Bentuk Sediaan Obat

Bentuk Sediaan Obat PADAT Pulvis adpersorius

Kelebihan  Sebagai obat luar untuk kepentingan terapeutik, profilaksis dan lubrikan  Untuk menyerap cairan tubuh (keringat)  Untuk mengurangi gesekan antara dua lipatan kulit  Cocok untuk penderita yang sukar menelan, anak-anak dan manula.  Tidak meninggalkan rasa pahit atau tidak enak karena mengandung (flavoring agent) mint  Tidak terbentuk garam kompleks yang tidak dapat diabsorpsi dari saluran cerna. berisi vitamin C sebagai senyawa asam yang dapat meningkatkan penyerapan besi.

Kekurangan

Efek

Dosis

Nama obat

Keterangan

Tidak diberikan untuk luka terbuka

Lokal

Herocyn, 75 gr

Tablet kunyah, Suspensi oral

Lokal

60 ml, 1-2 tablet, dikunyah 1 jam setelah makan & sebelum tidur

Antasida doen

Tiap 5 ml mengandung: 258,7 mg gel aluminium hidroksida kering 200 mg magnesium hidroklorida

Tablet salut gula

Absorbsi menjadi lebih lama akibat obat yang bersalut

Sistemik

Dewasa : 3 x sehari 1-2 tablet salut gula, atau menurut petunjuk dokter. Anak : 3 x sehari 1 tablet salut gula, atau menurut

LIVRON B-PLEX

Tiap dragree berisi: Vitamin B1 HCl 3 mg , Vitamin B2 2 mg , Vitamin B6 HCl 1 mg, Vitamin B12 2 mcg , Vitamin C 25 mg, Asam folat 1 mg, Kalsium pantotenat 3 mg, Nikotinamida 20 mg, Mangan sulfat 0,75 mg, Tembaga sulfat 1,3 mg, Besi (II) glukonat 15 mg, Substansi hati kering 200 mg

Sistemik Dewasa : 1. Bentuk agak besar Sistemik FG troches – meiji  Isinya antibiotik yaitu Fradiomisin dan Gramisidin. Terdiri dari 21 tablet dimana diminum 1 tablet 1 hari Microgynon  digunakan sebagai alat kontrasepsi  simpan di suhu ruang dan hindari dari tempat yang lembab Indikasi : obat anti angina Efek terapi : vasodilator Rentan kesalahan pemakaian obat Sistemik Isosorbide Dinitrat.2 tablet/hari Vicee 500 mg Komposisi: Ascorbic acid 250 mg. aktif pada terhadap Staphylococci. gentamisin.25 mg Sistemik Tiap hari 1 – 2 tablet. kanamisin. Protecal Tiap tablet mengandung : Kalsium 250 mg .Tablet sublingual Tablet bukal  Terlindung dari asam lambung (first metabolism)  meningkatkan jumlah zat aktif yang dapat di absorbs oleh GI tract  Lebih stabil dalam penyimpanan  Efek cepat karena zat aktif terserap langsung melalui mukosa mulut Zat aktif terserap langsung melalui mukosa mulut petunjuk dokter.  pasien yang mempunyai riwayat reaksi hipersensitivitas terhadap aminoglikosida seperti streptomsin. 5 mg Tablet hisap Tablet Effervescent  Dapat diberi berbagai rasa  Hancur cepat dan melarut di mulut  Mudah diminum karena  Tidak tahan terhadap dilarutkan dalam air kelembaban tinggi dan  jangan diberikan kepada pasien yang mempunyai riwayat reaksi hipersensitivitas pada komponen obat.  Fradiomisin dan gramisidin adalah antibiotik yang berakasi sebagai bakterisida (membunuh bakteri). Vitamin C . fradiomisin dan basitrasin. Na ascorbate 281.

Diminum segera sampai habis. Tiap kapsul mengandung Acidum ascorbicum 500 mg. colorant (Cl no. sunset yellow. anak-anak dan manula. natural orang flavor. 15985). sodium bicarbonate.5 mg/kg BW). Vitamin D 300 IU.5g/ml dalam ampul 2ml. Ditambahkan campuran asam sehingga rasanya manis  Bioavailabilitas lebih baik dibanding tablet biasa  Dapat digunakan untuk anak-anak atau orang yang sukar menelan tablet utuh Kaplet kunyah  Cocok untuk penderita yang sukar menelan. Citrid acid.E  Vitamin E( mengandung d –α – tocopherol ) 100 IU  Tersedia Juga dalam bentuk injeksi Bentuknya agak besar sehingga menyulitkan penelanan Sistemik Chloramphenicol  Antibiotik (250 mg ) Tersedia juga dalam bentuk :  Injeksi : 1g dalam Vial  Suspensi : 0.4 kapsul lunak sehari Natur. aspartame (ADI 40 mg/kg BW). Kapsul  Tidak hancur oleh asam cangkang lunak lambung  Absorpsi utuh Mudah diabsorpsi karena solusinya mengandung lemak Kapsul  Dilepas bertahap cangkang keras sehingga efeknya lama (lepas lambat)  Tahan terhadap asam lambung  Dilepas bertahap sehingga efeknya lama(lepas lambat) sinar matahari  Banyak buih karena menghasilkan karbondioksida dilarutkan dalam 200 ml air. Bentuk agak besar sehingga menyulitkan penelanan Sistemik 500 mg vitalong C . sodium saccharine (ADI 2. Vitamin B6 15 mg. Sistemik 1 . Lokal Seles maag  Lengket jika salut hancur  Tidak tahan sinar matahari langsung. 1000 mg.  Tidak meninggalkan rasa pahit atau tidak enak karena mengandung (flavoring agent) mint  Tidak terbentuk garam kompleks yang tidak dapat diabsorpsi dari saluran cerna.

Tersedia juga dalam bentuk tablet effervescent dengan dosis 500 mg Supositoria rektal Tidak nyaman saat dimasukkan. Alkohol 8%) . pingsan dan tidak sadar. bekerja dalam 6-12 jam untuk menghasilkan feses lunak atau semifluid. diserap dan bekerja cepat Bentuknya agak besar sehingga menyulitkan penelanan Sistemik Vitamin C ( 500 mg ) Vitalong C akan larut selapis demi selapis hingga habis dlm 12jam. Stolax Terdapat pula dalam sediaan oral dengan dosis 5-15 mg . sehingga perlu pengarahan  daerah absorpsinya lebih kecil  absorpsi hanya melalui difusi pasif  tidak dapat digunakan untuk zat yang rusak pada pH vagina semisiste mik Supositoria ovula  Tidak melewati firstpass metabolism  Tidak berefek sistemik. karena gangguan cerna. nystatin 100. sebaiknya dikonsumsi setelah makan. dan bakteri anaerob  hati-hati pada kehamilan trimester 3 Vagistin Combhipar (Metronidazole 500 mg. efek samping lebih ringan  dapat digunakan untuk obat yang tidak bisa diberikan secara oral. mudah larut. 1 ovula/hari ke dalam vagina selama 7-10 hari sebeum tidur. Lokal  Dewasa dan Anak > 12 tahun : 1 supp/hari.  Pemakaian sulit pada pemula.  untuk infeksi vaginitis akibat Tricomonas vaginalis.000 iu) CAIR Mixtura Cocok untuk penderita yang sukar menelan Eliksir kurang manis dan kurang kental Sistemik Paracetamol Paracetamol 60 ml elixir (120 mg/5ml.  Anak 6-12 tahun : 1/2 supp/hari. Candida albican. berisi granul yg tidak larut air  Tahan terhadap asam lambung  Tidak mengandung gula Kapsul sustained release  Dilepas bertahap sehingga efeknya lama (lepas lambat)  Tahan terhadap asam lambung Efek langsung pada tempat sasaran. Tidak tahan terhadap suhu kamar ( hanya tahan pada suhu dingin).

 Dapat digunakan untuk memberi-kan obat Sistemik Dewasa : 250500 mg tiap 8 jam.61. Anak-anak : 20 mg/kg berat badan/hari dalam dosis Amoksisilin. dalam kema-san 125 mg/5 mL x 60 mL Penimbangan(bahan obat ditimbang sesuai takaran). Ethyl Alkohol 3.6 ml  Anak 1-2 tahun: 0.k Lidokain HCl2% ampul 2 ml Mengunakan pelarut epinefrin 1:80. gliserol.72% v/v) Sistemik  Anak < 1 tahun: 0.dibadingkan dengan sediaan sirup. dalam penggunaannya harus berhati-hati Sirup  Homogen  Lebih mudah dalam pamberian pada anak atau orang dewasa yang mengalami kesulitan dalam menelan  Membutuhkan bahan penambah selain bahan obat.6 ml Injeksi  Bioavailabilitasnya sempurna  Efek kerja cepat  Efek dapat diprediksi Sistemik 1 ampul diinjeksi secara i. seperti gula. perasa.m/ s. pencampuran(dimixer mengunakan alat hingga homogen). Injeksi IV  Berkerja cepat  Kemurniaan dan takaran khasiat terjamin  Dapat digunakan sebagai depo terapi. pengisian(memasukan dalam botol) dan pengemasan. pengawet dan pewarna  Tidak boleh diberikan kepada penderita dengan gangguan fungsi hati berat  Menyebabkan efek samping reaksi hipersensitivitas dan menyebabkan kerusakan hati bila dikonsumsi  Menimbulkan nyeri pada pasien  Membutuhkan operator yang terlatih  Berkerja cepat sehingga sulit pencegahannya jika terjadi kekeliruan.2 ml Amoxixylin Dry Syrup Amoxixylin 60 ml Dry Syrup (125 mg/5ml) Sanmol (Paracetamol) Sanmol (Paracetamol) 0. .000.  Cara pemberian-nya sulit butuh tenaga ahli  Ada kemungkinan Lokal Bisolvon Bisolvon Elixir (Bromexin HCl 4 mg. Karena mengandung alcohol.

 Karena obat langsung ke pembuluh darah.  Mudah larut Absorbsi bagus serta rasa Selama penyimpanan dan aroma yang enak air dan minyak bisa terpisah dan tidak dapat diperbaiki dengan pengocokan Sistemik  Dewasa: 3x1 sendok makan  Anak 6-12 tahun: 2x1 sendok makan  Anak 1-6 tahun: 1x1 sendok makan  Diberikan sesudah makan Curcuma plus Tiap sendok makan (15 ml) mengandung : Vitamin A 850 I. infeksi pada tem-pat daerah penyun-tikan. terbagi yang diberikan tiap 8 jam.U Vitamin B1 3 mg Vitamin B2 2 mg Vitamin B6 5 mg Vitamin B12 5 meg Vitamin B5/Dekspantenol 3 mg Vitamin D 100 I.  sedapat mungkin dibuat harus hati – hati isotonis terhadap darah. Gonore : 2-3 gram sebagai dosis tunggal.5 mg Ekstrak Curcuma xanthorrhiza 10 mg . Dosis dapat digandakan.yang ru-sak karena cairan lambung atau tidak diabsorbsi de-ngan baik di lam-bung.9% Infus Emulsi  bebas pirogen.  dan di suntikan langsung ke dalam vena dalam volume relatif banyak.  Secara ekonomis lebih mahal dibandingkan pemberi-an secara oral.U Kalsium Hipofosfit 500 mg Minyak Ikan Kod 7. Sistemik NaCl 0.

dll)  Jika membentuk “cacking” akan sulit terdispersi kembali sehingga homogenitasnya turun. Cotrimoxazole Tiap 5 ml suspensi mengandung 40 mg trimetoprim dan 200 mg sulfametoksazol Lokal Erla Tetes Telinga Erlamisetin Chloramphenicol base 1% . 2xhari.  Alirannya menyebabkan sukar dituang  Ketepatan dosis lebih rendah dari-pada bentuk sedia-an larutan  Pada saat penyimpanan. Guttae Kelebihan dalam hal kehomogenan. bioavaibilitas dan kemudahan penanganan  Kestabilan rendah (pertumbuhan kristal jika jenuh.  6–12thn: 480 mg.  Mengurangi penguraian zat aktif yang tidak stabil dalam air. 2x sehari.  Homogenitas ti-nggi  Lebih mudah diabsorpsi daripada tablet / kapsul (ka-rena luas permu-kaan kontak antara zat aktif dan salu-ran cerna mening-kat). 2x sehari. 2x sehari. flokulasideflokulasi) terutama jika ter-jadi fluktuasi / perubahan tem-peratur.  Dapat menutupi rasa tidak enak / pahit obat (dari larut / tidaknya).  Sediaan suspensi harus dikocok terlebih dahulu untuk memperoleh dosis yang diingin-kan. kemungkinan terjadi perubahan sistem dispersi (cacking. kecuali sediaan dosis tunggal dan harus menggunakan alat Lokal Sistemik  6mgg–6 bln: 120 mg. degradasi.  Dewasa dan anak diatas 12 tahun : 960 mg. terutama anak-anak.Suspensi  Baik digunakan untuk pasien yang sukar menerima tablet/kapsul. Takaran obat tidak dalam dosis terbagi.  6bln – 6thn: 240 mg.

 Obat tidak apabila produksi terkontaminasi dengan secret bronkus sudah bahan asing ataupun banyak. efektif dapat dipakai berulang kali  Sterilitas obat dapat dipertahankan  Untuk pemakaian topical dapat uniform.khusus Dapat bekerja langsung ke tempat yang dituju susah digunakan pada anak-anak. wadahnya dilenggkapi dengan katup khusus sebagai Lokal  Anak : 100 mcg (1 hisa-pan) dan da-pat dinaik-kan menja-di 200 mcg (2 hisapan) bila perlu. penggunaan rusak karena aerosol inhalasi tidak kelembaban udara.  Dewasa : 100-200 mcg (1-2 hi-sapan). membentuk lapisan yang tipis pada kulit tanpa menyentuh area sehingga menimbulkan efek dingin dan segar  Obat yang perlu diberikan dalam dosis tertentu. Lokal Rohto  Satu tetes mata hanya digunakan untuk 1 orang  simpan di suhu ruang  Setiap 1 tetes mengandung 5 ml obat tetes mata Aerosol  Obat mudah dipakai  Harganya mahal hanya menekan  Bagi penderita asma tombol atau emfisema. 3-4 kali sehari Salbutamol .

camphor 197 mg Inhalasi  Onset kerja cepat  Obat tidak melewati first pass di hepar  Efek sistemik minimal  Obat tidak terkontaminasi dengan bahan asing. maka penggunaan aerosol inhalasi tidak efektif Lokal Vicks Inhaler  Kemasan tube  Bahan aktif : menthol 197 mg. terutama untuk preparat yang digunakan berulang kali  Sterilitas obat dapat dipertahankan  Sediaan DPI  tidak perlu mengatur waktu penyemprotan obat Berotec  DPI Sediaan lainnya adalah larutan untuk inhalasi (nebulisasi) .metered aerosol sehingga dosisnya dapat terkontrol Aerosol nasal melegakan hidung tersumbat karena flu/pilek Hirup dalamdalam dengan posisi tube tegak memalui lubang hidung untuk membuat bernafas terasa lega dan sejuk Digunakan setiap kali diperlukan  Beberapa sediaan harganya mahal  Tidak cocok untuk anak < 5 tahun  kesulitan penggunaan  Penggunaan yg tidak tepat bisa menyebabkan overdose  Bagi penderita asma atau emfisema. atau rusak karena kelembaban udara. apabila produksi sekret bronkus sudah banyak.

penggunaannya lebih mudah dibandingkan MDI Linimentum Tepat sasaran Membutuhkan bantuan aplikator untuk mencapai dosis terapi sesuai tujuan Lokal Borax Glycerin Oles Bibir dan Mulut (Borax 10% dalam Glycerin) Betadine (Povidone Iodine 1%) Kalpanax Cair (Salysilic Acid 4%.  Karena dari lemak.  Dapat bertahan pada daerah yang basah.  Kerja obat lebih efektif. sehingga kontak dengan kulit lebih lama. 5 g Cream  Dapat sebagai pendingin kulit  Kandungan air didalamnya mengakibatkan Lokal Dioleskan pada kulit Sugestam.yang harus bersamaan dengan menghirupnya. tidak nyaman Lokal Di oleskan pada kulit 3-4 kali sehari Gentamycin 0. 15 mg Isi: tetracycline HCL Lokal Lokal SETENGAH PADAT Salep  Bahan berminyak. Lengket. 10 g Isi: Gentamicyn .  Dapat sebagai pelindung.1%. Bufatetra. dapat meresap lebih cepat pada kulit. Povidone Iodine 5%) Dioleskan pada bagian kulit yang sakit. Benzoid Acid 4%.

PEG 400 . efek dingin yang ditimbulkan akibat lambatnya penguapan Cepat mengeras jika kontak dengan udara terbuka dalam waktu relatif lama. 60 ml Isi : Diphenhydramine HCL 2%. As. Sebaiknya digunakan sehabis mandi dan pada sore hari. Zinc Oxide 10%. sulfoasetaat. Caladine. Sorbitol.  Tidak dapat digunakan pada kulit yang melepuh. Champora qs Lubrikan. Calamine 5%. Glycerin 5%. Sitrat. gel  Daya sebarnya pada kulit baik.Lotion  Membentuk lapisan tipis (film) pd kulit  Menaikkan konsentrasi air dalam obat  Menjaga lipid dan kelembaban stratum korneum  Memperbaiki jaringan  Sebagai pelindung  Dapat membentuk lapisan tipis di permukaan kulit setelah kering  Dapat dioleskan di tempat yang gatal/sakit mudah dibersihkan dan kontaknya dengan kulit singkat  cepat mengeras jika kontak dengan udara terbuka dalam waktu relatif lama. 5 ml Isi: Na Lauril. Lokal Sistemik Microlax. dan mengeluarkan cairan Lokal Cara penggunaan dioleskan pada tubuh yang gatal sesudah dibersihkan 24x sehari.mengelupas.

37mg Tersedia kemasan koyo 10 pcs: 55 mm x 45 mm .Balsem Koyo air pada kulit. tidak menghambat fungsi fisiologis kulit khususnya respiratio sensibilis oleh karena tidak melapisi permukaan kulit secara kedap dan tidak menyumbat pori-pori kulit.  mudah dicuci dengan air dan memungkinkan pemakaian pada bagian tubuh yang berambut dan pelepasan obatnya baik  Efek lokal lebih cepat daripada menggunakan obat oral  Efek samping sistemik minimal  Lebih efektif menghilangkan nyeri lokal daripada obat oral  Lebih sedikit efek samping  Lebih mudah penggunaan Ultrasonic Gel. Tiap cm2 mengandung Capsicum oleoresin 0. Jika masih sakit bisa digunakan plester yang kedua. 250 ml Digunakan untuk pemeriksaan USG  Tidak semua orang menyukai baunya  Terasa lengket  Tidak semua orang menyukai baunya  Meninggalkan sisa bekas plester Lokal Lokal Satu lembar Koyo cabe plester ditempel di daerah yang sakit selama 23 hari.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful