You are on page 1of 7

LAPORAN TETAP PRAKTIKUM ANALISA BATUBARA INSTRUMEN TGA-701

Disusun Oleh : Rocky Cuk Noris Tati Pratiwi Tiara W.Rudiny 0609 4041 1345 0609 4041 1347 0609 4041 1348 0609 4041 1349 0609 4041 1350 0609 4041 1351 0609 4041 1352

Yonki Alexander V Zulkifli Septiansyah Zuraida Dwi G

Kelas : III EGA Instruktur : Ir. Fadarina H.C,M.T

LABORATORIUM TEKNIK KIMIA POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA PALEMBANG

ANALISIS ULTIMAT

A. TUJUAN PERCOBAAN Menjelaskan penertian dan peraan kadar bahan yang terkandung dalam batu bara ( zat terbang, kadar abu, fixed carbon, moisture). Menggunakan alay degan baik dan benar.

B. ALAT DAN BAHAN Sampel batu bara Gas Nitrogen Gas Oksigen Gas Carbon dioksida Alat ASTM TGA

C. DASAR TEORI Percobaan menggambarkan penggunaan analisis termogravimetri (TGA) untuk melakukan analisis proksimat terhadap serangkaian sampel IUPK peringkat berbeda yang. Gambut dan Kokas Juga diperiksa. Sebanyak dijelaskan latihan Empat. Ini adalah latihan Kering sebagai Siswa menafsirkan scan sebelumnya terekam. Persen vehicles Kadar udara, zat terbang, Tetap Karbon, Kadar abu dan ditentukan terkait masih berlangsung untuk sampel dan Perbandingan Dibuat yang. Analisis proksimat dilakukan PADA sampel IUPK Dari utilitas listrik local. Dari belerang vehicles ditemukan IUPK KESAWAN persen (ditentukan Artikel Baru Metode-Prosedur memisahkan Eschka) dan Kadar abu, Siswa menghitung Aset dioksida dan abu belerang emisi saham Yang dihasilkan terkait masih berlangsung years batu bara Dibuat Pabrik Besar Tenaga listrik yang. Sebuah jenis baru dari analisa proksimat cepat dan otomatis untuk batubara berdasarkan analisis termogravimetri isotermal (TGA) dengan kembar-tungku diperkenalkan dalam makalah ini. Sebuah jenis dan Baru Dari METODE

proksimat Cepat dan MAMPUS untuk IUPK berdasarkan analisis termogravimetri isotermal (TGA) diperkenalkan Artikel Baru kembar-tungku Suami KESAWAN makalah. Ini analisa proksimat otomatis dikembangkan oleh kombinasi dengan beberapa teknologi baru, seperti metode pembobotan otomatis untuk multi-sampel dalam suhu tinggi dan keadaan aliran gas yang dinamis, sistem perlindungan diri sendiri untuk keseimbangan listrik, dan metode yang optimal dan prosedur batubara proses analisis. Ini MAMPUS proksimat METODE dikembangkan Dibuat Kombinasi beberapa Artikel Baru Teknologi Baru, Pembongkaran metode pembobotan MAMPUS untuk KESAWAN SUHU multi-sampel Tinggi dan keadaan gas Aliran Yang dinamis, perlindungan sistem Diri Sendiri untuk keseimbangan listrik, dan metode yang optimal dan Prosedur Yang IUPK proses analisis. Selain itu, perbandingan antara nilai-nilai standar dan pengukuran nilainilai yang berasal dari instrumen baru batubara standar dipresentasikan. Selain ITU, Perbandingan ANTARA Nilai-Nilai standar dan pengukuran Nilai-Nilai Yang berasal Dari instrumen IUPK dipresentasikan standar Baru.

D. PROSEDUR KERJA 1. Menyalakan instrument Pastikan gas telah terpasang degan benar Oksigen 35 psi (2.4 bar) Nitrogen...35 psi (2.4 bar) Udara tekan 45 psi (3.1 bar) Nyalakan analyzer Nyalakan computer dan print Pilih TGA 701 2. Analisis Sampel Klik Fs analyze pada toolbar Tempatkan cawan pada lubang corosel, tekan aecuatorfurnace akan menutup Masukan sampel sebanyak 1 sekop ( 1 sekop = 1 gr) Tekan tombol aqator cuarsel aka berputar Tekan tombol aquator maka analisis aka dimulai

3. Masukan data Sampel. Klik login Ketik nama atau pilih melalui menu drop-down Pada location tuliskan nomor sampel Klik ok Ulangi langkah berikutnya untuk sampel.

E. DATA PENGAMATAN

Massa (gr) 0,9725 1,0110 1,0012

Moisture 12,28 12,16 12,02

Vol Dry 50,17 50,69 50,68

Ash Dry 4,70 4,67 4,56

Volatile Ash 43,84 44,36 44,42 4,03 4,01 4,39

Fixed Carbon 39,83 39,87 39,63

F. PERHITUNGAN Ash Dry Base 100/100-M = Dry base M = inherent moisture

Sampel 1 = 100/100-12,28 = 1,139 Nilai volatile = (43,83) x 1,139 = 49,97 (50,17) Sampel ii = 100/100-12,16 = 1,38 Nilai volatile = (44,36) x 1,138 = 50,50 (50,60) Sampel iii = 100/100-12,02 =\ 1,136 Nilai volatile = 44,42 x 1,136 = 50,48 (50,68)

G. ANALISA DATA Pada percobaan ini adalah untuk mengetahui kandungan karbon, volatile, Ash dan kandungan air dengan menggunakan alat TGA.pada percobaa didapat nilai volatile sebanyak 50,48 ini menujukan bahwa kandungan zat terbang batu bara sangat tinggi. Sedangkan fixed carbon yang didapat 39,80 ini menunjukan kualitas batu bara rendah.

H. KESIMPULAN Kualitas batu bara yang diananlisa berkualitas rendah.

DAFTAR PUSTAKA

Jobsheet.2010.praktikum batu bara.Polsri:Palembang

GAMBAR ALAT

Cawan porselin

TGA-701