Batu Ginjal- Urolithiasis

Kalau dipikir2 sayang klo bikn laporan,disimpen,dinilai standar,ga dibaca siapa2..padahal cape'ngetiknya..........mending gw post aja di blog hina ini.Oke ini sumbernya dari Buku urologi klinik UI trus dari berbagai web yg ada...ntar aku bikin kreditnya lah

IV.UROLITHIASIS I.Anamnesis Menanyakan pasien hal-hal sebagai berikut: a. Identitas penderita Meliputi nama, umur (penyakit BSK paling sering didapatkan pada usia 30 sampai 50 tahun), jenis kelamin (BSK banyak ditemukan pada pria dengan perbandingan 3 kali lebih banyak dari wanita), alamat, agama/kepercayaan, pendidikan, suku/bangsa (beberapa daerah menunjukkan angka kejadian BSK yang lebih tinggi dari daerah lain), pekerjaan (BSK sering dijumpai pada orang yang pekerjaannya banyak duduk atau kurang aktifitas atau sedentary life) (Purnomo, 2000). b. Riwayat penyakit sekarang Keluhan utama yang sering terjadi pada klien batu ginjal adalah nyeri pinggang akibat adanya batu pada ginjal, berat ringannya nyeri tergantung lokasi dan besarnya batu, dapat pula terjadi nyeri kolik/kolik renal yang menjalar ke testis pada pria dan kandung kemih pada wanita. Klien dapat juga mengalami gangguan saluran gastrointestinal dan perubahan dalam eliminasi urine (Ignatavicius, 1995). c. Riwayat penyakit dahulu Keadaan atau penyakit-penyakit yang pernah diderita oleh penderita yang mungkin berhubungan dengan BSK, antara lain infeksi saaluran kemih, hiperparatiroidisme, penyakit inflamasi usus, gout, keadaan-keadaan yang mengakibatkan hiperkalsemia, immobilisasi lama dan dehidrasi (Carpenito, 1995). d. Riwayat penyakit keluarga Beberapa penyakit atau kelainan yang sifatnya herediter dapat menjadi penyebab terjadinya batu ginjal antara lain riwayat keluarga dengan renal tubular acidosis (RTA), cystinuria, Xanthinuria dan dehidroxynadeninuria (Munver & Preminger, 2001). e. Riwayat psikososial Klien dapat mengalami masalah kecemasan tentang kondisi yang dialami, juga berkenaan dengan rasa nyeri, dapat juga mengekspresikan masalah tentang kekambuhan dan dampak pada pekerjaan serta aktifitas harian lainnya (Engram, 1998). f. Pola fungsi kesehatan l). Pola persepsi dan penanganan kesehatan Klien biasanya tinggal pada lingkungan dengan temperatur panas dan lingkungan dengan kadar mineral kalsium yang tinggi pada air (Purnomo, 1999). Terdapat riwayat penggunaan alkohol, obat-obatan seperti antibiotik, antihipertensi, natrium bikarbonat, alopurinol dan sebagainya. Aktifitas olah raga biasanya tidak pernah dilakukan (Doenges, 1999). 2). Pola nutrisi dan metabolisme

Adanya asupan dengan diet tinggi purin. · Palpasi : palpasi pada ginjal dilakukan secara bimanual yaitu dengan memakai dua tangan. 3). adanya obstruksi sebelumnya sehingga dapat mengalami penurunan haluaran urine. tingkat kelemahan (keadaan penyakit) dan ada tidaknya perubahan berat badan (Black. II. l995). Adanya pembesaran pada ginjal seperti tumor. 1999).Pemeriksaan fisik Pemeriksaan fisik pada klien dengan kasus urologi atau penyakit ginjal dilakukan berdasarkan data/informasi yang diperoleh saat melakukan pengkajian tentang riwayat penyakit. ada tidaknya defisit konsentrasi. Pemeriksaan meliputi sistem urinari disertai review sistem yang lain dan status umum. sering berkemih dan adanya diare (Doenges. tetapi bila terjadi spasme pada otot-ototnya akan menghasilkan nyeri pada pinggang atau perut bagian bawah. bagian bawah dapat teraba pada orang yang kurus. Keadaan umum Meliputi tingkat kesadaran. l). Ureter tidak dapat dipalpasi. perkusi dan auskultasi. buli-buli dan uretra Pemeriksaan ini dilakukan bersama dengan pemeriksaan abdomen yang lain dengan cara inspeksi. Adanya distensi buli-buli akan teraba pada area di atas simphisis atau . Pola istirahat – tidur Klien BSK dapat mengalami gangguan pola tidur apabila nyeri timbul pada malam hari atau saat istirahat (Marsorie & Susan. kalsium oksalat dan fosfat. rasa terbakar saat berkemih. kista atau hidronefrosis biasa teraba dan terasa nyeri. palpasi. · Inspeksi : dengan posisi duduk atau supine dilihat adanya pembesaran di daerah pinggang atau abdomen sebelah atas. suhu dan nadi meningkat mungkin karena infeksi serta tekanan darah dapat turun apabila nyeri sampai mengakibatkan shock (Ignatavicius. 1999). 1999). asimetris ataukah adanya perubahan warna kulit. nyeri tekan abdomen (Doenges. l993). · Auscultasi : dengan menggunakan belt dari stetoskop di atas aorta atau arteri renal untuk memeriksa adanya „bruit‟. tangan kiri diletakkan di sudut kosta-vertebra untuk mengangkat ginjal ke atas sedangkan tangan kanan meraba dari depan dengan sedikit menekan ke bawah (pada ginjal kanan). 1984). Tanda vital dapat meningkat menyertai nyeri. 4). Ginjal. cedera medulla spinalis) (Doenges. pekerjaan monoton ataupun immobilisasi sehubungan dengan kondisi sebelumnya (contoh penyakit tak sembuh. Pola aktifitas Adanya riwayat keterbatasan aktifitas. Pola eliminasi Pada klien BSK terdapat riwayat adanya ISK kronis. Adanya bruit di atas arteri renal dapat disebabkan oleh gangguan aliran pada pembuluh darah seperti stenosis atau aneurisma arteri renal. Klien BSK dapat mengalami mual/muntah. 2). Pembesaran pada daerah ini dapat disebabkan karena hidronefrosis atau tumor pada retroperitonium. menjalar ke skrotum atau labia. Terdapat juga ketidakcukupan intake cairan. ureter. kandung kemih terasa penuh. 5).

Pada gagal ginjal kronik peningkatan kalsium akan menyebabkan tetani. Sistem respirasi Dalam beberapa keadaaan. 3). . adanya deposit kristal pada kulit merupakan tanda kegagalan ginjal yang berlangsung lama (Black. kualitas pernafasan menggambarkan status cairan klien atau keseimbangan asam basa. jari akan terasa terjepit pada saat diberikan rangsangan nyeri pada penis akibat berkontraksinya spinkter ani eksterna dan otot bulbokavernosa. Hipertensi dapat ditemukan pada beberapa penyakit ginjal dan mungkin adanya overload cairan atau gangguan sistem renin-angiotensin (Black. Sistem neurologi Disfungsi ginjal dapat berpengaruh pada sistem persyarafan. Kulit dan membran mukosa dilihat adanya lesi. Pada buli-buli diketahui adanya distensi karena retensi urine dan terdengar redup. Iritasi pada uretra biasanya dilaporkan dengan adanya rasa tidak nyaman saat klien miksi. Karena spinkter ani dan spinkter urinari berasal dari cabang persyarafan yang sama maka pada pemeriksaan bila salah satu utuh maka spinkter yang lain juga demikian. 7). rash atau kelainan pada penis atau scrotum. mukus atau drainase purulen. Pada gagal ginjal pernafasan mungkin berbau urine atau „fruit-flavored gum‟ yang menandakan adanya tosin dalam darah (Black. labia atau vagina. Kulit kering dapat mengindikasikan adanya gagal ginjal kronik atau kekurangan cairan. · Perkusi : dengan memberikan ketokan pada sudut kostavertebra. Sistem muskuloskeletal Diperiksa pergerakan klien selama pemeriksaan untuk menentukan tonus otot tubuh secara keseluruhan dan menentukan kemampuan fisik klien mengontrol eliminasi urine. Klien dianjurkan untuk mengencangkan (kontraksi) otot tersebut yang dapat diketahui dengan cara palpasi (Black. dapat diketahui batas atas buli-buli serta adanya tumor/massa. penurunan kalsium akan menyebabkan kelemahan atau penumpukan toksin. 