You are on page 1of 27

APPENDICITIS

Indentifikasi istilah

Tidak ada

ulu hati sakit. mual. nyeri tekan.Mind Map amnamnesis pencegahan pengobatan pemeriksaan prognosis diagnosis etiologi ♀. nyeri hebat RLQ. dan nyeri lepas komplikasi gejala klinis epidemiologi patogenesis . 35 thn.

Hipotesis Seorang wanita berusia 35 tahun mengalami appendicitis .

ANAMNESIS        Indentitas pasien Keluhan utama + penyerta Riwayat penyakit sekarang Riwayat penyakit dahulu Riwayat pribadi Riwayat keluarga Riwayat sosial ekonomi scenario ↓ autoanamnesis .

Nyeri pada abdomen : Lokasi nyeri ? Ada tidak nyeri yang sama tetapi timbul di tempat yang lain ? Sejak kapan timbul nyeri ? Apakah ada nyeri ulu hati ? Apakah ada mual ? Sejak kapan nyeri ulu hati dan mualnya. Bu ? . Bu ? Adakah perubahan suhu dan perubahan warna kulit. Bu ? Sudah meminum obat apa ? Sudah ada perbaikan belum ? Apa mengganggu pergerakan atau aktivitas sehari – hari .

5. Fisik : KU TTV Inspeksi Palpasi Perkusi Auskultasi . 2. 3.Pemeriksaan  1. 4. 6.

Inspeksi Palpasi Perkusi Auskultasi .

Inspeksi Palpasi Perkusi Auskultasi .

Inspeksi Palpasi Perkusi Auskultasi .

Inspeksi Palpasi Perkusi Auskultasi .

Inspeksi Palpasi Perkusi Auskultasi .

fecolith. 5. 2. pengumpulan cairan perisekal Appendikogram = non filling appendix. kinking . 3. albuminuria Foto polos abd = fecolith USG = fecolith. udara intralumen. d ≥ 6mm. Laboratorium : Hematologi = leukosit ↑ dgn pergeseran ke kiri Urin = 10-15 sel/lapang pandang. 4.Pemeriksaan  1. nebal ≥ 2mm.

2. 3.Diagnosis  Diagnosis kerja : Appendicitis Diagnosis banding : Limfadenitis mesenterika Adnekstitis KET  1. .

tumbuh. dan berkembang diluar endometrium kavum    .Definisi  Appendicitis : peradangan pada appendiks Limfadenitis mesenterika : peradangan pada kgb mesenteric di abd Adneksitis : infeksi/radang pada adnexsa rahim KET : hasil konsepsi berimplantasi.

.

Gejala klinis       Nyeri samar-samar di sekitar umbilikus/periumbilikus Rasa mual dan muntah Nafsu makan menurun 4-6 jam nyeri RLQ.5o C . titik McBurney = nyeri somatik Konstipasi Disertai demam ringan.5-38. suhu 37.

Benda asing (4%) 4.    Infeksi Diet . Strictura atau tumor (1%) Obstruksi appendiks dipengaruhi isi lumen. sekresi mukosa.Etiologi Obstruksi : 1. limfoid di submukosa (60%) 2. Fecolith (35%) 3. Hiperplasia jar. dan inelastisitas dinding. derajat appendiks.

Epidemiologi     Jarang pada anak – anak dan orang tua > 60 thn ♂ : ♀ → 1:1 (sebelum pubertas) ♂ : ♀→ 3:2 (dewasa muda) ♂ : ♀→ 1:1( >25 thn) Masa puncak : usia ± 20 thn .

P A T O F I S I O L O G I .

darah AB : Siprofloksasin 500 mg Bedah : appendictomi dan laparascopy .Therapy Istirahat cukup Cairan : Ringer laktat.

Therapy .

Therapy .

Komplikasi     Gangren Perforasi dinding appendiks Sepsis Menjadi appendicitis kronis .

Pencegahan      Banyak minum air mineral Jaga pola konsumsi makanan sehari – hari Diet tinggi serat akan menyebabkan kejadian appendicitis Aktivitas disesuaikan BAB setiap hari .

Serangan berulang = bila appendiks tidak diangkat  .Prognosis  Baik. Keterlambatan diagnosis = meningkatkan morbiditas dan mortalitas bila terjadi komplikasi.

Kesimpulan      Seorang wanita dengan keluhan di atas. Appendicitis adalah suatu peradangan pada appendiks Hasil pf : nyeri tekan dan nyeri lepas positif Penanganan = tindakan bedah Hipotesis diterima  Thankyou . mengalami Appendicitis.