Mashuri Dr Ayi’ Syaeful Bahri

1109 100 004 Metode Eksplorasi Seismik


1. Fungsi Delta Dirac
Dalambeberapafenomenafisika, kitaakanberhubungandengankejadianyansifatnyaimpulsif
(hal yang terjadipadaselangwaktu yang singkat). Sebagaicontoh, saat bola golf
dipukuldenganstik, kejutanlistrik, tumbukanmassa,transfer panas, dansebagainya. Padakasus
bola golf yang dipukuldenganstik,bola yang dipukul tentunya tidak akan menempel pada alat
pemukul untuk jangka waktu yang lama.
"Fungsi" Delta Dirac pertama kali diperkenalkan oleh fisikawan Inggris Paul. A. M.
Dirac (1902-1982) untuk mengambarkan suatu keadaan fenomena fisika yang memiliki nilai
pada suatu titik (singular pada satu titik), namun nilai pada titik yang lain sama dengan nol.
Disamping itu, integral "fungsi" tersebut sepanjang interval domainnya sama dengan satu.
Dirac menggunakan symbol o untuk menggambarkan "fungsi"nya tersebut.

Misalkan t=0 adalah titik saat nilai "fungsi" Dirac Delta tidak sama dengan nol, maka
"fungsi" Delta Dirac dalam notasi matematika dapat dituliskan sebagai berikut :

…………………….. 1
Dan

…………………… 2
Perhatikan bahwa nilai o(t) pada persamaan (1) di titik t=0 harus tidak terdefinisi sebab
jika nilainya terdefinisi maka kita dapat memastikan bahwa nilai : ruas kanan pada
persamaan (2) selalu bernilai nol. Seperti yang telah digambarkan pada bagian pendahuluan,
kita tidak akan dapat menemukan fungsi–fungsi yang telah kita pelajari yang memiliki sifat
seperti pada persamaan (1) dan (2) secara bersamaan. Yang akan dilakukan di sini, untuk
menggambarkan "fungsi" Dirac Delta adalah dengan metoda penghampiran.
Fungsi Delta Dirac Sebagai hampiran FungsiKontinu
Asumsikan bahwa fungsi dari gaya yang diberikan stik di atas tidak hanya bekerja di saat t=t
o
melainkan pada suatu selang (t
0
-c, t
0
+c) dengan c>0 adalah sebarang bilangan. Tanpa
mengurangi keumuman kita misalkan t
o
=0, sehingga kita memperoleh selang waktu
terjadinya tumbukan adalah (-c,c) . Definisikan fungsi d
c
(t) sebagai berikut :




Mashuri Dr Ayi’ Syaeful Bahri
1109 100 004 Metode Eksplorasi Seismik

Edfsadgds…………………… (3)
h x f x g x f a g x a da
h x f x g x f a g x a





Dengan pendefinisian di atas dapat dibuktikan bahwa fungsi yang dapat
didefinisikan pada persamaan (3) di atas adalah fungsi kontinu.
2. PrinsipKonvolusi
Secara garis besar kita kenal bahwa
- System Linier:
Eksitasi yang dikenakan padanya dan respon yang dihasilkannya dapat
dinyatakan sebagai persamaan linier.
- Filter Linier:
Suatu sistem linier yang invariant terhadap pergeseran disebut Filter linier
Konvolusi dua buah fungsi f(x) dan g(x) didefinisikan sebagai berikut :

Untuk fungsi diskrit, konvolusi didefinisikan sebagai

g(x) disebut dengan kernel konvolusi (filter) ,kernel g(x) merupakan jendela yang
dioperasikan secara bergeser pada sinyal masukan f(x) hasil konvolusi dinyatakan
dengan keluaran h(x).
Sifat-SifatKonvolusi:
- Komutatif: g * h = h * g
- Assosiatif : g * (h * l) = (g * h)*l
- Distributif: g * (h + l) = g * h + g * l
- Turunandarikonvolusi;
(g * h)’ = g’ * h = g * h’
3. Dekonvolusi
Dekonvolusi merupakan salah satu tahapan dari pengolahan data seismik.
Menurut referensi yang ada dibuku, dekonvolusi dapat meningkatkan resolusi
"temporal" atau dapat disebut juga resolusi vertikal. pada intinya, segala apapun yang
merupakan hasil pencitraan yang diproses secara digital tidak lepas dari hal resolusi.

Mashuri Dr Ayi’ Syaeful Bahri
1109 100 004 Metode Eksplorasi Seismik

Untuk penjelasan mengenai resolusi akan dipisahkan pada bahasan yang lain secara
khusus. Jadi, pengertian peningkatan resolusi secara temporal adalah seberapa
maksimal suatu penampang data seismik dapat memisahkan lapisan-lapisan yang ada
dibawah permukaan bumi. Mengapa resolusi itu menjadi penting ? bayangkan jika
resolusi penampang seismik yang dihasilkan kurang optimal maka akan
mengakibatkan salah interpretasi, misalnya penampang sesimik yang dihasilkan
memilki frekuensi yang rendah dari lapisan yang sesungguhnya ( walaupun semua
ilmu sesungguhnya tidak mutlak benar, namun mendekati sesuatu dengan sebuah
teori), apabila data seismik yang resolusinya kurang tersebut dijadikan dasar untuk
tahap selanjutnya dari seluruh tahapan eksplorasi maka dapat sangat merugikan
perusahaan minyak yang menggunakan penampang tersebut. Kegunaan dekonvolusi
terutama untuk menghilangkan reverberasi yang umum tetjadi pada data seismik
laut. Illustrasi perioda reverberasi dapat dilihat pada Gambar 1.









Secara teori dekonvolusi itu adalah membalikan proses konvolusi. Dimana dalam
ilmu seismologi data sesismik yang didapat dari hasil perekaman merupakan hasil
konvolusi dari wavelet dengan koefisien refleksi (RC). Jika dituliskan dalam
persamaan matematika sebagaiberikut :
A * B = C (tanda bintang dibaca konvolusi)
jika A= [2,3,4,5,6]
dan B= [1,2,3,4,5]


maka perhitungannya sbg berikut:
Gambar 1PeriodaRevereberasi
Mashuri Dr Ayi’ Syaeful Bahri
1109 100 004 Metode Eksplorasi Seismik












jadihasildari C adalah [ 2 7 16 30 50 58 58 49 30 ]
4. Korelasi
Pengukuran kemiripan/kesamaan antara dua sinyal sebagai fungsi pergeseran waktu.












2 3 4 5 6
5 4 3 2 1 = 2 x 1 = 2
5 4 3 2 1 =(2 x 2)+(3 x 1)=7
5 4 3 2 1 =(2 x 3)+(3 x 2)+(4 x 1)=16
5 4 3 2 1 =(2 x 4)+(3 x 3)+(4 x 2)+(5 x 1)=30
5 4 3 2 1 =(2 x 5)+(3 x 4)+(4 x 3)+(5 x 2)+(1 x 6)=50
5 4 3 2 1 =(3 x 5)+(4 x 4)+(5 x 3)+(6 x 2)=58
5 4 3 2 1 =(4 x 5)+(5 x 4)+(6 x 3)=58
5 4 3 2 1 =(5 x 5)+(6 x 4)=49
5 4 3 2 1 =(6 x 5)=30

1. Duafungsi yang
miripdantidakdigeser
2.
Produkkeduanyabernilaipositif
Mashuri Dr Ayi’ Syaeful Bahri
1109 100 004 Metode Eksplorasi Seismik









5. Auto korelasi
Secara matematis autokorelasi adalah sebagai berikut


Dari persamaan di atas dapat di buatkan bagan alur sebagai berikut,










3. Bilaterjadipergeseran...
4. Produkkeduanyaseba-
gianmenjadinegatif
5.
Fungsikorelasinyamenunjukkandimanak
emiripanantaraduasinyaltersebut.
¿ ¿
·
÷· =
·
÷· =
+ = ÷ =
n n
xx
n x l n x l n x n x l r ) ( ) ( ) ( ) ( ) (
1. Autokorelasi dari noise yang random
adalah sebuah “spike”
2.Auto korelasi dari sinyal sinus adalah
fungsi periodik
Mashuri Dr Ayi’ Syaeful Bahri
1109 100 004 Metode Eksplorasi Seismik









3. Sehingga auto korelasi suatusinyal sinus
yang ber-noise
menghasilkan “spike”. danfungsi sinus
periodik.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful