MERDEKA TAPI TERJAJAH

Annisa Suwardani 1212120015

Begitu banyak fenomena yang terjadi di Indonesia dari awal tahun 2013 ini. Kemerosotan moral anak bangsa merupakan fenomena terbesar yang menghiasi berbagai media kini. Setiap harinya ada saja di berbagai daerah dapat kita jumpai fenomena tersebut bergulir. Belum lagi yang tidak tersorot apalagi hingga tidak terjamah oleh hukum Indonesia yang berlaku. Merdeka tapi Terjajah Miris rasanya, saat Indonesia yang hampir merdeka selama 68 tahun, kebebasan yang tentu dapat dirasakan oleh sebagian besar rakyatnya, kebebasan untuk berpendapat, untuk meraih pendidikan, ternyata keadaan yang ada sekarang tidak begitu baik bagi sebagian besar anak mudanya. Ya, mereka sudah bebas dari kukungan penjajah asing, raganya bebas. Tapi tidak dengan jiwa dan cara berpikir mereka. Mereka begitu dibutakan oleh paham liberalism yang mengagungkan akan kebebasan dan hedonism (menganggap kesenangan/kenikmatan adalah tujuan hidup). Merdeka raga mereka, terjajah jiwa mereka oleh paham luar. . Paham dan budaya ini masuk melalui berbagai media, televisi dan internet merupakan sumber dimana mereka mengenal kehidupan barat. Dianggap menarik dan keren, tanpa berfikir panjang, tanpa disaring terlebih dahulu mana yang baik atau tidak, mereka mengikuti jejak paham dan budaya tersebut agar dapat dikatakan GAUL. Bebas, satu kata yang berarti bagi mereka. Menganggap diri mereka sudah dewasa, sudah waktunya untuk bebas hingga kebablasan. Lalu apa yang terjadi? Dapat kita lihat di kota-kota besar, kebebasan itu mereka maknai dalam pergaulan bebas, bebas hidup tanpa aturan yang berlaku. Mereka melakukan hal-hal yang dahulu dianggap tabu dan tidak baik menjadi hal yang biasa dan pantas untuk dilakukan. Mereka meminum-minuman keras, berpesta pora, terjerat dalam kehidupan malam, haus akan kasih sayang lawan jenis yang berimbas hamil diluar nikah. Memaksakan segalanya harus sesuai keinginan mereka walau mereka sebenarnya tidak mampu. Bagi mereka hidup hanya 1x maka bersenang-senang menjadi tujuannya.

Adapun orang tua seyogyanya memberikan pendidikan agama yang cukup kepada anak. Cinta ditolak. seorang pemuda memerkosa. masih ada lagi kasus teranyar. Salah satu contoh kejadiannya hanya karena tidak dipinjami laptop dan alasan dendam lama. Winarno (54 th) di Madiun.Selanjutnya yang terjadi adalah kriminalitas semakin tinggi. Miris rasanya. membunuh dan membakar siswi SMK di Sumatera Utara. seiring hasrat mereka dalam memenuhi segala kesenangannya. Entah dimana hati nurani seorang pemuda tersebut. seorang keponakan (15 th) tega menghabisi keluarga pamannya. Dapat kita lihat. sekolah dan media berperan penting dalam tumbuh kembangnya moral anak bangsa. Adapun orang tua seharusnya mengarahkan anak dalam berpenampilan khususnya bagi yang memiliki anak perempuan. Haruslah sendari dini anak sudah dididik. Kebebasan yang kebablasan. menghargai setiap perbedaan di rumah. Selain kasus pembunuhan itu. Bukan menjadi manusia yang bertindak menggunakan akal. Disulut sedikit saja. Mulai dari orang yang terdekat dengan anak. berikan pula bimbingan saat menonton televisi ataupun saat menjelajah dunia internet. temperamen kebanyakan anak muda sekarang buruk. Jangan sampai orang tua kecolongan karena mereka mendapat pengaruh dari media luar tanpa disaring isinya terlebih dahulu. Serangkaian kasus pembunuhan terjadi. Dapat dimulai dari hal kecil dengan selalu bertutur kata yang lemah lembut dan sopan. Tetapi gaya berpakaian anaknya yang minim tidak ditindak lanjuti dengan memintanya mengganti bajunya. dengan teganya menghabisi siswi SMK yang pernah ia sukai. orang tua. Orang tua tidak ingin anak perempuannya mengalami pelecehan ataupun pencabulan. Beginikah wajah anak bangsa sekarang? Jika masih berusia muda saja sudah seperti ini mau seperti apa Indonesia yang kita cintai di masa depan? Brutal. Sebagai benteng anak dalam menghadapi pengaruh-pengaruh buruk. Untuk hal ini. melatih kesabaran saat terjadi konflik di rumah. Ini hanyalah satu kisah dari sekian banyaknya kejadian yang terungkap di media. dibimbing mengenai tingkah laku menjadi pribadi anak bangsa yang baik. merasa terusik mereka langsung bela diri. Tidak hanya teori semata tetapi langsung memberikan contoh nyata seperti apa pribadi yang baik. membiarkan suatu virus menyebar dengan cepat merubuhkan satu per satu bagian penting dari Indonesia. hubungan keluarga dapat hancur begitu saja hanya karna mementingkan ego sesaat. Membiarkan sang anak berpakaian terbuka seperti kurang bahan . dibina. mengedepankan kekerasan dan ego seperti binatang. dihentikan penyebarannya melalui sumbernya. Selain itu. orang tua. Pendidikan Dini Tidak mungkin kita membiarkan hal ini terus terjadi. Diobati.

