You are on page 1of 18

04 Talmud, Kitab Suci Kaum Qabalis Yahudi

Posted: 18 Jan 07 by yossyrahadian in Zionisme Tag:Yahudi, Zionisme

0 Talmud

Pendahuluan Kitab Talmud adalah kitab suci yang terpenting bagi kaum Yahudi, bahkan lebih penting daripada Kitab Taurat. Kitab Talmud bukan saja menjadi sumber dalam penetapan hukum agama, tetapi juga menjadi ideologi dan prinsip-prinsip, serta arahan bagi penyusunan kebijakan negara dan pemerintah Yahudi Israel, dan menjadi pandangan hidup orang Yahudi pada umumnya. Itu pula sebabnya mengapa negara Yahudi Israel disebut sebagai negara yang rasis, chauvinistik, theokratik, konservatif, dan sangat dogmatik. Untuk dapat memahami sepak-terjang negara Israel yang tampak arogan, keras-kepala, tidak kenaI kompromi, orang perlu memahami isi ajaran Kitab Talmud, yang diyakini oleh orang Yahudi sebagai kitab suci yang terpenting di antara kitab-kitab suci mereka. Keimanan orang Yahudi terhadap Kitab Talmud mengatasi bahkan Kitab Perjanjian Lama, yang juga dikenal dengan nama Taurat. Bukti tentang hal ini dapat ditemukan dalam Talmud „Erubin‟ 2b (edisi Soncino) yang mengingatkan kepada kaum Yahudi, “Wahai anakku, hendaklah engkau lebih mengutamakan fatwa dari para Ahli Kitab (Talmud) daripada ayat-ayat Taurat”. Para pendeta Talmud mengklaim sebagian dari isi Kitab Talmud merupakan himpunan dari ajaran yang disampaikan oleh Nabi Musa a.s. secara lisan. Sampai dengan kedatangan Nabi Isa a.s. Kitab Talmud belum dihimpun secara tertulis seperti bentuknya yang sekarang. Nabi Isa a.s. mengutuk tradisi „mishnah‟ (Talmud awal) termasuk mereka yang mengajarkannya (para pendeta Yahudi dan kaum Farisi), karena isi Kitab Talmud seluruhnya menyimpang, bahkan bertentangan dengan Kitab Taurat. Kaum Kristen, karena ketidak-pahamannya, hingga dewasa ini menyangka Perjanjian Lama merupakan kitab tertinggi bagi agama Yahudi. Sangkaan itu keliru. Para pendeta Parisi mengajarkan, doktrin dan fatwa yang berasal dari para rabbi (pendeta), lebih tinggi kedudukannya daripada wahyu yang datang dari Tuhan. Talmud mengemukakan hukumhukumnya berada di atas Taurat, dan bahkan tidak mendukung isi Taurat. Seorang peneliti Yahudi, Hyam Maccoby, dalam bukunya „Judaism on Trial‟ mengutip pemyataan Rabbi Yehiel ben Joseph, bahwa “Tanpa Talmud kita tidak akan mampu memahami ayat-ayat Taurat … Tuhan telah melimpahkan wewenang ini kepada mereka yang arif, karena tradisi merupakan suatu kebutuhan yang sama seperti kitab-kitab wahyu. Para arif itu membuat tafsiran mereka … dan mereka yang tidak pernah mempelajari Talmud tidak akan mungkin mampu memahami Taurat.”

Kitab Talmud menetapkan bahwa semua orang yang bukan-Yahudi disebut “goyyim”. “Jika seorang kafir menganiaya seorang Yahudi. dan tetap berpegang teguh kepada kitab Taurat saja (Perjanjian Lama yang sekarang) Mereka ini disebut golongan „Karaiyah‟. Ajaran itu telah dijadikan dalih untuk membenarkan pembantaian secara massal penduduk sipil Arab-Palestina. khususnya di tanah Palestina. Beberapa kutipan yang diangkat dari Kitab Tamud dalam uraian berikut ini merupakan dokumen aseli yang tidak-terbantahkan. Marilah kita periksa beberapa ajaran Talmud. derajat mereka di bawah derajat manusia. Kepada tradisi „mishnah‟ itu para pendeta Yahudi menambah sebuah kitab lagi yang mereka sebut „Gemarah‟ (kitab “tafsir” para pendeta). dan lakukanlah kejahatan itu disana” Menganiaya seorang Yahudi Sama Dengan Menghujat Tuhan Sanhedrin 58b. dengan harapan dapat memberikan pencerahan kepada segenap ummat manusia. yaitu „Talmud Jerusalem‟ dan „Talmud Babilonia‟. „Talmud Babilonia‟ dipandang sebagai kitab yang paling otoritatif1. Moed Kattan 17a. maka orang kafir itu harus dibunuh”. tentang kesesatan dan rasisme dari ajaran Talmud yang penuh dengan kebencian. Talmud (Manuskrip Babylonia) Beberapa Contoh Isi Ajaran Talmud Erubin 2b. disebut Talmud. “Barangsiapa yang tidak taat kepada para rabbi mereka akan dihukum dengan cara dijerang di dalam kotoran manusia yang mendidih di neraka”. Ada dua buah versi Kitab Talmud. termasuk kaum Yahudi. Ras Yahudi adalah “ummat pilihan”. Dibenarkan Menipu Orang yang Bukan-Yahudi . Pelaksanaan ajaran Talmud tentang keunggulan kaum Yahudi yang dldasarkan pada ajaran kebencian itu telah menyebabkan penderitaan yang tak terperikan terhadap orang lain sepanjang sejarah ummat manusia sampai dengan saat ini.Memang ada kelompok di kalangan kaum Yahudi yang menolak Talmud. maka hendaklah ia pergi ke suatu kota dimana ia tidak dikenal orang. satu-satunya ras yang mengklaim diri sebagai keturunan langsung dari Nabi Adam a.s. “Bilamana seorang Yahudi tergoda untuk melakukan sesuatu kejahatan. Tradisi „mishnah‟ (yang kemudian dibukukan) bersama dengan “Gemarah‟. sama dengan binatang. yang menjadi kitab suci baik bagi kaum Yahudi Orthodoks maupun Hasidiyah di seluruh dunia. kelompok yang sepanjang sejarahnya paling dibenci dan menjadi korban didzalimi oleh para pendeta Yahudi orthodoks.

tidak ada hukuman mati. Abodah Zarah 22a – 22b. Orang Yahudi Boleh Merampok atau Membunuh Orang Non-Yahudi Sanhedrin 57a.Sanhedrin 57a. “Seorang Yahudi tidak wajib membayar upah kepada orang kafir yang bekerja baginya”.jika lembu orang Kanaan sampai melukai lembu kepunyaan orang Yahudi maka orang itu harus membayar ganti rugi sepenuh-penuhnya”. dicampur dengan madu lalu dimakan“. . Baba Kamma 37b. Abodah Zarah 36b. “Jika seorang Yahudi membunuh seorang Cuthea (kafir). (Ayat ini ditegaskan kembali di dalam Baba Kamma 113b). “Orang Yahudi diperbolehkan berdusta untuk menipu orang kafir”. atau mengembalikan barang hilang milik orang Cuthea (kafir)‟ …”. ia tidak wajib mengembalikan kepada pemiliknya”. “Orang kafir lebih senang berhubungan seks dengan lembu”. Yang Bukan-Yahudi adalah Hewan di bawah Derajat Manusia Yebamoth 98a. “Untuk menyembuhkan tubuh ambil debu yang berada di bawah bayang-bayang jamban. atau memungut menantu bagi anak-lakinya yang masih bayi. dan Tuhan membukakan uang mereka kepada Bani Israel”. tidak perlu ada ganti rugi. tetapi . “Kaum kafir ada di luar perlindungan hukum. “Semua anak keturunan orang kafir tergolong sama dengan binatang”. Sanhedrin 57a. “Jika seorang Yahudi menemukan barang hilang milik orang kafir. Ajaran Gila di dalam Talmud Gittin 69a. “Anak-perempuan orang kafir sama dengan „niddah‟ (najis) sejak lahir”. Apa yang sudah dicuri oleh seorang Yahudi boleh dimilikinya”. “Jika lembu seorang Yahudi melukai lembu kepunyaan orang Kanaan. Orang Yahudi Boleh Mencuri Barang Milik Bukan-Yahudi Baba Mezia 24a. Orang Yahudi Boleh Berdusta kepada Orang Non-Yahudi Baba Kamma 113a. “Tuhan tidak akan mengampuni seorang Yahudi „yang mengawinkan anakperempuannya kepada seorang tua. Orang Yahudi Mempunyai Kedudukan Hukum yang Lebih Tinggi Baba Kamma 37b.

