LAPORAN KASUS PSIKIATRI SKIZOFRENIA PARANOID (F20.0) I.

IDENTITAS PASIEN : Nama Jenis Kelamin Tempat/Tanggal lahir Umur Agama Status Perkawinan Warga Negara Suku/Bangsa Pekerjaan Pendidikan Terakhir Alamat Tanggal Masuk II. RIWAYAT PSIKIATRI Alloanamnesis diperoleh dari Nama Umur Pekerjaan Hubungan dengan Pasien Alamat dan No.Telp A. Riwayat Penyakit : 1. Keluhan Utama Gelisah 2. Riwayat Gangguan Sekarang Dialami sejak satu bulan yang lalu sebelum masuk rumah sakit. Pasien jarang tidur kalau malam hari sejak 3 bulan terakhir, pasien sering berbicara sendiri dan pasien merasa mendengar bisikan kalau pasien : Nini Andriani : 24 Tahun : Ibu Rumah Tangga : Anak Pasien : Perumnas Antang Blok I No 9 (085396393884) : Ny. K : Perempuan : Bone, 30 Juli 1968 : 44 Tahun : Islam : Janda : Indonesia : Bugis : Ibu Rumah Tangga : SD : Jl. Pasar ikan, Maros : 24 Juli 2012

Pasien selalu menganggap dirinya tidak sakit. infeksi. merokok.Riwayat keluhan yang sama sebelumnya (+).  Hendaya dan disfungsi . pasien pernah masuk RS dadi sebanyak 4x. Semenjak saat itu. kemudian pasien terakhir di rawat pada tahun 2011. pasien masih bisa mengurus dirinya sendiri seperti makan.Hendaya pekerjaan .adalah Tuhan. Menurut kelurganya. . Menurut keluarganya.Tidak ada riwayat kejang. Pasien dirawat pertama kali pada tahun 2001. trauma. pasien gampang marah apabila ada keinginannya yang tidak dituruti dan diperberat setelah salah seorang anaknya masuk penjara. minum dan mandi tetapi harus sesuai dengan perintah seseorang yang dianggapnya Tuhan dalam dirinya. pasien awalnya sering berbicara sendiri semenjak kematian suaminya. Selain itu. Pasien mendapatkan obat haloperidol tetapi tidak minum secara teratur. Pasien merasa sering berbicara dengan almarhum suaminya. alkohol.Hendaya sosial .Hendaya penggunaan waktu senggang : (+) Faktor stressor psikososial .Tidak jelas Hubungan gangguan sekarang dengan riwayat penyakit fisik dan psikis sebelumnya . pasien merasa mampu mengatur segalanya terutama mengatur terbitnya matahari dan bulan. pasien masih mampu berkomunikasi dengan baik terhadap keluarganya dan orang disekitar pasien.Tidak ada riwayat penyakit fisis sebelumnya .Tidak ada Riwayat gangguan sebelumnya . : (+) : (+)    . Saat ini. dan narkoba.

hitam dan tampak ada uban. mengenakan sendal . wajah sesuai umur.♂. Pasien memiliki 4 orang anak (♀. cukup bulan. perawakan pasien gemuk dan cukup terawat.Riwayat Masa Dewasa (18 tahun keatas) Setelah menikah. pasien dilahirkan di rumah dengan persalinan di bantu oleh dukun. Prestasi pasien biasa saja dan bergaul dengan teman-teman sebayanya. rambut agak berombak. 2 tahun setelahnya pasien dinikahkan oleh orang tuanya dan tidak melanjutkan sekolah lagi .Riwayat Masa Anak-Anak Awal (1-3 tahun) Pertumbuhan dan perkembangan sama dengan anak sebayanya .♀.♀) tetapi anak pertamanya meninggal pada umur 14 tahun. tidak ada masalah atau gangguan kesehatan saat ibu pasien hamil.Riwayat Masa Kanak Akhir dan Remaja (12-18 tahun) Setelah pasien tamat SD.Riwayat Masa Kanak-Kanak Pertengahan (3-11 tahun) Pasien masuk SD Negeri di kampungnya dan tidak pernah tinggal kelas. Hubungan pasien dengan anak-anak dan keluarganya baik.    AUTOANAMNESIS Tampak seorang wanita. . memakai baju gamis berwarna coklat hitam dengan motif bunga-bunga. . Suami pasien sudah meninggal sejak tahun 1992.♂). tanggal 30 juli 1968. Riwayat Kehidupan Pribadi . Persepsi Pasien Tentang Diri dan Kehidupannya Pasien merasa dirinya tidak sakit dan merasa bahwa dirinya adalah Tuhan. Situasi Sekarang Pasien tinggal bersama sepupunya karena anak-anaknya sudah menikah. pasien tinggal bersama suaminya dan tidak bekerja Riwayat Kehidupan Keluarga Pasien merupakan anak pertama dari 2 bersaudara ((♀).Riwayat Prenatal dan Perinatal Pasien lahir di Bone.

tapi dia ada disini (pasien menunjuk DM : Siapa temannya Ibu? kelehernya) . nama ibu siapa? P P P P P : Dulu nama saya kartini. jadi yang atur siapa? DM : Siapa yang bawa ibu kesini? DM : Kenapa bisa ibu dibawa kesini? temanku di Maros. DM : Ibu juga bisa atur matahari katanya? P P P P : Iya memang saya yang atur : Itu dia dok. saya bisa putar itu matahari dengan bulan. saya tidak bisa atur karena ada disini : Anak saya Andriani yang bawa : Tidak tau juga kenapa dok. Saya mau putar itu matahari dengan malam sama temanku tapi anakku bawa ke sini DM : Dari mana ibu tau kalau temannya di Maros? P P : Iya dia bisik-bisik sama saya kalau dia tunggu saya di Maros : Iya Petta Pung Ala Ta Ala juga. bagaimana caranya Ibu? P : Itu kalau langit rusak. DM : Sejak kapan Ibu jadi Arung Petta Pung Ala Ta Ala? DM : Jadi waktu Ibu lahir dulu di kasih nama Kartini? DM : Apa itu Pung Ala Ta Ala? DM : Jadi ibu bisa atur dunia? DM : Ibu tadi bilang kalau ibu mau atur matahari dengan bulan. : Iya. sudah ada 20 tahun lebih : Iya tapi saya Petta Pung Ala Ta Ala : Itu Pung Ala Ta Ala adalah tuhan yang atur dunia. saya dokter muda yang bertugas di sini. Kan dunia mau dibalik. : Sudah lama sekali.berwarna krem. saya suruh malaikat untuk perbaiki langit kalau terbuka lagi langit. Kan anakku bilang dia mau bawa saya ke DM : Tapi ibu lagi ada di sini. sekarang nama saya Arung Petta Pung Ala Ta Ala. nama saya Dian. DM : Selamat pagi ibu. saya itu perbaiki langit sama bumi.

Sudirman. itu yang biasa cerita dan suruh-suruh DM : Ada di lehernya?namanya juga sama Ibu? saya. masuk surgami saya.DM : Ada Petta Pung Ala Ta Ala lebih diatas lagi dari Ibu? P P Ala. : Tidak ada. pasien menunjuk lehernya kembali. macam-macam. sudah 44 tahun. banyak pokoknya ijazah saya. DM : Kalau Pung Ala Ta Ala bahasanya bagaimana Ibu?Ada bahasa khususnya? DM : Ibu ingat kapan lahir? DM : Ibu punya anak berapa? DM : Siapa-siapa saja Ibu? DM : Ibu pernah rasa ada yang mau mencelakai Ibu? yang mau membunuh Ibu? : Iya dok. mau dibunuh. Pung Ala Ta Ala juga namanya. cuma di bisik-bisik saja di sini (menunjuk keleher) DM : Masih ada Ibu dengar sampai sekarang? P P P P P P : Iya setiap hari. saya Pung Ala Ta Ala yang kasar. Ada juga disini (pasien menunjuk dada). : Hawariah. namanya anak pedda pung Ala Ta' . DM : Ibu pernah liat itu. bahasa seperti kita saja ini : Saya tidak ingat.Jadi. Ada disini. itu teman saya. ini di dalam Pung Ala Ta Ala yang halus. DM : Ijazah apa saja itu Ibu? P : Macam-macam. siang dan malam dok. Pung Ala Ta Ala atau lihat seperti bayangan atau orang tapi yang lain tidak bisa lihat? P : Tidak pernah saya lihat. Fitri terus Andriani yang terakhir. Ada juga ijazahku 13. DM : Jadi ada dileher dan didadanya Ibu? P : Iya ada. : Ada 4 anak saya dok. itu saya mau diguna-guna. : Iya ada. Dia kasih kuliah saya. saya tidak perlu puasa lagi karena banyakmi ijazahku. DM : Apa yang biasa di cerita dan disuruh sama Pung Ala Ta Ala itu Ibu? P : Banyak. Saya di suruh mengaji dan shalat juga. : Iya.

DM : Ibu sekolah sampai mana? P P P P P P : Sampai SD : Tidak. : Iya itumi. : Karena saya Tuhan. Mertua. sudah 7 kali saya masuk di sini. : Tau. jadi saya tidak pernah sakit. : Karena dia mau ambil barang-barag saya. saya bisa sembuhkan DM : Anaknya yang mana Ibu? DM : Yang Hawariah? DM : Kenapa bisa Ibu mau dicelakai? DM : Ibu pernah masuk di sini sebelumnya? DM : Ibu tau ini dimana? DM : Obat apa biasa kita minum? DM : Tiap hari kita minum? DM : Kenapa kita tidak minum tiap hari? orang jadi buat apa saya minum obat. : Pernah. Ada 2 tahun setelah tamat SD baru saya menikah. harta saya. : Haloperidol dok : Kadang-kadang.DM : Siapa Ibu yang mau celakai Ibu? P P P P P P P P P : Banyak dok. di Rumah Sakit Dadi. : 100 dok. tante. : Yang pertama. Saya pernah dibelakang VIP. DM : Jadi apa yang Ibu lakukan setelah tamat SD? Ibu langsung menikah? DM : Ibu tau artinya lebih besar pasak daripada tiang? DM : Kalau panjang tangan? DM : Ibu 200-50 berapa? DM : Kalau 150-50 ? . : Itu pencuri. banyak dimau tapi kurang pemasukan. anakku juga dok. sepupu. : Taulah. : 150 kan.

: Biasa-biasa saja dok. perawakan pasien agak gemuk dan cukup terawat. apa ibu lakukan? P P P P : Tunggu saja sampai di cari handphonenya. perhatian : 1. berambut panjang bergelombang agak beruban. Deskripsi Umum 1. makasi ibu. Afek 3. Keserasian : Sulit dinilai : Tumpul : Tidak dapat diraba rasakan : Tidak serasi C. wajah sesuai umur. Sikap Terhadap Pemeriksa Cukup kooperatif B. Empati 4. spontan. selamat beristirahat. intonasi kecil dan agak kurang jelas 5. 4. PEMERIKSAAN STATUS MENTAL A.DM : Ibu. perasaan. Kesadaran Berubah 3. : Iya. Perilaku dan Aktivitas Psikomotorik Saat diwawancarai pasien tampak duduk tenang. Keadaan Afektif (mood). Pembicaraan Lancar. : Mau pulang ketemu cucuku di Maros. Fungsi Intelektual (Kognitif): . kalau saya lupa Hpku disini. 2. Mood 2. jangan lupa minum obatnya. sama-sama dok. III. dan empati. menggunakan sendal berwarna krem. Penampilan Tampak seorang wanita. menggunakan baju gamis berwarna coklat hitam bermotif bunga-bunga. DM : Bagaimana perasaannya sekarang Ibu? DM : Apa yang kita pikirkan sekarang Ibu? DM : Baik ibu.

Depersonalisasi 4. Ilusi 3. Bakat kreatif: Tidak ada 7. tempat dan orang): ✔ Waktu : Baik ✔ Tempat : Baik ✔ Orang : Baik 4. 2. Daya Konsentrasi: baik 3. Orientasi (waktu. Derealisasi E. Halusinasi Halusinasi audiotorik : Pasien mendengar suara lelaki yang membisikbisikkan pasien menyuruh pasien untuk shalat dan mengaji melalui leher dan dadanya. Arus pikiran: a. Kemampuan menolong diri sendiri: Kurang D. Produktivitas b.1. Daya ingat: ✔ Jangka panjang : Baik ✔ Jangka sedang : Baik ✔ Jangka pendek : Baik 5. pengetahuan umum dan kecerdasan : Sesuai dengan tingkat pendidikan SD 2. Pikiran abstrak: Baik 6. Taraf Pendidikan. Gangguan Persepsi: 1. Proses Berfikir: 1. Hendaya berbahasa : Disartria . malam dan siang. Kontiniuitas : Cukup : Relevan dan koheren : Tidak ada : Tidak ada : Tidak ada Selain itu menyuruh pasien untuk bersama-sama mengatur c.

Adanya waham mustahil dimana pasien meyakini bahwa dirinya adalah Tuhan yang mengatur langit dan bumi dan memutar siang dan malam serta menerbitkan matahari dan bulan. N=84x/m. reflex cahaya (+)/(+). Daya Nilai 1. Pengendalian Impuls : terganggu G. kernig sign(-). Penilaian Realitas A. Norma Sosial 2. Uji Daya Nilai 3.5mm. P=20x/m  Status neurologis : GCS : E4M6V5. Fungsi motorik dan sensorik keempat ekstremitas dalam batas normal. Adanya waham curiga dimana pasien merasa ada yang ingin mencelakainya dengan di gunaguna karena ingin mengambil hartanya. Pupil bulat isokor. 2. PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK LEBIH LANJUT : Pemeriksaan Fisik:  Status Internus: T= 130/80. Isi pikiran: Preokupasi : Tidak di temukan Gangguan isi pikiran : 1.5mm/2. S= 36. F. . diameter kiri dan kanan 2. tidak ditemukan refleks patologis. tanda rangsang selaput otak : kaku kuduk (-). Taraf dapat dipercaya : Terganggu : Terganggu : Terganggu : Tilikan 1 : Dapat dipercaya IV. Tilikan (Insight) B.2.6ºC.

Selain itu. cukup kooperatif terhadap pemeriksa. empati sulit dirabarasakan. Norma sosial. menggunakan baju gamis berwarna coklat hitam bermotif bunga-bunga. Menurut keluarganya. pasien merasa mampu mengatur segalanya terutama mengatur terbitnya matahari dan bulan. dan kemampuan menolong diri sendiri kurang. Produktivitas pikiran cukup. Ditemukan adanya gangguan persepsi berupa halusinasi auditorik berupa suara lelaki yang membisik-bisikkan pasien menyuruh pasien untuk shalat dan mengaji melalui leher dan dadanya dan menyuruh pasien untuk bersama-sama mengatur malam dan siang. wajah sesuai umur.V. Kesadaran berubah. Pasien pernah di rawat di RS Dadi semenjak 2001 sebanyak 4 kali dan pasien terakhir di rawat pada tahun 2011. Pasien merasa sering berbicara dengan almarhum suaminya. bakat kreatif tidak ada. Didapatkan Gangguan isi pikir berupa waham mustahil dan waham curiga. Pasien jarang tidur kalau malam hari sejak 3 bulan terakhir. pasien awalnya sering berbicara sendiri semenjak kematian suaminya. kontuinitas relevan dan koheren. Saat ini. psikomotor cukup tenang. uji daya nilai. afek tumpul. Semenjak saat itu. intonasi kecil dan kurang jelas (disartri). Menurut kelurganya. pasien masih mampu berkomunikasi dengan baik terhadap keluarganya dan orang disekitar pasien. penampilan tampak seorang wanita. Pemeriksaan status mental. pengendalian impuls terganggu. berambut panjang bergelombang agak beruban. Pasien selalu menganggap dirinya tidak sakit. Pasien mendapatkan obat haloperidol tetapi tidak minum secara teratur. menggunakan sendal berwarna krem. penilaian realitas . pikiran abstrak cukup baik. pasien gampang marah apabila ada keinginannya yang tidak dituruti dan diperberat setelah salah seorang anaknya masuk penjara. spontan. verbalisasi lancar. pasien sering berbicara sendiri dan pasien merasa mendengar bisikan kalau pasien adalah Tuhan. perawakan pasien agak gemuk dan cukup terawat. minum dan mandi tetapi harus sesuai dengan perintah seseorang yang dianggapnya Tuhan dalam dirinya. IKHTISAR PENEMUAN BERMAKNA : Tampak seorang wanita (44 tahun) dibawa dengan keluhan gelisah yang dialami sejak satu bulan yang lalu sebelum masuk rumah sakit. pasien masih bisa mengurus dirinya sendiri seperti makan. Pada fungsi kognitif baik.

20. gangguan persepsi berupa halusinasi auditorik dan waham yang terus-menerus serta perlangsungan penyakit >1 bulan . Secara keseluruhan pasien dapat dipercaya. Aksis I Dari autoanamnesis dan alloanamnesis didapatkan adanya gejala klinis yang bermakna yaitu gelisah. ditemukan adanya halusinasi berupa halusinasi auditorik dan waham yang menonjol berupa waham kebesaran dan waham diagnosis diarahkan pada Skizofrenia Paranoid (F. Pada pasien ditemukan adanya afek yang tumpul. sering bicara sendiri.20). Pasien menganggap dirinya tidak sakit. Sehingga berdasarkan PPDGJ-III di diagnosis sebagai Skizofrenia (F. . Disamping itu.0). VI. EVALUASI MULTIAKSIL : (SESUAI PPDGJ III) 1. Aksis II Ciri kepribadian tidak khas Aksis III Tidak ada diagnosa Aksis IV Stressor psikososial tidak jelas Aksis V GAF Scale 50-41: Gejala berat (serious) disabilitas berat sehingga berdasarkan pedoman penggolongan dan diagnosis Gangguan Jiwa (PPDGJ-III). sehingga penyebab organik dapat disingkirkan. 4. dan sering memarahi orang lain. 5. sehingga pasien di diagnosis sebagai Gangguan Jiwa Psikotik Non-Organik. Pada pemeriksaan status internus dan status neurologis tidak ditemukan adanya kelainan yang mengindikasikan gangguan medis umum yang menimbulkan gangguan otak. Keadaan ini menimbulkan penderitaan (distress) dan disabilitas bagi pasien dan keluarganya sehingga dapat disimpulkan sebagai Gangguan Jiwa. 3.terganggu. 2.

maka harus memenuhi kriteria umum skizofrenia dari kriteria satu gejala (salah satu dari 4 gejala yang sangat jelas) yaitu berupa : a. DAFTAR PROBLEM :  Organobiologik  Psikologik  Sosiologik : Tidak di temukan kelainan organobiologik : Ditemukan adanya gangguan halusinasi dan : Ditemukan adanya hendaya dalam bidang sosial. VIII. walaupun isinya sama.VII. PEMBAHASAN/TINJAUAN PUSTAKA : Berdasarkan PPDGJ III untuk mendiagnosis pasien skizofrenia paranoid adalah memenuhi kriteria umum diagnosis Untuk mendiagnosis skizofrenia (F20. PROGNOSIS : MALAM Faktor pendukung ✔ Gejala positif yang menonjol (waham dan halusinasi). namun kualitasnya berbeda. . -Thought echo : isi pikiran dirinya sendiri yang berulang atau bergema dalam kepalanya (tidak keras). ✔ Onset pada usia dewasa ✔ Dukungan keluarga untuk sembuh baik ✔ Tidak ada kelainan organobiologik Faktor penghambat ✔ Ketidakpatuhan minum obat ✔ Stressor tidak jelas ✔ Pendidikan rendah ✔ Tidak ada pekerjaan IX. pekerjaan dan waktu senggang sehingga pasien butuh sosioterapi.dan isi pikiran ulangan. waham sehingga memerlukan psikoterapi.0).

. Halusinasi auditorik : .suara halusinasi yang berkomentar secara terus menerus terhadap perilaku pasien .jenis suara halusinasi yang berasal dari salah satu bagian tubuh d. -Thought broadcasting: isi pikirannya tersiar keluar sehingga orang lain atau umum mengetahuinya . c. ataupun disertai oleh ide-ide berlebihan yang menetap. Waham-waham menetap jenis lainnya.Delusion of influence : waham tentang dirinya dipengaruhi oleh suatu kekuatan tertentu dari luar . biasanya bersifat mistik atau mukjizat. apabila disertai baik oleh waham yang mengambang maupun yang setengah berbentuk tanpa kandungan afektif yang jelas. yang bermakna sangat khas bagi dirinya. Serta kriteria dua gejala (paling sedikit 2 dari 4 gejala di bawah ini yang harus ada secara jelas) 1.mendiskusikan perihal pasien di antara mereka sendiri (diantara berbagai suara yang berbicara . misalnya perihal keyakinan agama atau politik tertentu.Delusion of passivity : waham tentang dirinya tidak berdaya dan pasrah terhadap suatu kekuatan dari luar . .-Thought insertion or withdrawal : isi pikiran yang asing dari luar masuk ke dalam pikirannya(insertion) atau isi pikirannya diambil keluar oleh sesuatu dari luar dirinya(withdrawal). atau apabila terjadi setiap hari selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan terus menerus.deluasional perception : pengalaman inderawi yang tidak wajar. Halusinasi yang menetap dari panca indera apa saja.Delusion of control : Waham tentang dirinya dikendalikan oleh suatu kekuatan tertentu dari luar . yang menurut budaya setempat dianggap tidak wajar dan sesuatu yang mustahil . b. atau kekuatan dan kemampuan di atas manusia biasa.

Halusinasi pembauan dan pengecapan rasa. mutisme. Perilaku katatonik. tetapi waham dikendalikan ( delusion of control ) dipengaruhi ( delusion of influence ) atau passivity dan keyakinan dikejar yang beraneka ragam adalah yang paling khas. bicara yang jarang dan respon emosional yang menumpul atau tidak wajar.halusinasi visual mungkin ada tapi jarang menonjol c. b.0). Untuk terapi psikofarmaka diberikan haloperidol. seperti sikap yang sangat apatis. Waham dapat berupa hampir setiap jenis. Tetapi harus jelas bahwa semua itu tidak disebabkan oleh depresi atau medikasi neuroleptika. Dan sebagai tambahan: ➢ Halusinasi dan / atau waham harus menonjol a. Las bahwa emua. Pada pasien ini ditemukan adanya gangguan persepsi berupa Halusinasi Auditorik dan visual serta waham yang menonjol berupa waham kebesaran sehingga diagnosis diarahkan pada skizofrenia paranoid (F20. ➢ Gangguan afektif. yang berakibat inkoherensi atau pembicaraan yang tidak relevan atau neologisme 3. Suara-suara halusinasi yang mengancam pasien atau memerintah atau halusinasi auditorik tanpa bentuk verbal berupa bunyi peluit. posisi tubuh tertentu. seperti keadaan gaduh-gelisah.mendengung. Arus pikiran yang terputus atau yang mengalami sisipan. negativism. atau lain lain perasaan tubuh. biasanya yang mengakibatkan penarikan diri dari pergaulan social dan menurunnya kinerja social. dimana mekanisme kerja dari obat . atau bersifat seksual. dan stupor. 4. dorongan kehendak dan pembicaraan serta gejala katatonik secara relatif tidak nyata/ tidak menonjol. atau bunyi tawa. Untuk mendiagnosis Skizofrenia paranoid menurut PPDGJ III yaitu harus memenuhi kriteria umum diagnosis Skizofrenia.2. Dimana gejala tersebut telah berlangsung selama lebih dari 1 bulan. Gejala gejala negative. atau fleksibilitas cerea. Haloperidol termasuk dalam obat anti-psikosis tipikal.

Psikofarmaka ✔ Haloperidol 1. sehingga efektif untuk mengatasi gejala gejala positif. Psikoterapi Supportif ✔ Ventilasi: ✔ Konseling Memberikan memberikan kesempatan pengertian kepada kepada pasien pasien untuk tentang menceritakan keluhan dan isi hati sehingga pasien menjadi lega penyakitnya dan memahami kondisinya lebih baik dan menganjurkan untuk berobat teratur 3.5 mg 3 x 1 2. Sosioterapi Memberikan penjelasan pada keluarga pasien dan orang sekitar pasien untuk memberikan dorongan dan menciptakan lingkungan yang kondusif.ini adalah memblokade Dopamin pada reseptor pasca sinaptik neuron di otak. Dalam kasus ini ditemukan gejala gejala positif yang menonjol yaitu gangguan persepsi (halusinasi) dan gangguan isi pikir (waham) . Haloperidol memiliki efek sedatif lemah digunakan untuk sindrom psikosis dengan gejala positif dan biasa digunakan pada pasien skizofrenia dalam terapi jangka panjang. X. XI. . FOLLOW UP : Memantau keadaan umum pasien dan perkembangan penyakitnya serta efektivitas terapi dan kemungkinan terjadinya efek samping dari obat yang diberikan. RENCANA TERAPI : 1. khususnya di sistem limbik dan sistem ekstra piramidal.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful