You are on page 1of 15

TUGAS KIMIA INDUSTRI

“INDUSTRI SEMEN”

Alif Rahman Kimia 201039003

PROGRAM STUDI KIMIA JURUSAN KIMIA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI PAPUA MANOKWARI 2012

sekitar abad pertengahan (tahun 1100-1500 M) resep ramuan pozzuolana sempat menghilang dari peredaran. perekat dan penguat bangunan ini awalnya merupakan hasil percampuran batu kapur dan abu vulkanis. tentu kerap mendengar cerita tentang kemampuan nenek moyang merekatkan batu-batu raksasa hanya dengan mengandalkan zat putih telur. Pertama kali ditemukan di zaman Kerajaan Romawi. Italia. tepatnya di Pozzuoli. Ataupun menggunakan aspal alam sebagaimana peradaban di Mahenjo Daro dan Harappa di India ataupun bangunan kuno yang dijumpai di Pulau Buton. seorang insinyur asal Inggris menemukan kembali ramuan kuno berkhasiat luar biasa ini. Material itu sendiri adalah benda yang dengan sifat-sifatnya yang khas dimanfaatkan dalam bangunan. Alhasil. seperti Candi Borobudur atau Candi Prambanan di Indonesia ataupun jembatan di Cina yang menurut legenda menggunakan ketan sebagai perekat. Latar Belakang Dalam perkembangan peradaban manusia khususnya dalam hal bangunan. mesin. Sebelum mencapai bentuk seperti sekarang. Pada abad ke-18 (ada juga sumber yang menyebut sekitar tahun 1700-an M). Bubuk itu lantas dinamai pozzuolana. Inggris. Peristiwa tadi menunjukkan dikenalnya fungsi semen sejak zaman dahulu. Dia membuat adonan dengan memanfaatkan campuran batu kapur dan tanah liat saat membangun menara suar Eddystone di lepas pantai Cornwall.1. peralatan atau produk. Dan Sains material yaitu suatu cabang ilmu yan meliputi pengembangan dan penerapan pengetahuan . dekat teluk Napoli. ketan atau lainnya.BAB I PENDAHULUAN 1. John Smeaton. Menyusul runtuhnya Kerajaan Romawi. berdirilah bangunan fenomenal.

BAB II PEMBAHASAN 2.1.semen termasuk material yang sangat akrab dalam kehidupan kita sehari-hari. SNI SNI 15-01292004 SNI 15-03022004 Nama Semen portland putih Semen portland pozolan / Portland Pozzolan Cement (PPC) . Batu kapur tohor (CaO) bereaksi dengan senyawa-senyawa lain membemtuk klinker kemudian digiling sampai menjadi tepung yang kemudian dikenal dengan Portland. digiling. 2. dan dibakar menjadi lelehan dalam tungku.yang mengkaitkan komposisi. Pengertian Semen Semen berasal dari kata Caementum yang berarti bahan perekat yang mampu mempesatukan atau mengikat bahan-bahan padat menjadi satu kesatuan yang kokoh atau suatu produk yang mempunyai fungsi sebagai bahan perekat antara dua atau lebih bahan sehingga menjadi suatu bagian yang kompak atau dalam pengertian yang luas adalah material plastis yang memberikan sifat rekat antara batuan-batuan konstruksi bangunan. Usaha untuk membuat semen pertama kali dilakukan dengan cara membakar batu kapur dan tanah liat. Joseph Aspadain yang merupakan orang inggris. pada tahun 1824 mencoba membuat semen dari kalsinasi campuran batu kapur dengan tanah liat yang telah dihaluskan. struktur dan pemrosesan material dengan sifat-sifat kegunaannya.2 Jenis-Jenis Semen No. sehingga terjadi penguraian batu kapur (CaCO3) menjadi batu tohor (CaO) dan karbon dioksida(CO2).

Penggunaannya antara lain meliputi beton. plesteran. sebagai semen hidrolik yang dihasilkan dengan menggiling klinker yang terdiri dari kalsium silikat hidrolik. Perbandinganperbandingan bahan utama dari semen portland adalah sebagai berikut: .SNI 15-20492004 SNI 15-35002004 SNI 15-37582004 SNI 15-70642004 Semen portland / Ordinary Portland Cement (OPC) Semen portland campur Semen masonry Semen portland komposit a. terowongan dan sebagainya. dan agregat halus (pasir) kemudian dibubuhi air. adukan. perkerasan jalan dan sebagainya. yang diperkuat dengan tulangan atau tanpa tulangan.telapak.tembok penahan.atau sebagai bahan plesteran untuk permukaan tembok sebelah luar maupun sebelah dalam. lantai. adukan encer (grout) dan sebagainya.bahan penambal. Semen portland didefinisikan sesuai dengan ASTM C150. dam. Bilamana semen portland dicampurkan dengan agregat kasar (batu pecah atau kerikil). dihasilkan adukan yang dipakai untuk pasangan bata atau batu. Selanjutnya semen portland itu digunakan dalam segala macam adukan seperti fundasi.Semen portland dipergunakan dalam semua jenis beton struktural seperti tembok. Semen Portland Semen portland adalah suatu bahan konstruksi yang paling banyak dipakai serta merupakan jenis semen hidrolik yang terpenting. yang pada umumnya mengandung satu atau lebih bentuk kalsium sulfat sebagai bahan tambahan yang digiling bersama dengan bahan utamanya.maka terdapatlah beton. jembatan.Apa bila semen portland dicampur dengan pasir atau kapur.

kemampuan kerja (workability).Kadar silika. yang dapat dianggap mempunyai sifat-sifat hidrolik seperti semen alam. jenis semen kedua ini fungsinya sama seperti yang telah diutarakan diatas. atau dalam keadaan yang membutuhkan banyak bahan namun sama sekali tidak memperhitungkan kekuatan bahan tersebut.Jenis kedua adalah semen yang telah dibubuhi bahan pembantu yaitu udara. yang digunakan terutama dalam pekerjaan menembok dan memplester konstruksi. sehingga adukan pasangan yang dihasilkan memenuhi syarat mutu jenis S atau bila . jenis pertama pada umumnya dipergunakan dalam konstruksi beton bersamasama dengan semen portland.Semen alam adalah sebuah semen hidrolik yang dihasilkan dengan pembakaran batu kapur yang mengandung lempung. daya simpan air (water retention). semen masonry jenis N semen masonry yang digunakan untuk pembuatan adukan pasangan. campuran dapat menghasilkan adukan pasangan yang memenuhi syarat mutu jenis S atau M d. kapur yang terhidrasi atau kapur hidrolis) bersamaan dengan bahan lain yang digunakan untuk meningkatkan satu atau lebih sifat seperti waktu pengikatan (setting time). semen masonry jenis S semen masonry yang digunakan untuk pembuatan adukan pasangan . Semen masonry semen hidrolis. Semen alam tidak boleh digunakan di tempat-tempat yang tidak terlindung terhadap pengaruh cuaca langsung. akan tetapi dapat dipergunakan dalam adukan atau beton yang tidak pernah akan mengalami tegangan tinggi. alumina dan oxida besi cukup untuk mendapat gabungkan diri dengan kalsiumoxida sehingga terjadi senyawa-senyawa kalsium silikat dan aluminat. pada suhu lebih rendah dari suhu pengerasan dan kemudian menggilingnya menjadi serbuk halus. dan ketahanan (durability) c. Kita kenal dua jenis semen alam. sehingga adukan pasangan yang dihasilkan memenuhi syarat mutu adukan pasangan jenis N. atau bila ditambahkan semen portland atau semen hidrolis. terdapat secara alamiah. yang terdiri dari campuran dari semen portland atau campuran semen hidrolis dengan bahan yang bersifat menambah keplastisan (seperti batu kapur. b.

20) dan tertahan pada ayakan 0.Dinding penahan beban Dinding tidak S N N M M atau S S Pilihan terlindungi cuaca .Bangunan atas . Bangunan tidak .ditambahkan semen portland atau semen hidrolis. Petunjuk pemilihan semen masonry Petunjuk dan pemilihan semen masonry dapat dilihat pada Tabel 1 di bawah ini: Tabel 1 Petunjuk pemilihan semen masonry N o Lokasi Jenis bangunan Jenis mortar Disara nkan 1 . campuran dapat menghasilkan adukan pasangan yang memenuhi syarat mutu jenis M e.100) i. pasir gradasi pasir standar Ottawa yang digradasi dengan menggunakan antara ayakan 0.30) 3.600 mm (No. semen masonry jenis M semen masonry yang digunakan untuk pembuatan adukan pasangan.600 mm (No. semen portland campur suatu bahan pengikat hidrolis hasil penggilingan bersama-sama dari terak semen portland dan gips dengan satu atau lebih bahan organik yang bersifat tidak bereaksi (inert) g.30) dan ayakan 0.850 mm (No.150 mm (No. pasir standar Ottawa pasir silika yang terdiri dari hampir seluruhnya kuarsa murni yang dibulatkan secara alami dan digunakan untuk penyiapan mortar pada pengujian semen hidrolis h. pasir standar gradasi Ottawa 20 – 30 pasir standar yang sebagian besar lolos ayak 0. sehingga adukan pasangan yang dihasilkan memenuhi syarat mutu jenis M f.

3H2O + 3 Ca(OH)2 3CaO. C3S) Kalsium Silikat di dalam air akan terhidrolisa menjadi kalsium hidroksidsa Ca(OH)2 dan kalsium silikat hidrat (3CaO.3H2O) pada suhu 30oC 2 (3CaO.2H2O + Ca(OH)2 Kalsium Silikat hidrat (CSH) adalah silikat di dalam kristal yang tidak sempurna. . C3S.2SiO2.Dinding sandaran 2bawah . C4AF) b.2SiO2) + 6H2O 2 (3CaO.trotoar.2SiO2. Hiderasi Kalsium Silikat ( C2S. Bangunan Pondasi.selokan. C3A. bentuknya padatan berongga yang sering disebut Tobermorite Gel. Untuk mengetahui hiderasi semen. teras S Bangunan terlindungi cuaca Dinding beban Partisi beban Partisi menahan Beban tidak menahan penahan S N M S atau M 2.menahan beban . Hiderasi Semen Hiderasi semen adalah reaksi antara komponen-komponen semen dengan air. maka harus mengenal hiderasi dari senyawasenyawa yang terkandung dalam semen ( C2S. penguat S M atau N M lubang.2SiO2) + 4H2O 3CaO.4 Karakterisasi Material Semen Sifat-Sifat Semen Portland: a.2SiO2.

Kondisi ini disebut Initial Set. baru terbentuk kalsium alumina hidrat (CAH).Fe2O3. Al2O3. Hiderasi C3A Hiderasi C3A dengan air yang berlebih pada suhu 30oC akan menghasilkan kalsium alumina hidrat (3CaO.6H2O e. Al2O3. Mula-mula C3A akan bereaksi dengan gypsum menghasilkan sulfo aluminate yang kristalnya berbentuk jarum dan biasa disebut ettringite namun pada akhirnya gypsum bereaksi semua. 3H2O) yang mana kristalnya berbentuk kubus di dalam semen karena adanya gypsum maka hasil hiderasi C3A sedikit berbeda. Hiderasi C3A tanpa gypsum (30oC): 3CaO. Pada tahapan berikutnya pasta mulai menjadi kaku walaupun masih ada yang lemah.5) hal ini dapat menyebabkan pasta semen sensitive terhadap asam kuat tetapi dapat mencegah baja mengalami korosi. namun suhu tidak dapat dibentuk (unworkable).6H2O + . c.Al2O3 + 3 CaSO4 + 32H2O Hiderasi C3A dengan gypsum (30oC): Penambahan gypsum pada semen dimaksudkan untuk menunda pengikatan.Al2O3. sedangkan waktu mulai dibentuk (ditambah air) sampai kondisi Initial Set disebut 4CaO. Al2O3+ 6H2O 3CaO. hal ini disebabkan karena terbentuknya lapisan ettringite pada permukaan-permukaan Kristal C3A. d. Setting dan Hardening Setting dan Hardening adalah pengikatan dan pengerasan semen setelah terjadi reaksi hiderasi. Al2O3 + 3 CaSO4+ 32H2O 3CaO. Semen apabila dicampur dengan air akan menghasilkan pasta yang plastis dan dapat dibentuk (workable) sampai beberapa waktu karakteristik dari pasta tidak berubah dan periode ini sering disebut Dorman Period (period tidur). Al2O3. Hiderasi C4AF (30 H2O oC) 4CaO. 6H2O 3CaO.Adanya kalsium hidroksida akan membuat pasta semen bersifat basa (pH= 12. Fe2O3+ 2Ca(OH)2+10H2O 3CaO.

C2S. Proses penerasan berjalan terus berjalan seiring dengan waktu akan diperoleh kekuatan proses ini dikenal dengan nama Hardening.32H2O C3A. sebab waktu pengikatan awal akan menentukan panjangnya waktu dimana campuran semen masih bersifat plastik. Penyusutan Ada tiga macam penyusutan yang terjadi di dalam semen. H2O Mg(OH)2 g. 3Cs+. Kondisi ini disebut final Set sedangkan waktu yang diperlukan untuk mencapai kondisi ini disebut Final Setting Time (waktu pengikatan akhir). Waktu pengikatan awal minimum 45 menit sedangkan waktu akhir maksimum 8 jam.Initial Setting Time (waktu pengikatan awal). dan perbandingan antara air dengan semen. Reaksi pengerasan C2S + 5H2O C3S + 5H2O C3A+ 3Cs+ 32H2O C4AF + 7H2O MgO+ H2O f. diantaranya: Drying Shringkage ( penyusutan karean pengeringan) Hideration Shringkage (penyuautan karena hiderasi) Carbonation Shringkage (penyuautan karena karbonasi) . 5H2O + 13 Ca(OH)2 C3A. Tahapan berikutnya pasta melanjutkan kekuatannya sehingga didapat padatan yang utuh dan biasa disebut Hardened Cement Pasta. 5H2O C2S6. Waktu pengikatan awal dan akhir dalam semen dalam prakteknya sangat penting. hal ini disebabkan oleh fosfor yang timbul sukar dihilangkan sehingga terajdi pemuaian pada proses pendinginan. kehalusan semen. Panas Hiderasi Panas hiderasi adalah panas yang dilepaskan selama semen mengalami proses hiderasi. Kekerasan awal semen yang tinggi dan panas hiderasi yang besar kemungkinan terajadi retak-retak pada beton. tipe semen.6 H2O+ CF. Jumlah panas hiderasi yang terajdi tergantung.

waktu pengikatan dan pengerasan semakin lama. j. Penyusutan ini dioengaruhi juga kadar C3A yang terlalu tinggi. Spesifik Gravity Spesifik Gravity dari semen merupakan informasi yang sangat penting dalam perancangan beton. False Set Proses yang terjadi bila adonan mengeras dalam waktu singkat. dan terjadinya Loss On Ignation (Hilang Fajar) Loss On Ignation dipersyaratkan untuk mencegah adanya mineral-mneral yang terurai pada saat pemijaran. Kelembaban Kelembaban timbul karena semen menyerap uaap air dan CO2 dan dalam jumlah yang cukup banyak sehigga terjadi penggumpalan. False Set dapat dihindari dengan melindungi semen dari pengaruh udara luar. i. 2. Didalam pengontrolan kualitas Spesifik gravity digunakan untuk mengetahui seberapa jauh kesempurnaan pembakaran klinker. dan juga menetahui apakah klinker tercampur dengan impuritis.. Penggalian/Quarrying . maka keretakan beton dapat dihindari. penyusutan ini terjadi karena penguapan selama proses setting dan hardening.4 Pembuatan Semen Langkah Utama Proses Produksi Semen adalah: a. dimana proses ini menimbulkan kerusakan pada batu setelah beberapa tahun kemudian. Bial besaran kelembabannya dapat dijaga.Yang paling berpengaruh pada permukaan beton adalah Drying Shringkage. sehingga alkali karbonat tidak terbentuk didalam semen. Semen yang menggumpal kualitasnya akan menurun karena bertambahnya Loss On Ignition (LOI) dan menurunnya spesifik gravity sehingga kekuatan semen menurun. h. false set.

Kalsinasi parsial terjadi pada pre‐heater ini dan berlanjut dalam kiln. Penghalusan Akhir Dari silo klinker. bahan berubah menjadi bongkahan padat berukuran kecil yang dikenal dengan sebutan klinker. Penghalusan dan Pencampuran Bahan Baku Sebuah belt conveyor mengangkut tumpukan yang sudah dicampur pada tahap awal ke penampung. dimana udara pendingin akan menurunkan suhu klinker hingga mencapai 100 °C. Batu gamping dan tanah liat dikeruk atau diledakkan dari penggalian dan kemudian diangkut ke alat penghancur. dimana bahan baku berubah menjadi agak cair dengan sifat seperti semen. yang merupakan alat penukar panas yang terdiri dari serangkaian siklon dimana terjadi perpindahan panas antara umpan campuran bahan baku dengan gas panas dari kiln yang berlawanan arah. dimana perbandingan berat umpan disesuaikan dengan jenis klinker yang diproduksi. Kedua adalah material yang kaya akan silika atau material mengandung tanah liat (argillaceous materials) seperti tanah liat. Pembakaran dan Pendinginan Klinker Campuran bahan baku yang sudah tercampur rata diumpankan ke pre-heater. Pencampuran Awal Material yang dihancurkan melewati alat analisis on-line untuk menentukan komposisi tumpukan bahan. yang akan mengatur perbandingan aliran bahan terhadap .Terdapat dua jenis material yang penting bagi produksi semen: Pertama adalah material yang kaya akan kapur atau material yang mengandung kapur (calcareous materials) seperti batu gamping. kapur. Material kemudian digiling sampai kehalusan yang diinginkan. Penghancuran Penghancur bertanggung jawab terhadap pengecilan ukuran primer bagi material yang digali. c. e. f. kemudian dialirkan ke pendingin klinker. b. d. dll. klinker dipindahkan ke penampung klinker dengan dilewatkan timbangan pengumpan. Pada kiln yang bersuhu 1350-1400°C.

c. berkurangnya ketersediaan air tanah. yang akan mengakibatkan pendangkalan dasar sungai. Pada tahap ini. produksi semen juga menimbulkan dampak tersebarnya abu ke udara bebas sehingga mengakibatkan penyakit gangguan pernafasan. gipsum dan posolan untuk semen jenis P dihancurkan dalam sistim tertutup dalam penggiling akhir untuk mendapatkan kehalusan yang dikehendaki. karena dapat mengakibatkan penyakit sementosis. akibatnya persediaan ait tanah menjadi makin sedikit. ditambahkan gipsum ke klinker dan diumpankan ke mesin penggiling akhir. b.bahan-bahan aditif. yang pada akhirnya akan menimbulkan masalah banjir pada musim hujan f. bahwa debu semen merupakan debu yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Misalnya. Seiring dengan proses produksi semen. Kualitas air bertambah buruk akibat limbah cair dari pabrik dalam bentuk Penurunan kualitas dari segi kesuburan tanah akibat penambangan tanah minyak dan sisa air dari kegiatan penambangan. Semen kemudian dialirkan dengan pipa menuju silo semen. Campuran klinker dan gipsum untuk semen jenis 1 dan campuran klinker. sehingga persediaan air tanah menjadi menipis. Studi kesehatan lingkungan menyebutkan. Akibat lanjutan adalah sungai menjadi kering pada musim kemarau dan sebaliknya sungai akan banjir (debit air menjadi . 2. Menurut International Energy Authority: World Energy Outlook. Eksplorasi yang terus menerus dan berlebihan. d. pasti akan mengganggu keseimbangan lingkungan. produksi semen ortland menyumbang tujuh persen dari keseluruhan karbon dioksida yang dihasilkan berbagai sumber. Kuantitas air atau debit air menjadi berkurang karena hilangnya vegetasi pada suatu lahan akan mengakibatkan penyerapan air hujan oleh tanah di tempat itu menjadi berkurang. Misalnya: Meningkatnya suhu udara perkotaan. dihasilkan pula gas karbon dioksida (CO2) dalam jumlah yang banyak sehingga sangat mempengaruhi kondisi atmosfer dan mempercepat terjadinya pemanasan global. yang menimbulkan lahan kritis yang mudah terkena erosi.5 Dampak dari Industri Semen a. liat e.

sangat tinggi) karena tanah tidak mampu lagi menyerap air yang mengalir terlalu cepat g. Dentuman dinamit yang digunakan pada waktu pengambilan kapur h.6 Penanggulangan a. Alat-alat besar seperti traktor yang dipakai pada waktu pengambilan bahan baku. hewan tanah dan hewan langka). Berubahnya habitat air dan habitat tanah tempat hidup hewan-hewan tersebut 2. Berkurangnya keanekaragaman fauna (burung. Mengganti sebagian bahan-bahan dalam pembuatan semen dengan bahan yang lebih ramah lingkungan Menerapkan pola produksi blended cement yang bisa menurunkan separuh . berubahnya pola vegetasi dan jenis endemik. Kebisingan yang terdiri dari tiga jenis sumber bunyi : Mesin-mesin yang digunakan dalam pabrik. berubahnya pembentukkan klorofil dan proses fotosintesa i. Berkurangnya keanekaragaman flora. emisi CO2 b.

polusi udara dan suara.BAB III PENUTUP 3. semen portland campur. Langkah utama proses produksi semen diantaranya penggalian. diharapkan melakukan pengawasan yang ketat terhadap industri-industri. diharapkan sebelum membuang limbah pabriknya harus dimenetralisasinya atau mendaurnya. diantaranya: a. Dampak dari industri semen diantaranya pencemaran lingkungan.2 Saran Penggalian dan pengolahan semen sangat mendukung kemajuan suatu Negara. 3. semen portland / Ordinary Portland Cement (OPC). Pemerintah. penghalusan dan pencampuran bahan baku. dan lain-lain. penghancuran. Beberapa jenis semen diantaranya semen portland putih. terutama dalam masalah penanggulangan limbahnya. semen portland komposit. pencampuran awal. tetapi yang jangan dilupakan adalah masalah limbah. b. pendinginan klinker dan penghalusan akhir. . pembakaran. Untuk mengatasi permasalah tersebut diperlukan kerjasama dari berbagai pihak. Industri. semen portland pozolan.1 Kesimpulan Semen berasal dari kata Caementum yang berarti bahan perekat yang mampu mempesatukan atau mengikat bahan-bahan padat menjadi satu kesatuan yang kokoh. semen masonry.

DAFTAR PUSTAKA http://hansenkammer.com/2010/06/semen.com/2009/12/11/macam-macam-tipe-semen http://tatangw.blogspot.com/semen-asal-mula-proses-pembuatan-dan-dampak .com/2012/03/27/proses-pembuatan-semencement-manufacturing-process/ http://kabupatenwonogiri.wordpress. diharapkan turut serta dalam melakukan pengawasan kinerja industri-industri terutama masalah penanggulangan limbahnya. Masyarakat.c.html http://irmanrostaman.wordpress.