P. 1
Kasus Kecil 1-Yessi P-Wanita 57 Tahun Dengan CKD Stage v, AAnemia Berat,CHF NYHA IV, Keukositosis Dan Hipokalsemia_dr.dhani

Kasus Kecil 1-Yessi P-Wanita 57 Tahun Dengan CKD Stage v, AAnemia Berat,CHF NYHA IV, Keukositosis Dan Hipokalsemia_dr.dhani

|Views: 17|Likes:
Published by Yessi Perlitasari
interna
interna

More info:

Published by: Yessi Perlitasari on Jun 05, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/25/2014

pdf

text

original

KASUS KECIL WANITA 57 TAHUN DENGAN CKD STAGE V, ANEMIA BERAT, CHF NYHA IV, LEUKOSITOSIS DAN HIPOKALSEMIA

Oleh: YESSI PERLITASARI G0007173

Residen dr. Musrifah

Pembimbing, dr. Dhani Redhono, SpPD.

KEPANITERAAN KLINIK SMF ILMU PENYAKIT DALAM FAKULTAS KEDOKTERAN UNS/RSUD DR MOEWARDI SURAKARTA 2011

1. 3. 2. 5.DAFTAR MASALAH No. Masalah aktif CKD stage V . HD rutin Anemia berat CHF NYHA IV Leukositosis Hipokalsemia Masalah pasif Tanggal 4 September 2011 4 September 2011 4 September 2011 4 September 2011 4 September 2011 Keterangan STATUS PENDERITA 1 . 4.

Badan lemas disertai dengan nggliyer. dan mengi. ANAMNESA A. Pada malam hari. Sesak nafas tidak disertai dengan demam. IDENTITAS PENDERITA Nama Umur Jenis Kelamin Agama Pekerjaan Alamat No. S : 57 tahun : Perempuan : Islam : Ibu Rumah Tangga : Banyuanyar 03/05. Badan lemas dirasa semakin bertambah sehingga membuat pasien terbatas dalam melakukan aktivitas. Sesak nafas tidak dipengaruhi oleh cuaca. dan mata berkunang-kunang. maupun rangsangan debu. Sesak disertai dengan batuk berdahak. Keluhan Utama : Sesak napas C. pasien juga mengeluh badan lemas. Banjarsari Surakarta : 01070653 : 30 Agustus 2011 : 4 September 2011 B. Selain itu.I. Sesak nafas terkadang dirasakan ketika pasien tidur sehingga pasien lebih nyaman tidur dengan menggunakan 2-3 bantal. suhu dingin. Badan lemas tidak berkurang dengan pemberian makanan dan minuman. RM Masuk RS Pemeriksaan : Ny. Sejak 3 hari SMRS pasien mengeluh sesak. batuk. Riwayat Penyakit Sekarang : Pasien datang dengan keluhan sesak napas. dahak berwarna putih. terutama saat perpindahan posisi dari tidur ke berdiri 2 . pasien terkadang bangun dari tidurnya akibat sesak. Sesak napas dirasakan semakin bertambah bila beraktifitas seperti berjalan jauh dan berkurang dengan istirahat.

Pasien merupakan pasien HD rutin dan sudah melakukan HD sebanyak 26 kali. pasien didiagnosa sakit ginjal dan di sarankan untuk HD. Oleh dokter yang merawat. BAK nyeri tidak ada. kemudian pasien memeriksakan diri ke Puskesmas dan dinyatakan bahwa pasien memiliki penyakit tekanan darah tinggi dan diberi obat penurun tensi. Lima tahun SMRS pasien mengeluhkan sering sakit kepala. cengeng dan kaku di leher (+). Riwayat Penyakit Dahulu : a. Riwayat Kebiasaan a. warna kuning.ataupun sebaliknya. BAB 1 kali perhari dengan warna dan konsistensi dalam batas normal. muntah (-). Riwayat cuci darah h. BAK pasir tidak ada . Tidak kontrol rutin b. Riwayat sakit ginjal g. Namun setelah itu pasien jarang kontrol ke Puskesmas. salah satunya karena sakit ginjal E.1 gelas belimbing. BAK 1-2 kali perhari @½ . Riwayat alergi e. Riwayat tekanan darah tinggi : (+) diketahui sejak 5 tahun yang lalu. Riwayat sakit gula c. BAK darah tidak ada. Kurang lebih satu tahun yang lalu pasien sempat dirawat di RSUD dr. Riwayat mondok : disangkal : disangkal : disangkal : disangkal : (+) diketahui sejak 1 tahun yang lalu : (+) rutin setiap 2 minggu : (+) 3 kali. Mual (-). D. Riwayat merokok : disangkal 3 . Moewardi karena sesak napas dan bengkak pada kedua kaki. Riwayat sakit jantung f. Riwayat asma d.

Kepala : pusing (-). Riwayat Penyakit pada Anggota Keluarga a. Riwayat minum minuman keras e. Riwayat minum jamu c. Keluhan utama : sesak napas Kulit : pucat (-). Riwayat minum suplemen d. b. kadang telur dan ayam. Riwayat Sosial Ekonomi Pasien adalah seorang ibu rumah tangga. kuning (-). Riwayat penyakit dengan keluhan serupa b. Riwayat Gizi : disangkal : disangkal : disangkal : disangkal : disangkal : disangkal : disangkal : disangkal Pasien makan sebanyak 2 kali/hari @ setengah piring dengan nasi. kepala terasa berat (-). kulit (-). sayur.b. Suami pasien bekerja sebagai petani. luka (-). pasien berobat dengan Jamkesmas. bintik-bintik perdarahan pada 4 . rambut mudah rontok (-). kering (-).kebiruan (-). Minum air putih 1-2 gelas belimbing/hari. Riwayat sakit gula c. H. Riwayat tekanan darah tinggi d. gatal (-). Saat ini. leher cengeng (-). Riwayat asma G. Riwayat olah raga teratur F. c. I. Pasien tinggal 1 orang suami dan 3 orang anak. bercak kuning (-). cekot-cekot (-). nggliyer (+). tempe dan tahu. perasaan berputar–putar (-). Anamnesis Sistem a.

denyut jantung meningkat (-). BAB warna seperti dempul (-). nafsu makan berkurang (+). i. Sistem musculoskeletal : lemas (+). nyeri otot (-). Telinga : telinga berdenging (-). perut nyeri setelah makan (-). gusi mudah berdarah (-). kejang (-). papil Tenggorokan : rasa kering dan gatal (-). Sistem respirasi : sesak nafas (+). nyeri untuk menelan (-). BAB darah (-). berdebar-debar (-). Mulut : bibir kering (-). e. keluar berlebihan (-). darah (-). suara serak (-). bangun malam karena sesak nafas (-). gatal (-). bengkak (-). kesemutan (-). k. 5 . mata berkunangkunang (+). terasa ada yang menekan (-). h. kelopak mata Hidung : tersumbat (-). l. mata merah (-). sulit BAB (-). perut sebah (-). kaku sendi (-). muntah (-). badan terasa keju-kemeng (-). mata kuning (-). (-). gatal (-). nyeri perut (-). keringat dingin (-). keluar darah (-). kaku otot (-). mengi (-). nyeri sendi (-). sulit berbicara (-). Sistem gastrointestinal : mual (+). sakit tenggorokan (-). nyeri dada (-). batuk (-). Sistem kardiovaskuler : nyeri dada (-). j. gigi tanggal (-). mudah haus (-). cepat kenyang (-). dahak (-). ulu hati terasa panas (-). keluar cairan atau darah (-). sariawan berulang lidah atrofi (-). pendengaran berkurang (-). Mata : pandangan kabur (-). bengkak sendi (-). diare (-). lendir atau air f.d. mudah lapar (-). g.

rasa pegal di pinggang. Atas Ekstremitas : : luka (-/-). sering menahan kencing (-). mengigau(-) II. nyeri (-/-). rasa gatal pada alat kelamin (-). tremor (-/-). nyeri (-/-). kesemutan (-/-). isi dan tegangan cukup Frekuensi Respirasi : 28 x/menit. tremor (-/-). ujung jari terasa dingin (-/-).5 0C Warna coklat. CM. PEMERIKSAAN FISIK Sistem neuropsikiatri : kesemutan (-). kering 6 . (-). rasa gatal pada saluran kencing (-). sakit sedang BB TB → 50 kg → 155 cm BMI → 22. sering buang air kecil (-). air kencing warna seperti teh (-). lemah (-/-). kesemutan (-/-). nafas kussmaul (-). panas saat BAK (-). hiperpigmentasi (-). BAK darah (-). irama reguler. lebam-lebam kulit (-/-) Bawah : luka (-/-).m. turgor menurun (-). lemah (-/-). bengkak (-/-).89 kg/m2 Tanda Vital Kesan : Status gizi cukup Tensi : 130/90 mmHg Nadi : 80 x/ menit. Sistem genitouterinaria : nyeri saat BAK (-). lemas. BAK berkali-kali karena tidak lampias/ anyang-anyangan (-). nanah (-). gelisah Pemeriksaan fisik dilakukan tanggal 4 September 2011 Keadaan Umum Status gizi Sesak napas (+). Chyne stokes (-) Kulit Suhu : 36. bengkak (+/+). ujung jari terasa dingin (-/-). n. lebam-lebam kulit (-/-) o.

fungsi penghidu baik Sianosis (-). trakea di tengah. pembesaran limfonodi cervical (-). pembesaran KGB Telinga Hidung Mulut Leher Thorax Jantung : Inspeksi Palpasi Perkusi Iktus kordis tidak tampak Iktus cordis teraba di SIC V 1 cm medial linea midclavicularis sinistra. darah (-). tidak kuat angkat Batas jantung kanan atas : SIC II linea sternalis dextra Batas jantung kanan bawah : SIC IV linea parasternalis dekstra Batas jantung kiri atas : SIC II linea parasternalis sinistra Batas jantung kiri bawah : SIC VI 2 cm lateral linea medioklavicularis sinistra → konfigurasi jantung kesan melebar caudolateral HR : 80 kali/menit reguler. rambut warna hitam. sklera ikterik (-/-). edema palpebra (-/-). ikterik (-). pucat (-). reflek cahaya (+/+). spider nevi (-). sela iga melebar (-). luka (-) Mata cekung (-/-). strabismus (-/-) Membran timpani intak. petechie (-). nyeri tekan tragus (-) Nafas cuping hidung (-). retraksi intercostal axilla (-/-) (-). pembesaran kelenjar tiroid (-). distensi vena-vena leher (-) Bentuk normochest. mudah rontok (-). Auskultasi 7 . stomatitis (-). teleangiektasis (-). lidah tifoid (-). papil lidah atrofi (+). bibir kering (-). pupil isokor dengan diameter (3 mm/3 mm). simetris. pengembangan dada kanan = kiri. sekret (-). gusi berdarah (-). Bunyi jantung I-II murni. perdarahan subkonjugtiva (-/-). sekret (-). nyeri tekan mastoid (-). simetris. ekimosis (-) Bentuk mesocephal. luka pada sudut bibir (-) JVP R+4 cm. leher kaku (-). konjunctiva pucat (+/+). pernafasan torakoabdominal.Kepala Mata (-). epistaksis (-).

Pengembangan dada kanan = kiri. sela iga melebar (-). penanjakan dada ka = ki. ronchi basah kasar (+/+) di basal paru . skoliosis (-). krepitasi (-/-) Punggung Abdomen : Inspeksi Auscultasi Perkusi Palpasi Genitourinaria Ekstremitas kifosis (-). lordosis (-). ronchi basah halus basal paru (-/-). Ulkus (-). simetris. nyeri tekan (-). suara tambahan wheezing (-/-). sela iga melebar. stria (-). gallop (-). pekak alih (-) Supel. Pulmo : Inspeksi Normochest. sekret (-). Dinding perut sejajar dari dinding thorak. distended (-). reguler. iga mendatar (-). Pergerakan dada ka = ki. caput medusae (-) Peristaltik (+) normal Timpani. bising (-). tanda-tanda radang (-) Akral dingin _ _ _ _ Odem _ _ + + Minimal 8 .intensitas normal. retraksi Palpasi Perkusi Auskultasi intercostal (-) Simetris. fremitus raba kanan = kiri Sonor / Sonor Suara dasar vesikuler intensitas normal. sikatrik (-). venektasi (-). nyeri ketok kostovertebra (-). Hepar/Lien tidak teraba.

Pemeriksaan Laboratorium Darah Pemeriksaan HEMATOLOGI RUTIN Hemoglobin Hematokrit Eritrosit Leukosit Trombosit Golongan Darah INDEX ERITROSIT MCV MCH MCHC RDW HDW MPV PDW HITUNG JENIS Eosinofil Basofil Netrofil Limfosit Monosit LUC KIMIA KLINIK GDS Protein total Albumin Kreatinin Ureum Asam Urat Kolesterol total LDL Kolesterol HDL Kolesterol Trigliserida SGOT SGPT ELEKTROLIT Natrium 30/8/2011 5.00 55.60 0.90 3.2 0.3 130 80.3 3.0 23 2.10 90.00-4.00 0.10 10.8.5.00 60 – 140 6.0-96.6 78 41 16 122 6.74 13.6.07 11.28 13.00-2.7 .4 .1 20.10 137 9.10-5.00-44.1.6 31.0 1/9/2011 7.0-33.00-7.0 11.2 25.0 235 Satuan g/dl % 106/µl 103/µl 103/µl /um Pg g/dl % g/dl Fl % % % % % % % mg/dl g/dl g/dl mg/dL mg/dL mg/dl mg/dl mg/dl mg/dl mg/dl U/L U/L mmol/ L Rujukan 12.30 1.6 2.0 28.2 329 6.00 22.0 33.0 263 3/9/2011 10.30 4.2-3. PEMERIKSAAN PENUNJANG A.1 2.1 4.0 48 0.6-14.8 31.80 4.0-36.8 288 15.5 150-450 82.3 6.5 .6 33-45 4.00 0.III.7 361 B 31/8/2011 6.1 19.77 18.0 2.00-80.2 16.4 .2-11.3 < 50 2.5-14.10 4.1 50 – 200 37 – 92 88 – 201 <150 0 – 35 0 – 45 136-145 67 23 133 142 141 9 .1 25-65 0.1 3.2 7.0-15.

9 Negatif Negatif Negatif 0.5 – 8.2 109 4.0 0.025 4.00 0.0 0.010 6.0 Negatif Negatif Negatif Normal Negatif Normal Negatif Negatif 0-1 3-8 0.015 – 1.0 0.3-5.2 0.6 0-1 0.0 – 0.0 0.29 B.0 Rujukan /ul mg/dl mg/dl mg/dl mg/dl mg/dl /ul /lpb /lpb /uL /lpb /lpb /lpb /lpk /lpk /lpk /lpk /LPB /uL /uL /uL /uL /uL 10 .5 500 Negatif 75 Normal Negatif Normal Negatif 250 13 226 2.0 – 0.47 0–3 Negatif Negatif Negatif 0 .17-1. Hasil Urinalisa (1 September 2011) MAKROSKOPIS Warna Kejernihan KIMIA URIN Berat Jenis pH Leukosit Nitrit Protein Glukosa Keton Urobilinogen Bilirubin Eritrosit MIKROSKOPIS Eritrosit Leukosit EPITEL Epitel Epitel Squamous Epitel Transisional Epitel Bulat SILINDER Silinder Hyline Granulated Lekosit Bakteri Kristal Yeast Like Cell Small Round Cell Mukus Sperma Satuan Yellow slcoudy 1.93.0 – 0.5 115 mmol/ L mmol/ L mmol/ L 3.00 0 0-1 3096.00 1.0 0.Kalium Klorida Kalsium ion SEROLOGI HBsAg 5.0 – 0.3 0.1 96-106 1.76 Non reaktif 5.0-12.00-0.0 0.4 0.

5 15. Sesak napas dirasakan semakin bertambah bila beraktifitas seperti berjalan jauh dan berkurang dengan istirahat.3 19.8 19.8 Asidosis metabolik belum terkompe nsasi 7.3 94-100 D. suhu dingin.7 109.Sesak nafas tidak disertai dengan demam. Analisis gas darah 30/8/2011 12.0 -10. dan mengi.0 -16.6 142.7 9.271 40.1 98.+2.3 .8 Asidosis metabolik belum terkompens asi 7.285 19.8 15.2 Bakteri (++) mS/cm 3.0 – 32.5 Asidosis metabolik belum terkompe nsasi Nilai Rujukan 7.350-7.7 74.6 Asidosis metabolik belum terkompe nsasi 7. pasien terkadang bangun dari tidurnya akibat sesak.336 37. Pada malam hari. RESUME Pasien datang dengan keluhan sesak napas.3 -5.1 17.0 80.0-45.9 98.9 17. Sejak 3 hari SMRS pasien mengeluh sesak.0 95.242 37.6 102.286 35.8 -8.2 Asidosis metabolik terkompe nsasi sebagian 7. Sesak nafas terkadang dirasakan ketika pasien tidur sehingga pasien lebih nyaman tidur dengan menggunakan 2-3 bantal.6 97.0-100. maupun rangsangan debu.2 95.0 31/8/2011 1/9/2011 2/9/2011 3/9/2011 Satuan mmHg mmHg mmol/L mmol/L mmol/L % pH pCO2 pO2 cHCO3 ctCO2(B) BE SO2(c) 7. Sesak disertai Pulmo : Tak tampak infiltrat 11 . batuk.9 9.7 11.Konduktivitas Lain-lain C.1 149.450 35.0 21-28 23-27 -3.7 -9.1 15. tidak dipengaruhi oleh cuaca. Foto Thorax (30 Agustus 2011) Foto thorax AP Cor : Membesar dengan CTR > 50% Perihiler Haze (+) Sinus costophrenicus kanan kiri tajam Kesan : Kardiomegali dengan gambaran awal oedem pulmo IV.

12 . Ca ion 0.6 mg/dl. Pada pemeriksaaan fisik didapatkan papil lidah atrofi (+). Badan lemas disertai dengan nggliyer. AE 2. Hct 16. pasien juga mengeluh badan lemas. kemudian pasien memeriksakan diri ke Puskesmas dan dinyatakan bahwa pasien memiliki penyakit tekanan darah tinggi dan diberi obat penurun tensi. Badan lemas dirasa semakin bertambah sehingga membuat pasien terbatas dalam melakukan aktivitas.0 %. AL 11.2 g/dl.0.28.1 %.7. terutama saat perpindahan posisi dari tidur ke berdiri ataupun sebaliknya. BAK pasir tidak ada . pasien didiagnosa sakit ginjal dan di sarankan untuk HD. Lima tahun SMRS pasien mengeluhkan sering sakit kepala.103/µl. cengeng dan kaku di leher (+). dahak berwarna putih.0. Hct 19. kreatinin 10. dan mata berkunang-kunang.07.106/µl.106/µl. ureum 288 mg/dl. bakteri (++). Pada pemeriksaan laboratorium tanggal 20 Agustus 2011 didapatkan Hb 5. Pada tanggal 1 September 2011 didapatkan Hb 7. Kurang lebih satu tahun yang lalu pasien sempat dirawat di RSUD dr. kreatinin 9. Pada tanggal 31 Agustus 2011 didapatkan Hb 6. AL 13. AL 13. BAK nyeri tidak ada.2 mg/dl. Pasien merupakan pasien HD rutin dan sudah melakukan HD sebanyak 26 kali. eritrosit 250/ul. Moewardi karena sesak napas dan bengkak pada kedua kaki. HDL 41 mg/dl. Badan lemas tidak berkurang dengan pemberian makanan dan minuman. muntah (-). Namun setelah itu pasien jarang kontrol ke Puskesmas. Hct 23. BAK darah tidak ada. AE 2.0 g/dl.1 g/dl. Pada analisis gas darah tanggal 30 Agustus – 3 September 2011 didapatkan asidosis metabolik belum terkompensasi. asam urat 15.106/µl. RBK (+/+) di basal paru dan oedem minimal pada ekstremitas inferior. peningkatan JVP (R+4)cm.103/µl. Mual (-). Selain itu.74. warna kuning. leukosit 226/lpb.dengan batuk berdahak. ureum 329 mg/dl. Pada pemeriksaan urinalisa didapatkan protein 75 mg/dl. Oleh dokter yang merawat.10 g/dl. batas jantung kesan melebar caudolateral. BAB 1 kali perhari dengan warna dan konsistensi dalam batas normal.0 %. AE 2.76 mmol/L.103/µl. LDL 16 mg/dl.1 gelas belimbing.8 mg/dl. albumin 3. BAK 1-2 kali perhari @½ .

Napsu makan berkurang 6.2 g/dl. Hipertensi (TD 130/90) 10.8 mg/dl) 19. Tidur dengan 2-3 bantal 8. DAFTAR ABNORMALITAS Anamnesis 1. HDL 41 mg/dl 22. Anemia (Hb 5. Ronchi basah kasar di basal paru 15.V.76 mmol/L) 21.1 g/dl. Hipokasemia sedang (Ca ion 0. Leukositosis (AL 13. Sesak nafas 2. Sering terbangun malam hari karena sesak Pemeriksaan Fisik 9. Riwayat HD 26 kali 7. Papil lidah atrofi (+) 12. LDL 16 mg/dl Pemeriksaan urin 23. Konfigurasi jantung kesan melebar caudolateral 14. Proteinuria (Protein 75 mg/dl) 13 .103/µl) 18.0 g/dl) 17. JVP R+4 cm 13. Azotemia (ureum 288 mg/dl. Batuk 5. Nggliyer 4. Konjunctiva pucat (+/+) 11. Badan lemas 3. Oedem minimal ektremitas inferior Pemeriksaan Laboratorium Darah 16. Hb 6. 7.0.6 mg/dl) 20. kreatinin 10. Peningkatan asam urat (15.

15 . RENCANA PEMECAHAN MASALAH Problem 1. HD rutin Abnormalitas 2. 25. Gambaran kardiomegali 28. 13. 12. Gambaran oedem pulmo Analisa Gas Darah 29. 22. 20. PROBLEM 1. 6. 26  Leukositosis Abnormalitas 20  Hipokalemia sedang VII. CKD stage V . HD rutin Ass : Komplikasi dd Asidosis metabolik Oedem Pulmo 14 . ANALISIS DAN SINTESIS Abnormalitas 1. 10. Bakteriuria (++) Foto Thorax 27. 14. 13. HD rutin Anemia sedang CHF NYHA IV Leukositosis Hipokalemia VIII. 28 CHF NYHA IV Abnormalitas 4. 11. 4. 19. 27. 2. 17. Asidosis metabolik belum terkompensasi. 5. 16. CKD stage V. 25  Anemia sedang Abnormalitas 7.24. 29  CKD stage V. 28. 3. VI. Hematuria (Eritrosit 250/ul) 25. 18. 21. 14. 3. Leukosituria (Leukosit 226/lpb) 26. 9. 8. 5. 12.

Injeksi Furosemid 3 amp/8 jam .As Folat 3xI . Elektrolit : .O2 5L / menit .Hemodialisa Mx Ex : KUVS. kadar elektrolit : Edukasi pasien dan keluarga tentang penyakit dan komplikasi Ad vitam Ad sanam Ad fungsionam : dubia ad malam : dubia ad malam : dubia ad malam Prognosis : Problem 2.TIBC Ip Tx : -Transfusi PRC 2 kolf .vit B complex 3 x 1 tab 15 .Ca CO3 3xI .Ureum.SI .Infus D5 % 20 tpm mikro . Anemia Berat Ass : Etiologi e/c on chronic disease Defisiensi Fe Penatalaksanaan Ip Dx : .Bed rest total .Fe .Asam folat 3 x 1 tab .Diet ginjal. Balance cairan / 6 jam.Ip Dx Tx : . Kreatinin. rendah protein 40 gr/hari. rendah garam 5 gr/hari .Gambaran Darah Tepi .

AE. Leukositosis Ass Ip Dx Ip Tx : Etiologi dd ISK ISPA : Kultur urin. Cardiac Heart Failure Ass : Menentukan Diagnosis Fungsi Etiologi Ip Dx Terapi : CHF NYHA IV : Penyakit Jantung Hipertensi Anatomi : Hipertrofi ventrikel kiri. Hct post transfusi : Edukasi pasien dan keluarga tentang penyakitnya : Ad vitam Ad sanam Ad fungsionam : dubia ad bonam : dubia ad bonam : dubia ad bonam Problem 3. Hipertrofi Ventrikel Kanan : Echocardiografi : O2 2 L/menit Diet jantung uremik 1700 kkal. Test sensitivitas antibiotik : Inj Ceftriaxon 2gr / 24 jam : dubia ad malam : dubia ad malam : dubia ad malam Prognosis : 16 . tanda vital : Edukasi pasien dan keluarga mengenai penyakitnya Ad vitam Ad sanam Ad fungsionam Problem 4.Ip Mx Ip Ex Px : Hb. rendah garam < 5g/hari Inf D 5 % 16 tpm mikro Inj Furosemid 3 amp/8 jam Captopril 3x25 mg Mx Ex : Keadaan umum.

Hipokalsemia Sedang Ass Ip Dx Ip Tx Ip Mx Ip Ex Px : etiologi dd hipoalbumin hiperparatiroid : Albumin.Ip Mx Ip Ex Px : Urin rutin 7 hari post pemberian antibiotik : Edukasi pasien dan keluarga tentang penyakitnya : Ad vitam Ad sanam Ad fungsionam : dubia ad bonam : dubia ad bonam : dubia ad bonam Problem 5. Paratiroid hormon : inj Ca Glukonas 1 amp/12 jam selama 3 hari : Kadar kalsium post terapi : Edukasi pasien dan keluarga tentang penyakitnya : Ad vitam Ad sanam Ad fungsionam : dubia ad bonam : dubia ad bonam : dubia ad bonam 17 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->