Menahoth 43b-44a. konon iblis yang ada di jamban itu masih menyertainya selama waktu itu. “Sungguh terlarang bagi anjing. “Buktikan bilamana ada pelacur seorangpun di muka bumi ini yang belum pernah disetubuhi oleh pendeta Talmud Eleazar”. “Seorang Yahudi diwajibkan membaca doa berikut ini setiap hari. . “Seorang perempuan yang telah bersetubuh dengan seekor binatang diperbolehkan menikah dengan pendeta Yahudi. “…menjadi petani adalah pekerjaan yang paling hina “. “Untuk menyembuhkan penyakit kelumpuhan campur kotoran seekor anjing berbulu putih dan campur dengan balsem. Abodah Zarah 17a. Baba Mezia 59b. „Sekeluarnya seseorang dari jamban. “Hukum yang mengatur keperluan bagaimana kencing dengan cara yang suci telah ditentukan”. tidak ada dosanya”.Shabbath 41a. Yebamoth 63a. seorang perempuan. tetapi bila memungkinkan untuk menghindar dari penyakit itu. tidak perlu memakan kotoran anjing itu. “Bilamana seorang dewasa bersetubuh dengan seorang anak perempuan. maka ia tidak boleh bersetubuh sampai menunggu waktu yang sama dengan menempuh perjalanan sejauh setengah mil. asalkan saja anak itu berumur di bawah sembilan tahun”. “Nyatakan. Yebamoth 59b. “Para rabbi mengajarkan. “Seorang Yahudi diperbolehkan bersetubuh dengan anak-perempuan. maka anak-keturunannya akan terkena penyakit ayan”. “Seorang rabbi telah mendebat Tuhan dan mengalahkan-Nya. „Aku bersyukur. perempuan. atau pohon kurma. karena Engkau tidak menjadikan aku seorang kafir. ” … Adam telah bersetubuh dengan semua binatang ketika ia berada di Sorga”. Gittin 69b. berdiri di antara dua orang laki-laki. kalau ia melakukannya juga (bersetubuh). atau seorang budak belian‟ “. tiga tahun satu hari)”. Karena musibah khusus akan datang jika seorang perempuan sedang haid atau duduk-duduk di perempatan jalan “. “Seorang Yahudi boleh mengawini anak-perempuan berumur tiga tahun (persisnya. karena hal itu akan membuat anggota tubuh menjadi lemas “. Seorang perempuan Yahudi yang telah bersetubuh dengan jin juga diperbolehkan kawin dengan seorang pendeta Yahudi”. bahwa tidak akan ada seorang rabbi pun yang akan mas uk neraka”. ya Tuhanku. Sanhedrin 54b. Tuhan pun mengakui bahwa rabbi itu memenangkan debat tersebut”. Hagigah 27a. Sanhedrin 55b. Yebamoth 63a. Pesahim 11a. Gittin 70a. Kethuboth 11b.

„Berikan saya air untuk mencuci tangan saya‟. karena pencurinya adalah orang-orang kafir (seorang bukan-Yahudi bila menyentuh guci anggur. pada tanggal 25 Februari 1994 seorang perwira angkatan darat Israel. „Tob shebe goyyim harog‟ (“Bahkan orang kafir yang baik sekali pun seluruhnya harus dibunuh”). tidak perlu dipedulikan. Di Purim. karena mayoritas pencuri yang ada di Pumbeditha. ayat Gittin 57b ada dikisahkan tentang dibantainya 4 juta orang Yahudi oleh orang Romawi di kota Bethar. sesuai ajaran Talmud”. mengklaim bahwa 16 juta anak-anak Yahudi dibungkus ke dalam satu gulungan dan dibakar hidup-hidup oleh orang Romawi. Pengakuan Talmud Abodah Zarah 70a. bahkan 4 juta pun tidak ada). „padahal engkau tahu menentang ucapan seorang rabbi diancam dengan hukuman mati?‟ „Saya lebih baik mati daripada menentang pendapat kawan-kawan saya‟ ” (Ritual cuci tangan ini terekam dikutuk Nabi Isa a. dalam Injil Matius 15 : 1. adalah orang-orang Yahudi”. seorang profesor di Universitas Jerusalem menjelaskan tentang falsafah Kahane dan Goldstein. Baruch Goldstein. “Rabbi Akida berkata kepadanya. „Air itu tidak cukup bahkan untuk diminum. Ia menjawab. apakah anggur yang dicuri di Pumbeditha boleh diminum. tatkala mereka tengah bersujud shalat di sebuah masjid. “Inilah kata-kata dari Rabbi Simeon ben Yohai. Orang-orang Israeli setiap tahun mengikuti acara nasional ziarah ke kuburan Simon ben Yohai untuk memberikan penghormatan kepada rabbi yang telah menganjurkan untuk menghabisi orang-orang non-Yahudi2. Kaidah 10. termasuk anak-anak. apalagi untuk membasuh tanganmu‟ keluhnya. (Kisah ini juga ditemukan di dalam Kitab Gemara. Ibadah Orang Farisi Erubin 21 b. Rabbi itu menjawab. tempat dimana guci-guci anggur itu dicuri.9). yang menyatakan kepada kantor berita CBS News.4 . „Lalu apa yang harus saya perbuat ?‟ tanya seseorang lainnya. atau anggur itu sudah dianggap najis. seorang Yahudi Orthodoks dari Brooklyn. “Seorang rabbi ditanya. bahwa mereka diwajibkan untuk melakukan kekerasan terhadap „goyyim‟.3 Ehud Sprinzak. maka anggur itu dianggap sudah najis).s. Genosida Dihalalkan oleh Talmud Perjanjian Kecil. sebuah istilah Yahudi untuk orang-orang non-Yahudi”. Demografi tentang zaman kuno menyatakan orang Yahudi di seluruh dunia pada masa penjajahan oleh Romawi tidak sampai berjumlah 16 juta. Rosh Hashanah 25b).Kisah-kisah Holocaust oleh Romawi Di dalam Talmud. bahwa ajaran yang dianutnya mengatakan orang-orang Arab itu tidak lebih daripada anjing. Goldstein adalah pengikut mendiang Rabbi Meir Kahane. anggur itu tetap halal („kosher‟) bagi orang Yahudi. Soferim 15. membantai 40 orang muslim. “Mereka percaya adalah teiah menjadi iradat Tuhan. Gittin 58a.

Pada ayat-ayat terdahulu para rabbi membahas hukum Talmud yang melarang memberikan minyak suci bagi manusia.6 Doktrin Talmud : Orang non. Hukum yang berhubungan dengan ternak dan perahu adalah benar. sebaliknya. kalian adalah manusia (Adam)‟. ia tidak melakukan dosa. „Barangsiapa menyiramkan minyak pengurapan kepada ternak atau perahu. bukanmanusia. “Menggunakan minyak untuk mengurapi. bila ia melakukannya kepada „goyyim‟. karena telah tertulis: terhadap tubuh manusia (Ibrani: Adam) tidak boleh disiramkan (Exodus 30:32). dan ia berdiri di atas kuburan kaum „goyyim‟ “. dan sebagainya). Tetapi hukum Talmud mengajarkan. jika seorang Yahudi menyentuh kuburan orang goyyim. Hukum Talmud menerangkan bahwa seorang Yahudi yang menyentuh bangkai manusia tau kuburan (Yahudi) menyebabkan ia ternajisi. seperti muslim. karena telah dikatakan. Kristen. “Dia (Rabbah) berkata kepadanya: „Apakah engkau bukan pendeta: mengapa engkau berdiri di atas kuburan ? Ia menjawab: „Apakah guru belum mempelajari hukum tentang kesucian? Karena telah diajarkan: Simeon ben Yohai berkata:„Kuburan kaum „goyyim‟ tidak menajisi. Ayat-ayat yang berkaitan itu ditemukan bertebaran di dalam Kitab Talmud. dia tidak melakukan dosa. kalian disebut manusia (Adam). karena orang goyyim tidak termasuk golongan manusia (Adam). karena telah tertulis: „Wahai domba-domba-Ku.Yahudi Bukanlah Manusia Talmud secara spesifik menetapkan orang non-Yahudi termasuk golongan binatang. domba-domba di padang gembalaan-Ku adalah manusia (Adam)‟ (Ezekiel 34:31): Engkau disebut manusia (Adam). karena „goyyim‟ tidak termasuk golongan manusia (harfiahnya: bukan keturunan Adam). Yebamoth 61a.Rabbi Yizak Ginsburg menyatakan. Karena telah tertulis. (Ezekiel 34:31). atau orang mati. “Satu juta nyawa orang Arab tidaklah seimbang dengan sepotong kelingking orang Yahudi”. karena ternak dan perahu bukan manusia (Adam)‟ “. “Telah diajarkan: Begitulah Simeon ben Yohai menerangkan (61a) bahwa kuburan orang „goyyim‟ tidak termasuk tempat yang suci untuk mendapatkan „ohel‟ (memberikan sikap ruku‟ terhadap kuburan). hal itu membuat ia tetap suci. Rabbi kita mengajarkan. “Juga dalam hubungan dengan yang meninggal (sepatutnya) ia dikecualikan.5 Rabbi Jacov Perrin berkata. tetapi kaum kafir ltu tldak dlsebut manusia (Adam)‟ “. Dalam pembahasan itu para rabbi menjelaskan bukanlah suatu dosa untuk membenkan miyak suci itu kepada „goyyim‟ (kaum non-Yahudi. „Wahai gembalaan-Ku gembalaan di padang rumput-Ku adalah manusia (Adam). “Kita harus mengakui darah seorang Yahudi dan darah orang „goyyim‟ tidaklah sama”. tetapi „goyyim‟ tidak disebut sebagai manusia (Adam)‟ “. Baba Mezia 114b. apakah mereka tidak termasuk kategori manusia (Adam) ?Tidak. wahai domba-domba-Ku yang ada di padang gembalaan-Ku. karena setelah meninggal ia menjadi bangkai dan bukan manusia lagi (Adam). antara lain sebagai berikut : Kerihoth 6b. .s. dan secara khusus menyatakan bahwa mereka bukan dari keturunan Nabi Adam a. Tetapi mengapa terhadap „goyyim‟ juga dikecualikan.

disini Talmud mengajarkan. Sebagai tambahan bahwa nabi Elijah sampai perlu turun dari sorga ke bumi untuk menipu mahkamah kaum goyyim. padahal dalam kenyataannya Taurat tidak pernah menyebutkan bahwa hanya orang Yahudi saja yang termasuk golongan manusia.• „Apakah Yang Maha Pengasih membuat mu‟zizat bagi kaum pendusta?‟. Para „hachom‟ Talmud sangat menekankan kekonyo1an ajaran mereka tentang kaum „goyyim‟. dan berkata: „Ada seorang Yahudi yang memberikan hukuman cambuk tanpa izin dari pemerintah‟. ia ditanya: „Mengapa engkau mencambuk orang ini?‟ Ia (Shila) menjawab: „ Karena ia telah menyetubuhi keledai betina‟ “. Seorang petugas memerintahkan untuk memanggilnya (Shila). “Shila seorang Yahudi memberikan hukuman cambuk kepada seseorang yang telah bersetubuh dengan seorang perempuan Mesir: Orang yang dicambuk itu pergi mengadukannya kepada pemerintah. dan Taurat telah mengatakan: Jika seseorang datang untuk membunuhmu. tetapi agaknya terpaksa dikutip seluruhnya untuk memperlihatkan bagaimana kedzaliman kaum Yahudi. „Apa kehendakmu? tanya petugas itu. Kemudian (nabi) Elijah turun dari langit dalam bentuk manusia dan memberikan bukti.‟ Kemudian ia berkata: „Karena sebuah mu‟zizat telah terjadi melalui ayat ini. yang dalam kebuntuan nalarnya telah mendistorsikan ayat-ayat Taurat dalam rangka membenarkan kesesatan mereka.• „Apakah engkau sedemikian membantu kepada kehormatan pemerintah?‟ Petugas itu memberi Shila sebuah tongkat dan berkata kepadanya: „Engkau boleh menjadi hakim. dan telah memberikan kepadamu sekalian tempat tinggal. Begitulah tongkat yang diberikan kepadanya itu dipukulkannya kepada terdakwa dan membunuhnya. dan membuat kalian mencintai keadilan‟ “. orang-orang yang ada disana berkata kepadanya (Shila).• „Orang itu adalah penuntut hukum. Bagian ini terpaksa diutarakan agak panjang. lakukanlah terhadapnya sesuai kehendak kalian‟ “ “Ketika mereka masih mempertimbangkan perkara itu Shila pun berteriak. maka aku melaksanakannya‟ “. kami tidak mempunyai wewenang untuk menjatuhkan hukuman mati. Petugas itu berkata lagi kepadanya: „Kalau demikian halnya seharusnya orang itu dihukum mati!‟ Ia (Shila) menjawab: „Karena kami telah diasingkan dari negeri kami. „ Tatkala petugas (orang „goyyim‟) itu telah pergi. “Petugas itu berkata kepadanya: „Apakah engkau mempunyai saksi-saksi?‟ Ia(Shila) menjawab „Saya mempunyainya‟.• „Apa yang kukatakan ialah: Terpujilah Yang Maha Pengasih yang telah menciptakan segala sesuatunya dari tanah serupa dengan Yang di Sorga. bangkitlah segera dan bunuh dia lebih dahulu. “Petugas itu berkata kepadanya (Shila). Ia (Shila) menjawab. disebut sampai beru1ang-kali pada ketiga ayat-ayat Talmud di atas tadi.• „Kepada-Mulah ya Tuhan Yang Maha Besar dan Maha Kuasa‟ (Kisah-kisah 29:11). Berakoth 58a. bahwa kaum „goyyim‟ pada dasamya adalah binatang. Ketika ia (Shila) tiba. sehingga karena itu Rabbi Shila (dan nabi Elijah) sama sekali tidaklah dapat disebut telah berdusta atau telah membuat .Mengingat pembuktian berdasarkan nash Taurat (Ezekiel 34:31). Hal itu merupakan bukti bahwa mereka sebenarnya adalah rasis dan ideolog anti-kaum non-Yahudi. Maka ia (Shila) berkata. Ia (Shila) menjawab mereka („goyyim‟) disebut keledai? Karena telah tertulis: Daging mereka adalah daging keledai‟ (Ezekiel 23:30) Ia (Shila) memperhatikan orang-orang itu akan memberi-tahukan petugas-petugas itu bahwa ia (Shila) telah menyebut mereka sebagai keledai.

