KASUS V Si Deni adalah seorang nelayan tradisional yang sejak berumur 10 tahun sudah membantu orang tuanya mencari

ikan dengan cara menyelam. Akhir-akhir ini Deni selalu mengeluh bahwa pendengarannya berkurang, sehingga ia terkadang merasa kurang percaya diri. Si Bolot ayahnya juga merasakan keluhan yang sama sejak beberapa tahun yang lalu, sehingga keluarganya dijuluki keluarga pongoh. Beberapa hari yang lalu om Pala menganjurkan kepada pak Bolot untuk segera memeriksakan telinga mereka di poliklinik THT RS.Prof.dr.Kandou. Hal-hal apa saja yang dapat terjadi pada keluarga Pongoh ini ditinjau dari aspek Biofisika Telinga/Akustik dan pemeriksaan apa saja yang mungkin dijalani oleh Pak Bolot dan Denni di poli THT ?

KATA KUNCI • Sejak umur 10 tahun Deni sering menyelam • Pandengaran Deni dan ayahnya berkurang dalam beberapa tahun kemudian

PERTANYAAN 1. Ditinjau dari aspek Biofisika telinga/akustik, hal apa saja yang dapat terjadi pada keluarga pongoh? 2. Pemeriksaan apa yang mungkin dijalani Dedi dan Ayahnya di poli THT? 3. Faktor apa saja yang menyebabkan pendengaran Deni dan ayahnya berkurang? 4. Apa hubungan gangguan telinga dengan aktivitas menyelam? 5. Termasuk jenis, gangguan pendengaran apa yang dialami oleh keluraga pongoh?

JAWABAN 1. Berdasarkan hukum boyle : P=K/V Menyatakan bahwa suatu penurunan atau peningkatan pada tekanan lingkungan akan memberbesar atau menekan (secara berurutan) suatu volume gas dalam

ruang tertutup. Bila gas terdapat dalam struktur yang lentur, maka struktur tersebut dapat rusak karena ekspansi ataupun kompresi. Pada waktu menyelam, tekanan di lingkungan meningkat, sehingga udara dalam telinga tengah dan dalam tuba eustacius menjadi tertekan. Hal ini cenderung menyebabkan penciutan tuba eustakius. Jika perbedaan tekanan antara rongga telinga tengah dan lingkungan sekitar menjadi terlalu besar (sekitar 90 sampai 100mmhg), maka bagian kartilaginosa diri tuba eustakius akan semakin menciut. Jika tidak ditambahkan udara melalui tuba eustakius untuk memulihkan volume telinga tengah, maka struktur-struktur dalam telinga tengah dan jaringan didekatnya akan rusak yang biasa disebut barotrauma.

2. Pemeriksaan yang dilakukan: • Pemeriksaan telinga dengan otoskop • Uji pendengaran dengan rangkaian penala (kualitatif)untuk memastikan bahwa gangguan pendengaran bersifat konduktif atau sensorineural baik itu dengan tes rinne, tes Webern dan tes scwabach • Tes berbisik (semi kuantitatif) untuk menentukan derajat ketulian secara kasar • Audiometri nada murni (kuantitatif) 3. Pada saat dia menyelam dia tidak terjadi keseimbangan antara tekanan udara di luar dengan tekana udara di dalam telingasehingga menyebabkan kerusakan pada organ di telinga tengah

4. Berdasarkan hukum Boyle apabila tekanan meningkat, volume dari suatu kumpulan gas akan berkurang demikian sebaliknya. Bila tekanan bertambah 2 kali lebih besar maka volume akan berkurang setengah dari volume semula sehingga bila penyelam gagal melakukan keseimbangan tekanan dapat berakibat rusaknya organ. Pada saat menyelam, tekanan di dalam air laut itu lebih tinggi daripada tekanan pada telinga, sehingga apabila seorang penyelam tidak bisa menyeimbangkan tekanan antar lingkungan luar dengan tekanan did ala telinga maka bisa terjadi kerusakan organ di dalam telinga khususnya telinga tengah. 5. Gangguanpendengaran yang diderita oleh Deni dan ayahnya termasuk tuli konduktif, dimana terdapat kerusakan pada bagian telinga tengah. Hal ini dapat diatasi dengan menggunakan alat bantu pendengaran.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful