P. 1
Bisnis Online

Bisnis Online

|Views: 118|Likes:
Published by Budi Usmanto

More info:

Published by: Budi Usmanto on Jun 10, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/26/2013

pdf

text

original

PENGARUH KEJAHATAN DUNIA MAYA TERHADAP KEPERCAAYAN PUBLIK ATAS LAYANAN BISNIS ON-LINE

DISUSUN OLEH 1. BUDI USMANTO 2. EKO HENDRAWAN 3. YASIR SIPUNG

INFORMATICS & BUSINESS INSTITUTE (IBI) DARMAJAYA – LAMPUNG 2013

PENDAHULUAN
Di era yang serba digital, penggunaan internet terus mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Teknologi informasi dunia maya yang berkembang pesat ternyata mampu mendorong perubahan gaya hidup di sebagian besar kalangan masyarakat. Bahkan melihat kondisi yang ada di sekitar, sekarang ini bisa dikatakan masyarakat cenderung lebih dinamis dan menginginkan segala bentuk pelayanan yang serba praktis. Hampir setiap hari masyarakat memanfaatkan kemudahan internet dalam melakukan berbagai aktivitas rutin, seperti melakukan transaksi jual beli melalui situs-situs online.

Bila dulu masyarakat lebih senang berbelanja dengan sistem konvensional untuk melakukan transaksi jual beli, sekarang ini masyarakat lebih memilih cara yang praktis dengan memesan produk ataupun jasa melalui situs online yang memberikan pelayanan cepat dan mudah kepada para konsumennya selama full 24 jam nonstop.

Hanya bermodalkan jaringan internet, semua orang dapat menggunakan website, blog maupun situs jejaring sosial untuk menjalankan bisnis online dan melakukan transaksi secara online. Namun, mudahnya pemasaran dan transaksi dalam bisnis online menjadi salah satu faktor munculnya penipuan dalam bisnis ini. Tidak sedikit pelaku bisnis online baik produsen maupun konsumen mengalami penipuan online dengan berbagai modus kejahatan, baik itu dalam bentuk perampasan uang maupun kehilangan barang.

Dampak negatif dari penipuan bisnis online pun sampai ke dunia internasional, sehingga reputasi Indonesia di mata internasional terkait bisnis online cukup memprihatinkan. Berdasarkan data dari Cybercrime Bareskrim Polri, ada 18 negara asing yang mengkomplen Indonesia gara-gara melakukan penipuan bergaya online. Negara yang komplen itu di antaranya Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Malaysia, Singapura, Eropa Timur dan Australia. Sedangkan berdasarkan forum atau lembaga statistik yang mencatat jumlah daftar bisnis online Indonesia, orang yang telah berbuat scam (scammers) atau telah melakukan penipuan sudah mencapai 100.000 website lebih.

Bagi oknum yang tidak bertanggungjawab, kemudahan dalam bisnis online sangat menguntungkan. Karena mereka memanfaatkan kemudahan registrasi data pemilik website, blog maupun situs jejaring sosial yang dapat dipalsukan, jadi jejak kejahatan mereka sulit untuk ditemukan sebab mereka sering menggunakan data diri yang palsu. Boleh jadi sipelaku penipuan mengakses internet atau menjalankan kejahatannya dari negara lain sehingga kalau kabur sulit untuk dikejar.

Pada umumnya, situs–situs online hanya berperan sebagai wadah atau penghubung antara penjual dan pembeli. Jika terjadi aksi penipuan, maka situs tersebut tidak bertanggungjawab terhadap kerugian yang diderita oleh korban penipuan. Situs hanya menyiapkan mekanisme pencegahan agar tidak terjadi transaksi yang merugikan pihak lain. Lebih baik pake situs yang sudah bagus mekanismenya, seperti kaskus atau tokobagus. Di tokobagus, mereka punya sistim pendaftaran, kalau ada penjual yang hendak menipu, maka tokobagus akan langsung memblokir.

Para pelaku bisnis online juga dituntut untuk lebih teliti dalam menjalin kerjasama, pastikan pilih yang sudah memiliki reputasi cukup bagus di dunia online. Bagi produsen, dalam menjalankan bisnis online sebaiknya berhati-hati dan mewaspadai untuk memilih situs yang menyewakan hosting dan domain yang ada di internet. Sedangkan untuk konsumen sendiri, agar tidak tertipu oleh penjual yang tidak bertanggungjawab, teliti terlebih dahulu alamat website lengkapnya melalui google lalu lihat pula respon konsumen yang ada di website tersebut.

Hal yang harus diwaspadai juga penipuan dalam bentuk spamm. Pengiriman berita atau iklan lewat surat elektronik (email) yang tidak jelas siapa pengirimnya. Kiriman email tersebut biasanya berisi tentang penipuan undian hadiah, atau modus orang-orang yang mengaku memiliki rekening di bank luar negeri dan membutuhkan netters untuk mencairkan uang mereka (dengan perjanjian bagi hasil).

Untuk mengurangi penipuan di dalam bisnis online hendaknya netters yang telah menjadi korban penipuan, agar segera melaporkannya kepada pihak yang berwajib.

PERMASALAHAN
Pada kenyataannya kasus penipuan melalui bisnis online memanfaatkan kelemahan dari korbannya karena sang korbanpun tidak bisa berinteraksi langsung dengan tersangka. Kasus penipuan melalui bisnis online lebih banyak terjadi di pada korban yang sibuk dan tidak sempat memeriksa keamanan dari bisnis online itu sendiri

Pada bagian ini penulis akan memaparkan kasus-kasus mengenai penipuan yang pernah terjadi di indonesia. Berikut ini data dan kronologis kejadian dari penipuan melalui bisnis online di indonesia.

1. Kronologis Penipuan Online cash on delivery 30 December 2008 Pukul 10-an WIB telpon dari orang bernama Anton yang menanyakan beberapa produk Bosch. Adapun yang ditanyakan adalah bor tangan professional series yakni GSB . Saya yang menerima telponnya dan menanyakan alamat pengiriman. Berhubung order dilakukan sebelum pukul 11.00 saya usahakan untuk melakukan pengiriman pada hari yang sama, sesuai apa yang baru-baru saja di deklarasikan yakni pengiriman cepat 6 jam. Adapun alamat pengiriman adalah sebagai berikut: Ruko Daan Mogot Arcadia Blok B No. 31 KM. 21 Daan Mogot - Tangerang

Saya tidak ada feeling apa-apa tentang orang ini. Nada suara begitu meyakinkan seperti seorang profesional, maklum produk yang dibelinya pun alat yang tergolong untuk penggunaan profesional, Bosch GBM 16-2 RE dan GBM 23-2 E.

Bagian pengiriman pun berangkatlah mengirimkan ke beberapa tempat yang kebetulan daerah yang sama. Per telepon sebelumnya saya menjanjikan pengiriman akan tiba pukul 15.00 atau paling telat 16.00. Belakangan saya baru tahu bahwa orang ini kontak admin kami dan menanyakan telpon bagian pengiriman. Singkat cerita beberapa kali telponlah orang ini ke kurir kami untuk mempercepat, kalo tidak salah dua kali telpon. Orang saya tiba dilokasi pukul 14.00 lebih cepat dari waktu yang saya janjikan, transaksi dan pergilah bagian pengiriman kami ke tempat lainnya.

Saya tidak menaruh curiga hingga saat malam hari bagian pengiriman tiba ditempat dan menceritakan bahwa pengiriman pertamanya yang dilakukan di ‘depan’ ruko orang bernama anton ini. Alasannya buru-buru untuk digunakan di proyek. Jeng… jeng… saya langsung curiga dengan transaksi yang dilakukan di depan ruko tertutup walau menurut pengakuannya adalah rukonya.

Langsung saya minta pembayaran yang dilakukan dengan Giro ‘tanpa alamat’ yang jelas. Pembayaran yang tercantum dalam invoice Cash on Delivery tidak dilihat kurir saya, ini adalah kesalahan fatal dan juga tidak kontak saya sebelumnya. Yup, keyakinan saya bertambah akan penipuan ini. Saya masih berharap mata saya yang salah begitu melihat cek hasil print-out tersebut. Maklum pengalaman saya sebagai desain grafis mengasah ketelitian mata saya melihat tinta kertas. Saya yakin 90% itu adalah print-out walau masih berusaha untuk tidak mempercayainya. Kaki sudah mulai goyah, maklum jumlahnya cukup untuk melunasi pembelian motor saya.

Malam saya masih berharap mata saya salah, saya masih berusaha mencari seberapa besar skala probabilitas yang saya miliki, Walau ternyata saya tidak menemukannya sama sekali haha…

Besoknya mata saya benar. Cek tersebut palsu setelah dibawa ke Bank BCA. Air mata saya menetes untuk kesekian kalinya dalam perjalanan bersama istri saya karena membatalkan kepergian kami keluar kota untuk si kecil, pembatalan rencana pembelian mobil akhir tahun dan banyak rencana toko online saya kedepannya.

2. Kasus Diana Jakarta - Seiring berkembangnya teknologi, jual-beli pun kini dilakukan melalui internet. Cara ini dinilai sebagian orang lebih cepat dan efektif, karena masyarakat tidak perlu mendatangi toko tujuan tertentu. Namun, masyarakat sebaiknya berhati-hati karena tidak semua pengiklan di internet benar-benar berbisnis. Beberapa di antaranya justru melakukan praktek penipuan.

Seperti yang dialami oleh Diana Putri (bukan nama sebenarnya). Ibu dua anak ini melaporkan tindak pidana penipuan yang dilakukan oleh Guswandi, pengiklan di salah satu situs jual beli online ke Polda Metro Jaya. Diana mengungkapkan, dirinya tertipu oleh Guswandi saat melakukan pembelian BlackBerry. "Saya waktu itu pesan BlackBerry yang harganya Rp 1,4 juta," kata Diana kepada detikcom, Kamis (9/12/2010).

Awalnya, Diana melihat iklan penjualan BlackBerry di situs jual beli online. Diana kemudian tertarik setelah melihat iklan Guswandi di tokobagus.com tersebut yang menawarkan harga lebih miring dari pada harga toko. Di situ, pelaku, kata Diana, mencantumkan nomor telepon yang dapat dihubungi. "Lalu saya telepon dia, nomornya waktu itu aktif. Dia lalu kasih nomor rekening BCA atas nama orang itu," cerita Diana.

Tanggal 26 November sore, Diana mendapat panggilan telepon dari pelaku. Kepada Diana, pelaku mengatakan kalau BlackBerry pesanannya itu sudah dikirim "Eh ini aku sudah kirim barangnya. Dia bilang sampainya satu hari melalui perusahaan jasa pengiriman Tiki. Tolong secepatnya ditransfer uangnya," katanya. Diana pun kemudian mentrasfer uang sebesar Rp 1,4 juta melalui rekening adiknya, Hedi. Namun, keesokan harinya, pesanan Diana tidak kunjung datang. "Sampai dua hari kemudian, nggak datang-datang juga pesanannya," kesalnya.

Lalu Diana menghubungi kembali pelaku pada tanggal 28 November. Saat itu, handphone pelaku masih aktif. "Dia bilang kalau barang sudah dikirim dan dia juga kasih nomor resi pengiriman barang," jelasnya. Diana kemudian mencoba mencari tahu ke Tiki Depok dengan mencocokkan nomor resi-nya. "Kata TIKI, blank. Lalu dia kirim lagi nomor resi yang berbeda. Waktu itu saya sudah curiga kalau dia ini menipu," imbuhnya. Namun, tetap saja barang tersebut tidak terdaftar di Tiki. Diana naik pitam dan mengancam pelaku akan dimasukkan ke penjara. "Cepat kirim barang itu bangsat! Kalau tidak, dalam tiga hari ini kau meringkuk di penjara," cetusnya. Namun, ancaman itu rupanya tidak berpengaruh bagi si Pelaku.

Hingga pada tanggal 30 November, malam harinya, nomor ponsel pelaku sudah tidak dapat dihubungi. "Aku akhirnya melapor ke polisi," tutur Diana. Diana berharap,

penyidik dapat segera mengusut pelaku penipuan. "Agar tidak banyak korban lain seperti saya," tutup Diana.

Dengan semakin terkenalnya toko bagus, tentunya akan banyak pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan celah ini, jadi harap berhati, jangan tergiur dengan harga murah yang jauh lebih murah dari harga pasaran

3. Kasus Yulia Shofie Para penipu Online sekarang ini sedang gencar gencarnya mengincar mangsa yang ada di Facebook, Twitter dan situs sosial bookmark lainnya. Dengan metode keylogger dan teknik hacking lainnya mereka membajak akun facebook para facebookers yang pertemanannya banyak, tujuannya ya biar kelihatan trusted / terpercaya. Nantinya, setelah mereka berhasil membajak akun Facebook orang tersebut, mereka lalu menggunakan akun tersebut untuk berjualan dengan mengetag / share photo-photo produk palsu mereka ke sembarang orang yang ada dalam daftar pertemanan akun yang dibajak. Metode seperti ini biasanya lebih banyak memakan korban para pengguna Facebook yang. Sebagai contoh, anda bisa melihatnya di screen shot yang saya ambil beberapa waktu yang lalu, dimana akun facebook bersangkutan adalah milik salah seorang, sebut saja Yulia.

Contoh diatas hanya salah satu kasus pembajakan akun Facebook oleh para penipu. Untuk lebih lengkapnya tentang kasus penipuan Toko Online Facebook maupun Toko Online lainnya silahkan baca disini : Batam Watch Monitoring. Disana akan anda temukan banyak sekali kasus kasus serupa yang sudah banyak memakan korban. Tapi Jangan lupa untuk tetap waspada ya, 99% Penjual perangkat Elektronik yang mengatasnamakan dari Batam adalah FIKTIF..

Di Facebook terdapat Forum Daftar Hitam Penipuan Bisnis Online yang fokus membahas tentang daftar daftar pebisnis online penipuan yang makin lama makin merusak citra dan nama baik para pebisnis Online Indonesia di mata umum dan dunia.

PEMECAHAN MASALAH
1. Solusi Menghindari Penipuan Jual Beli Online Bagi Penjual a. Jangan melakukan transaksi di ‘luar’ ruang. Tempat dimana Anda tidak dapat mempertanggungjawabkan kebenaran identitas lokasi. Pinggir jalan, mall, hotel, depan ruko, parkiran bahkan lobbi kantor sekalipun memungkinkan penipu mengaku-ngaku bahwa karyawan perusahaan gedung itu. Banyak penipuan yang mengakui kantor metereng bahkan kantor pemerintahan sekalipun untuk wadah beroperasi yang mempermudah korban mempercayainya. Saya pernah mendengar cerita mengenai penipuan toko laptop saudara saya, atau penipuan jual beli mobil di halaman parkir penipu yang mengaku-ngaku berkantor digedung tersebut atau penipuan sejenis. b. Pembayaran dengan Cek atau Giro tidak boleh dilakukan sebelum dana efektf cair direkening Anda. Jangan takut pelanggan Anda beralih ke toko lain lah. Hampir semua toko online menerapkan sistem seperti ini.. Kalo pelanggan Anda tidak bisa ya sudahlah, mungkin bukan jodoh Anda, toh dia pun tidak dapat melakukan pembelian dengan cek atau giro tersebut sebelum cair di tempat lain. c. Pelajaran ketiga. Selalu waspada dalam bisnis online Anda, walaupun memang hanya sebagian kecil saja orang-orang bermental tempe seperti itu tapi bukan tidak mungkin kan mampir ke toko Anda. Pengaman toko Anda secara offline atau sistem pembayaran, pembelian dan lainnya juga harus mendapatkan perhatian sangat.

2. Solusi Menghindari Penipuan Jual Beli Online Bagi Pembeli a. Harga Barang Kadang kita juga tergiur dengan harga yang relatif murah/jauh dari standar harga took di pasaran. b. Umur Untuk mengurangi kemungkinan penipuan, daftarlah pada program-program yang sudah berumur lama, misalnya sudah lebih dari 1 tahun. Caranya gampang anda bisa cek domain website yang dipakai dan cari di program website Who is Domain (http://doamaintols.com). Disitu anda akan mendapatkan sudah berapa lama domain itu dipakai.

c. Bertanya di forum besar seperti kaskus dan yahoo answer Kaskus /Yahoo answer adalah tempat berkumpulnya semua orang, termasuk para pebisnis online yang sudah berpengalaman. Saya sendiri sering menggunakan trik ini untuk mengecek scam atau tidaknya sebuah situs. Bertanyalah di yahoo answer dengan cara yang baku dan gunakanlah bahasa yang mudah di mengerti.

d. Layanan chat box. Supaya bisa melihat keluhan di tempat tersebut dan biasanya web tipuan tidak memakai layanan ini.

3. Tips dalam menghindari penipuan online Konsumen yang tidak waspada bisa dengan mudah menjadi korban penipu berkedok toko online. Agar tidak tertipu oleh toko online abal-abal, simak cara menghindari penipuan toko online berikut ini: a. Cari tahu identitas penjual Identitas penjual mutlak diketahui oleh calon pembeli agar tercipta rasa saling percaya antara pembeli dan penjual. Cari tahu alamat lengkap penjual, nomor telepon yang bisa dihubungi, dan jika perlu, mintalah fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP). Selain itu, lacaklah testimoni pembeli lain yang pernah bertransaksi dengannya. Semakin banyak testimoni bagus, maka toko online itu makin bisa dipercaya. b. Waspadai harga promo Toko online palsu sering menjebak konsumen dengan cara menawarkan harga yang teramat murah, jauh di bawah harga pasaran dengan dalih promosi.Harga produk yang terlalu murah patut dicurigai, apalagi bila yang mengeluarkan promosi adalah toko yang tak memiliki rekam jejak yang jelas. c. Ajak ketemuan Selain membayar lewat transfer, transaksi dengan toko online bisa dilakukan dengan cara Cash of Delivery (COD) atau membayar saat barang sudah ada di tangan. Apabila kamu tinggal sekota dengan toko online itu, coba ajak ketemuan setelah kamu selesai memilih barang yang akan dibeli. Bila penjual menolak dengan ribuan dalih, maka segera tinggalkan lapak dagangannya.

d. Kenali produk Pastikan produk yang dijual asli dan memiliki garansi. Mintalah kepastian dan jaminan soal informasi produk. Misalnya, Anda bisa meminta jaminan kalau produk tidak asli maka bisa dikembalikan saat itu juga. Cek kelengkapan yang ditawarkan penjual. Pastikan pula foto yang dipasang di situs adalah foto asli produk, bukan foto yang dicomot dari situs lain. e. Kenali situs Apabila kamu hendak membeli barang lewat online di situs semacam Kaskus atau Toko Bagus, maka yang harus kamu selidiki adalah penjualnya. Namun jika penjual punya toko online sendiri, cek kevalidan situs tersebut. Toko online yang terpercaya menggunakan domain berbayar, bukan domain gratisan seperti .blogspot, .wordpress, .co.cc, dan lain-lain. Selain itu, situs toko online yang terpercaya biasanya dapat ditemukan di halaman pertama mesin pencari Google karena kerap dikunjungi. Namun yang paling sering ditemukan adalah penipu yang mengandalkan Facebook untuk menawarkan dagangannya. Kembali ke cara 1-4 di atas jika tertarik dengan toko online di Facebook. Sebagai pembeli yang cerdas, kamu harus waspada ketika akan bertransaksi dengan orang yang tak dikenal. Penipuan oleh toko online sudah sering dilaporkan terjadi di mana-mana. Situs RumahPengaduan.com memuat beberapa aduan terkait penipuan toko online yang biasanya menawarkan barang elektronik seperti ponsel dengan harga di luar batas kewajaran. Cobalah menjelajahi situs itu untuk mencari tahu toko online mana saja yang diduga pernah menipu konsumen.

4. Solusi Setelah Terjadi Penipuan Online Langkah pertama, Anda melaporkannya kepada Aparat Penegak Hukum (“APH”) disertai bukti awal berupa data/informasi elektronik dan/atau hasil cetaknya. Jika kasus tersebut ditindaklanjuti oleh APH dalam sebuah proses penyelidikan/penyidikan, maka APH akan menelusuri sumber dokumen elektronik tersebut. Dalam praktiknya, biasanya pertamatama APH akan melacak keberadaan pelaku dengan menelusuri alamat Internet Protocol (“IP Address”) pelaku berdasarkan log IP Address yang tersimpan dalam server pengelola web site/homepage yang dijadikan sarana pelaku dalam melakukan penipuan.

Permasalahannya adalah, APH akan menemui kesulitan jika web site/homepage tersebut pemiliknya berada di luar wilayah yurisdiksi Indonesia (seperti facebook, google, twitter, yahoo, dll.). Meskipun saat ini APH (polisi maupun Penyidik Pegawai Negeri Sipil/PPNS Kementerian Komunikasi dan Informatika) telah bekerja sama dengan beberapa pengelola website/homepage di luar wilayah Indonesia, dalam praktiknya tidak mudah untuk mendapatkan IP address seorang pelaku yang diduga melakukan tindak pidana dengan menggunakan layanan web site/homepage tertentu. Hal ini disebabkan adanya perbedaan prosedur hukum antar-negara. Meskipun pemerintah antar-negara melalui aparat penegak hukumnya telah membuat perjanjian Mutual Legal Asistance (“MLA”) atau perjanjian bantuan hukum timbal balik, pada kenyataannya MLA tidak serta merta berlaku dalam setiap kasus yang melibatkan antar-negara. Permasalahan yurisdiksi inilah yang seringkali menjadi penyebab tidak dapat diprosesnya atau tertundanya penyelidikan/penyidikan kasus-kasus cyber crime.

Perlu diingat juga, bahwa dalam banyak kasus, meskipun APH telah berhasil melacak sebuah IP address terduga pelaku, tidak mudah begitu saja mengetahui identitas dan posisi pelaku. Dengan banyak teknik canggih, pelaku bisa dengan mudah menyamarkan alamat Internet Protocol, memalsukan alamat Internet Protocol, atau bahkan mengecoh APH dan korban dengan cara menggunakan alamat Internet Protocol yang berasal dari luar negeri.

Apabila identitas penjual/pembeli yang diduga melakukan penipuan telah diketahui, langkah APH selanjutnya adalah membuktikan secara teknis perbuatan tersebut. APH akan menyita semua Dokumen/Informasi Elektronik yang diduga terkait perbuatan tersebut guna kepentingan penyidikan sampai dengan persidangan.

Jika kita sebagai korban, tentu kita tidak perlu pesimis terhadap kemungkinan terungkapnya kasus tersebut, karena saat ini sudah banyak kasus penipuan secara online yang telah berhasil diselesaikan oleh Aparat Penegak Hukum di Indonesia.

PEMBAHASAN
Dari masalah-masalah yang muncul dalam jual beli online dapat mempengaruhi keinginan konsumen untuk berbelanja di toko online, karena banyaknya kasus-kasus penipuan yang mungkin terjadi, jika tidak dilakukkan dengan hati-hati/waspada. Terkadang niat beli konsumen belum sampai tahap pembelian. Hal ini dimungkinkan bahwa niat beli ada tetapi tidak melakukan pembelian, karena antara penjual dan pembeli sama-sama merasa ragu, mengingat banyaknya kasus-kasus penipuan yang terjadi dalam bisnis online.

Umumnya konsumen cenderung percaya pada toko online. Kepercayaan ini terutama pada layanan yang diberikan pada took online sudah jelas track recordnya dibandingkan dengan yang ada pada situs yang melayani jual beli seperti berniaga, took bagus, facebook, kaskus, dll mengingat pada took online identitasnya lengkap dan juga sudah difasilitasi program chatting.

Meningkatnya kepercayaan konsumen pada toko online membuka peluang bagi masyarakat yang berkeinginan melakukan bisnis secara online. Kepercayaan konsumen perlu ditingkatkan karena membawa pengaruh langsung pada niat beli secara

online. Karena keyakinan web berpengaruh terhadap niat beli, berarti ketika mengembangkan toko online harus dibuat dengan benar (tidak asal ada). Keyakinan konsumen untuk berbelanja secara online terbentuk oleh isi dari toko online tersebut, yaitu : informasi produk jelas, produk yang ditampilkan benar (sesuai dengan

sebenarnya), berbagai pelayanan melalui toko online tersedia, dan keberhasilan pembayaran terjamin.

Disamping kepercayaan pada toko online berpengaruh pada niat beli, kepercayaan pada toko online juga berpengaruh pada intensitas pencarian informasi secara online. Umumnya konsumen merasa penting mencari informasi melalui toko online.

Pencarian informasi melalui internet / toko online akan memudahkan untuk mencari produk yang paling memberikan nilai kepada konsumen. Konsumen dengan mudah membandingkan produk dan merek yang sama tidak hanya pada satu toko online, tetapi

juga membandingkan pada toko online yang lain. Sehingga harga produk dijual secara online akan semakin kompetitif.

Intensitas pencarian informasi produk / merek pada toko online juga dapat mempengaruhi niat beli secara online, artinya semakin tinggi intensitas pencarian produk mengakibatkan meningkatnya niat beli secara online, karena selain mudah ditemukan di search engine tingkat kepercayaan konsumen pun juga akan meningkat sebab intensitas tersebut sudah menunjukkan bahwa took online tersebut banyak dikunjungi oleh pelanggannya.

KESIMPULAN

Berdasarkan permasalahan dan pembahasan tersebut di atas, maka dapat penulis simpulkan sebagai berikut : 1. Penjualan secara online akan semakin dipercaya oleh konsumen apabila diberi berbagai fasilitas layanansehingga memudahkan konsumen dalam melakukan aktivitas hubungan / transaksi dengan perusahaan. 2. Informasi melalui toko online yang disajikan dengan baik dan benar akan memberikan image yang baik terhadap toko tersebut, oleh karena itu keseriusan dalam mengelola toko secara online sangat ditekankan.

DAFTAR PUSTAKA
http://riangold.wordpress.com/2011/03/13/contoh-beberapa-kasus-penipuan-ditokobagus-dan-tanggapan-dari-fihak-tokobagus-com/ http://www.neraca.co.id/harian/article/14101/Menyibak.Kejahatan.Dalam.Bisnis.Online http://trainingtokoonline.com/kendala-bisnis-toko-online-dan-solusinya/

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->