You are on page 1of 27

Bed Side Teaching Skabies

Perceptor : Lina, dr. Sp.KK

Kelompok XL-C Presentan : 1). Fanny Y. (4151111108) 2). Lucky S. (4151111116) 3). Fauziah H. (4151111120) Partisipan: 1). Alienda D. (4151111105) 2). Adilla N. (4151111109) 3). Arif R. (4151111119)

Keterangan Umum
Nama Suku bangsa Umur Jenis kelamin Alamat Pendidikan Pekerjaan Agama Status Marital : Tn. H : Sunda : 16 tahun : Laki-laki : Jalan Kusuriadi Kertajaya No. 31 Padalarang : SMK Pembangunan : Pelajar : Islam : Belum menikah

genital eksterna. sela jari tangan bilateral. lipat siku dalam bilateral.Keluhan Utama Pasien mengeluh bruntus – bruntus merah pada daerah sekitar pusat. lipat ketiak bagian depan bilateral. pergelangan tangan bilateral. .

.Penjabaran Keluhan Utama Sejak 2 bulan yang lalu. kedua lipat ketiak. Karena sering digaruk. keluhan meluas ke daerah tubuh lain hingga meliputi sekitar kemaluan. kedua lipat siku dan pergelangan tangan yang terasa gatal sepanjang hari. Riwayat pengobatan sebelumnya disangkal oleh pasien. . Keluhan seperti ini merupakan keluhan yang pertama kali dirasakan oleh pasien. pasien mengeluh bruntus-bruntus merah pada kedua lipat paha. sekitar pusat.

Perjalanan Penyakit Keluhan pertama kali timbul 2 bulan yang lalu berupa bruntus-bruntus merah kehitaman pada lipatan paha yang disertai gatal. Terutama dirasakan sangat gatal pada malam hari sehingga pasien mengaruknya pada saat tidur. kedua lipat siku. kedua pergelangan tangan dan kedua sela jari tangan yang terasa gatal sepanjang hari dan pada saat berkeringat. sekitar pusat. keluhan bruntus-bruntus meluas hingga meliputi genital. Karena sering digaruk. . kedua lipat ketiak.

dan Presipitasi Pasien tinggal di rumah sendiri dan memiliki kamar sendiri. Pasien mandi 2 kali sehari memakai sabun mandi. Pakaian pasien dicuci 1 minggu sekali. . Predisposisi. Teman pasien sering menginap dan tidur bersama dalam satu tempat tidur dengan pasien. Selain itu.Faktor Etiologi. pasien sering bertukar pakaian dengan temannya yang memiliki keluhan serupa.

Riwayat Pengobatan Pasien belum pernah mengobati keluhan sendiri. .

.Anamnesis Tambahan Nafsu makan pasien baik dan tidak pernah menderita TBC sebelumnya.

R=20 x/menit .Status Generalis K. S=36.50C Status Gizi : Berat Badan : 55 kg Normoweight Tinggi Badan : 165 cm . N=76 x/menit .U : Kesan sakit : Tampak sakit ringan Tanda vital : T=110/70 mmHg.

Pemeriksaan Fisik • Kepala : Simetris Mata : Konjungtiva : anemis -/Sklera : ikterik -/Mulut : gigi geligi : tidak ada kelainan THT : Tonsil : T1 – T1 tenang Faring : tidak hiperemis • Leher : KGB : Inspeksi : tidak terlihat membesar Palpasi : tidak teraba • Dada : Bentuk dan gerak simetris Jantung : Bunyi jantung I dan II murni reguler Batas Jantung: normal Paru : VBS kanan=kiri. ronkhi-/-. wheezing-/- .

Pemeriksaan Fisik • • Perut : Datar lembut. APR+/+ Refleks patologis : -/- . NT (-) Hati dan Limpa : tidak teraba Ekstremitas : KGB Aksila dan Inguinal : Inspeksi : tidak terlihat membesar Palpasi : tidak teraba Refleks fisiologis : KPR+/+ . BU (+) normal.

.

.

.

.

Kanalikuli sulit ditemukan. bentuk teratur. diskret. terdapat papulae eritem. kedua lipat ketiak. perut sekitar pusat. .Pada bagian ela-sela jari kedua tangan. perut sekitar pusat.Status Dermatologikus • Distribusi : Regioner • A/R : Terutama sela-sela jari kedua tangan. • Efloresensi: . • Lesi : Multipel. batas sebaian besar tegas. kedua lipat ketiak. sekitar genital. pergelangan tangan. kedua lipat siku. kedua lipat siku. ukuran pada umumnya milier. pergelangan tangan. menimbul dari permukaan serta kering. . kedua lipat paha. sekitar genital. kedua lipat paha.

Pemeriksaan Penunjang Pemeriksaan Laboratorium:  Pemeriksaan pita selopan dengan KOH 10% .

Keluhan seperti ini merupakan keluhan yang pertama kali dirasakan oleh pasien. . sehingga pasien mengaruknya pada saat tidur. kedua axila anterior. kedua lipat siku dan pergelangan tangan yang terasa gatal sepanjang hari. Keluhan pertama kali timbul 2 bulan yang lalu berupa papula-papula eritema yang hanya timbul pada lipat paha yang disertai gatal terutama malam hari. Karena sering digaruk keluhan meluas ke daerah tubuh lain hingga meliputi sekitar genitalia eksterna. Dari anamnesis didapatkan perjalanan penyakit kronik.Resume Seorang laki-laki berusia 16 tahun datang ke poliklinik kulit dan kelamin RS. Dustira dengan keluhan utama papula-papula eritema pada beberap bagian tubuh yang gatal. sekitar umbilikus.

– Sering bertukar pakaian dengan temannya yang punya keluhan yang sama • Anamnesis tambahan:  Pasien mempunyai nafsu makan dan asupan makanan yang baik serta tidak pernah menderita penyakit TBC .Resume • Faktor etiologi : – Sarcoptes scabiei var. hominis • Faktor presipitasi: – Garukan pada kulit • Faktor predisposisi: – Pasien sering tidur satu tempat tidur dengan temannya yang mempunyai keluhan serupa berupa bruntus – bruntus sejak ± 2 bulan yang lalu.

pergelangan tangan. kedua lipat paha. sekitar genital. kedua lipat paha. sekitar genital. • Lesi : Multipel. kedua lipat ketiak.Resume Status generalis : Dalam batas normal Status Gizi : Normoweight Status dermatologikus: • Distribusi : Regioner • A/R : Terutama sela-sela jari kedua tangan. diskret. kedua lipat siku. kedua lipat ketiak. . batas sebaian besar tegas.Pada bagian ela-sela jari kedua tangan. ukuran pada umumnya milier. bentuk teratur. perut sekitar pusat. . kedua lipat siku. menimbul dari permukaan serta kering. perut sekitar pusat. . pergelangan tangan. • Efloresensi: .Kanalikuli sulit ditemukan. terdapat papulae eritem.

Resume Pemeriksaan Laboratorium:  Pemeriksaan pita selopan dengan KOH 10% .

Diagnosis Banding • Skabies • Pedikulosis korporis .

Diagnosis Kerja • Skabies .

• Kelainan kulit jangan digaruk .Penatalaksanaan Umum • Mengobati orang dengan keluhan yang serupa secara serentak • Tidak tidur berhimpit-himpitan. • Seprai dan pakaian yang telah dipakai oleh pasien harus dicuci hingga bersih. tidak menggunakan pakaian secara bergantian dengan orang lain.

Penatalaksanaan Khusus 1. Sistemik : CTM 4 mg 2x1 . 2. Topikal: Krim gameksan 1% yang dioleskan cukup 1 kali dan didiamkan selama 10 jam.

Prognosis • Quo ad Vitam : ad bonam • Quo ad Functionam : ad bonam • Quo ad sanationam : ad bonam .

TERIMA KASIH .