mengadakan acara keagamaan yang menambah iman mereka. merokok. tidak sopan terhadap orang tua. Tapi moral/akhlak yang baik pun diperlukan bagi mereka sang pemimpin bangsa masa depan. Alhasil pelecehan pun meningkat dan pemerkosaan terjadi dimana-dimana. Bukan menjadi sebuah hiburan tapi mala petaka bagi kelangsungan anak bangsa yang terpengaruh media yang ditonton tersebut. gaya hidup mewah. Kekerasan pun menjadi salah satu bagian dari penayangannya. Kembali bersinarlah anak bangsa. tidak disiplin. berkata yang baik dan saling menghargai pendapat antara guru dan murid. Hal yang sepele tapi perlu dicermati. Bagaimana dengan media? Ya harusnya media melalui KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) menindak dengan tegas program-program televisi yang jam tayangnya tidak sesuai dengan penontonnya. Ternyata.dimana orang tua menganggap itu wajar. Para pendidik pun haruslah menjadi contoh yang nyata dalam bertindak seharihari seperti memberikan hukuman yang pantas dan tidak menggunakan kekerasan dalam menghukumnya. Banyak sinetron Indonesia yang terlalu mengadaptasi tayangan barat. itu menjadi contoh bagi anak-anak jaman sekarang apalagi yang masih belia. memberikan kegiatan-kegiatan positif seperti ekstrakulikuler yang menambah skill dan dapat menyalurkan ego mereka. Sehingga dapat dijumpai tayangan dimana anak sekolah berpakaian minim. Kick Andy ataupun Orang Pinggiran yang menginspirasi anak bangsa diperbanyak. Sekolah pun memiliki perenan dalam tercipta anak bangsa yang cerdas dan bermoral. Jika kita dapat memberikan pendidikan dini yang baik. niscaya generasi muda bangsa Indonsia kita akan semakin baik dan membawa Indonesia menjadi negara maju dalam segala hal. Bukan malah menjadi boomerang sendiri kepada para muridnya dengan berbuat kekerasan dan bersikap tidak senonoh seperti orang yang tidak terpelajar. Tidak hanya cerdas yang diperlukan oleh mereka. Pantasnya tayangan seperti Kiamat Sudah Dekat. . Memberikan hukuman yang pantas jika ada anak didiknya berbuat tidak sopan. melanggar aturan. pergaulan bebas dipertontonkan disana. Generasi muda yang dapat menjaga kekayaan bangsa bersama-sama tanpa mementingkan kepentingan pribadi mereka seperti saat ini. Agar dapat membantu membangun generasi muda yang cerdas dan bermoral. Apa gunanya cerdas jika mereka masih tersesat dalam perbuatan bodoh yang akan menghancurkan diri mereka sendiri? Sekolah memberikan perhatian khusus pada semua anak didiknya dengan cara mendisiplinkan mereka.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful