You are on page 1of 2

Pengaruh Ekstrak Etanol Daun Muntingia calabura L. Terhadap Kadar Glukosa Darah Mencit (Mus musculus L.

) Swiss Webster Jantan Dewasa yang Dikondisikan Mahasiswa: Rakhmi Ramdhani S. Pembimbing: Dr. Ahmad Ridwan Gelar: Sarjana, Maret 2008 Abstrak
Diabetes mellitus (DM) merupakan kelainan metabolisme yang disebabkan oleh terjadinya kerusakan pada sel-sel pulau Langerhans dalam kelenjar pankreas, sehingga hormon insulin disekresikan dalam jumlah yang sedikit, bahkan tidak sama sekali. Diabetes mellitus juga dapat disebabkan oleh terjadinya penurunan sensitifitas reseptor hormon insulin pada sel. Hormon insulin sangat berperan dalam metabolisme glukosa di dalam darah dan sel tubuh. Diabetes mellitus ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah hingga melebihi batas normal atau hiperglikemia dalam jangka waktu yang panjang (lebih dari 126 mg/dL atau 126 mg% dalam kondisi puasa dari makanan, dan lebih dari 200 mg/dL atau 200 mg% dalam kondisi normal). Dalam Indeks Tumbuh-tumbuhan Obat Indonesia (1995) disebutkan bahwa tanaman yang digunakan dalam pengobatan tradisional di Indonesia kurang lebih sebanyak 300 jenis, diantaranya adalah Muntingia calabura L. Selama ini, masyarakat telah banyak memanfaatkan air rebusan daun M. calabura sebagai obat antidiabetes. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol daun Muntingia calabura L. dengan berbagai dosis secara gavage terhadap kadar glukosa darah mencit (Mus musculus L.) galur Swiss Webster jantan dewasa yang dikondisikan diabetes mellitus tipe 2. 28 ekor mencit jantan dibagi ke dalam tujuh kelompok perlakuan. Seluruh kelompok disuntikkan alloxan untuk menginduksi terjadinya diabetes mellitus. Pada hari ke-14, kadar glukosa darah mencit diukur, terlihat bahwa seluruh mencit telah mengalami diabetes mellitus. Ketujuh kelompok mulai diberi perlakuan pada keesokan harinya. Kelompok pertama, yaitu kontrol blank (KB) tidak diberi apapun selama masa perlakuan. Kelompok kedua, yaitu kontrol pelarut (KP), digavage dengan larutan CMC 0,1 %. Kelompok ketiga, yaitu kontrol positif (kontrol obat = KO), digavage dengan obat diabetes sintetis Diamicron 0,0104 mg/g bb. Kelompok keempat hingga ketujuh merupakan kelompok perlakuan ekstrak yang digavage dengan ekstrak etanol daun M. calabura. Dosis ekstrak yang diberikan adalah 0,039; 0,0585; 0,08775; dan 0,13 mg/g bb. Perlakuan diberikan selama 15 hari. Kadar glukosa darah seluruh mencit uji diukur setiap 5 hari sekali dengan glukometer digital Ultra One Touch. Kelompok perlakuan yang digavage dengan ekstrak etanol daun M. calabura mengalami penurunan kadar glukosa darah pada setiap pengukuran. Penurunan kadar glukosa darah tertinggi ditunjukkan pada pemberian ekstrak dengan dosis 0,13 mg/g bb, diikuti oleh pemberian ekstrak dengan dosis 0,08775 mg/g bb. Penurunan kadar glukosa darah untuk kedua dosis tersebut mulai terlihat signifikan pada pemberian ekstrak hari ke-6 hingga hari ke-10. Untuk dosis 0,039 dan 0,0585 mg/g bb, penurunan kadar glukosa darah mulai terlihat signifikan pada pemberian ekstrak hari ke-11 hingga hari ke-15. Penurunan kadar glukosa darah tersebut diduga terjadi karena ekstrak etanol daun M. calabura mengandung flavonoid yang bersifat antioksidan, sehingga dapat menghambat kerusakan sel-sel pulau Langerhans di pankreas secara terus menerus akibat penyuntikan alloxan. Selsel pulau-pulau Langerhans di pankreas akan beregenerasi dan mensekresikan insulin kembali ke dalam darah. Selain itu, flavonoid juga diduga dapat mengembalikan sensitifitas reseptor insulin pada sel. Kondisi tersebut menyebabkan penurunan kadar glukosa darah mencit.

Kata Kunci:

Muntingia calabura, flavonoid, diabetes mellitus, insulin, Mus musculus

Effects of Muntingia calabura L. Leafs Ethanol Extract on Blood Glucose Levels in Diabetic-Alloxan Adult Male Swiss Webster Mice (Mus musculus L.)

Student: Rakhmi Ramdhani S Advisors: Dr. Ahmad Ridwan Degree: Bachelor, March 2008 Abstract
Diabetes mellitus (DM) is a metabolic disorder caused by the damage of cells in pancreas. This condition causes the lack of insulin hormone secretion. Diabetes mellitus also caused by the decreasing of insulin hormone receptor sensitivity on cell. Insulin hormone plays an important role in blood glucose metabolism. Diabetes mellitus is characterized with high blood glucose levels (more than 126 mg/dL or 126 mg% on fasting condition, or more than 200 mg/dL or 200 mg% on normal condition). Some of medicinal treatments has been done to cure diabetes mellitus. One of them is by using herbal medicine. Muntingia calabura leaf is known as one of antidiabetes medicine. Some of Indonesian has been using boiled water of M. calabura leaf to cure diabetes mellitus. The aims of this research is to investigate the effects of M. calabura leafs ethanol extract on blood glucose levels in diabetic-alloxan adult male Swiss Webster mice (Mus musculus L.). 28 male mice were divided into seven groups. Three groups were control groups, and four groups were treatment groups. The whole groups were injected by alloxan (70 mg/kg weight body) to induce diabetes mellitus. On the 14th day, blood glucose levels of male mice were measured, all mice showed the symptoms of diabetes mellitus. Those groups were treated on the 15th day. First group was blank control (KB). Second group was treated by CMC 0,1 %. Third group was treated by synthetic medicine (Diamicron 0,0104 mg/g body weight). Fourth, fifth, sixth, and seventh group were treated by M. calabura leafs ethanol extract. The doses of M. calabura leafs ethanol extract were 0,039; 0,0585; 0,08775; and 0,13 mg/g body weight. All treatments were given during 15 days using gavage technique with maximum volume o,1 mL/10 g body weight. Blood glucose levels on mice were measured once every five days with digital glucometer Ultra One Touch. M. calabura leafs ethanol extracttreated groups showed the decreasing of blood glucose levels in every measuring. The highest decreasing of blood glucose levels showed by 0,13 mg/g body weight dose, followed by 0,08775 mg/g body weight dose. The decreasing of blood glucose levels on those doses groups significantly showed on the 6th to 10th day after the extract were given. On 0,039 and 0,0585 mg/g body weight doses, the decreasing of blood glucose levels showed on the 11th to 15th day after the extract were given. The decreasing of blood glucose levels predicted caused by flavonoid which is contained on M. calabura leafs ethanol extract. Flavonoid is an antioxyidant agent. Flavonoid can block the damage of cells in pancreas caused by alloxan injection. cells in pancreas will regenerate and secrete insulin hormone into bloodstream. Flavonoid also can recover insulin hormone receptor sensitivity on cell. This condition causes the decreasing of blood glucose levels on mice. Muntingia calabura, flavonoid, diabetes mellitus, insulin, Mus musculus

Key words: