# STATISTICAL PROCESS CONTROL (SPC

)

1

STATISTICAL PROCESS CONTROL TEHNIK STATISTIK YANG DIGUNAKAN UNTUK MEMASTIKAN BAHWA SUATU PROSES MEMENUHI STANDAR ATAU TIDAK PENYEBABNYA ADALAH : 1.ALAMIAH ( RATARATA- MEAN,STANDARD DEVIASI) 2.BUATAN

?

ALAMIAH : OUTPUT MEMBENTUK DISTRIBUSI STABIL DAN DAPAT DIPREDIKSI

BUATAN : OUTPUT PROSES TIDAK STABIL SEPANJAANG WAKTU TIDAK DAPAT DIPREDIKSI 2

BAGAN KENDALI SUATU VARIABEL

2..TERKENDALI

2..TERKENDALI OLEH STATISTIK

1.TAK TERKENDALI

3

BATAS KENDALI
BATAS KENDALI ATAS (UPPER CONTROL LIMIT) UCL = X” + ZσX’’ BATAS KENDALI BAWAH (LOWER CONTROL LIMIT)

LCL = X” - ZσX’’

X” = RATA RATA RANGKAP SEMUA SAMPEL ATAU NILAI TARGET YG DITETAPKAN PROSES Z = JUMLAH STANDAR DEVIASI ( 2 -- > UNTUK TINGKAT KEYAKINAN 95,45%) ( 3-- > UNTUK TINGKAT KEYAKINAN 99,75% ) σx”= standar deviasi rata rata SAMPEL = σ/√n σ = standar deviasi populasi (proses) n = ukuran populasi
4

CONTOH I: INDUSTRI FARMASI MENGAMBIL SAMPEL OBAT YG SUDAH TERSEDIA (ISI /BUNGKUS DIPERKIRAKAN SAMA ),SEBANYAK 9 BUAH (n BUAH ), SETIAP JAM DARI JAM 1 SAMPAI JAM12 MASING MASING 9 BKS.. SAMPEL TERSEBUT DIPILIH SECARA ACAK,KEMUDIAN SETIAP KELOMPOK SAMPEL DITIMBANG,HASIL TIMBANGAN TERSEBUT ADALAH : JAM 1,---- > BKS no 1 = 17,no 2 = 13,no 3 = 16,n0 4 = 17.no 5 = 16,no 6 = 15, No 7 = 17, no 8 = 16,no 9 = 16.0NS 17 + 13 + 16 + 17 + 16 + 15 + 17 + 16 BERAT RATA RATA KEL.SAMPEL I = ---------------------------------------------------- = 16,1 0NS 9 KELOMPOK SAMPEL 2,SP3,DST S/D SP 12 ------- > DIBUAT DALAM TABEL STANDAR DEVIASI (σ)= 1 ONS. PENGAMBILAN SAMPEL JAM 1 S/D JAM 12 DIBAWAH INI

Berat sampel Jam ( rata rata 9 bks )
1. 2. 3.

Berat sampel Jam ( rata rata 9 bks)
5. 6. 7.

Berat sampel Jam ( rata rata 9 bks)
9. 10. 11.

4.

16,1 16,8 15,5 16,5

8.

16,5 16,4 15,2 16,4

12.

16,3 14,8 14,2 17,3

5

Berat sampel Jam ( rata-rata 9 bks)
1. 2. 3. 4.

Berat sampel Jam ( rata-rata 9 bks)
5. 6. 7. 8.

Berat sampel Jam ( rata-rata 9 bks)
9. 10. 11. 12.

16,1 16,8 15,5 16,5

16,5 16,4 15,2 16,4

16,3 14,8 14,2 17,3

RATA RATA RANGKAP 12 SAMPEL

(16,1+16,6+15,5+16,5 )+( 16,5+16,4+15,2+16,4)+(16,3+14,8+14,2+17,3)
(X’’) = ----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- = 16 ONS 12

σ= 1 ONS , n = 9, Z =3 ( TINGKAT KEYAKINAN 99,75 ) σX’’ = σ / √ n = 1/ √ 9
UCLx’’ = X” + Z (σ / √ n ) --------- > 16 +3( 1 / √ 9) = 17 ONS LCLx’’ = X” - Z (σ / √ n ) ------------ > 16 - 3( 1 / √ 9) = 15 ONS
6

UCL = X” + Z (σ / √ n ) --------- > 16 +3( 1 / √ 9) = 17 ONS LCL = X” - Z (σ / √ n ) ------------ > 16 - 3( 1 / √ 9) = 15 ONS

Diluar kendali

Var.buatan

UCL = 17 RATA 2 = 16 LCL = 15

● ● ●

Variasi alami

● ●

Nomor sampel

Diluar kendali

Var.buatan

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1112

7

MENGHITUNG UCL / LCL DENGAN RENTANGAN RENTANGAN ADALAH SELISIH NILAI SAMPEL TERTINGGI DIKURANGI NILAI SAMPEL TERENDAH ALASAN : STANDAR DEVIASI SULIT DICARI CONTOH : Sampel (s)1= 3,s2=4,s3=5,s4=5,s5=7. Maka retangannya adalah------- > 7-3= 4 TABEL RENTANGAN ( Z = 3)
Ukuran sampel (n)
2 3 4 5 6 7 8 9 10 12 Factor rata rata (A2) 1,880 1,023 0,729 0,577 0,483 0,419 0,373 0,337 0,308 0,266 Rentangan atas (D4) 3,268 2,574 2,282 2,115 2,004 1,924 1,864 1,816 1,777 1,716 Rentangan bawah(D3) 0 0 0 0 0 0,076 0,136 0,184 0,223 0,284

8

RUMUS RENTANGAN UCLx’ = X’’ + A2 R`

LCLx’ = X’’ – A2R’`
R’ = RENTANGAN RATA RATA SAMPEL A2 = NILAI YG DITEMUKAN DALAM TABEL X’’ = RATA-RATA DARI SAMPEL RATA-RATA.

CONTOH : BOTOL SYRUP OBAT BATUK TERTERA 16 ONS ,DENGAN MENGAMBIL BEBERAPA KELOMPOK SAMPEL MASING MASING 5 BTL(n), DIPEROLEH RATA RATA PROSES (X’’) = 16,01 ONS. RENTANGAN RATA RATA (R’) = 0,25 ONS. UKURAN SAMPEL n = 5,MAKA FC RATARATA (A2) = O,557 (LIHAT TABEL) UCLx = X’’ + A2 . R’ ------------ > UCL = 16,01 +(0,577)(0,25) =16,154 ONS LCLx = X’’ – A2.R’ ------------ > LCL = 16,01 – (0,577)(0,25) = 15,866 ONS
9

BAGAN KENDALI RENTANGAN (PENYEBARAN)
RUMUS RENTANGAN (Z=3,TINGKAT KEYAKINAN 99,75)

UCLR’ = D4 .R’

LCLR’ = D3 .R’

CONTOH : RATA RATA RENTANGAN = 5,3 PON, UKURAN SAMPEL =5 D4 = 2,115 D3 = O UCLX = (2,115)(5,3) PON = 11,2 PON LCLX = (0)(5,3) = 0
10

BAGAN KENDALI PROSES VS BAGAN KENDALI RENTANGAN

BAGAN KENDALI RENTANGAN ATAU PENYEBARAN GUNANYA UNTUK MELIHAT

VARIABILITAS PROSES.
BAGAN KENDALI PROSES GUNANYA UNTUK MELIHAT

KECENDERUNGAN TERPUSAT PROSES

11

BAGAN KENDALI PROSES VS BAGAN KENDALI RENTANGAN

RATA- RATA SAMPEL BERGESER KEATAS RENTANGAN TETAP

Bg X’
UCLX LCLX UCLR

● ●
Bg R

LCLR

BAGAN R TIDAK MENDETEKSI ADANYA PERUBAHAN RATA RATA.
12

BAGAN KENDALI PROSES VS BAGAN KENDALI RENTANGAN RATA - RATA SAMPEL KONSTAN RENTANGAN MELEBAR

UCLX

Bg X’

LCLX

BAGAN X’ TIDAK MENDETEKSI ADANYA PENINGKATAN PENYEBARAN BAGAN-R.

Bg R UCLR LCLR

● ●

BAGAN R MENDETEKSI ADANYA PENINGKATAN PENYEBARAN
13

BAGAN KENDALI ATRIBUT .KELOMPOK YANG DITOLAK ( BAGAN – p)

UCL p = p’ + z σp’
LCL p = p’ - z σp’
p’ = RATA-RATA BAGIAN YG DITOLAK DALAM SAMPEL z = JUMLAH STANDAR DEVIASI ( z = 2,-- > BATAS KEYAKINAN 95,45%,z =3 -- > BATAS KEYAKINAN 97,73 ) p’(1-p’)

σp’= STANDAR DEVIASI DISTRIBUSI SAMPEL , σp’ =

----------------n
14

CONTOH BAGAN p : Karyawan rekam medis setiap hari memasukkan data penyakit, Ada 20 karyawan yg mengerjakan,setiap karyawan akan diteliti Apakah data yg dimasukan ada kesalahan yg berarti ?. Jumlah data setiap orang diambil 100 sampel (n). Hasil tertera dalam tabel sbb:
NOMER SAMPEL 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 JUMLAH KESALAHAN 6 5 0 1 4 2 5 3 3 2 BAGIAN DITOLAK 0,06 0,05 0,00 0,01 0,04 0,02 0,05 0,03 0,03 0,02 NOMOR SAMPEL 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 JUMLAH KESALAHAN 6 1 8 7 5 4 11 3 0 4 80 BAGIAN DITOLAK 0,06 0,01 0,08 0,07 0,05 0,04 0,11 0,3 0,00 0,04

15

NOMER SAMPEL

JUMLAH KESALAHAN

BAGIAN DITOLAK

NOMOR SAMPEL

JUMLAH KESALAHAN

BAGIAN DITOLAK

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

6 5 0 1 4 2 5 3 3 2

0,06 0,05 0,00 0,01 0,04 0,02 0,05 0,03 0,03 0,02

11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

6 1 8 7 5 4 11 3 0 4 80

0,06 0,01 0,08 0,07 0,05 0,04 0,11 0,3 0,00 0,04

JMLH KESALAHAN p’=--------------------------------TOTAL CATATAN p’(1-p’)

80 = ------------= 0,04 (100)(20)

UCLp = p’ + z σp’ UCL = 0,04 + 3 (0,02) = 0,10 LCLp = p’ - z σp’ LCL = 0,04 - 3 (0,02) = 0 ANGKA MINUS = 0

(0,04)(1-0,04) ------------------ = 0,02 100

σp’=

---------------= n

16

NOMER SAMPEL

JUMLAH KESALAHAN

BAGIAN DITOLAK

NOMOR SAMPEL

JUMLAH KESALAHAN

BAGIAN DITOLAK

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

6 5 0 1 4 2 5 3 3 2

0,06 0,05 0,00 0,01 0,04 0,02 0,05 0,03 0,03 0,02

11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

6 1 8 7 5 4 11 3 0 4 80

0,06 0,01 0,08 0,07 0,05 0,04 0,11 0,3 0,00 0,04

p’= 0,04

σp’= 0,02
UCLp’ = 0,10 LCLp’ = 0

0,11 0,10 0,09 0,08 0,07 0,06 0,05 0,04 0,03 0,02 0,01 0,00

● ● ● ● ● ●● ● ● ● ● ● ●

UCLP ● ● ● ● ●
NO 17 DILUAR KENDALI

●● ● ●

P’

* *● * * * * * * * * * * * * * * * * ● * * 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

LCLP
17

BAGAN KENDALI ATRIBUT

BAGAN – C DIPERGUNAKAN UNTUK MENGENDALIKAN KECACATAN
C ADALAH JUMLAH KECACATAN PER UNIT STANDAR DEVIASI c ------------ >

σc = √ c’

BATAS KENDALI c = c’ +/- 3 √ c’

UCLc = c’ + 3 √ c’ LCLc = c’ - 3 √ c’

18

CONTOH BAGAN c SEBUAH RUMAH SAKIT MENERIMA KELUHAN DARI PENDERITA RAWAT INAP BEBERAPA KALI,PIHAK MANAJEMEN INGIN MENGETAHUI PERILAKU PERAWAT SEBERAPA KESALAHAN YG DIPERBUAT TERHADAP PASIEN RAWAT INAP TERSEBUT. SURVAI YG DILAKUKAN SELAMA 9 HARI, HASILNYA SBB :
HARI 1 2 3 4 5 6 7 8 9 N=9 JUMLAH 3 0 8 9 6 7 4 5 6 TOTAL = 54 KELUHAN

54 C’ = ------- = 6 KELUHAN / HARI 9 UCLc = C’ + 3√ c’ ----UCLc = 6 + 3 √ 6 = 13,35 LCLc = C’ - 3√ c’ ----UCLc = 6 - 3 √ 6 = 0 (HASIL MINUS =O)

UCLc =13,35

●● ● ●

●●

C’ = 6 LCLc = 0
19

RINGKASAN :

BAGAN X’ DAN RENTANGAN DILGUNAKAN PADA 1.VARIABEL YG DAPAT DIUKUR (BERAT/RINGAN ,PANJANG/LEBAR 2.KUMPULKAN KUMPULAN SAMPEL SEBESAR 20-25 KELOMPOK DENGAN n = 4 S/D 5 PER KELOMPOK SAMPEL,MASING DIAMBIL DARI PROSES YG STABIL.
BAGAN p. 1.DIGUNAKAN UNTUK ATRIBUT (BERAT/RINGAN,PANJANG/PENDEK MERAH/PUTIH,DLL.) YAKNI DALAM 2 KONDISI. 2.BERHUBUNGAN DENGAN PROPORSI KECACATAN (JML YG DITOLAK 3.SETIAP KELOMPOK SAMPEL YG CACAT DIAMATI 4.SETIAP KELOMPOK --- >n = 20 S/D 100 BAGAN c. 1.DIGUNAKAN UNTUK ATRIBUT CACAT PER UNIT DAPAT DIHITUNG 2.JENIS KECACATAN A/L : TINDAK KRIMINAL/TAHUN,KELUHAN /HARI

20

JENIS – JENIS PERILAKU BAGAN KENDALI

21