bo, dia memang suka begitu. Bodi : (senang, menggaruk kepala) Haha iya, ngomong-ngomong namamu siapa? Ani : (senang) Namaku Ani, masak kamu tidak mengenalku? kitakan satu kelas, tadi aku dibelakngmu. Bodi : (terkejut) Ah masa itu kamu? Bukan kali kok beda banget sih sama yang tadi. Ani: (gembira) iya doooong, hehehehehehe Bodi: (ikut tertawa) Haahhahahahahaaa Bodi : (berbicara serius) Oh iya, eku mau ke dokter dulu ya, dadah! Ani : (senyum) dadah juga ! BABAK 2 INT-PRAKTEK DOKTER PAGI Bodi sampai di tempat dokter Ryan seorang spesialis penyakit dalam. ia memasuki ruang tunggu, didalamnya terdapat 3 sofa coklat mengelilingi meja kaca setinggi lutut, selain itu juga ada meja resepsionis di dekat pintu masuk. ADEGAN 1 Bodi : (agak bingung) Selamat siang, boleh tanya Bu, apakah saya boleh bertemu dokter Ryan sekarang? Resepsionis: Nomor antrian berapa dek?

KELAS PAGI Keesokan harinya Bodi berangkat kesekolah dengan lesu. dokter mengatakan bahwa aku mendapat diabetes mellitus tipe 2. Ryan: (cemas) Berdasarkan tes yang sudah kami lakukan minggu lalu. Ali: (sangat sombong) Hah! Mana mungkin aku kalah! Aku kan pemimpin grup tari hip-hop sekolah! Sedangkan kamu? Hanya kantong lemak yang hidup! Hahahahahaha. ia hanya duduk di kantin dan merenungi nasibnya. ceria) Hai Bodi Bodi : (Lesu) Hai Ani. Guru: (meninggalkan ruang) Selamat tinggal. Assalamualaikum Seluruh kelas: Walaikum salam Ani: (penasaran)Yakin kamu mau ikut? Bodi: (optimis) Yakin dong. mana mungkin kamu menang! hahahahahaahaaha. Saya benar-benar menganjurkan anda untuk memulai gaya hidup sehat. bapak datang kesini hanya ingin memgumumkan sebuah lomba menari hip-hop regional. Ryan: (melihat Bodi dengan seksama) Diabetes mellitus tipe 1 bila dijelaskan secara singkat berarti anda harus menyuntikkan insulin 3 kali sehari untuk menurunkan tingkat glukosa di dalam darah. Ada yang mau ikut? Bodi: Saya! Seluruh kelas: (melihat ke Bodi) Guru: Ada lagi yang mau ikut? Tidak ada? Berarti dari kelas ini hanya Bodi yang ikut. Dokter Ryan sudah menunggu Bodi : (senyum) Terimakasih bu Bodi : (cemas) Selamat siang dok. bagaimana hasil tes saya? dr. dr. sangat cemas. takut) Maksudnya apa dok? dr. aku sudah tidak bersemangat hidup sekarang. jangan meremehkan oang lain! Belum tentu kamu menang. hehehehehe BABAK 4 INT-KANTIN SIANG Pada jam istirahat. Ani: (cemas. Bodi: Jangan begitu Ali. sepertinya anda mengalami Diabetes Mellitus tipe 1. Bodi : (cemas. Bagaimana kalu kita lihat nanti .. kau masih dapat hidup dengan baik Guru: (memasuki ruangan dengan gagah sambil membawa banyak kertas) Anak-anak. ADEGAN 1 Ani: (senyum.. Tiba-tiba Ali datang ADEGAN 1 Ali: (sok jago) Hey gendut! kudengar kau ikut kau ikut lomba menari hip-hop ya? hahahahah betapa bodohnya kamu ini. Bodi: (sedih) Terimakasih dok. Ani sudah menunggu Bodi di kelas.diam) Aduuh gimana nih? BABAK 3 INT. aku kan sebenernya jago nari. mencoba melegakan) Sudah tidak apa-apa Bodi. Bodi tidak makan. Ryan: Sama-sama Bodi: (keluar ruangan dengan langkah berat keluar dari klinik.Bodi : 122 Resepsionis: Iya boleh.

. Akan tetapi. sok jago) Hey Bodi! Aku tunggu kamu di belang gedung ini sekarang juga! Bila kau tak datang. Bodi datang dengan sedikit kebingungan. bingung) Lho kamu bukannya anak yang menang lomba ya? Bodi: (kesakitan) I. Ali tidak terima dikalahkan oleh orang yang selalu ia hina selama ini ADEGAN 1 Ali: (mengamuk. Ali sudah menunggu dengan penuh gaya. . Singkat cerita. memukul Bodi berkali-kali) Masih berani menantangku hah? Ali: (menarik Bodi dan mendorongnya ke dinding di sisi lain) Bodi: (menabrak dinding dan memantul) Ali: (tertiban Bodi) AAAAAAAAAAGH! Kakiku patah Bodi: (Kesakitan) UUUUUUH Tiba tiba datang seorang Satpam. ia mengenakan seragam lengkap dan berjalan gagah ADEGAN 2 Satpam: (tegas) Sedang apa kalian di sini? Ali: (terengah-engah) Pak orang gila ini menyerangku dan mematahkan kakiku! Satpam: (Tegas) Kalian berdua pergi dari sini sekarang! Satpam: (Memperhatikan Bodi. Ali! BABAK 5 EXT-GANG MALAM Pada hari perlombaan semua Bodi datang dan mengikuti lomba.Iya pak. kalian berdua akan saya bawa ke guru pendamping kalian. aku akan datang Bodi dan Ali bertemu di belakang gedung tempat lomba. dia Ali mengajakku bertemu di sini. lalu dia menyerangku Satpam: (tegas) Ck ck ck. kau benar-benar seorang pecundang! Bagaimana? Bodi: (sedikit cemas) Ya. strectching) Sudah siapkah kamu? Bodi: (bingung) Siap apa? Ali: (menyerang Bodi) AAAAAAAAAAAAH! Bodi: (terkena hantaman Ali) UGH! Ali: (memojokkan Bodi ke dinding. Ali: (sok jago.diam) Aku yakin akan mengalahkanmu. ia berhasil memenagkan lomba dan mengalahkan Ali di babak final.Bodi: (kesal.

b) tidak mau mundur. Ungkapan dengan bagian tumbuhan :   sebatang kara = hidup seorang diri naik daun = mendapat nasib baik 4. hanya saling menggertak uang panas = uang yang tidak halal melihat dengan mata kepala = secara langsung memasang mata = melihat baik-baik membuang mata = melihat-lihat terbuka matanya = mulai tahu/mengerti mata telinga = kaki tangan mata hati = perasaan dalam hati . penakut besar hati = a) sombong. b) bangga hati terbuka = senang hati berat hati = kurang suka melakukan lapang hati = sabar tinggi hati = sombong setengah hati = segan-segan berkeras hati = a) menurut kemauannya sendiri.Contoh ungkapan dan artinya 1. dihiasi 3. jatuh hati = menjadi cinta mendua hati = bimbang 2. Ungkapan dengan indera :         perang dingin = perang tanpa senjata. ungkapan dengan benda alam :   bintang lapangan = pemain yang baik digarami = dibumbui. Ungkapan dengan anggota tubuh :              kecil hati = penakut tebal muka = tidak mempunyai rasa malu hati kecil = maksud yang sebenarnya kecil hati = agak marah.

Ungkapan dengan nama binatang :   kambing hitam = orang yang disalahkan kuda hitam = pemenang yang tidak diunggulkan 6. keluar empat = membenjakan uang lebih besar dari penghasilannya pertemuan empat mata = pertemuan hanya dua orang kaki lima = lantai di muka pinti atau di tepi jalan tujuh keliling = nama penyakit kepala yang sangat keras . Ungkapan dengan nama bilangan :                berbadan dua = sedang mengandung diam seribu bahasa = tidak berkata sepatah kata pun bersatu padu = bersatu benar-benar bersatu hati = seiya sekata tiada duanya = tidak ada bandingannya telah dua kepalanya = mabuk mendua hati = ragu-ragu setengah hati = tidak dengan bersungguh-sungguh bekerja setengah-setengah = tanggung jalan tengah = keputusan yang diambil dari dua pendapat secara adil setengah tiang = pengibaran bendera tanda berduka cita masuk tiga.5.