10 “Hal itu telah merupakan „mitvah‟ (kewajiban agama) untuk . mengajarkan tanpa tedeng aling-aling. dan disapa dengan panggilan Rabenu Moshe ben Maimon. Tokoh yang memberikan fatwa seperti itu memiliki kedudukan tertinggi dalam hirarki agama Yahudi. bahwa kaum Kristen wajib dihabisi. menghabisi para pengkhianat kaum Yahudi. Shabbath 150a. Kutipan Talmud dari kitab Ezekiel ini merupakan “nash bukti” sangat penting. . telah diwajibkan bagi kaum Yahudi untuk tidak boleh menyelamatkan nyawa atau memberikan pertolongan kepada seorang „goyyim‟. Hal ini tidak membuktikan atau menegaskan secara eksplisit bahwa orang Mesir yang dirujuk oleh Taurat sarna dengan binatang.8 Inilah yang diajarkan oleh Maimonides tentang boleh tidaknya menyelamatkan nyawa kaum „goyyim‟. Ia acapkali dengan penuh rasa hormat disebut dengan nama Rambam. sebagaimana yang dilakukan oleh Isa dari Nazareth dan para muridnya. Ceritera itu menjelaskan bahwa sekiranya seseorang (termasuk orang Yahudi) mengungkapkan ajaran Talmud pandangan tentang kaum „goyyim‟ sama dengan keledai. karena ayat itu menyatakan bahwa kaum „goyyim‟ itu termasuk golongan binatang (keledai). Kalau kita melihat nyawanya sedang terancam. Karena mengungkapkan hal itu akan membuat kaum „goyyim‟ murka dan akan menindas agama Yahudi. yang artinya „Rabbi Kami Musa anak Maimun”. dan “apikorsim” dan membuat mereka jatuh ke dalam lobang kehancuran. kita tidak boleh menolongnya. Dalam hal ini Talmud memalsukan Taurat dengan cara mendistorsikan tafsir. “Sesungguhnya bila kita melihat seorang kafir („goyyim‟) sedang terhanyut dan tenggelam di sungai. Naskah dalam bahasa Ibrani edisi Feldheim 1981 tentang Mishnah Torah menyebutkan hal yang sarna seperti itu. Baithos dan murid-muridnya.”9.dosa. kita tidak boleh menyelamatkannya. para „minnim‟. dan Tzadok. Moses Maimonides dipandang sebagai penyusun hukum dan filosuf terbesar sepanjang sejarah Yahudi. ia sebenarnya menyatakan sikap kaum Yahudi yang sebenarnya yang dibebankan oleh Talmud terhadap kaum non-Yahudi. dan menipu manusia untuk menjauh dari Tuhan. Ayat dari kitab Ezekiel pada Kitab Perjanjian lama telah diubah dengan hanya mengatakan bahwa “orang Mesir memiliki kemaluan yang besar” (sindiran – sama dengan keledai). Moses Maimonides. Niddah 45a. Berakoth 25b. dan Yebamoth 98a. karena mereka telah menyebabkan penderitaan kepada kaum Yahudi. Semoga terla‟natlah mereka”. Dengan peringatan dari Maimonides itu. Beberapa ayat Talmud yang lain yang mengkaitkannya dengan kitab Ezekiel 23:30 yang memperlihatkan watak rasis orang Yahudi ditemukan dalam Arakin 19b.7 Moses Maimonides Membenarkan Pembantaian Begawan yang sangat dihormati. maka ia akan menerima hukuman mati. Lagipula nash aseli Sanhedrin 37a hanya mengkaitkannya dengan persetujuan Tuhan untuk penyelamatan kaum Yahudi saja. atau bahkan‟ orang Yahudi sekali pun yang berani menolak “inspirasi ilahiyah di dalam Talmud‟.

. Tetapi. ayat-ayat bemada universal tersebut bukanlah nash otentik dari Talmud. Menurut buku „Maimonides‟ Principles‟ pada h. Jadi sekedar sebagai contoh. Dengan kata lain.s. Maimonides mengajarkan pada bagian lain dari „Mishnah Torah‟. dan mensistemasikan kesimpulannya itu ke dalam 14 jilid. hal itu sama dengan membunuh seluruh isi dunia. “Barangsiapa membunuh kehidupan seseorang. Karya itu akhirnya selesai pada tahun 1180 dan diberi judul „Mishnah Torah‟. adalah contoh seorang „min‟ (“pengkhianat” majemuknya „minnim‟). atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi. yang pada hakekatnya adalah kitab yang penuh berisi semangat rasisme dan chauvinisme Yahudi. dan bila seorang „goyyim‟ menyentuh.. atau menjatuhkan bayangannya kepada mayat. ia dianggap tidak pernah menyentuh mayat tersebut. maka ia seperti memelihara seluruh isi dunia”. Komentar itu juga menerangkan bahwa murid-murid Tzadok. bahwasanya kaum „goyyim‟ bukanlah golongan manusia: “Hanyalah manusia (kaum Yahudi). maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya”) Namun Hesronot Ha-ash mengakui ayat-ayat di atas tadi bukan katta-kata yang otentik dari Talmud yang aseli.5. Sama seperti ayat-ayat yang lain. membawa.. beberapa buku yang ditulis oleh orangorang Yahudi kontemporer (Hesronot Ha-shas) merujuk beberapa nash dari Talmud yang seolaholah memuat frase nilai-nilai universal. atau membayangi … „goyyim‟ itu tidak menyebabkan najis … mayat seorang „goyyim‟ tidak menyebabkan menjadi najis. yaitu kaum Yahudi yang menolak kebenaran Talmud dan mereka yang hanya mengakui hukum tertulis.11 Film ‘Schindlers List’ – Contoh Kebohongan Kaum Yahudi Teks Talmud (khususnya Talmud Babilonia) pada Sanhedrin 37a tidak mewajibkan orang Yahudi untuk menyelamatkan nyawa orang lain. Moshe Maimonides memperkuat ajaran Talmud tersebut. dan sekiranya‟” seorang „goyyim‟ menyentuh. dan barangsiapa memelihara kehidupan seseorang . “Barangsiapa memelihara bahkan satu nyawa orang Israeli. yang dapat memperoleh najis bila bersentuhan … Bangkai dari seorang „goyyim‟ tidak menyebabkan najis bila bersentuhan dengan bayang-bayang seorang Yahudi … seorang „goyyim‟ tidak sampai menyebabkan penajisan. dan bukannya perahu. seperti.Komentar penerbit Yahudi itu memuat pernyataan Maimonides bahwa Nabi Isa a. Dalam nash Talmud yang aseli tertulis pada ayat yang sama. Tipuan Orang Yahudi Sanggahan para rabbi orthodoks bahwa tidak ada bukti dokumentasi otentik tentang rasisme dan semangat kebencian di dalam Talmud adalah bohong besar.” . “versi universal” ini yang oleh Stephen Spielberg dituangkan ke dalam filmnya „The Schindler‟s List‟ yang terkenal itu (dan dikaitkan seolah-olah bersumber dari Talmud pada judul maupun iklan filmnya) adalah penipuan dan merupakan propaganda. menyatakan bahwa “Orang Yahudi boleh berbohong untuk menipu kaum ‟goyyim‟ „. Maimonides memerlukan waktu dua-belas tahun untuk menyimpulkan hukum dan keputusan dari Talmud. “Barangsiapa yang membunuh seorang manusia bukan karena orang itu membunuh orang lain. karena di dalam Baba Kamma 113a. Talmud yang aseli hanya membicarakan perihal menyelamatkan orang-orang Yahudi. terkecuali nyawa orang Yahudi. yakni Taurat. yang dimaksudkan untuk memberikan polesan kemanusiaan kepada Talmud. (Bandingkan dengan al-Qur‟ an 5:32. membawa. hal itu seperti ia telah memelihara seluruh isi dunia”. atau „Syari‟at Taurat‟.

” Barangsiapa membunuh seorang Israeli”. Yehiel menyanggahnya. Pada waktu itu Yehiel tidak sedang berada di bawah ancaman hukuman. seperti Moses Maimonides. pernyataan-pernyataan di dalamnya”. katanya.Yahudi yang dianggap tiranik. Sebuah kata tentang “kebohongan Yahudi diplesetkan dan disulap menjadi “dapat dimaafkan”. Betapapun banyaknya sanggahan dan kebohongan yang keluar dari „The Anti-Defamation League‟ (ADL – „Liga Anti-Penghinaan‟ Yahudi) dan dari the Wiesenthal Center. Tetapi Rabbi Marx menyatakan. Dr. sementara setiap penyelidikan terhadap kitab-kitab suci Yahudi oleh peneliti non-Yahudi dipandang sebagai “proses tiranik”. Hanya kritik kaum non. bisa juga ia mengajukan pertanyaan ini sebagai suatu tipuan yang cerdik. Ryam Maccoby. karena rabbi ini menentang ajaran dehumanisasi oleh Talmud terhadap orang non-Yahudi. seorang ahli dalam bahasa lbrani paham benar jawaban itu dusta maka. Sebagai contoh ketika ditanya oleh Donin apakah ada ayat-ayat yang menghujat Jesus di dalam Talmud. “Pertanyaan itu mungkin diajukan. Ambil contoh sehubungan dengan debat pada abad ke-13 di Paris antara Nicholas Donin. yang mendokumentasikan secara lengkap muatan anti-‟goyyim‟ di dalam kitab Talmud). direktur pendidikan teknologi terapan pada „Shalom Hartman Institute‟ di Jerusalem. Pada tahun 1994 Rabbi Tzvi Marx. tertulis misalnya. untuk menciptakan keadaan mendesak Yehiel … tentu saja Rabbi Yehiel dapat dimaafjkan bila ia tidak mengakui sesuatu yang tidak sepenuhnya dipercayainya. membela kebohongan Rabbi Yehiel seperti ini. dalam rangka mencegah proses tiranik yang menghadapkan budaya dari suatu agama tertentu. atau dicederai. Namun tanpa malu tetap saja berdusta sepanjang debat tersebut. seorang komentator Yahudi mengenai debat tersebut. sebuah pusat propaganda ruhubiyah Yahudi yang didukung oleh dana multi-jutaan dolar terpaksa memecat Rabbi Daniel Landes pada tahun 1995. nash yang aseli berbunyi. dalam buku ini dikutip nash-nash baik dari Talmud maupun juga dari mufassir Talmud ‚paling‟ terkemuka” di mata orang Yahudi sendiri. Donin. (Tidak semua orang Yahudi bersikap seperti tersebut di atas. Jewish Religion‟. Sementara itu serangan kaum Yahudi terhadap kitab-kitab Injil Perjanjian Baru dan al-Qur‟an tidak pernah dianggap sebagai “proses tiranik”.The Simon Wiesenthal Center. ia telah melanggar hukum”. Berdusta untuk menipu orang „goyyim‟ telah lama menjadi panutan di dalam agama Yahudi. yang hidup di abad ke-20. telah menulis semacam pengakuan yang menakjubkan tentang bagaimana kaum Yahudi di masa yang silam telah membuat dua jenis kumpulan kitab: kitab Talmud yang otentik sebagai bahan pelajaran bagi para pemuda mereka di sekolah-sekolah („kollel‟) Talmud. “Sikap ini benarbenar busuk”. dan sebuah lagi kitab Talmud yang telah “disensor dan diamendemen” yang ditujukan bagi konsumsi para „goyyim‟ yang tidak mengerti apa-apa. . Rabbi Marx menjelaskan bahwa versi tafsir Maimonides yang dikeluarkan untuk konsumsi umum.13 Beginilah cara orang Yahudi menyanggah sampai dengan hari ini tentang adanya nash Talmud yang mengandung ayat-ayat yang penuh dengan kebencian. “Barangsiapa membunuh seorang manusia. sedangkan cara mempertahankan diri bagi orang Yahudi adalah berdusta. Buktinya ? “Ya. Israel Shahak dari Hebrew University menulis sebuah buku lengkap yang diberinya judul „Jewish History. seorang Yahudi yang telah memeluk agama Katolik – yang oleh Hyam Maccoby diakui mempunyai pengetahuan yang luas tentang Talmud”12 -saat berkonfrontasi lawan Rabbi Yehiel. apakah Yehiel benarbenar percaya yang Jesus tidak disebut-sebut di dalam Talmud atau. terhadap agama yang lain”.

Heshronot Ha-shas dicetak-ulang pada tahun 1989 oleh Sinai Publishing House. Mesir. bahkan tidak pernah ada. menegaskan adanya ayat-ayat yang menganjurkan kebencian dan rasisme di dalam Talmud. “Istilah orang Cuthea (Samaritan) disini adalah untuk menggantikan kata-aseli „goyyim‟ … “ Hal itu merupakan praktek disinformasi yang lazim dipakai oleh kaum Farisi untuk menyangkal adanya ayat-ayat yang rasialistik di dalam Talmud yang telah diungkapkan terdahulu dalam buku ini. Tetapi sebenarnya kata-ganti ini merujuk kepada kata-aseli „goyyim‟ (semua yang non. Katolik serta tokoh-tokoh gereja Protestan di era modern ini yang menyerang atau mengecam ajaran rasisme di Talmud. berusia 80 tahun. Tel Aviv. Pada catatan-kaki no.Yahudi). dan h.105-106. Sepanjang peradilan yang dituduhkan terhadapnya sebagai suatu kejahatan yang sayangnya tidak mendapatkan perhatian dari media massa. berisi seluruh pernyatan kebencian di dalam Talmud yang diangkatnya dari ayat-ayat yang berisi kebencian kepada kaum „goyyim‟ dan Kristen. seorang rabbi diundang sebagai saksi ahli. Israel Shahak dalam bukunya berjudul „Jewish History and Jewish Religion‟. Anehnya tidak ada. wanita tua yang malang itu dijatuhi hukuman “tiga bulan kurungan penjara dan denda senilai $ l000″ Dr.58-59) menjelaskan : “Tidak selalu yang disensor itu ayat-ayat panjang. karena buku ini menyusun suatu daftar panjang ayat-ayat Talmud yang diubah atau dihilangkan. bahkan membantu pengikut . “kafir. Sebagai contoh pentarjamah versi Talmud dalam bahasa Inggris terbitan Soncino menterjemahkan kata lbrani „goyyim‟ dengan sejumlah kata-ganti samaran seperti. dan sebagainya. Sebaliknya pada pimpinan gereja Kristen. pada bab tentang Jesus di dalam Talmud pada h. atau kebencian mendarah-mendaging terhadap Kristen dan kaum „goyyim‟ (muslim dan lain-lain) yang diajarkannya. malah dewasa ini menganjurkan kepada para pengikut Jesus Kristus untuk mentaati. dan daftar ayat-ayat yang dipalsukan dewasa ini. para Paus. tetapi acapkali satu kata pun dihapus. Popper (h. dalam rangka mengklaim bahwa ayat-ayat itu adalah “karangan dari orang-orang yang antiSemit”. Heshronot Ha-shas menjadi sangat berharga bagi kita. Cuthean. dan hanya karena kedudukan dan prestise rabbi tersebut. hanya karena “kejahatannya” menerbitkan sebuah pamflet berjudu1 „The Longest Hatred‟ („Kebencian yang Paling Lama‟). Rabbi itu menyanggah sepenuhnya bahwa kitab Talmud berisi ayatayat yang mengundang kebencian kepada kaum „goyyim‟ dan Kristen. menghormati. baik Katolik maupun Protestan.Buku Hesronot Ha-shas (“Yang Dihilangkan dari Talmud”)15 lalu menjadi penting dalam kaitan ini. Lady Jane Birdwood. yang dibuat untuk konsumsi kaum „goyyim‟ seolah-olah ayat-ayat itulah yang otentik. ditangkap dan diadili di depan pengadi1an pidana di London.57. Pada tahun 1994. Mereka yang menyangkal kenyataan ini adalah pembohong besar. Tanggapan Dunia ‘Judeo-Kristen’ terhadap Talmud Dewasa ini ada persekongkolan yang kuat antara dunia Kristen dan Yahudi. … Acapkali dalam hal seperti itu digunakan dalam rangka penghapusan dan penggantian”. penyembah berhala”. 5 Talmud pada edisi Soncino dijelaskan bahwa.

” Akibat rujukan tentang kaum „goyyim‟ menurut ajaran Rabbi Shneur Zalman. para pemimpin gereja Katolik dan Protestan dewasa ini sebenarnya adalah pengkhianat paling nyata terhadap Jesus Kristus di muka bumi dewasa ini (periksa Perjanjian Baru Matius 23:13-15. Itulah sebabnya mengapa jumlah mereka lebih banyak daripada kaum Yahudi. …berdasarkan pendapat para theolog Yahudi pada abad pertengahan – terutama sekali pemikiran penyair dan filosuf Judah Ha-Levi pada pada abad ke-12 di Spanyol. dan mengenai hal itu ditegaskan berulangkali dalam bentuk yang sangat ekstrim oleh Shneur Zalman dari Lyadi. Sedangkan pada jiwa kaum „goyyim‟. Semua kaum Yahudi secara hakiki baik. karena terciptanya memang lebih inferior.Talmud. secara mendasar kaum Yahudi itu lebih unggul atas ras mana pun. bahwa. belum pernah diralat dalam ajaran Habad masa kini”. oleh karena itu patut dihukum mati. bahwa ada perbedaan hakiki antara jiwa orang Yahudi dengan jiwa kaum „goyyim‟. Analisanya ditemukan di dalam majalah Yahudi ‚The New Republic‟. “sama sekali berbeda. Titus 1:14. begitu menurut pendiri Habad-Lubavitch. Zalman selanjutnya menyatakan. dan tokoh mistik Yahudi Judah Loewe pada abad ke-16 di Praha – mereka mencari ketetapan mengenai keunggulan kaum Yahudi berdasarkan ras dan bukannya pada keunggulan kerohanian … menurut pandangan mereka. tidak semua kaum „goyyim‟ akan memperoleh kehidupan yang abadi meskipun mereka taat dan berlaku shaleh menurut agama mereka … Dan meskipun kaum Kristen pada umumnya menerima Kitab Perjanjian Lama Ibrani sebagai kitab yang diwahyukan dari Tuhan. “Taurat mewajibkan bahwa ummat yang benar akan mendapatkan tempatnya di Hari Kemudian. karena jumlah gabah lebih banyak daripada berasnya. Pendiri Lubavitcher-Hasidisme itu mengajarkan. Dzat darimana jiwa kaum „goyyim‟ terbuat penuh dengan “sampah” rohani. I Thessalonika 2:14-16. bahwasanya hanyalah jiwa orang Yahudi yang di dalamnya terdapat dan memancarkan cahaya kehidupan ilahiyah. tanpa mungkin diselamatkan dengan cara apa pun. “… ada ironi besar dalam pandangan universalisme messianik yang baru pada gerakan Habad khususnya pandangannya tentang kaum ‟goyyim‟ yakni pernyataan Habad yang tanpa tedeng aling-aling berisi penghinaan bernada rasial terhadap kaum „goyyim „. dan Kitab Wahyu 3:9). yang dalam analisisnya menyatakan bahwa. Oleh karena itu kesimpulan kita tidak lain. Kaum Non-Yahudi adalah ‘Sampah’ Semua orang non-Yahudi dari segala ras dan agama menurut Talmud adalah super-sampah‟. Lukas 3:8-9. dan semua kaum „goyyim‟ secara hakiki jahat. dan mereka kaum Kristen itu sudah dipastikan tidak akan memperoleh ampunan di Hari Kemudian. “Karakterisasi kaum „goyyim‟ yang dinyatakan secara hakiki jahat dan dari segi kerohanian maupun biologis lebih inferior dari kaum Yahudi.16 Syari’at Yahudi Menuntut bahwa Kaum Kristen Wajib Dihukum Mati Para ulama Taurat menetapkan. Jiwa mereka sepenuhnya jahat. namun mereka (disebabkan adanya kepercayaan pada apa yang disebut mereka ketuhanan pada Jesus) sebenarnya kaum Kristen adalah penyembah berhala menurut Taurat. tanpa kecuali menyebabkan adanya penyakit dalam jiwa mereka.” . Tetapi. Rabbi Shneur Zalman.

56B. tetapi dikukuhkan melalui pcngakuan pertama di PBB yang diberikan oleh diktator komunis Uni Sovyet Joseph Stalin).C. yang di kemudian hari membentuk agama Yudaisme. yang menjadi sumber ajaran Talmud dan Qabala. „From Torah to Kabbalah: A Basic Introduction to the Writings of Judaism‟. dan demonologi (ilmu hitam). Karena orang Kristen terperdaya oleh para pengkhotbah Yahudi. dan arah kebijakan negara dan pemerintah Israel. Daftar Pustaka 1. dan sebagainya. Kitab suci Yudaisme Orthodoks lainnya.18 Dengan mengetahui ajaran Talmud yang menjadi dasar konstitusi prinsip. 9 Juni 1989. yang tanpa mereka sadari berkonsultasi dengan para okultis (juru-ramal). gematria. imej. dimana sebuah patung serupa Halloween meloncat-loncat (seperti „jailangkung‟).17 Para rabbi orthodoks menggunakan kutukan. . dalam prakteknya upacara „Purim‟ tidak lain adalah sebuah tradisi kaum kafir Bacchan. 2. Yang dapat kita katakan mengenai hal ini tidak lain adalah takhayul dalam arti yang sebenar-benarnya.Musaph-Andriesse. nekromansi (sihir).Takhayul Kaum Yahudi Bukanlah mengada-ada bila edisi Talmud Babilonia dipanadang sebagai kitab suci Yahudi yang paling otoritatif. seperti „Kabbalah‟. Selanjutnya lambang Israel yang mereka sebut sebagai “bintang Nabi Daud” sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan Nabi Daud a. ramalmeramal. (Penyesatan publik dengan penggunaan nama “negara Israel” yang didirikan pada tahun 1948. yang mereka anggap lebih besar kuasanya dari kuasa Tuhan. R. (sebuah buku tentang ilmu sihir kaurn Qabalis). Kesesatan itu mereka ambil dari ajaran Sefer Yezriah. dan mengibas-kibaskannya di atas kepalanya untuk memindahkan dosa. membaca mantera untuk keperluan itu. Jewish Press.40. mantra. h. merupakan buah hasil persekongkolan antara kaum Bolshevik-Yahudi dengan kaum Zionis yang atheis. Yudaisme adalah agama kaum Farisi dan para pendeta Babilonia. Meskipun upacara „Purim‟ itu merujuk kepada Kitab Esther yang disebutkan sebagai nash dasarnya. yang dihubungkan dengan para Khazar Bohemia pada abad ke-14. mudah dipahami mengapa negara Israel sangat arogan dengan kebuasan yang melebihi Nazi Jerman. Bintang itu adalah hexagram (bersudut enam) supranatural yang melambangkan yantra dari androgen (kelenjar yang memberikan karakteristik pada kaum laki-Iaki).s. nama itu tidak ada sangkut-pautnya dengan kelanjutan kerajaan Nabi Daud. h. Kaum non-Yahudi dapat menyaksikan ulangan perilaku paganisme Babilonia kuno setiap kali mereka mengamati ritual para rabbi agama Yudaisme. Kaum Kristen akan lebih terbuka matanya bila berkunjung ke komunitas Yahudi Hasidik menonton acara „Purim‟. Jika seorang Yahudi ingin bertaubat ia cukup mengangkat seekor ayam. isinya penuh dengan ajaran tentang astrologi. maka para Paus kian hari kian percaya dan meminta fatwa kepada rabbi Yahudi sebagai “nara sumber yang shahih” untuk mendapatkan keterangan bila berkaitan dengan kitab Perjanjian Lama.dosanya kepada ayam tersebut.

Jason Aronson. 16. Para pendeta Talmud mendakwa sebahagian dari isi Kitab Talmud merupakan himpunan dari ajaran yang disampaikan oleh Nabi Musa a. „Judaism on Trial‟. „Maimonides‟ Priciples‟.184. 8-9. eds. tidak kenaI kompromi.s. 8.5.. h. Inc. yang juga dikenal dengan nama Taurat. The New York Times. 108-109. Israeli Mcchon-Mamre Website. 10. 7. h. Tikkun. Jakarta. barani. 26 Februari 1994. 1894. Jerusalem. hendaklah engkau lebih mengutamakan fatwa dari para Ahli Kitab (Talmud) daripada ayat-ayat Taurat”. 11. English version. 12. 9.5.3. Chapter 10. serta arahan bagi penyusunan kebijakan negara dan pemerintah Yahudi Israel. William Popper. 6 Juni 1989.26. Edisi 4 May 1992. translator. Mishnah Torah‟. secara lisan. Keimanan orang Yahudi terhadap Kitab Talmud mengatasi keyakinan mereka kepada Kitab Perjanjian Lama.. h. 5. 28 Februari 1994. h. 4. Cracow. „Skenario Besar Penghancuran Bangsa-bangsa‟. Untuk memahami isi hati negara Israel yang tampak arogan. „Habad: The Hasidism of Shneur Zalman of Lyadi‟. tetapi juga menjadi ideologi dan prinsip-prinsip. 1989. “Wahai anakku. Herbert Danby. Sehingga . „Bimonthly Jewish Critique.28. New Haven. Union of Orthodox Jewish Congregation of America. konservatif. h. Indra Adil dan Bambang E. Ibid. kita perlu memahami isi ajaran Kitab Talmud. „The Code of Maimonides‟. dan menjadi pandangan hidup orang Yahudi pada umumnya. yang diyakini oleh orang Yahudi sebagai kitab suci yang terpenting di antara kitab-kitab suci mereka. New Jersey.. h. 17. juga Roman A. 14. New York. Mimeograf. Brooklyn. keras-kepala. Moznaim Publishing Corporation. „Judaism on Trial‟. h. 15. Northvale. vo1.net. 1994. chauvinistik.3. 1999. 1954.Budhiyono. The New York Daily News. theokratik. 1993. The New York Daily News. Itulah sebabnya mengapa negara Yahudi Israel disebut sebagai negara yang rasis. Desember 2000). h. “Kepercayaan takhayul perayaan itu diwarisi dari nenek-moyang orang Yahudi‟” Canadian Jewish News edisi November 16. (MechonMamre adalah kelompok kecil sarjana Taurat di Israel cf.. Yale University Press. edisi May-June.6.10. 6. dan sangat dogmatik. 13. Kitab Talmud: Ayat-ayat Syaitan Kitab Talmud adalah kitab suci yang terpenting bagi kaum Yahudi. 1990.59. Chapter 10. Hayyim Vital St.184. h. h. Kitab Talmud bukan saja menjadi sumber dalam penetapan hukum agama. h. bahkan lebih penting daripada Kitab Taurat.58 18. Bukti tentang hal ini dapat ditemukan dalam Talmud „Erubin‟ 2b (edisi Soncino) yang mengingatkan kepada kaum Yahudi. Aryeh Kaplan. Program CBS 60 Menit “Kahane”. ed. „The Heshronot Ha”shas‟. h. „The New Republic‟. „The Censorship of Hebrew Book‟. August 7.Foxbrunner. Maimonides..

dan lakukanlah kejahatan itu disana” Menganiaya seorang Yahudi Sama Dengan Menghina Tuhan Sanhedrin 58b. Pelaksanaan ajaran Talmud tentang keunggulan kaum Yahudi yang didasarkan pada ajaran kebencian itu telah menyebabkan penderitaan yang tak terperi terhadap orang lain sepanjang sejarah ummat manusia sehingga dengan saat ini. doktrin dan fatwa yang berasal dari para rabbi (pendeta). Para pendeta Parisi mengajarkan. dan tetap berpegang teguh kepada kitab Taurat saja (Perjanjian Lama yang sekarang) Mereka ini disebut golongan „Karaiyah‟. darjat mereka di bawah darjat manusia. Kepada tradisi „mishnah‟ itu para pendeta Yahudi menambah sebuah kitab lagi yang mereka sebut „Gemarah‟ (kitab “tafsir” para pendeta). Ada dua buah versi Kitab Talmud. Hyam Maccoby. bahkan bertentangan dengan Kitab Taurat. Kitab Talmud menetapkan bahawa semua orang yang bukan-Yahudi disebut “goyyim”. hingga hari ini menyangka Perjanjian Lama merupakan kitab tertinggi bagi agama Yahudi.s. termasuk kaum Yahudi. “Bilamana seorang Yahudi tergoda untuk melakukan sesuatu kejahatan. Beberapa Contoh Isi Ajaran Talmud Erubin 2b. mengutuk tradisi „mishnah‟ (Talmud awal) termasuk mereka yang mengajarkannya (para pendeta Yahudi dan kaum Farisi). kerana tradisi merupakan suatu keperluan yang sama seperti kitabkitab wahyu. sama dengan binatang. satusatunya ras yang mengklaim diri sebagai keturunan langsung dari Nabi Adam a. khususnya di tanah Palestin. Talmud mengemukakan hukum-hukumnya berada di atas Taurat. yang menjadi kitab suci baik bagi kaum Yahudi Orthodoks mahupun Hasidiyah di seluruh dunia.s. lebih tinggi kedudukannya daripada wahyu yang datang dari Tuhan. Sangkaan itu keliru.dengan kedatangan Nabi Isa a. Kitab Talmud belum dihimpun secara bertulis seperti bentuknya yang sekarang. Para arif itu membuat tafsiran mereka … dan mereka yang tidak pernah mempelajari Talmud tidak akan mungkin mampu memahami Taurat. . tentang kesesatan dan rasisme dari ajaran Talmud yang penuh dengan kebencian. yaitu „Talmud Jerusalem‟ dan „Talmud Babilonia‟. bahawa “Tanpa Talmud kita tidak akan mampu memahami ayat-ayat Taurat … Tuhan telah melimpahkan sewenangnya kepada mereka yang arif. Beberapa kutipan yang diambil dari Kitab Tamud dalam huraian berikut ini merupakan dokumen asli yang sebenar. “Barangsiapa yang tidak taat kepada para rabbi mereka akan dihukum dengan cara dijerang di dalam kotoran manusia yang mendidih di neraka”. Tradisi „mishnah‟ (yang kemudian dibukukan) bersama dengan “Gemarah‟. maka hendaklah ia pergi ke suatu kota dimana ia tidak dikenal orang. Nabi Isa a.” Memang ada kelompok di kalangan kaum Yahudi yang menolak Talmud.s. disebut Talmud. kerana isi Kitab Talmud seluruhnya menyimpang. dengan harapan dapat memberikan penjelasan kepada segenap ummat manusia. Kaum Kritstian. Ras Yahudi adalah “ummat pilihan”. „Talmud Babilonia‟ dipandang sebagai kitab yang paling berpengaruh. Ajaran itu telah dijadikan dalih untuk membenarkan pembantaian secara besar-besaran terjadap penduduk awam Arab-Palestin. kerana ketidakfahamannya. Marilah kita periksa beberapa ajaran Talmud. dan bahkan tidak mendukung isi Taurat. maka orang kafir itu harus dibunuh”. dalam bukunya „Judaism on Trial‟ mengutip pemyataan Rabbi Yehiel ben Joseph. Seorang peneliti Yahudi. kelompok yang sepanjang sejarahnya paling dibenci dan menjadi korban dizalimi oleh para pendeta Yahudi orthodoks. Moed Kattan 17a. “Jika seorang kafir menganiaya seorang Yahudi.

tidak ada hukuman mati. atau mengembalikan barang hilang milik orang Cuthea (kafir)‟ …”. “Seorang perempuan yang telah bersetubuh dengan seekor binatang diperbolehkan menikah dengan pendeta Yahudi. asalkan saja anak itu berumur di bawah sembilan tahun”. . “Jika seorang Yahudi membunuh seorang Cuthea (kafir). Abodah Zarah 36b. “Seorang Yahudi diperbolehkan bersetubuh dengan anak -perempuan. “Hukum yang mengatur keperluan bagaimana kencing dengan cara yang suci telah ditentukan”. “Orang Yahudi diperbolehkan berdusta untuk menipu orang kafir”. “Kaum kafir ada di luar perlindungan hukum. ia tidak wajib mengembalikan kepada pemiliknya”. Yebamoth 59b.22b.jika lembu orang Kanaan sampai melukai lembu kepunyaan orang Yahudi maka orang itu harus membayar ganti rugi sepenuhpenuhnya”. “Seorang Yahudi boleh mengahwini anak-perempuan berumur tiga tahun (persisnya. Orang Yahudi Boleh Mencuri Barang Milik Bukan-Yahudi Baba Mezia 24a. Sanhedrin 55b. dan Tuhan membukakan uang mereka kepada Bani Israel”. “Untuk menyembuhkan tubuh ambil debu yang berada di bawah bayang bayang tandas. “Jika lembu seorang Yahudi melukai lembu kepunyaan orang Kanaan. Orang Yahudi Boleh Merampok atau Membunuh Orang Non-Yahudi Sanhedrin 57a. tidak perlu ada ganti rugi. “Anak-perempuan orang kafir sama dengan „niddah‟ (najis) sejak lahir”. Apa yang sudah dicuri oleh seorang Yahudi boleh dimilikinya”. tidak ada dosanya”. Seorang perempuan Yahudi yang telah bersetubuh dengan jin juga diperbolehkan kawin dengan seorang pendeta Yahudi”. “Orang kafir lebih senang berhubungan seks dengan lembu”. Sanhedrin 57a. Sanhedrin 54b. “Seorang Yahudi tidak wajib membayar upah kepada orang kafir yang bekerja baginya”. Kethuboth 11b. Yang Bukan-Yahudi adalah Hewan di bawah Darjat Manusia Yebamoth 98a. tetapi . Abodah Zarah 17a.Dibenarkan Menipu Orang yang Bukan-Yahudi Sanhedrin 57a. “Semua anak keturunan orang kafir tergolong sama dengan binatang”. Orang Yahudi Boleh Berdusta kepada Orang Non-Yahudi Baba Kamma 113a. Yebamoth 63a. Abodah Zarah 22a . ” … Adam telah bersetubuh dengan semua binatang ketika ia berada di Syurga”. (Ayat ini ditegaskan kembali di dalam Baba Kamma 113b). Orang Yahudi Mempunyai Kedudukan Hukum yang Lebih Tinggi Baba Kamma 37b. Ajaran Gila di dalam Talmud Gittin 69a. “Bilamana seorang dewasa bersetubuh dengan seorang anak perempuan. “Tuhan tidak akan mengampuni seorang Yahudi „yang mengawinkan anak-perempuannya kepada seorang tua. Yebamoth 63a. “…menjadi petani adalah pekerjaan yang paling hina “. “Buktikan bilamana ada pelacur seorangpun di muka bumi ini yang belum pernah disetubuhi oleh pendeta Talmud Eleazar”. dicampur dengan madu lalu dimakan”. Shabbath 41a. tiga tahun satu hari)”. atau memungut menantu bagi anak-lakinya yang masih bayi. Baba Kamma 37b. “Jika seorang Yahudi menemukan barang hilang milik orang kafir.

(Kisah ini juga ditemukan di dalam Kitab Gemara. ayat Gittin 57b ada dikisahkan tentang dibantainya 4 juta orang Yahudi oleh orang Romawi di kota Bethar. kerana hal itu akan membuat anggota tubuh menjadi lemas “. atau anggur itu sudah dianggap najis. Gittin 70a. Tuhan pun mengakui bahawa rabbi itu memenangkan debat tersebut”. „Aku bersyukur. Kerana musibah khusus akan datang jika seorang perempuan sedang haid atau duduk-duduk di perempatan jalan “. Soferim 15. tetapi bila memungkinkan untuk menghindar dari penyakit itu. “Seorang rabbi ditanya. Gittin 58a. Pesahim 11a. seorang perempuan. „Lalu apa yang harus saya perbuat ?‟ tanya seseorang lainnya.Hagigah 27a. “Seorang rabbi telah berdebat dengan Tuhan dan mengalahkan-Nya. Rabbi itu menjawab. bahkan 4 juta pun tidak ada). „padahal engkau tahu menentang ucapan seorang rabbi diancam dengan hukuman mati?‟ „Saya lebih baik mati daripada menentang pendapat kawan -kawan saya‟ ” (Ritual cuci tangan ini terakam dikutuk Nabi Isa a. Gittin 69b. “Rabbi Akida berkata kepadanya.s. ya Tuhanku.9). „Sekeluarnya seseorang dari tandas. adalah orang-orang Yahudi”. Ia menjawab. kalau ia melakukannya juga (bersetubuh). berdiri di antara dua orang laki-laki. “Untuk menyembuhkan penyakit kelumpuhan campur kotoran seekor anjing berbulu putih dan campur dengan balsem. “Inilah kata-kata dari Rabbi Simeon ben Yohai. kerana pencurinya adalah orangorang kafir (seorang bukan-Yahudi bila menyentuh guci anggur. kerana majotiri pencuri yang ada di Pumbeditha. “Sungguh terlarang bagi anjing. Demografi tentang zaman kuno menyatakan orang Yahudi di seluruh dunia pada masa penjajahan oleh Romawi tidak sampai berjumlah 16 juta. perempuan. Ibadah Orang Farisi Erubin 21 b. dalam Injil Matius 15 : 1. Kisah-kisah Holocaust oleh Romawi Di dalam Talmud. tempat dimana guci-guci anggur itu dicuri. maka anak-keturunannya akan terkena penyakit ayan”. Pengakuan Talmud Abodah Zarah 70a. atau seorang budak belian‟ “. Kaidah 10. „Tob shebe goyyim harog‟ (”Bahkan orang kafir yang baik sekali pun seluruhnya harus dibunuh”). anggur itu tetap halal (‟kosher‟) bagi orang Yahudi. Rosh Hashanah 25b). apakah anggur yang dicuri di Pumbeditha boleh diminum. apalagi untuk membasuh tanganmu‟ keluhnya. maka anggur itu dianggap sudah najis). „Berikan saya air untuk mencuci tangan saya‟. tidak perlu dipedulikan. mak a ia tidak boleh bersetubuh sampai menunggu waktu yang sama dengan menempuh perjalanan sejauh setengah mil. Baba Mezia 59b. atau pohon kurma. konon iblis yang ada di tandas itu masih menyertainya selama waktu itu. “Seorang Yahudi diwajibkan membaca doa berikut ini setiap hari. mendakwa bahawa 16 juta anak-anak Yahudi dibungkus ke dalam satu gulungan dan dibakar hidup-hidup oleh orang Romawi. Orang-orang Israeli setiap tahun mengikuti acara nasional ziarah ke . bahawa tidak akan ada seorang rabbi pun yang akan masuk neraka”. Pembunuhan Dihalalkan oleh Talmud Perjanjian Kecil. tidak perlu memakan kotoran anjing itu. “Nyatakan. „Air itu tidak cukup bahkan untuk diminum. kerana Engkau tidak menjadikan aku seorang kafir. Menahoth 43b-44a. “Para rabbi mengajarkan.

Baruch Goldstein. bahawa mereka diwajibkan untuk melakukan kekerasan terhadap „goyyim‟. “Mereka percaya adalah telah menjadi iradat Tuhan. seorang profesor di Universiti Jerusalem menjelaskan tentang falsafah Kahane dan Goldstein. “Satu juta nyawa orang Arab tidaklah seimbang dengan sepotong kelingking orang Yahudi”. membunuh 40 orang muslim.6 .kuburan Simon ben Yohai untuk memberikan penghormatan kepada rabbi yang telah menganjurkan untuk menghabisi orang-orang non-Yahudi.5 Rabbi Jacov Perrin berkata. sesuai ajaran Talmud”. “Kita harus mengakui darah seorang Yahudi dan darah orang „goyyim‟ tidaklah sama”.2 Di Purim. yang menyatakan kepada bilik berita CBS News.3 Ehud Sprinzak. pada tanggal 25 Februari 1994 seorang perwira angkatan darat Israel. bahawa ajaran yang dianutnya mengatakan orang-orang Arab itu tidak lebih daripada anjing. Goldstein adalah pengikut mendiang Rabbi Meir Kahane. tatkala mereka tengah bersujud solat di sebuah masjid. termasuk anak-anak. sebuah istilah Yahudi untuk orang-orang non-Yahudi”.4 Rabbi Yizak Ginsburg menyatakan. seorang Yahudi Orthodoks dari Brooklyn.