1993). Pemeriksaan dapat dilakukan dengan memasukan jari ke dalam anus. otot yang spesifik pada proses ini adalah otot perineal dan abdomen. 1993). Uretra Inspeksi pada daerah meatus dan sekitarnya. l993). adanya ptekie menandakan adanya perdarahan. diketahui adanya discharge. 5). darah. kuning kemungkinan karena adanya deposit carotene – like substance akibat kegagalan ekskresi ginjal. 4). hal ini menandakan reflek pada S2 dan S4 intak (Black. yang disebabkan adanya obstruksi pada leher buli-buli. Sistem integumen Diperiksa adanya perubahan warna.setinggi umbilikus. adanya pembesaran ginjal karena hidronefrosis atau tumor ginjal akan terasa nyeri ketok. 6). pucat dapat menandakan adanya anemia defisiensi erythropoetin. 1993). Sistem kardiovaskuler Pemantauan sistem kardiovaskuler dapat digunakan untuk mengetahui status keseimbangan cairan dan elektrolit dan yang spesifik dengan urinary tract adalah pemeriksaan tekanan darah.

bakteri. Menunjukkan abnormalitas pada struktur anatomik (distensi ureter) dan garis bentuk kalkuli.Pemeriksaan Penunjang · Foto ronsen KUB : menunjukkan adanya kalkuli dan atau perubahan anatomik pada area ginjal dan sepanjang ureter. fosfat amonium atau batu kalsium fosfat). · SDM : biasanya normal · Hb/Ht : abnormal bila klien dehidrasi berat atau polisitemia terjadi (mendorong presipitasi pemadatan) atau anemia (perdarahan. kalsium. · Kadar klorida dan bikarbonat serum : peningkatan kadar klorida dan penurunan kadar bikarbonat menunjukkan terjadinya asidosis tubulus ginjal.Diagnosis Kerja a. fosfat. asam urat. · Urine (24 jam) : kreatinin. sedang nephrolitiasis menggambarkan bahwa kalkuli terbentuk dalam parenkim ginjal” (Ignativicius. asam urat. SDP.yaitu keadaaan – keadaan :alergi terhadap bahan kontras. · Survei biokimia : peningkatan kadar magnesium. 3. coklat gelap.hidronefrosis. 1999). · BUN/kreatinin serum dan urine : abnormal (tinggi pada serum/rendah pada urine) sekunder tingginya batu obstruktif pada ginjal menyebabkan iskemia/nekrosis. pseudomonas). serpihan. Batu Saluran Kemih (BSK) adalah penyakit dimana didapatkan batu di dalam saluran air kemih mulai dari kaliks sampai dengan uretra anterior (Gardjito. · Hitung darah lengkap : SDP mungkin meningkat menunjukkan infeksi/septikemia. IV. kristal (sistin. pus. disfungsi/gagal ginjal).Pengertian 1.pionefrosis. proteus.Pemeriksaan lab · Urinalisa : warna mungkin kuning.1993). 1995). berdarah. · Kultur urine : mungkin menunjukkan ISK (Staphilococcus aureus. fosfat. kalsium. protein. elektrolit.atau pengkerutan ginjal VI.faal ginjal menuruun. · USG:dikerjakan bila pasien tidak mungkin menjalani pemeriksaan IVP. pH mungkin asam (meningkatkan magnesium. 2001). III. mineral. · IVP : memberikan konfirmasi cepat urolithiasis seperti penyebab nyeri abdominal atau panggul. · Sistouterkopi : visualisasi langsung kandung kemih dapat menunjukkan batu dan atau efek obstruksi (Doenges. 2. kalsium oksalat). secara umum menunjukkan SDM. · Hormon paratiroid : mungkin meningkat jika ada gagal ginjal (PTH merangsang reabsorpsi kalsium dari tulang meningkatkan sirkulasi serum dan kalsium urine). klebseila. asam urat. oksalat atau sistin mungkin meningkat. .Pemeriksaan usg dapat menilai adanya batu di ginjal aau di buli-buli(yang ditunjukkan sebagai echoic sahdow). Urolithiasis adalah suatu kelainan yang ditandai dengan adanya batu di satu atau beberapa tempat di sepanjang collecting system (Munver & Preminger. 1994). “Urolithiasis merujuk pada adanya kalkuli (batu) dalam urinari tract.sedang hamil.

dehidrasi dan keadaan-keadaan lain yang masih belum terungkap (idiopatik).dapat meningkatkan insiden batu kemih 4. Jenis kelamin: jumlah pasien laki-laki tiga kali lebih banyak dibandingkan pasien perempuan · Faktor resiko ekstrinsik 1. 2. Teori matriks: Matriks organik terdiri atas serum/protein urine (albumin. Sedangkan faktor ekstrinsik yaitu berasal dari lingkungan sekitar meliputi : faktor geografi.oksalat. Teori nukleasi: Batu terbentuk di dalam urine karena adanya inti batu atau sabuk batu (nukleus). mukoprotein dan beberapa peptida.Epidemiology diseluruh dunia rata-rata terdapat 1-12 % penduduk yang menderita batu saluran kemih.Merupakan penyakit terbanyak ketiga dibidang urologi stelah infeksi saluran kemih dan pembesaran prostat benigna D. Diet:diet banyak purin.Etiologi Terbentuknya batu saluran kemih diduga ada hubungannya dengan gangguan aliran urin. globulin dan mukoprotein) sebagai kerangka tempat mengendapnya kristal-kristal batu. Partikel-partikel yang berada dalam larutan kelewat jenuh akan mengendap di dalam nukleus itu sehingga akhirnya membentuk batu. Geografi:pada beberapa daerah menunjukkan angka kejadian batu saluran kemih yang lebih tinggi daripada daerah lain sehingga dikenal sebagai daerah stone belt. Penghambat kristalisasi: Urine orang normal mengandung zat penghambat pembentuk kristal yakni magnesium. Faktor-faktor tersebut adalah faktor intrinsik. 3. diit dan pekerjaan Teori Terbentuknya Urolithiasis/Batu Ginjal 1. iklim-temperatur. Iklim dan temperatur Tempat yang bersuhu panas menyebabkan banyak mengeluarkan keringat. akan mengurangi produksi urin dan mempermudah pembentukan batu saluran kemih 3. Secara epidemiologis terdapat beberapa faktor yang mempermudah terjadinya BSK pada seseorang. asupan air. infeksi saluran kemih. gangguan metabolik.B. Umur:penyakit ini paling sering didapatkan pada usia 30-50 tahun 3.Faktor Resiko · Faktor resiko intrinsik 1. Jika kadar salah satu atau beberapa zat ini berkurang akan memudahkan terbentuknya batu dalam saluran kemih C.sedangkan pada daerah bantu di Afrika selatan hampir tidak dijumpai batu saluran kemih 2.Angka kejadian terbanyak ditemukan pada negara-negara maju. Inti bantu dapat berupa kristal atau benda asing saluran kemih. pirofosfat. umur dan jenis kelamin. Herediritair (keturunan):penyakit ini diturunkan dari orang tua 2.dan kalsium mempermudah terjadinya penyakit batu saluran kemih . Asupan air:kurangnya asupan air dan tingginya kadar mineral kalsium pada air yang dikonsumsi. yaitu keadaan yang berasal dari tubuh seseorang meliputi : herediter. sitrat.

2.mieloproliferatif.Patofisiologi VII.kalsium fosfat.disebabkan oleh infeksi saluran kemih.Penyakit batu asam urat banyak ditemukan pada pasien Gout.batu triamteren dan batu silikat sangat jarang dijumpai.antara lain sebagai berikut: 1.Nyeri kolik karena aktivitas peristaltik otot polos sistem kalises ataupun ureter meningkat dalam usaha untuk mengeluarkan batu dari saluran kemih.Demikian batu xanthin terbentuk karena penyakit bawaan berupa defensiensi enzim anthin oksidase.Hematuria seringkali dikeluhkan oleh pasien akibat trauma pada mukosa saluran kemih oleh batu.Kuman penyebab infeksi ini adalah kuman golongan pemecah urea atau urea splitter yang dapat menghasilkan enzim urease dan merubah urine menjadi berusuasana basa melalui hidrolisis urea menjadi amoniak.Nyeri ini mungkin bisa berupa nyeri kolik ataupun bukan kolik.menggunakan obat urikosurik. Perkerjaan:penyakit ini sering dijumpai pada orang yang perkerjaanya banyak duduk atau kurang aktifitas e.Batu sistin didapatkan karena kelainan memtabolisme sisitin. F. Batu Jenis lain Batu sistin .Suasana basa ini memudahkan garam-garam magnesium.Manifestasi Klinik Keluhan yang paling dirasakan pasien adalah nyeri pinggang.Kandungan batu ini terdiri dari kalsium oksalat.yaitu kurang lebih 70-80 % dari seluruh batu saluran kemih.Macam-Macam Batu pada Urolithiasis Batu yang terbentuk tergantung pada suasana didalam saluran kemih.Batu asam urta berirsifat radioulusen.yaitu kelainan absorbsi sistin di mukosa usus.amonium fosfat dan karbonat membentuk batu magnesium fosfat. Batu struvit Dikenal sebagai batu infeksi . 3.Pemakaian anatasida yang mengandung silikat dalam waktu lama dapat menyebabkan timbulnya batu silikat VII. Batu Kalsium Paling banyak di jumpai .batu Xanthin.Diantara 75-80% batu asam urat terdiri dari asam urat murni dan sisanya merupakan campuran kalsium oksalat.Jika didapatkan demam dicurigai suatu urosepsis dan ini merupakan kedaruratan bidang urologi.membentuk gambaran filling defect pada PIV 4. Batu Asam urat 5-10% dari seluruh batu saluran kemih.Manajemen Batu yang yang sudah menimbulkan masalah pada saluran kemih secepatnya harus dikeluarkan .Nyeri non kolik terjadi akibat peregangan kapsul ginjal karena hidronefrosis atau infeksi pada ginjal Batu yang terletak pada distal ureter dirasakan oleh pasien sebagai nyeri pada saat kencing atau sering kencing.5.atau campuran kedua unsur itu.

hidroureter .JPG"> .com/_Dk_zXABgDps/S6Hje17T9nI/AAAAAAAAADc/L3yfOqYOE eY/s1600-h/hule. Medikamentosa Ditunjukkan untuk batu yang kurang dari 5mm.dipecahkan dengan tindakan endoroulogi.Obstruksi Jika batu telah menimbulkan hidronefrosis.Infeksi 3. Duramorph) 2-5 mg IV q15min (limited by RR <16>65 y.atau pembedahan terbuka.Indikasi untuk melakukan tindakkan /terapi pada batu saluran kemih adalah jika batu telah menimbulkan: 1. renal impairment.blogspot.bp.Terapi yang diberikan bertujuan untuk mengurangi nyeri.bedah laparoski.memperlancar aliran urine dengan pemberian dieutikum.kortikosteroid · Morphine sulfate (Astramorph.dan minum banyak dapat mendorong batu keluar dari saluran kemih 1.dan NSAID.indikasi sosial Jika batu ginjal diderita oleh seseorang yang dimana perkerjaaanya dapat membahayakan orang lain jika terjadi serangan nyeri(contohnya pilot.karena batu diharapakan keluar spontan. or <50 href="http://2.Terapi untuk mengurangi nyeri Dengan menggunakan obat opioid analgesic.batu harus segera dikeluarkan Batu dapa dikeluarkan dengan cara:medikamentosa.batu harus segera dikeluarkan 2.dokter bedah).agar tidak menimbulkan penyuli lebih berat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful