You are on page 1of 11

Uji Tanda 1 Utk mengetahui pengaruh atau efek perlakuan/treatment thdp suatu sampel.

2 Data yg dianalisis bersifat ordinal atau data interval yg diordinalkan 3 Rumus:  h = m Ket Rumus: h = harga uji tanda m = harga terkecil tanda positif atau negatif 1 Kaidah Uji Hipotesis Terima H0: jika hobs > htab Tolak H0: jika hobs < htab 2 CONTOH: Seorang peneliti ingin mengetahui pengaruh metode PAKEM terhadap ranking pd 10 orang siswa Contoh: Data utk Uji Tanda NO Rank Smt I 1 6 2 5 3 2 4 1 5 3 6 4 7 6 8 7 9 8 Rank Smt II 7 4 2 2 1 3 4 5 7

10 9 8 3 Langkah-langkah Analisis 1. Merumuskan H0 : Bahwa tdk ada pengaruh yg signifikan metode PAKEM thdp ranking 2. Menyusun Tabel Kerja Statistik NO Rank Smt I Rank Smt II 7 4 2 2 1 3 4 5 7 8 SELISIH (Rank Smt II – Rank Smt I) + 0 + 2

1 6 2 5 3 2 4 1 5 3 6 4 7 6 8 7 9 8 10 9 Jumlah (m)

3. Memasukan Data ke dlm Rumus Rumus:  h = m =2 4. Menguji Harga Statistik Hitung Harga satistik hobs = 2. Sedangkan harga statistik htab pd taraf signifi-kansi 5% dan n 10 = 1. Ini berarti h obs > htab. Sesuai ketentuan kaidah uji hipotesis, karena hobs > htab maka hipotesis nol adalah diterima. Dg demikian berarti bhw tdk terdapat pengaruh yg signifikan metode PAKEM thdp ranking siswa.

Rumus Uji Jumlah Jenjang Wilcoxon Jika n1 = n2 Rumus:  r = m Jika n1 ≠ n2 Rumus:  R = m Jika n1 atau n2 > 20 Rumus: N (n1 + n2 +1) – 2R Z = ------------------------------V n1n2 (n1 + n2 +1)/3 Kaidah Uji Hipotesis Jika n1 = n2 Terima H0: r > rtabel Jika n1 ≠ n2 Terima H0: R > rtabel Jika n1 atau n2 lebih besar dari 20 Terima H0: Z < Ztabel CONTOH n1=n2 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 SKOR Pembel Konvensional 20 17 23 24 20 17 17 12 13 18 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 SKOR Pembel PAKEM 24 20 23 23 10 11 15 16 16 16 LANGKAH-LANGKAH Utk TABEL STATISTIK 1. mk diberikan rata2 jmlh rs.5. dan berikan rank sementara (r s) dimulai dari skor terkecil sampai dengan skor terbesar. Harga r1 atau r2 terkecil diuji dg rtabel pd taraf signifikasi 5% . Dalam pemberian rank dimulai dari skor terkecil s. Dg demikian dpt diinter-pretasikan bhw metode PAKEM tdk dpt secara signifikan meningkatkan ranking hsl belajar siswa. Ambil harga terkecil di antara r1 dan r2 5. Menarik Kesimpulan Berdasarkan taraf signifikansi 5% dpt ditarik kesimpulan bhw hipote-sis nol yg menyatakan tdk terdapat pengaruh yg signifikan metode PAKEM thdp ranking siswa dalah diterima.d skor terbesar. 2. Utk jumlah rank klpk 1 diberi simbul r1 & klpk 2 simbul r2 3. jk ada dua skor atau lbh sama besarnya. Jumlah rank klpk 1 diberi simbul r1 & klpk 2 simbul r2 4. Gabungkan semua data (klpk 1 dan 2).

5 TABEL KERJA STATISTIK Contoh: n1 ≠ n2  n1=10 n2=8 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 SKOR 20 17 23 24 20 17 17 12 13 18 JENJANG NO 1 2 3 4 5 6 7 8 SKOR 24 20 23 23 10 11 15 16 JENJANG TABEL KERJA STATISTIK NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 SKOR 20 17 23 24 20 17 17 12 13 18 rs 11 7 14 17 12 8 9 3 4 10 r1 12 8 15 17.NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 SKOR 20 17 23 24 20 17 17 12 13 18 rs 13 9 16 19 14 10 11 3 4 12 rank (r1) 14 10 17 19.5 78.5 7 4 4 18 17 14 13 73.5 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 SKOR 24 20 23 23 10 11 15 16 rs 18 13 15 16 1 2 5 6 r2 17.5 Rs 6 10 3 1 7 11 12 16 15 9 R1 7 11 4 1.5 14 10 10 3 4 12 113.5 14 17 17 1 2 5 7 7 7 96.5 12 8 8 3 4 10 97.5 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 SKOR 24 20 23 23 10 11 15 16 16 16 rs 20 15 17 18 1 2 5 6 7 8 rank (r2) 19.5 7 11 11 16 15 9 92.5 12 15 15 1 2 5 6 Rs 2 8 4 5 18 17 14 13 R2 1.5 Contoh: n1 atau n2 > 20 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 SKOR 20 17 23 24 20 17 17 12 13 JENJANG NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 SKOR 24 20 23 23 10 11 15 16 16 JENJANG .

5 12 22.5 5.5 375 Rs 2 11 4 5 40 39 31 26 27 28 18 14 15 8 37 38 32 29 30 19 R2 1.5 28 28 28 17.5 21 7 17 18 18.5 22.5 25 18 13 7 7 34 19 13 8 7 35 20 18 23 23.5 5.5 13 13 13 23.5 34 34 17.5 1.5 12 12 5.5 22.10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 18 17 17 23 23 20 20 17 13 13 18 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 16 18 20 20 23 12 12 15 16 16 18 Jika n1 atau n2 > 20 Rumus: N (n1 + n2 +1) – 2R Z = ------------------------------V n1n2 (n1 + n2 +1)/3 TABEL KERJA STATISTIK NO SKOR rs r1 Rs 1 20 26 29 9 2 17 16 18.5 5.5 12 12 22.5 20 3 23 33 35.5 4 4 9.5 13 13 23.5 29 35.5 29 29 35.5 22 8 12 3 4 36 9 13 6 7 33 10 18 22 23.3 28 28 17.5 445 Rumus Uji Mann-Whitney 4 5 6 7 8 9 Utk n1 = n2  ≤ 20 n1 (n1 + 1) U1 = n1n2 + ---------------.5 1 5 20 27 29 10 6 17 17 18.5 7 15 20 29 29 12 16 20 30 29 13 17 17 21 18.5 35.5 37 34 17.5 24 13 23 36 35.5 3 4 24 39 39.5 12 5.5 17 445 R1 12 22.5 6 14 23 37 35.5 37 37 31.5 23 12 17 20 18.5 16 11 17 19 18.R1 2 U2 = n1n2 – U1 Catatan: Gunakan U terkecil Bandingkan Uob dg Utab pd taraf sig 5% Jika Uob ≤ Utab maka Ho ditolak Jk n1 atau n2 atau kedua > 20 U .5 22.(n1n2)/2 Z = ----------------------------------V {(n1n2) (n1 + n2 +1)} /12 Kaidah Uji Hipotesis Jika n1 atau n2  ≤ 20 Terima H0: U > Utabel 1 .5 1 2 9.5 40 39 31..5 5.5 375 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 SKOR 24 20 23 23 10 11 15 16 16 16 18 20 20 23 12 12 15 16 16 18 rs 40 28 34 35 1 2 9 11 12 13 24 31 32 38 4 5 10 14 15 25 r2 39.

5 14 10 10 3 4 12 113.R1 2 U1 = 41.50 Utab = 23  Ho diterima Contoh: n1 ≠ n2  n1=10 n2=8 NO 1 SKOR 20 JENJANG NO 1 SKOR 24 JENJANG .5 Memasukan Data ker Rumus n1 (n1 + 1) U1 = n1n2 + ---------------. Utk jmlh rank klpk 1 diberi simbul r1 & klpk 2 simbul r2 3. Gabungkan semua data (klpk 1 dan 2).5 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 SKOR 24 20 23 23 10 11 15 16 16 16 rs 20 15 17 18 1 2 5 6 7 8 rank (r2) 19.50 = 58. Hitung U1 dan U2 sesuai rumus di atas Contoh: n1 = n2 TABEL KERJA STATISTIK NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 SKOR 20 17 23 24 20 17 17 12 13 18 rs 13 9 16 19 14 10 11 3 4 12 rank (r1) 14 10 17 19.50 U. mk diberikan rata2 jmlh rs.Jika n1 atau n2 lebih besar dari 20 Terima H0: . Berikan rank dimulai dari skor terkecil s.Z1-α/2 < Zob < + Z1-α/2 Terima H0: Zob < Ztab Contoh: n1 atau n2 ≤ 20 NO SKOR Pembel Konvensional 1 20 2 17 3 23 4 24 5 20 6 17 7 17 8 12 9 13 10 18 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 SKOR Pembel PAKEM 24 20 23 23 10 11 15 16 16 16 LANGKAH-LANGKAH Utk TABEL STATISTIK 1..d skor terbesar.terkecil U1 = 41. Masing2 r1 dan r2 pada klpk 1 dan 2 dijumlahkan 4. 2. dg catatan jk ada dua skor atau lbh sama besarnya.5 14 17 17 1 2 5 7 7 7 96.50 U2 = 10 x 10 – 41. dan berikan rank sementara (r s) dimulai dari skor terkecil sampai dengan skor terbesar.

5 73.5 78.5 92.2 3 4 5 6 7 8 9 10 17 23 24 20 17 17 12 13 18 2 3 4 5 6 7 8 20 23 23 10 11 15 16 TABEL KERJA STATISTIK NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 SKOR 20 17 23 24 20 17 17 12 13 18 rs r1 Rs R1 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 SKOR 24 20 23 23 10 11 15 16 rs r2 Rs R2 97.5 Contoh: n1 atau n2 > 20 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 SKOR 20 17 23 24 20 17 17 12 13 18 17 17 23 23 20 20 17 13 13 18 JENJANG NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 SKOR 24 20 23 23 10 11 15 16 16 16 18 20 20 23 12 12 15 16 16 18 JENJANG Langkah2  = n1 ≠ n2 Jika n1 atau n2 > 20 Rumus: .

5 LANGKAH-LANGKAH Utk TABEL STATISTIK 1.5 4 14 9 36.5 2 11 14 6. .+ -----) – 3 (n+1) n(n+1) n1 n2 n3 Kaidah Uji Hipotesis Jika jlmh klpk 3 dan jlmh sampel 5 Terima H0: H ≤ Htabel Gunakan tabel Kruskal Wallis Jika jlmh klpk lebih dari 3 dan n lbh dari 5  Gunakan tabel Chi-Square Terima H0: Χ2 ≤ Χ2 tabel Contoh: n1 atau n2 ≤ 20 X1 20 17 23 24 20 rs 6 2 10 13 7 R1 6.(----.+ -----.5 X3 24 20 23 23 10 rs 14 8 11 12 1 R3 14 6. Gabungkan semua data (klpk 1 dan 2).5 40 X2 18 20 19 24 22 rs 3 5 4 15 9 R2 3 6.N (n1 + n2 +1) – 2R Z = ------------------------------V n1n2 (n1 + n2 +1)/3 TABEL KERJA STATISTIK NO SKOR 1 20 2 17 3 23 4 24 5 20 6 17 7 17 8 12 9 13 10 18 11 17 12 17 13 23 14 23 15 20 16 20 17 17 18 13 19 13 20 18 21 18 JUMLAH rs r1 Rs R1 NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 SKOR 24 20 23 23 10 11 15 16 16 16 18 20 20 23 12 12 15 16 16 18 rs r2 Rs R2 Rumus Uji Kruskal Wallis 12 R12 R22 R32 H = -----. dan berikan rank sementara (r s) dimulai dari skor terkecil sampai dengan skor terbesar.5 11 11 1 43.

d skor terbesar.2. r2 dan r3 pada klpk 1. Rumus:  ( f − fe ) 2  χ2 = ∑ o  fe   fe = ( ∑ f )( ∑ f ) b k n dk = (b – 1) (k – 1) Keterangan: fo = frekuensi observasi atau frequency optained fe = frequency of exspected/frekuensi harapan/teoretik fb = jumlah frekuensi baris fk = jumlah frekuensi kolom dk = derajat kebebasan KAIDAH UJI HIPOTESIS: Terima H0: jika χ2ob ≤ χ2tab  satu ekor Terima H0: jika -χ2tab <χ2ob ≤ +χ2tab  dua ekor CONTOH Tabel Data tentang Sikap terhadap Diberlakukannya Pendidikan Seksologi pada Guru-guru di SD. Utk jmlh rank klpk 1 diberi simbul r1 & klpk 2 simbul r2 3. 2 dan 3 dijumlahkan 4. Dari pengumpulan data diperoleh hasil seperti disajikan pada tabel berikut. Hitung H sesuai rumus di atas Contoh: Klpk > 3 dan n>5 X1 X2 X3 X4 20 18 24 30 17 20 20 28 23 19 23 29 24 24 23 29 20 22 10 27 CONTOH TEKNIK ANALISIS CHI-SQUARE (χ 2 ) untuk 3 x 3 Seorang peneliti melakukan penelitian yang bertujuan ingin mengetahui sikap terhadap diberlakukannya pendidikan seksologi di sekolah pada guru SD-SMP-SMA di Kota Denpasar. SMP dan SMA di Kota Denpasar . Masing2 r1. mk diberikan rata2 jmlh rs. dg catatan jk ada dua skor atau lbh sama besarnya. Berikan rank dimulai dari skor terkecil s.

= 81. 2. Menyusun Tabel Kerja Statistik .67 540 dst ……… LANGKAH ANALISIS SBB. SETUJU 50 75 110 235 ( k ) K. Merumuskan Hipotesis Nol ( H0 ) Bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan sikap terhadap diberlakukannya pendidikan seksologi pada guru-guru di kota Denpasar.SEKSOLOGI SAMPEL GURU SD SMP SMA S. 1.33 540 Untuk fo = 20 180 x 60 -- fe = -------------------.= 78. SETUJU TOTAL 180 ( b ) 200 ( b ) 160 ( b ) CARA MENGHITUNG FREKUENSI HARAPAN (fh) atau FREQUENCY OF EXPECTED= (fe) jumlah baris x jumlah kolom fe = --------------------------------------N Misal: untuk fo = 50 180 x 235 -- fe = -------------------.= 20.SIKAP TERHADAP PEND.00 540 Untuk fo = 110 180 x 245 -- fe = -------------------. SETUJU 20 25 15 60 ( k ) 110 100 35 245 ( k ) T.

2.04 22.37 .37.59 0.41 0.33 20.67 0.73 1413.59 - 802.74 69.35  dk = (b-1) (k-1) = (3–1) (3 -1) = 2x2= 4 4.33 0.26 40.78 9.35 - 3.00 81.96 7.49 (taraf 5% uji dua ekor)  Ini berarti –9. Dengan demikian dapat diinterpretasikan bahwa sikap terhadap pendidikan seksologi adalah berbeda ditinjau dari asal tempat tugas guru (SDSMP-SMA) di kota Denpasar.Setuju T. . Menguji Harga Statistik Hitung Harga statistik χ2 ob = 66.25 0. CONTOH SOAL TEKNIK ANALISIS CHI-SQUARE ( χ 2 )  Untuk 2 x 2 Seorang peneliti melakukan penelitian yang bertujuan ingin mengetahui sikap para guru terhadap diberlakukannya pendidikan seksologi di sekolah.00 9.fe (fo – fe)2 (fo – fe)2 fe S.35 > +9.67 87.22 90. maka Ho dinyatakan ditolak dan hipotesis alternatif diterima.01 - 10.Setuju T.49 dan berarti pula bahwa hasil penelitian tersebut adalah signifikan.83 1.47 66.78 . adalah ditolak. Dari pengumpulan data diperoleh hasil seperti disajikan pada tabel berikut.59 - . 5.74 7. Oleh karenanya.Setuju SMA S.35 0.35 Sedangkan χ 2tab = 9.63 17. Setuju K.GURU SD SIKAP fo Fe fo . Setuju K.49 <66.43 19.75 629.00 28.73 85.33 .78 72. Menarik Kesimpulan Berdasarkan taraf signifikansi 5% dapat ditarik kesimpula bahwa Ho yang menyatakan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan sikap terhadap diberlakukannya pendidikan seksologi pada guru-guru di kota Denpasar.28.94 23.Setuju T. Memasukan Data ke dalam Rumus χ2 = 66.Setuju Total 50 20 110 75 25 100 110 15 35 540 78.04 2.Setuju SMP S.59 144. Setuju K.00 802.12.

Tabel Data tentang Sikap terhadap Diberlakukannya Pendidikan Seksologi pada Guru-guru di SD dan SMA di Kota Denpasar SIKAP THD PEND. SEKSOLOGI Setuju Tidak Setuju 28 (a) 17 (b) 45 guru SD SMA 25 (c) 15 (d) 40 TOTAL 53 32 85 (N) Rumus: χ2 = n(ad − bc) 2 ( a + b)(c + d )(a + c)(b + d ) .