VASEKTOMI Adalah suatu operasi kecil dan dapat dilakukan oleh seseorang yang telah mendapatkan latihan khusus

untuk itu. Vasektomi tidak memerlukan alat yang banyak, dapat dilakukan secara poliklinis, umumnya dilakukannya mempergunakan anastesia local.

Indikasi Untuk melakukan vasektomi diketahui bahwa pasien suami istri tidak menghendaki kehamilan lagi dan suami bersedia dilakukan tindakan kontrasepsi bedah pada dirinya.

Kontraindikasi Sebetulnya secara fisik tidak ada kontraindikasi untuk vasektomi, hanya jika ada kelainan anomaly local atau umum yang dapat mengganggu sembuhnya luka operasi, kelainan itu harus disembuhkan dulu.

Keuntungan 1) Tidak menimbulkan kelainan fisik ayau mental. 2) Tidak mengganggu libido seksualitas. 3) Dapat dikerjakan secara poliklinis.

Kelemahan 1) Jika akseptor cerai atau dan menikah lagi dan menginginkan keturunan dengan pasangan barunya, maka keinginannya tidak bisa tercapai karena vas deferens sudah terpotong.

dipegang sedikit mungkin di bawah kulit skrotum. Vas deferens dikeluarkan dan dipotong sepanjang 1-2 cm lalu kedua ujungnya diikat. tindakan diulangi pada sebelah yang lain. Dilakukan tindakan anastesi local dengan xilokain. o Epididimitis. Anastesia dilakukan di nkulit skrotum dan jaringan sekitarnya di bagian atas. o Terjadinya hematoma karena perdarahan kapiler.5 sampai 1 cm di dekat tempat vasektomi. Di antara mereka yang kemudian menginginkan hamil atau menghamilkan kembali akhir- . Kegagalan vasektomi dapat terjadi karena rekanalisai spontan. Vas dicari dan setelah ditentukan lokasinya. Setelah vas deferens kelihatan. Komplikasi o Infeksi pada sayatan. Sterilisasi pada pria maupun wanita makin lama makin banyak dilakukan di seluruh dunia. vas deferens dijepit dan dikeluarkan dari tempat sayatan (harus yakin benar jika yang dikeluarkan adalah vas deferens). o Nyeri/sakit.Teknik Vasektomi Mula-mula kulit skrotum di daerah operasi disucihamakan. o Terbentuknya granuloma. Setelah kulit dijahit. dan pada jaringan vas deferens. tidak diketahui adanya anomaly vas deferens misalnya ada dua vas deferens pada sebelah kanan atau kiri. koitus dilakukan sebelum kantong seminalnya betul-betul kosong. setelah itu dilakukan sayatan pada kulit skrotum sepanjang 0. gagal mengenal dan memotong vas deferens.

.akhir ini dengan pembedahan dengan menggunakan mikroskop (micro surgery) rekanalisasi tuba Fallopii / vas deferens bisa tercapai lagi.